Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimen. Penelitian diawali dengan membagi responden menjadi dua kelompok. Satu kelompok (kelompok perlakuan) diberikan terapi musik dan kelompok yang lain (kelompok kontrol) tidak diberikan terapi musik. Setelah pemberian intervensi akan dilakukan kembali pengukuran skala nyeri, selanjutnya hasil pengukuran kelompok perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Desain penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas terapi musik pada pasien kanker nyeri kronis di RSUP.H.Adam Malik Medan.
2. Populasi dan Sampel Penelitian 2.1. Populasi penelitian
Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian yang akan diteliti (Notoatmodjo, 2002). Populasi dalam penelitian ini adalah pasien kanker dengan nyeri kronis, yang sedang menjalani masa pengobatan dan dirawat di RSUP H. Adam Malik Medan.
2.2. Sampel penelitian
Pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan/masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang
telah dikenal sebelumnya (Nursalam, 2003) dengan jumlah sampel sebanyak 26 orang. Adapun kriteria inklusi yang ditentukan dalam penelitian yaitu usia, dengan usia dewasa 20-65 tahun, mengalami nyeri selama lebih dari enam bulan, tidak ada gangguan pendengaran dan dapat berkomunikasi dengan baik. Penentuan besar sampel dilakukan dengan menggunakan tabel power analyze karena jumlah populasi belum diketahui, dengan mengggunakan efek size 0,80; level of significant (α) 0,05; dan power of test 0,80. Dari tabel power analyze ditetapkan jumlah sampel minimal 13 orang dimana 13 orang untuk kelompok intervensi dan 13 orang untuk kelompok kontrol.
3. Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di RSUP H.Adam Malik Medan di ruang RB2 dengan alasan Rumah Sakit tersebut merupakan Rumah Sakit untuk pendidikan, dan merupakan Rumah Sakit rujukan dengan jumlah pasien yang besar sehingga dapat mendukung penelitian.
Alokasi waktu untuk penelitian sampai dengan laporan hasil penelitian adalah mulai minggu ke-3 Agustus 2010 sampai September 2010.
4. Pertimbangan Etik
Sebelum dilakukan penelitian, diajukan surat permohonan izin penelitian kepada instansi dari Fakultas Keperawatan USU dan Rumah Sakit Adam Malik Medan. Surat persetujuan juga diberikan kepada responden penelitian. Responden yang menjadi sampel diberitahukan tentang tujuan penelitian, manfaat dan kemungkinan resiko bila berpartisipasi dalam penelitian. Dan untuk
menjaga kerahasiaan responden maka pada lembar kuisioner tidak dicantumkan nama responden.
Data yang diperoleh akan digunakan semata-mata demi perkembangan ilmu pengetahuan dan tidak akan dipublikasikan kepihak lain. Selanjutnya setelah penelitian dilakukan, penelitian akan menyerahkan satu eksemplar hasil penelitian yang telah dilakukan pada instansi tempat penelitian dilakukan
5. Instrumen Penelitian
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua bagian yaitu bagian yang pertama berisi tentang data demografi dan bagian yang kedua berisi lembar pengukuran skala nyeri untuk reponden.
5.1. Data Demografi
Data demografi meliputi nama responden, usia, jenis kelamin, agama, suku bangasa, pendidikan, pekerjaan/aktivitas, dan jenis kanker. Data demografi ini berguna untuk membantu penelitian mengetahui latar belakang dari responden yang bisa berpengaruh terhadap penelitian.
5.2. Lembar pengukuran skala nyeri pre dan post intervensi
Hasil pengukuran skala nyeri pre dan post intervensi dilakukan dengan menggunakan skala Bourbanis dengan kategori skala (0) menyatakan tidak ada nyeri, skala (1-3) menyatakan nyeri ringan, skala (4-6) menyatakan nyeri sedang, skala (7-9) menyatakan nyeri berat dan (10) menyatakan nyeri sangat berat. Pengukuran ini dilakukan pada masing-masing kelompok dengan tujuan untuk melihat efektivitas terapi musik terhadap penurunan intensitas nyeri pasien kanker dengan nyeri kronis.
