• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Perolehan Rumus Kombinasi Rugi-Rugi Lintasan dari Luar ke

BAB II STUDI PUSTAKA

3.6 Metode Perolehan Rumus Kombinasi Rugi-Rugi Lintasan dari Luar ke

Selain model Paulsen, prediksi rugi-rugi lintasan dari luar ke dalam bangunan juga diprediksi menggunakan rumus hasil kombinasi model propagasi luar bangunan dengan model propagasi dalam bangunan. Metode perolehan rumus

kombinasi rugi-rugi lintasan dilakukan dengan cara mengkombinasikan model COST231 WI dengan model COST231 MW serta mengkombinasikan model COST231 WI dengan model ITU-R.

3.6.1 Metode Perolehan Rumus Model Kombinasi COST231 WI dengan COST231 MW

Langkah-langkah perolehan rumus model kombinasi COST231 WI dengan COST231 MW diperlihatkan pada Gambar 3.7.

Apakah kondisi lingkungan antara pemancar dan gedung

NLOS?

Kombinasikan LFSPLo pada model COST231 WI untuk

kondisi NLOS dengan LFSPLi pada model COST231 MW

sehingga didapat persamaan LFSPL LFSPL = 32,4 + 20.log(dout+din) + 20.log(fc)

Kombinasikan LLOSo pada model COST231 WI untuk

kondisi LOS dengan LFSPLi pada model COST231 MW

sehingga didapat persamaan LLOS LLOS = 42,6 + 26.log(dout+din) + 20.log(fc)

Selesai

Kombinasikan LFSPL dengan variabel lain yang terdapat pada model COST231

MW dan model COST231 WI untuk kondisi NLOS sehingga didapat persamaan hasil kombinasi total

LMW-NLOSo = LFSPL + Lrts + Lmsd + LC + Ʃ(kwi.Lwi) + kfi^((kfi+2)/(kfi+1))-bmw).Lf

Kombinasikan LLOS dengan variabel lain yang terdapat pada model COST231

MW dan model COST231 WI untuk kondisi LOS sehingga didapat persamaan hasil kombinasi total

LMW-LOSo = LLOS + LC + Ʃ(kwi.Lwi) + (kfi^((kfi+2)/(kfi+1))-bmw).Lf

Hasil persamaan kombinasi model COST231 WI dengan model COST231 MW yang bersesuaian dengan keadaan lingkungan antara pemancar dan

gedung

Menentukan persamaan model COST231 WI untuk kondisi LOS

LLOSo = 42,6 + 26.log(dout) + 20.log(fc)

Menentukan persamaan model COST231 MW

LMW = LFSPLi + LC + Ʃ(kwi.Lwi) + kfi^((kfi+2)/(kfi+1))-bmw

LFSPLi = 32,4 + 20.log(din) + 20.log(fc) Menentukan persamaan model COST231 MW

LMW = LFSPLi + LC + Ʃ(kwi.Lwi) + kfi^((kfi+2)/(kfi+1))-bmw

LFSPLi = 32,4 + 20.log(din) + 20.log(fc) Menentukan persamaan model COST231 WI untuk

kondisi NLOS LNLOSo = LFSPlo + LRts + LMsd LFSPLo = 32,4 + 20.log(dout) + 20.log(fc)

Mulai Melihat kondisi lingkungan

antara pemancar dengan gedung

Tidak Ya

Gambar 3.7 Diagram Alir Perolehan Rumus Model Kombinasi COST231 WI dengan COST231 MW

Gambar 3.7 menunjukan bahwa terdapat pemilihan kondisi lingkungan antara pemancar dan gedung karena model COST231 WI membedakan perhitungan untuk kondisi LOS dan NLOS diantara pemancar dan bangun. Kombinasi model propagasi yang pertama dilakukan untuk kondisi NLOS diantara pemancar dan gedung. Metode kombinasi ini dilakukan dengan mengeliminasi parameter rugi-rugi lintasan yang sama yang terdapat diantara model COST231 WI dengan model COST231 MW [1]. Persamaan model COST231 WI untuk kondisi NLOS diperlihatkan pada Persamaan 2.12 dan persamaan model COST231 MW diperlihatkan pada Persamaan 2.23.

(2.12)

[

] (2.23)

Persamaan 2.12 dan Persamaan 2.23 terdapat parameter rugi-rugi lintasan yang sama yaitu rugi-rugi lintasan ruang bebas di luar bangunan ( ) dan rugi-rugi lintasan dalam bangunan ( ). Dimana parameter penyusun yang sama pada kedua jenis rugi-rugi lintasan ruang bebas tersebut dapat dieliminasi [1]. Rugi-rugi ditentukan menggunakan Persamaan 2.13 dan rugi-rugi ditentukan menggunakan Persamaan 2.24.

