• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian

Dalam dokumen Telaah kritis gerhana flat earth (Halaman 43-49)

BAB I PENDAHULUAN

E. Metode Penelitian

1. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research) yakni dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktifitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran dan seseorang secara individu maupun kelompok beberapa diskripsi digunakan untuk menemukan prinsip-prinsip dan penjelasan yang mengarah pada kesimpulan.33

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif karena penelitian kualitatif mempunyai dua tujuan yakni : pertama, menggambarkan dan mengungkapkan (to describe and explore), kedua,

33Ahmad Tanzeh, Metodelogi Penelitian Praktis, (Yogyakarta: Teras, 2011) hal. 64

24 menggambarkan dan menjelaskan (to describe and

explain).34

Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan keselarasan antara Bumi, Bulan dan Matahari pada kejadian gerhana teori

flat earth serta sejauhmana teori gerhana tersebut di

kembangkan.

Adapun pendekatan sudut pandang yang digunakan yaitu sudut pandang filsafat ilmu35 teori kebenaran. Filsafat ilmu ialah penyelidikan tentang ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara-cara untuk memperolehnya.36

Pendekatan filsafat ilmu digunakan untuk menganalisis teori serta usaha penganut flat earth dalam menjelaskan fenomena kejadian gerhana kemudian ditelaah secara kritis sehingga menghasilkan kesimpulan mengenai masalah yang diteliti.

2. Sumber Data

34Ariesto Hadi Sutopo dan Adrianus Arief, Terampil Mengolah Data

Kualitatif dengan NVIVO, ( Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010),

hal. 2

35Salah satu pokok pembahasan filsafat ilmu adalah segala hal yang menyangkut landasan ilmu maupun hubungan ilmu dengan segala hubungan

36Jujun S. Suriasumantri, Ilmu dalam Perspektif; Sebuah Kumpulan

dan karangan Tentang Hakekat Ilmu. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2003,

25

Secara detail, data-data yang diperlukan di dalam penelitian ini antara lain konsep teoretis, eksperimen pendukung teori, dan upaya pembuktian bentuk gerhana penganut flat earth dengan mengungkap keselarasan benda-benda yang menyebabkan terjadinya gerhana.

Dalam penelitian ini digunakan dua jenis sumber data, yakni data primer dan data sekunder. Dibawah ini penulis menjelaskan maksud kedua jenis data tersebut :

a. Sumber primer adalah informasi yang diperoleh langsung dari pelaku yang melihat dan terlibat langsung dalam penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Data primer merupakan sumber data yang diperoleh langsung dari sumber asli (tidak melalui media perantara). Data primer dapat berupa opini subjek (orang) secara individual atau kelompok, hasil observasi terhadap suatu benda (fisik), kejadian atau kegiatan, dan hasil pengujian. Data primer disebut juga sebagai data asli atau data baru yang memiliki sifat up to date. Untuk mendapatkan data primer, peneliti harus mengumpulkannya secara langsung.37

37Hadari Nawawi, Metode Penelitian Bidang Sosial, (Yogyakarta; Gadjah Mada University Press, 2011), h. 117

26 Data primer dari penulisan ini diambil dalam buku Zetetic Astronomi Earth Not Globe karya Samuel Rowbthen dan buku-buku yang lain, ditambah data-data yang diambil melalui wawancara Langsung kepada fakar fisika, astronomi dan filsafat.

b. Sumber sekunder merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya lewat orang lain atau dokumen.38 Sumber datanya terdiri sumber rujukan yang secara langsung membahas tentang keselarasan antara Bumi, Bulan dan Matahari di alam semesta, Gerhana versi flat earth, dan sejauh mana perkembang teori tersebut. Sumber-sumber tersebut dapat berasal dokumen-dokumen yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku teks, jurnal, artikel, Vidio dan lain-lain

3. Fokus Penelitian

Penelitian ini berfokus pada nalar kritis teori gerhana dalam pandangan penganut flat earth. Dan terbagi menjadi

38Sugiono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,

27

dua pembahasan khusus yakni pertama mendeskripsikan konsep keselarasan Bumi, Bulan dan Matahari pada kejadian gerhana dalam teori flat earth. Kedua mendeskripsikan sejauh mana teori tersebut dikembangkan menjadi sebuah kebenaran ilmiah.

4. Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan wawancara, Proses ini mencoba melakukan pencatatan terhadap peristiwa yang sedang di tiliti. Dokumentasi bisa berupa tulisan, gambar, gambar hidup ataupun dalam bentuk karya-karya monumental seseorang berupa (E-book, e-Jurnal, Internet, Cd, Program dan Buku).39 Pada intinya metode dokumentasi adalah metode yang digunakan untuk menelusuri data historis.40

Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data yaitu deskripsi umum bentuk Bumi, Bulan dan Matahari pada kejadian gerhana kemudian Data tersebut (yang sudah dipilah dan ditelaah secara mendalam) selanjutnya dianalisis

39Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,

Kualitatif, dan R&D ... hal. 240

40Burhan Bungin, Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi,

Kebijakan Publik dan Ilmu sosial lainnya, (Jakarta; Kencana Prenada Media

28 secara induktif dengan cara dikategorisasi berdasarkan teori kebenaran hasilnya akan di peroleh deskripsi keselarasan Bumi, Bulan dan Matahari pada kejadian gerhana dalam teori

flat earth serta sejauhmana penganut flat earth

megembangkan teorinya menjadi sebuah kebenaran ilmiah. 5. Teknik analisis data

Terdapat banyak model analis data dalam penelitian kualitatif dan terdapat suatu variasi cara dalam penanganan dan analisis data. Pinsip pokok metode analisis kualitatif ialah mengelola dan menganalisa data-data yang terkumpul menjadi data yang sistematik, teratur, terstruktur, dan mempunyai makna.

Analisis data di dalam penelitian ini merupakan langkah-langkah yang ditempuh untuk memaknai (menginterpretasi) data-data berupa teks, gambar, atau lainnya.41 Analisisnya menggunakan metode induktif berupa kegiatan menghasilkan kategori, klasifikasi, atau tipologi data.42 Dengan menggunakan analisis secara induktif,

41Jonathan Sarwono, Mixed Methods Cara Menggabung Riset

Kuantitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar, (Jakarta: PT. Elex Media

Komputindo, 2011), hal. 147

42Afrizal, Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung

Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Disiplin Ilmu, Cetakan

29

pencarian data bukan dimaksudkan untuk membuktikan hipotesis, melainkan merupakan pembentukan abstraksi berdasarkan bagian-bagian yang telah dikumpulkan, kemudian dikelompok-kelompokkan (tipologi).43 Tipologi yang dimaksud adalah tahapan pengembangan teori gerhana

flat earth berdasarkan sudut pandang teori kebenaran dengan

metode analisis secara deskriptif. Analisis secara deskriptif ini bertujuan memberi gambaran secara jelas dan tepat mengenai keadaan atau gejala tertentu. Yakni untuk mendeskripsikan makna gerhana dalam pandangan penganut teori flat earth dengan mendeskripsikan keselarasan antara Bumi, Bulan dan Matahari pada fenomena gerhana. Kemudian, sejauh mana penganut flat earth mengembangkan teorinya menjadi sebuah kebenaran ilmiah.

Dalam dokumen Telaah kritis gerhana flat earth (Halaman 43-49)