• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desai penelitian deskriptif.

Penelitian deskriptif yang bertujuan mengetahui pemenuhan kebutuhan nutrisi pada remaja.

4.2 Populasi,sampel dan tehnik sampling

Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh remaja SMAS Budhi Warman I Jakarta Timur dengan jumlah 520 siswa

4.2.1 Sampel penelitian

Jika jumlah populasi itu kurang dari 10.000,maka dapat hitung menggunakan rumus (sujarweni,2014)

n = 𝑁

1+𝑁(𝑑2)

keterangan :

n : Jumlah populasi N: Jumlah sampel

d:Tingkat kepercayaan yang diinginkan

Sehingga berdasarkan perhitungan diperoleh jumlah sampel :

n= 520

1+520 (0,12)= 520

1+5,2=83,8 dibulatkan menjadi 84 siswa

22 4.3 Tehnik sampling bagian dari sampel

Dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling yaitu non probabilty sampling dan pengambilan sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.

Dibawah ini merupakan kriteria inklusi yang peneliti terapkan dalam penelitian ini :

a. Remaja yang usia 15-18 tahun baik berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan

b. Remaja bersedia menjadi responden penelitian

c. Memiliki Handphone android dan memiliki aplikasi whatsApp (WA)

Selanjutnya kriteria eksklusi ialah :

a. Siswa yang memiliki kelainanan genetik pada sistem pencernaan seperti gastroskisis dan memiliki penyakit tukak lambung,gastritis,riwayat penyakit

b. Siswa yang memiliki gangguan menelan dan terdiagnosa terkena diabetes tipe 1

c. Sedang menjalankan diet

23 4.4 Lokasi dan waktu penelitian

4.5 Lokasi Peneltian

Penelitian telah selesai dilakukan pengambilan data responden di kelurahan dukuh, kecamatan kram jati,Jakarta Timur. Pemilihan lokasi penelitian di SMAS Budhi warman Jakarta Timur dikarenakan belum pernah dilakukan penelitian terkait dengan judul penelitian yang saya ajukan.

4.6 Waktu Penelitian

Waktu penelitian telah dilaksanakan mulai dari Mei sampai juli 2021.

4.7 Etika Penelitian

Penelitian ini dilakukan sesudah mendapatkan izin penelitian dari Fakultas keperawatan Universitas Sumatera Utara dan persetujuan dari komisi etik penelitian (ethical cleareance).

Saat melakukan penelitian peneliti melakukan Pertimbangan etik yaitu :

1. Informed consent (lembar persetujuan sebagai responden),saat melakukan penelitian sebelumnya peneliti memberikan lembar persetujuan untuk bersedia menjadi responden dalam penelitian,agar responden mengerti tujuan dari dilakukannya penelitian ini.

2. Otonomi,pada saat penelitian dilakukan peneliti sangat memberikan kebebasan kepada setiap responden penelitian.

24

3. Anonymity, dalam penelitian tidak mencantumkan data diri responden untuk dipublikasikan untuk menjamin kerahasiaan informasi responden pada penelitian ini.

4. Nonmaleficience,penelitian yang dilakukan tidak membahayakan untuk orang lain disekitar maupun responden.

5. Justice,dalam penelitian ini peneliti akan melaksanakan prinsip keadilan 4.8 Instrumen Penelitian

Instrumen penelitian digunakan oleh peneliti sesuai dengan judul penelitian ini yaitu kuesioner. Kuesioner yang akan digunakan dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi responden,pola makan responden berupa jumlah asupan zat gizi makro (karbohidrat,protein,lemak) dan mikro (vitamin A,C,D,E,K) serta frekuensi makan pada responden penelitian. Kuesioner yang tepat dalam penelitian ini yaitu kuesioner semi food frequency questionnaire (semi- FFQ). Kuesioner semi-FFQ berguna untuk mengetahui jumlah zat gizi makro dan mikro pada makanan (Kemenkes, 2018). Instrumen kuesioner semi-FFQ yang digunakan dalam penelitian ini akan dimodifikasi berdasarkan menu pilihan makan berdasarkan menu makanan yang terdapat di daftar konsumsi bahan makanan Indonesia (DKBM) lalu menu makanan akan ditampilkan dalam bentuk foto makan yang bersumber dari buku foto makanan tahun 2019. Kuesioner semi-FFQ sudah banyak digunakan dalam berbagai penelitian dalam peneliti jumlah asupan zat gizi pada makan dan frekuensi makan.