(2.13)

(2.24)

Persamaan 2.13 dan Peresamaan 2.24 terdapat parameter penyusun rugi-rugi ruang bebas yang sama, yaitu parameter fekuensi dan jarak. Pada parameter frekuensi, rugi-rugi lintasan akibat frekuensi pembawa dilakukan hanya sekali saja karena frekuensi yang diterima oleh penerima di dalam bangunan masih pada frekuensi yang sama [1]. Pada parameter jarak dapat dilakukan kombinasi dengan cara melakukan penjumlahan terlebih dahulu terhadap variabel dOut dengan din

sebelum diubah ke dalam satuan desibel (dB) [1]. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan jika parameter jarak diubah terlebih dahulu ke dalam satuan dB maka variabel din akan mengurangi rugi-rugi lintasan diantara pemancar dan dinding terluar gedung. Berdasarkan hasil pertimbangan dihasilkan kombinasi rugi-rugi lintasan ruang bebas dari pemancar di luar bangunan hingga ke penerima yang berada di dalam bangunan seperti diperlihatkan pada Persamaan 3.3 [1].

(3.3)

dimana rugi-rugi merupakan rugi-rugi ruang bebas hasil kombinasi dari rugi-rugi ruang bebas luar bangunan dengan rugi-rugi ruang bebas dalam bangunan. Selanjutnya persamaan kombinasi model COST231 WI untuk kondisi NLOS dengan model COST231 MW diperlihatkan pada Persamaan 3.4 [1].

[

] (3.4)

Dimana merupakan rugi-rugi total lintasan hasil kombinasi model COST231 WI pada kondisi NLOS dengan model COST231 MW. Kombinasi model propagasi berikutnya dilakukan untuk kondisi LOS diantara pemancar dan gedung. Proses eliminasi model COST231 WI untuk keadaan LOS dengan model COST231 MW hanya dapat dilakukan pada persamaan rugi-rugi LOS pada model COST231 WI dengan persamaan rugi-rugi ruang bebas model COST231 MW. Karena kedua persamaan tersebut memuat parameter rugi-rugi lintasan yang hampir sama [1]. Persamaan COST231 WI untuk kondisi LOS diperlihatkan pada Persamaan 2.11 dan persamaan rugi-rugi ruang bebas COST231 MW diperlihatkan pada Persamaan 2.24.

(2.11)

Parameter penyusun rugi-rugi lintasan pada Persamaan 2.11 memiliki parameter yang sama dengan Persamaan 2.24 yaitu parameter frekuensi. Sehingga rugi-rugi lintasan akibat frekuensi hanya dilakukan sekali. Pada parameter jarak dapat dikombinasikan dengan menjumlahkan dout dan din sebelum diubah ke dalam satuan dB [1]. Konstanta 42,6 dan 26 merupakan rugi-rugi LOS secara implisit akibat gelombang radio merambat diantara bangunan yang membentuk ngarai [4] yang jaraknya jauh lebih besar daripada di dalam bangunan sehingga konstanta ini lebih cocok digunakan daripada 32,4 dan 20. Dari hasil pertimbangan dapat ditarik hasil kombinasi persamaan LOS untuk model COST231 WI dengan persamaan rugi-rugi ruang bebas untuk model COST231 MW seperti yang diperlihatkan pada Persamaan 3.5 [1].

(3.5)

Dimana merupakan rugi-rugi lintasan LOS dari pemancar yang berada di luar bangunan hingga ke penerima yang berada di dalam bangunan. Selanjutnya hasil kombinasi dari model COST231 WI untuk kondisi LOS dengan model COST231 MW diperlihatkan pada Persamaan 3.6 [1].

[

] (3.6)

Dimana merupakan total rugi-rugi lintasan diantara pemancar dan penerima menggunakan kombinasi model COST231 WI untuk kondisi LOS dengan COST231 MW.

3.6.2 Metode Perolehan Rumus Model Kombinasi COST231 WI dengan ITU-R

Langkah-langkah perolehan rumus kombinasi model COST231 WI dengan model ITU-R diperlihatkan pada Gambar 3.8. Gambar 3.8 menunjukkan bahwa terdapat pemilihan kondisi lingkungan antara pemancar dan gedung karena model COST231 WI membedakan perhitungan untuk kondisi LOS dan NLOS diantara

pemancar dan bangun. Kombinasi model propagasi yang pertama dilakukan adalah untuk kondisi NLOS diantara pemancar dan gedung. Metode kombinasi ini dilakukan dengan mengeliminasi parameter rugi-rugi lintasan yang sama yang terdapat diantara model COST231 WI dengan model ITU-R [1]. Persamaan model COST231 WI untuk kondisi NLOS diperlihatkan pada Persamaan 2.12. dan persamaan model ITU-R diperlihatkan pada Persamaan 2.25.

