• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

Dalam dokumen Proposal Penelitian Skripsi Analisis Pen (Halaman 35-45)

METODE PENELITIAN

3.1 Desain Penelitian

Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Metode penelitian sangat diperlukan dalam prsoses penelitian untuk dapat mempermudah proses peenelitian dilakukan.Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah

penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah “prosedur penelitian yang menguraikan data deskriptif berupakata-kata tertulis dan lisan dari orang-orang dan prilaku yang dapat diamati” (Uhar Suharsaputra,2012:181). Model penelitian yang digunakan adalah study kasus, yaitu model penelitian yang mengkaji permaslahan yang terjadi di masyarakat kemudian dicari solusi.

3.2 Fokus Penelitian

Moleong (2013:12), tujuan dari penetapan fokus dalam penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan masalah dengan jalan memanfaatkan fokus yaitu: Pertama, penetapan fokus dapat membatasi studi. Kedua, penetapan fokus itu berfungsi untuk memenuhi kriteria inklusi-ekslusi atau kriteria masuk-keluar suatu informasi yang baru diperoleh di lapangan. Berdasarkan teori tersebut, maka fokus penelitian ini adalah ;

1. Menganalisa bagaimana Pendidikan dan pelatihan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Tanggamus.

2. Menganalisa faktor-faktor apa saja yang menghambat Pengembangan SDM Dalam Meningkatkan BUMDes Di Kabupaten Tanggamus.

3.3 Metode Pengumpulan Data

Menurut Sugiyono (2011:308), teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan

data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. Untuk menjawab permasalahan penelitian yang tepat dan akurat, maka teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah:

1. Library research ( Penelitian Kepustakaan )

Digunakan untuk mendapatkan teori, konsep-konsep, dan keteragan yang diproleh dari berbagai sumber refrensi seperti buku , artikel ilmiah yang sesuai dengan penelitian ini.

2. Field Research ( Penelitian Lapangan )

Yaitu mengumpulkan data dan informasi dengan cara melakukan pengamatan secara langsung ke tempat objek penelitian dengan cara; a. Observasi

Digunakan untuk mengetahui secara langsung tentang kondisi di lapangan/ lokasi penelitian.

b. Wawancara

Teknik wawancara digunakan dengan tujuan bahwa peneliti ingin mengetahui secara mendalam hal-hal dari responden. Dalam penelitian ini, peneliti mempersiapkan daftar pertanyaan yang akan ditanyakan kepada informan. Selain itu juga peneliti menggunakan instrumen berupa catatan kecil, serta handphone yang berfungsi untuk merekam dan memotret.

Menurut Sugiyono (2011:326), dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dalam penelitian ini, data-data yang dapat dijadikan informasi yaitu data-data yang ada kaitannya dengan BUMDes di Kabupaten Tanggamus.

3.4 Teknik Analisis Data

Setelah tahap pengumpulan dan pengolahan data dilakukan, maka tahap selanjutnya adalah menganalisisnya. dalam penelitian ini dipergunakan metode analisis kualitatif. Analisis secara kualitatif dilakukan dengan cara menggambarkan kenyataan atau keadaan terhadap suatu subyek dalam bentuk kalimat, berdasarkan keterangan, penjelasan dan jawaban-jawaban dari para responden yang berhubungan langsung dengan penelitian ini dengan menguraikan data secara sistematis, sehingga dapat diperoleh arti dan kesimpulan. Aktivitas dalam menganalisis data kualitatif yaitu:

1. Reduksi Data (reduction data)

Reduksi data berarti memilah hal-hal yang pokok, memberikan fokus pada hal-hal penting, dengan mencari pola beserta tema dari apa yang peneliti dapatkan dilapangan. Karena jumlah data yang didapat peneliti cukup banyak, reduksi data akan membantu untuk lebih merincinya. Reduksi data akan memudahkan peneliti untuk melanjutkan ketahap selanjutnya dengan gambaran yang lebih jelas.

2. Penyajian Data (data display)

Penyajian data dalam penelitian kualitatif dapat berupa uraian singkat, bagan, grafik, matrik, maupun teks naratif. Penyajian data merupakan sekumpulan informasi tersusun yang dimiliki peneliti berguna untuk memudahkan peneliti memahami suatu gambaran dan memberikan kemungkinan untuk melakukan penarikan kesimpulan serta pengambilan tindakan. Penyajian data dalam penelitian ini diwujudkan dalam bentuk tabel, foto, dan uraian dengan teks naratif yang dapat menjelaskan tentang Pengembangan SDM dalam mengelola BUMDes dikabupaten Tanggamus.

3. Tahap Kesimpulan atau Verifikasi

Langkah terakhir dalam penelitian ini menarik kesimpulan dari analisis data, kesimpulan menjurus pada jawaban atas pentanyaan penelitian berdasarkan aspek, faktor, domensi, sentral fenomena penelitian dengan berdasarkan hasil temuan yang diperoleh, secara esensial berisi uraian tentang sub kategori dan pengodean yang sudah teselesaikan disertai dengan kuota verbatin wawancara, sub tersebut di urutkan satu persatu secara umum

disertai dengan uraian sub kategori tema dan pengodean berupa kuota verbatin wawancara yang kemudian disimpulkan secara spesifik.