Dalam kuesioner semi-FFQ berisi data demografi seperti nama (inisial),jenis kelamin,tanggal lahir,umur,berat badan(kg) dan tinggi badan(m),Tingkat kelas ,penghasilan orang tua (perbulan) dan berisi 54 macam pilihan menu makanan yang

25

telah dimodifikasi dari 60 pilihan makanan peneliti menghilangkan beberapa menu makanan yang jarang dikonsumsi remaja pada sampel seperti nasi beras merah,nasi jagung,urap,strawberry,nugget,lontong sayur. Kuesioner dalam penelitian ini terdiri dari (6 macam sumber kabohidrat,17 lauk hewani,6 macam lauk nabati,10 macam sayuran,11 macam buah-buahan dan 6 makanan cepat saji) beserta porsi dalam gram pada masing-masing menu makan dalam bentuk gambar yang ada pada buku foto makanan tahun 2019 agar mempermudah remaja dalam memperkirakan gram dan porsi yang ada diinstrumen penelitianDalam Quesioner terdapat pilihan frekuensi makan lebih >3 kali/hari dengan nilai score 50,1 kali/hari dengan nilai score (25),3-6 kali/minggu dengan skor (15),1-2 kali/minggu dengan score (10),2 kali sebulan dengan score (5),dan terakhir skor Tidak pernah (0). Nilai asupan gizi perhari akan diperoleh menggunakan aplikasi nutrisurvey dengan lampiran Semi-FFQ dengan memasukkan menu makan yang ada diinstrumen penelitian kedalam aplikasi

4.9 Uji Validitas dan Reliabilitas

Instrumen penelitian questioner semi food frequency questionnaire (semi-FFQ) yang telah dimodifikasi maka terlebih dahulu dilakukan uji reliabilitas setelah itu melakukan uji validitas. Uji validitas telah dilakukan oleh dosen fakultas keperawatan Universitas Sumatera Utara dapartemen keperawatan dasar yaitu bapak Mula Tarigan,S.Kp.,M.Kes,Ph.D dan dua orang klinik yang bekerja di puskesmas terdekat bekerja sebagai ahli gizi yaitu Liya krisnawati ,S.Gz,Revita Riska,S.Gz. Hasil dari 3 uji validitas oleh 1 dosen fakultas keprawatan dan 2 ahli gizi mendapatkan nilai 1 artinya kuesioner semi semi food frequency questionnaire (semi-FFQ) dinyatakan valid.

26

Uji reliabilitas akan dilakukan menggunakan program komputerisasi yaitu uji reabilitas Analysis Cronbach Alpha (α). Hasil uji reliabilitas pada 30 remaja di luar sampel penelitian menunjukkan hasil 0,937 artinya instrument telah reliabel.

