• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN A. Desain Penelitian

Desain penelitian ini mengunakan metode deskriptif yang dimaksud dengan penelitian deskriptif ini adalah penelitian yang akan menggambarkan seluruh subjek penelitian, (Machfoedz. 2008. hal.14 )

B. Populasi dan Sampel 1. Populasi

Populasi adalah: keseluruhan objek penelitian yang akan diteliti, disebut populasi penelitian ( Notoadmojo. 2002. hal.79 ) populasi dalam penelitian ini adalah WUS yang ada di Desa Namu Ukur Selatan, Kec.Sei Bingai, Kab.Langkat Tahun 2008 yang berjumlah 458 populasi.

2. Sampel

Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang dianggap dapat mewakili seluruh populasi ( Notoadmojo 2002, hal. 79). Sampel diambil dengan tehnik simple random sampling yaitu dengan cara mengurutkan nomor responden sampai 458 responden kemudian mengambil nomor responden yang bilangannya ganjil sampai 107 responden, jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus :

za2.P,Q

n= d2

n = jumlah sample za = tingakat kemaknaan P = proporsi dari pustaka

Q = 1 – P

D = ketetapan relative yang ditetapkan oleh peneliti α= 10 % Jadi sample yang diperoleh peneliti adalah :

Diketahui : za = 1,96 ; P =0,5 ; Q = 1 - P = 1- 0,5 =0,5 ; d = 10 % maka za2.P,Q n = d2 (1,96)2. ( 0,5). (0,5) n = (0,1) 2 N = 96, 04 n = 96

Sampel yang diperoleh adalah 96 orang, karena untuk mengantisipasi kemungkinan responden yang terpilih akan mengundurkan diri atau tidak bersedia menjadi responden, maka perlu dilakukan koreksi tehadap sampel yang dihitung dengan menambah sampel, sebagai berikut : (Sastroasmoro. 2002.hal 283 ).

n n’ =

(1 - f) n’ = 38

= 96 0,9 106,6 = 107

keterangan :

f = perkiraan proporsi drop out n’ = besar sampel yang dihitung

jadi sampel yang diperoleh adalah 107 orang WUS.

Adapun kriteria sampel yang ditetapakan adalah sebagai berikut :

1. WUS yang bersedia untuk dijadikan responden tanpa adanya paksaan. 2. WUS dengan pendidikan terendah SMU.

3. WUS yang berumur 20-35 tahun baik yang menikah ataupun yang belum menikah. C. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian dilakukan di Desa Namu Ukur Selatan, Kec.Sei Bingai. Kab.Langkat tahun 2008.

D. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan Desember 2008 sampai Februari 2009.

E. Pertimbangan Etik

Dalam penelitian ini peneliti sudah mendapatkan izin dari ketua program D-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dan mengajukan permohonan izin kepada Bapak Kepala Desa Namu Ukur Selatan. Peneliti kemudian menjelaskan maksud dan tujuan kepada calon yang akan menjadi responden bahwa partisipasi responden yang akan diteliti adalah bersifat sukarela, responden dapat

saja mengundurkan diri dari penelitian . kemudian peneliti akan membagikan lembar persetujuan yang akan ditandatangani responden dilajutkan dengan pengisian kuesioner oleh responden.

Untuk menjaga kerahasian responden, peneliti tidak akan mencantumkan

nama responden pada lembar kuesioner, tetapi memberikan nomor kode responden pada setiap masing-masing lembar kuesioner. Data yang diperoleh dari responden juga hanya digunakan untuk kepentingan penelitian saja.

F. Instrumen Penelitian

Alat ukur yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuesioner yang berupa sejumlah pertanyaan dan pernyataan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden mengenai laporan tentang pribadi atau hal-hal yang diketahui. Alat ukur terdiri dari 3 bagian yaitu: bagian pertama berisi tentang karakteristik responden yang meliputi umur, pendidikan, pekerjaan, paritas dan sumber informasi. Bagian kedua berupa model pertanyaan menggunakan pilihan ganda yaitu meliputi tentang pegertian ,penyebab dan gejala. Bagian ketiga berisi tentang pernyataan yang meliputi tentang pengertian, penyebab, gejala. Jadi, total pertanyaan adalah 34. Skala pengukuran pengetahuan adalah jika jawaban yang benar diberi nilai atau skor 1 dan bila jawaban salah diberi nilai 0.