Sumber: Miles dan Huberman dalam Sugiyono (2011:335)

Gambar Analisis data Model Interaktif Miles dan Huberman

3.5 Subyek Penelitian

Dalam penelitian ini yang menjadi subyek penelitian adalah ; a. Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Gisting

b. Badan Usaha Milik Desa di Kecamatan Semaka

Sementara yang menjadi informan dalam penelitian ini adalah ; Pengumpulan

Reduksi Data

Penyajian data

a. kepala pekon Gisting bawah Kecamatan gisting b. Kepala Pekon sukaraja Kecamatan semaka c. ketua pengurus Badan Usaha Milik Desa. d. pengurus BUMDes

e. masyarakat pekon Gisting, dan Gunung alip

3.6 Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian ini dilakukan di kecamatan gisting dan kecamatan semaka Kabupaten Tanggamus.

3.7 Sumber Data

Dalam penelitian ini data yang di kumpulkan ada dua macam,yaitu :

1. Data Primer

Data primer adalah data yang diproleh dengan cara menggali secara langsung dari narasumber yang merupakan hasil dari teknik pengumpulan data melalui wawancara dan survey. Data yang bersumber dari informasi yang berhubungan dengan penelitian, data primer merupakan data yang didapat secara langsung dari studi lapangan atau langsung dari sumber pertama.

Data skunder adalah data yang diperoleh dari sumber-sumber pendukung selain lokasi penelitian, yang dapat dilihat dari literatur-literatur, serta dokumen-dokumen lain yang mendukung dalam penelitian. Data skunder ini merupakan data yang diperoleh untuk melengkapi informasi yang diperoleh dari data primer.

3.8 Teknik Keabsahan Data

Keabsahan data merupakan standar validitas dari data yang diperoleh. Menurut Moleong (2013:324), Teknik keabsahan data atau tringulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain. Diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu. Dalam penelitian ini penelitian menggunakan teknik keabsahan data sebagai berikut :

1. Tringulasi Dengan Sumber

Tringulasi sumber berarti membandigkan dan mengecek kembali derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat berbeda dengan dalam penelitian kualitatif. Hal tersebut dapat dilakukan dengan jalan :

a. Membandingkan data hasil pengamatan dengan dengan data hasil wawancara.

b. Membandingkan apa yang dikatakan orang didepan umum dengan apa yang dikatakan secara pribadi.

c. Membandingkan apa yang dikatakan orang-orang tentang situasi penelitian dengan apa yang dilakukan sepanjang waktu.

d. Membandingkan keadaan dan persefektip seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan seorang seperti rakyat biasa, orang-orang berpendidikan menegah atau tinggi dan orang pemerintahan.

e. Membandingkan hasil wawancara dengan isi suatu dokumen yang berkaitan.

2. Tringulasi Dengan Metode

Dalam hal ini terdapat dua strategi sebagaimana terungkap sebagai berikut a. Pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode

yang sama.

DAFTAR PUSTAKA

BUKU :

Marnis Priyono,2014, Manajemen sumber Daya Manusia. Sidoarjo : Zifatma Publisher.

Moleong, Lexy.J.2011.Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Remaja RosdakaryaAplikasi. Yogyakarta: Gava Media.

Najib, Mohammad. Kumpulan 9 Artikel BUMDes terbaik Indonesia. Yogyakarta: PT Usaha Desa Sejahtera.

SKRIPSI DAN JURNAL :

Arik Prasetya Diva Terry Anona. ANALISIS IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (Studi pada Departemen Human Capital PT Surya Artha Nusantara Finance) , Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya Malang.

Gazhali Enggoa Mochammad,“Strategi Pengembangan Pegawai Baru Departemen Perindustrian dengan studi kasus Kegiatan Wajib Magang di Perusahaan Industri”,FISIP Universitas Indonesia

Saputri Muflikhati, Analisis Pengembangan Karyawan Dalam Meningkatkan Kualitas Kerja Pada Bmt Taruna Sejahtera,2015.Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (Iain) Salatiga.

Benny Ferdianto, “ Eksistensi Badan Usaha Milik Desa Terhadap Peningkatan Pendapatan Asli Desa Di Tiyuh Candra Kencana Kecamatan tulang Bawang Tengah Kabupaten tulang Bawang Barat, 2016,www.digilib.unila.ac.id Septya Andri Astuti, Badan Usaha Milik Desa ( BUMDes ) Di Era Otonomi Desa

Pekon Gisting Bawah Kabupaten Tanggamus, 2017, www.digilib.unila.ac.id

UNDANG-UNDANG / PERATURAN PEMERINTAH :

Kementrian PDT, Buku 7 Buku saku Desa, Badan Usaha Milik Desa,Republik Indonesia

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2010 tentang Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 Tentang pendirian, pengurusan dan pengelolaan, dan pembubaran Badan Usaha Milik Desa.

Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Pedoman Kewenangan Berdasarkan Hak Asal Usul Dan Kewenangan Lokal Berskala Desa.

Peraturan Pekon Gisting Bawah Nomor 1 Tahun 2015 tentang pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Pekon (BUM-Pekon).

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Desa.

Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa Pasal 72 ayat (1) huruf a.

ITERNET :

http://gistingbawahtanggamus.desa.kemendesa.go.id/index.php/blog/63BUMPBUM D diakses pada 13 September 2017pukul 14:37 WIB

http://lampung.tribunnews.com/2016/09/14/bambang-wajibkan-setiap-pekon-miliki bumdesDiakses Pada 4 september 2017 Pukul 17:35 WIB )

Dalam dokumen Proposal Penelitian Skripsi Analisis Pen (Halaman 35-45)

Dokumen terkait