6. Proses Pengumpulan Data
Sebelum pengumpulan data, peneliti menjalankan langkah-langkah sebagai berikut :
6.1. Mengajukan surat permohonan izin untuk melakukan penelitian kepada institusi pendidikan yakni fakultas keperawatan.
6.2. Mengirim surat izin penelitian yang diperoleh ketempat dimana akan dilakukan penelitian.
6.3. Setelah mendapat izin dari Rumah sakit yang bersangkutan peneliti melakukan pengambilan data.
6.4. Peneliti meminta kesediaan calon responden untuk mengikuti penelitian secara sukarela, kerahasiaan informasi mengenai responden dijaga oleh peneliti. Sebelum kegiatan penelitian nama responden tidak dicantumkan dan sebagai gantinya peneliti menggunakan nomor responden.
6.5. Sebelum meminta calon responden mengisi kuesioner data demografi penelitian, peneliti menjelaskan terlebih dahulu manfaat penelitian dan cara pengisian kuesioner dan meminta responden yang bersedia untuk menandatangani informed concent.
6.6. Setelah mendapat persetujuan, pengumpulan data dimulai, kuesioner data demografi diisi oleh peneliti dengan melakukan wawancara pada responden atau keluarganya. Kemudian peneliti membagi responden menjadi dua kelompok. Responden yang pertama dimasukkan pada kelompok perlakuan, responden berikutnya kemudian dimasukkan pada kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan terapi musik
sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan terapi musik. Sebelum pemberian terapi musik pada kelompok perlakuan, peneliti terlebih dahulu mengukur intensitas nyeri kemudian terapi musik diberikan selama 15 – 30 menit dengan intensitas waktu satu kali sehari selama tiga hari, selama mendengarkan musik minta klien untuk berkonsentrasi dan mengikuti irama musik dan anjurkan klien untuk menggunakan earphone supaya tidak menggangu klien atau staf yang lain, kemudian ukur langsung intensitas nyeri setelah klien selesai mendengarkan musik dan evaluasi berapa intensitas skala nyeri setelah diberikan terapi musik.
7. Analisa Data
Setelah semua data terkumpul, dilakukan analisa data dengan memeriksa kembali semua data satu persatu yakni nama dan identitas serta data responden serta hasil pengukuran skala nyeri sebelum dilakukan intervensi terapi musik dan sesudah dilakukan terapi musik. Hasil penelitian tersebut dibandingkan dengan menguji hipotesa penelitian sehingga diketahui efektivitas terapi musik tehadap intensitas nyeri pasien kanker dengan nyeri kronis selanjutnya dilakukan pengolahan data.
Statistik deskriptif digunakan untuk menyajikan data-data demografi pasien nyeri kronis pre dan post intervensi.
Statistik inferensial digunakan untuk mengetahui penurunan skala nyeri pre dan post pemberian terapi musik, uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik paired sample t-test, jika datanya tidak berdistribusi normal
dapat dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon sedangkan untuk perbedaan skala nyeri antara kelompok intervensi dan kontrol di uji dengan menggunakan uji satistik independent t-test, jika datanya tidak berdistribusi normal dapat dilakukan dengan uji Mann Whitney.
Menurut Wahyuni (2008), dari uji tersebut akan diperoleh nilai p, yaitu nilai yang menyatakan besarnya peluang hasil penelitian (misalnya adanya perbedaan mean). Kesimpulan hasinya diinterpretasikan dengan membandingkan niali p dan nilai alpha (α = 0.05). Bila nilai p ≤ α, maka keputusannya adalah Ha diterima sedangkan bila nilai p > α, maka keputusannya adalah Ha ditolak.
Hipotesa penelitian ini adalah untuk membuktikan kebenaran (Ha1) yaitu terdapat perbedaan intensitas nyeri pre dan post intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dan (Ha2) yaitu terdapat perbedaan intensitas nyeri antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol pasien kanker nyeri kronis.
BAB 5