BAB I PENDAHULUAN
G. Metode Penelitian
Metode penelitian berasal dari kata “Metode dan Logos”. Metode yang artinya adalah cara yang tepat untuk melakukan sesuatu dan logos yang artinya ilmu atau pengetahuan. Jadi metodologi artinya cara melakukan sesuatu dengan menggunakan pikiran secara seksama untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian adalah suatu kegiatan untuk mencari, mencatat, merumuskan dan menganalisis sampai menyusun laporannya.37
“Penelitian adalah pencarian atas sesuatu secara sistematis dengan penekanan bahwa pencarian ini dilakukan terhadap masalah-masalah yang dapat dipecahkan”.38 “Penelitian hukum pada dasarnya merupakan suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan pada metode, sistematika dan pemikiran tertentu, yang bertujuan untuk mempelajari satu atau beberapa gejala hukum tertentu dengan jalan menganalisanya”.39
1. Sifat Penelitian
Penelitian ini bersifat deskriptif. Deskriptif dimaksudkan disini untuk memberikan gambaran data tentang pelaksanaan perjanjian kerjasama antara bank dengan KJPP, dan implikasinya bagi debitur selaku Debitur, secara khusus dalam pelaksanaannya di Bank CIMB Niaga Medan Bukit Barisan.
37Cholid Narbuko dan H. Abu Achmadi, Metodologi Penelitian, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2002, hal.1
38Moh. Nazir,Metode Penelitian, (Jakarta: Penerbit Ghalia Indonesia, 1998), hal. 13.
2. Metode Pendekatan
Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris yaitu pendekatan dengan melihat sesuatu kenyataan hukum di dalam masyarakat, digunakan untuk melihat aspek-aspek hukum dalam interaksi sosial di dalam masyarakat, dan berfungsi sebagai penunjang untuk mengidentifikasi dan mengklarifikasi temuan bahan non hukum bagi keperluan penelitian atau penulisan hukum.40Dimaksudkan disini untuk memberikan gambaran data tentang pelaksanaan perjanjian kerjasama antara bank dengan KJPP, dan implikasinya bagi debitur selaku Debitur, secara khusus dalam pelaksanaannya di Bank CIMB Niaga Cabang Medan Bukit Barisan. Metode yuridis empiris dipergunakan untuk mendapatkan jawaban dari permasalahan dengan melihat berbagai aspek yang terdapat dalam kerjasama diantara kedua belah pihak, sehingga akan diketahui secara hukum tentang pelaksanaan kerjasama tersebut.
3. Lokasi Penelitian
Sesuai dengan judul penelitian ini, maka lokasi penelitian dilakukan di Medan, tepatnya di Bank CIMB Niaga Cabang Medan Bukit Barisan. Peneliti memilih lokasi tersebut, karena Bank CIMB Niaga merupakan salah satu perusahaan perbankan yang melakukan kerjasama dengan KJPP dalam rangka Pemberian Fasilitas KPR di Kota Medan, Kantor Jasa Penilai Publik Sudiono cabang Medan dan Kantor Jasa Penilai Publik Amin, Nirwan, Alfiantori dan rekan.
4. Sumber Data
Sumber data penelitian perjanjian kerjasama antara Bank CIMB Niaga, dengan KJPP dapat dikategorikan menjadi dua kelompok yaitu data primer dan data sekunder, yaitu :
a. Data Primer
Diperoleh dari wawancara dengan para informan yang kompeten menyangkut penelitian ini antara lain:
1) Wirayudi, SH sebagai Credit Support Manager yang terkait dalam pemberian fasilitas KPR Bank CIM Niaga maupun pejabat bisnis unit terkait.
2) Dodi Anshari, sebagai pihak KJPP, Sudiono di Medan yang membeirkan informasi melalui wawancara.
b. Data Sekunder
Yaitu data yang dikumpulkan melalui studi perpustakaan, berupa :
1. Bahan-bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku, misalnya :
a. Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Indonesia
b. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
c. Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
2. Bahan-bahan hukum sekunder, yaitu bahan-bahan yang erat hubungannya dengan bahan hukum primer dan dapat membantu menganalisa dan memahami bahan hukum primer, misalnya :
1. Hasil karya ilmiah para sarjana 2. Hasil-hasil penelitian
3. Bahan hukum tersier, yaitu bahan-bahan yang memberikan informasi tentang bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, misalnya majalah, artikel, tabloid, surat kabar, dan studi terhadap semua dokumen yang berkaitan dengan penelitian termasuk perjanjian kerjasama antara bank dengan KJPP.
5. Teknik Pengumpulan Data
Dalam pengumpulan data secara lengkap dalam penelitian ini dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu :
a. Penelitian Perpustakaan (library research), mengumpulkan data sekunder dari perpustakaan, berupa bahan hukum primer maupun sekunder yang berkaitan dengan penelitian. Peneliti menggunakan studi kepustakaan di perpustakaan sekolah pascasarjana Universitas Sumatera Utara dan perpustakaan Universitas Sumatera Utara, sebagai cara untuk memperoleh data dalam upaya mencapai tujuan penelitian. Dalam hal ini, peneliti melakukan studi dokumen terhadap data sekunder dan juga pedoman untuk wawancara.
b. Penelitian Lapangan (field research), untuk mengumpulkan data primer dari wawancara dari pihak yang kompeten dan terpercaya, yang berkaitan langsung
dengan kerjasama KJPP dalam pemberian fasilitas KPR di Bank CIMB Niaga Cabang Medan Bukit Barisan, untuk mendukung data yuridis yang dimaksud sebelumnya.
6. Alat Pengumpulan Data
Alat pengumpul data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dan menggunakan pedoman wawancara (depth interview) untuk itu maka dilakukan pengumpulan data sekunder.
7. Analisis Data
Analisis data adalah proses mengorganisasikan dan mengurutkan data kedalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data.41 Sebelum analisis dilakukan, terlebih dahulu diadakan pemeriksaan dan evaluasi terhadap semua data yang telah dikumpulkan (primer, sekunder, tersier), untuk mengetahui validitasnya. Setelah itu keseluruhan data tersebut akan disistematisasikan sehingga menghasilkan klasifikasi yang selaras dengan permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini dengan tujuan untuk memperoleh jawaban yang baik pula.42
Analisis data yang dilakukan secara kualitatif, yaitu analisis yang mendasarkan pada kualitas data, dalam hal ini data tersebut diperoleh dari peraturan perundang-undangan dan literatur termasuk perjanjian kerjasama antara bank dengan
41 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Bandung: Penerbit PT. Remaja Rosdakarya, 1994), hal. 103.
42Bambang Sunggono,Metode Penelitian Hukum, (Jakarta: Penerbit Raja Grafindo Persada, 2002), hal. 106.
KJPP, guna dianalisa secara komprehensif terhadap permasalahan yang ada dengan kalimat yang sistematis kemudian ditarik kesimpulan dengan menggunakan metode deduktif.