Maka aspek kategori pengetahuan responden, rentangnya adalah sebagai berikut:

1. Kategori baik bila 76-100%, jika responden mampu menjawab 26 - 34 pertanyaan 2. Kategori cukup bila 56-75%, jika responden mampu menjawab 20 - 25 pertanyaan 3. Kategori kurang bila <55%, jika responden mampu menjawab < 20 pertanyaan

Uji validitas adalah suatu ukuran yang mampu mengukur apa yang diinginkan. uji validitas yang dilakukan pada penelitian ini adalah uji validitas isi (content validity ). Content validity adalah tingkat substansi pengukuran terhadap konsep yang dirumuskan dalam defenisi oprasional yang didasarkan pada landasan teori. (Mochfoedz.2007.hal.75).

Selain itu, content validity ini dilakukan dengan berkonsultasi pada yang ahli, dimana dalam hal ini dilakukan dengan Dokter spesialis obgyne, yang tujuannya agar pertanyaan-pertanyaan dalam alat ukur itu tidak menyimpang dari konsep isi yang hendak diukur.

Sedangkan uji realibilitas dilakukan uji coba pada sampel yang sejenis ketika sebelum melakukan penelitian yaitu sebanyak 20 orang responden. Uji realibilitas dilakukan dengan koefisien realibilitas alpha dan rumus Spearman Brown dengan bantuan program SPSS yaitu:

Kuisioner dinyatakan reliabel jika nilai rhitung > rtabel, dan kuisioner dinyatakan tidak reliabel jika nilai rhitung lebih < dari nilai rtabel, pada α=0,05, denagan dk =n-1=20, maka ttabel = 0,444. dari hasil uji validitas dan reabilitas kuesioner, seluruh pertanyaan dinyatakan valid, karena nilai rhitung > t lebih besar dari nilai ttabel.

G. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner oleh responden untuk mengidentifikasi pengetahuan WUS tentang kehamilan diatas umur 35 tahun. Prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mengajukan surat permohonan izin penelitian pada istitusi pendidikan program D-IV Bidan Pendidik Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara dan mengajukan surat permohonan

izin melaksanakan penelitian di Desa Namu Ukur Selatan, Kec. Sei Bingai, Kab. Langkat tahun 2008, setelah mendapatkan izin melaksanakan penelitian, selanjutnya peneliti melaksanakan pengumpulan data pada WUS, dan peneliti menjelaskan kepada calon responden tentang tujuan dan manfaat penelitian yang akan dilakukan, kemudian meminta persetujuan dari calon responden untuk menjadi responden

dengan menandatangani informend concent dan memberikan kuesioner untuk

mengidentifikasi data dan pengetahuan WUS tentang kehamilan diatas umur 35 tahun. Dalam mengumpulkan data penulis meminta pertolongan pada tiga orang bidan desa yang ada di Desa Namu Ukur Selatan dan sebelumnya penulis juga telah menerangkan cara pengisian kuesioner pada Bidan desa tersebut dan juga mengajukan kuesioner kepada mereka dengan tujuan agar penulis dan Bidan desa tersebut mempunyai persepsi yang sama.

H. Analisa Data

Analisa data dilakukan dengan mengelompokkan data katagorik dengan menggunakan komputerisasi dengan langkah secara univariat dimana anlaisis ini digunkan untuk mendiskripsikan karakteristik masing- masing variabel yang diteliti. Karakteristik variabel dijelaskan sesuai dengan skala pengukuran. Data yang bersifat katagorik yaitu untuk mencari frekuensi dari data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel frekwensi dan presentasi.

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait