• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERPAJAKAN DI WILAYAH PALEMBANG”

G. Metode Penelitian

Penelitian merupakan proses ilmiah yang sistematis, berarah dan bertujuan untuk kepentingan tertentu. Dalam melakukan penelitian, data atau informasi yang digunakan dalam penelitian harus relevan dengan persoalan yang dibahas. Artinya, data tersebut bersifat berkaitan, mengenal dan tepat.18 Penelitian hukum pada dasarnya merupakan suatu proses ilmiah yang didasarkan pada metode, sistematika dan pemikiran tertentu. Penelitian hukum bertujuan untuk mempelajari satu atau beberapa gejala hukum dengan metode analisis. Oleh karena itu, diperlukan adanya analisis yang mendalam mengenai fakta hukum untuk mencari solusi atas permasalahan yang timbul.19

17 M Alfi Syahri, Op Cit, hlm 39

18 Kartini Kartono dalam Marzuki, Metodologi Riset, Yogyakarta: UII Press, 1990, hlm.55

19 Bambang Sunggono, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2013, hlm. 39.

15

1. Jenis Penelitian

Jenis hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengalaman hukum. Penelitian ini disebut juga penelitian hukum sosial atau penelitian lapangan, berdasarkan data mentah..20 Data utama merupakan data yang diperoleh dari pihak pertama, dalam hal ini masyarakat yang diperoleh melalui penelitian lapangan. Kumpulkan data mentah melalui wawancara atau kuesioner. Ruang lingkup penelitian hukum empiris adalah efektivitas hukum, yang mengukur sejauh mana hukum itu sebenarnya diterapkan dalam kehidupan. Penelitian hukum empiris tidak hanya ditujukan pada masyarakat, tetapi juga pada penegakan hukum.21

2. Pendekatan Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan sebagai berikut:

a. Statute approach, yaitu pendekatan undang-undang dengan cara menelaah maksud dari semua undang-undang dan regulasi yang berkaitan dengan isu hukum.22

b. Socio Legal Approach, yaitu pendekatan yang menerapkan metode hukum sosial dalam penelitian ilmu sosial ke hukum.23

20 Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, 2005, hlm. 32.

21 Ibid, hlm. 35

22 Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Jakarta: kencana, 2009, hlm. 93

23 Peter Mahmud Marzuki, Penelitian Hukum, Jakarta: Pranadamedia Group, 2014, hlm. 88

3. Sumber Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari dua jenis data sebagai berikut:

1. Data Primer

Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari sumber. Data ini didapat dari proses wawancara, observasi, dokumen yang tidak resmi, dan dari pihak yang terlibat langsung dalam penelitian di lapangan di Rektorat Jendral Perpajakan Kota Palembang Sumatera Selatan.24

2. Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari dokumen resmi, buku, hasil penelitian yang berwujud laporan, buku harian, dan lain sebagainya.25

Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini antara lain:

a. Bahan Hukum Primer

Merupakan bahan hukum yang bersifat mengikat, dan terdiri dari peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan perumusan masalah dan judul skripsi yang dibahas.

Buku dan tulisan ilmiah hukum merupakan bahan hukum primer yang berkaitan dengan objek penelitian.26

24 Zainudin Ali, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Sinar Grafika, 2010, hlm.1

25 Ibid., hlm. 11.

26 Zainudin Ali, Op Cit hlm. 106

17

b. Bahan Hukum Sekunder

Merupakan bahan hukum yang berisi informasi yang dapat menjelaskan bahan hukum utama.27 Bahan hukum sekuder terdiri dari bahan pustaka yang berisikan informasi tentang bahan primer. Untuk membantu proses penelitian, maka diperlukan bahan hukum tersier untuk menyelesaikan penelitian.

c. Bahan Hukum Tersier

Merupakan bahan hukum penunjang yang mencakup penjelasan maupun petunjuk terkait dengan bahan hukum sekunder.

4. Lokasi Penelitian

Dalam penelitian ini penulis akan melakukan penelitian:

a. Di kantor Direktorat Jendral Pajak Jln. Merdeka No.42, Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan.

b. Di Polresta Palembang Jakabaring Jln. Gub H Bastari, 8 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, Palembang, Sumatera Selatan.

27 Bambang Waluyo, Penelitian Hukum Dalam Praktek2, Jakarta: Sinar Grafika, 1996, hlm

5. Populasi dan Sampel a. Populasi

Populasi yaitu jumlah keseluruhan atau himpunan objek dengan ciri yang sama.28 Populasi dapat berupa himpunan atau perkumpulan, benda hidup dan mati, kejadian, kasus, waktu, atau tempat dengan sifat dan ciri yang sama. Dalam penelitian ini, populasi yang dimaksud adalah Kantor Direktorat Jendral Pajak Palembang.

b. Sampel

Sampel merupakan himpunan bagian atau sebagian dari suatu populasi.29Pada penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling/Jundamental Sampling. Pemilihan sampel berdasarkan pertimbangan subyektif dari penelitian, dimana peneliti berhak menentukan sendiri responden yang dianggap dapat mewakili suatu populasi.30 Pegawai pajak kota Palembang.

1. Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Pajak) yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang kota Palembang

2. Pegawai di kantor Direktorat Jendral Pajak kota Palembang 3. Penyidik Polisi Negera Republik Indonesia di kota Palembang

28 Bambang Sunggono, Op Cit. hlm. 118

29 Bambang Sunggono,Ibid, hlm. 39

30 Burhan Asshofa, Metode Penelitian Hukum, Jakarta: Rineka Cipta, 2007, hlm. 91

19

6. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data yang benar dan akurat dilakukan dengan menggunakan dua prosedur yaitu:

1. Studi Kepustakaan (Library Research)

Penelitian kepustakaan adalah metode memperoleh data penelitian dengan membaca, mengutip, mencatat, dan memahami berbagai sumber pustaka (seperti buku, laporan penelitian, artikel ilmiah, dan peraturan perundang-undangan).

2. Studi Lapangan (Field Research)

Studi lapangan memperoleh data secara langsung di lokasi atau objek penelitian yang telah ditentukan. Hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan data mentah dari narasumber yang dilakukan melalui wawancara.

7. Teknik Pengolahan Data

Kemudian mengolah data yang terkumpul melalui tahap pengolahan data dan presentasi. Mengolah data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan dan wawancara, kemudian diseleksi, dievaluasi dan dideskripsikan31 dalam bentuk penjelasan. Sedangkan data yang diperoleh dari kuesioner dipilih terlebih dahulu, kemudian disajikan untuk memastikan bahwa data tersebut dapat dijelaskan sesuai dengan keadaan sebenarnya.

31 Ibid., hlm. 95

8. Analisis Data

Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, yaitu menguraikan data secara bermutu dalam bentuk kalimat yang teratur, logis, dan efektif sehingga memudahkan interpretasi data dan pemahaman hasil analisis. Metode ini bersifat khusus, yang dipakai dalam penarikan kesimpulan guna menjawab setiap permasalahan.

9. Teknik Penarikan Kesimpulan

Teknik penarikan kesimpulan yang digunakan pada penelitian ini yaitu secara induktif32. Metode induktif bersifat umum dari berbagai kasus yang bersifat khusus (individual). Tahapan awal yang dilakukan pada proses ini yaitu mengemukakan pertanyaan dengan ruang lingkup yang khusus dan terbatas, yang diakhiri dengan pertanyaan umum dalam menyusun argumentasi. Proses berfikir induktif penghasilkan sebuah pengetahuan dari fakta-fakta yang dikumpulkan.

32 Ibid., hlm. 79

21

Dokumen terkait