Mulai

Apakah keadaan lingkungan antara pemancar dan gedung

NLOS?

Mengkombinasikan seluruh substansi rugi-rugi lintasan yang terdapat pada model ITU-R dan model COST231 WI untuk kondisi NLOS tanpa

pengulangan subtansi 20.log(fc) sehingga didapat persamaan hasil kombinasi berikut

LITUR-NLOSo = LFSPLo + Lrts + LMsd + N.log10(din) + Lf.(n) - 28

Selesai

Mengkombinasikan seluruh substansi rugi-rugi lintasan yang terdapat pada model ITU-R dan model COST231 WI untuk kondisi LOS tanpa pengulangan subtansi 20.log(fc) sehingga didapat persamaan hasil

kombinasi berikut

LITUR-LOSo = LLOSo + N.log10(din) + Lf.(n) - 28

Hasil persamaan kombinasi model COST231 WI dengan model ITU-R yang

bersesuaian dengan keadaan lingkungan antara pemancar dan gedung Melihat keadaan lingkungan antara pemancar dengan

gedung

Menentukan persamaan model ITU-R

LITU-R = 20.log10(fc) + N.log10(din) + Lf.(n) - 28

Menentukan persamaan model ITU-R

LITU-R = 20.log10(fc) + N.log10(din) + Lf.(n) - 28

Menentukan persamaan model COST231 WI untuk kondisi LOS

LLOSo = 42,6 + 26.log(dout) + 20.log(fc)

Menentukan persamaan model COST231 WI untuk kondisi NLOS

LNLOSo = LFSPLo + Lrts + Lmsd

LFSPLo = 32,4 + 20.log(dout) + 20.log(fc)

Tidak Ya

Gambar 3.8 Diagram Alir Perolehan Rumus Model Kombinasi COST231 WI dengan ITU-R

(2.12)

(2.25)

Parameter-parameter penyusun rugi-rugi lintasan pada Persamaan 2.12 memiliki parameter yang sama dengan Persamaan 2.25 yaitu parameter frekuensi. Sehingga rugi-rugi lintasan akibat frekuensi hanya dilakukan sekali. Pada parameter jarak tidak dapat dikombinasikan dengan menjumlahkan dout dan din

seperti yang dilakukan pada kombinasi model COST231 WI dengan model COST231 MW. Hal ini disebabkan oleh koefisien power loss (N) yang mempengaruhi rugi-rugi lintasan akibat jarak di dalam bangunan pada model ITU-R [5]. Dengan demikian rugi-rugi lintasan hasil kombinasi model COST231 WI untuk kondisi NLOS dengan model ITU-R dilakukan dengan mengkombinasikan seluruh substansi di kedua persamaan tanpa pengulangan substansi . Sehingga diperoleh hasil kombinasi seperti pada Persamaan 3.7 [1].

(3.7)

Dimana merupakan rugi-rugi lintasan diantara pemancar dan penerima menggunakan kombinasi model COST231 untuk kondisi NLOS dengan model ITU-R. Kombinasi model propagasi berikutnya dilakukan untuk kondisi LOS diantara pemancar dan gedung. Proses eliminasi model COST231 WI untuk keadaan LOS dengan model ITU-R hanya dapat dilakukan pada parameter frekuensi saja karena kedua model tersebut memuat parameter yang sama [1]. Persamaan COST231 WI untuk kondisi LOS diperlihatkan pada Persamaan 2.11 dan persamaan model ITU-R diperlihatkan pada Persamaan 2.25.

(2.11)

Persamaan 2.11 dan Persamaan 2.25 memperlihatkan bahwa hanya parameter frekuensi saja yang terdapat di kedua persamaan. Sehingga untuk memperoleh model kombinasi dari kedua persamaan tersebut dilakukan dengan cara mengkombinasikan seluruh substansi di kedua persamaan tanpa pengulangan subtansi seperti yang diperlihatkan pada Persamaan 3.8 [1].

(3.8)

Dimana merupakan rugi-rugi lintasan diantara pemancar dan penerima menggunakan kombinasi model COST231 untuk kondisi LOS dengan model ITU-R.

Dokumen terkait