4.10 Proses Pengumpulan Data

Proses pengumpulan data dalam penelitian ini akan dilakukan setelah mendapatkan surat izin melakukan penelitian oleh Dekan fakultas keperawatan Universitas Sumatera Utara dan telah disetujui oleh dosen pembimbing dari Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Pengumpulan data akan dilakukan menggunakan google form yang sebelumnya telah menandatangani informed consent terlebih dahulu dikarenakan situasi saat ini di Indonesia sedang mengalami masa pandemi COVID-19 dimana segala kegiatan dianjurkan untuk menghindari pertemuan dengan orang banyak yang akan meningkatkan resiko peneliti dan responden untuk terkena virus COVID-19. Maka dari itu,peneliti melakukan pengumpulan data dengan menggunakan google form berisi kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti. Penyebaran google form akan dilakukan dengan langkah pertama peneliti mengunjungi sekolah SMAS Budhi Warman I untuk bertemu dengan kepala sekolah atau staf pendidikan yang ada lalu menunjukan surat izin penelitian yang ada dan menjelaskan mengenai penelitian yang akan dilakukan serta tujuan melakukan penelitian. Selanjutnya peneliti akan meminta nomor telepon masing-masing guru wali kelas X,XI,XII yang terhubung dengan aplikasi chat. Lalu peneliti akan menghubungi guru wali kelas X,XI,XII untuk meminta bantuan menyebarkan siswa/siswi SMAS Budiwarman 1 Jakarta Timur dari Kelas X,XI,XII kelas IPA dan IPS. Peneliti juga menyampaikan kriteria inkulsi dan ekskulsi dalam penelitian ini. Setelah penyebaran

27

link google form peneliti akan mengingatkan kembali masing-masing perwakilan ketua kelas dan wakil ketua kelas yang sebelumnya peneliti telah meminta nomor telepon setiap ketua kelas melalui ibu/bapak wali kelas,untuk kembali penghimbau kawan-kawan kelasnya agar mengisi kuesioner penelitian. Sehingga penelitian akan mendapatkan jumlah sampel penelitian sebanyak 84 siswa.

4.11 Analisa Data

4.11.1 Pengolahan Data

Peneliti telah mendapatkan data lalu data diolah menggunakan sistem computerisasi yang telah dilakukan pengkodean terlebih dahulu. Pada data asupan gizi makro (karbohidrat,lemak,protein ) dan asupan gizi mirko (vitamin A,C,D,E,K) diperoleh menggunakan nutrisurvey Indonesia dengan format frekuensi makan semi quantitative dengan memasukan menu pilihan makanan dan berat makanan (gram) sesuai dengan instrumen penelitian,agar mendapatkan nilai asupan gizi makro dan mikro dalam perhari (dengan satuan ukur yang didapat sesuai ketentuan pada tabel nilai AKG Indonesia tahun 2019). Setelah nilai asupan gizi makro dan mikro yang didapat dalam aplikasi nutrisurvey akan dibandingkan dengan nilai asupan gizi makro dan mikro yang ada dalam tabel AKG 2019. Perbandingan nilai asupan gizi makro dan mikro dihasilkan dalam bentuk persen dan dilampirkan dalam bentuk tabel.Pengolahan data diolah menggunakan program komputer dengan langkah-langkah :

1. Pemeriksaan Data (Editing)

Pemeriksaan data dilakukan untuk melihat kelengkapan jawaban kuesioner yang dilakukan responden. Jika setelah data terkumpul terdapat data dalam google form belum lengkap pengisiannya maka peneliti akan meminta

28

responden kembali untuk melengkapi jawaban kuesioner dalam link google form tersebut

2. Pengkodean (Coding)

Untuk mempermudah pengolahan data dilakukan pengkodean score dari hasil jawaban kuesioner penelitian tersebut.

3. Memasukkan Data (Entry)

Data yang telah di beri kode akan dimasukan kedalam program aplikasi program pengolahan data statistik.

4. Membersihkan Data (Cleaning)

Saat memasukan data kedalam program aplikasi pengolahan data statistik peneliti melakukan membersihkan data jika terdapat kesalahan kode,jumlah data saat proses input data(Notoatmodjo, 2010).

4.11.2 Analisis Univariat

Penelitian ini menggunakan analisis data univariat dimana tujuannya untuk untuk mendeskripsikan pemenuhan nutrisi remaja pada masa pandemi COVID-19 berdasarkan status nutrisi,pola makan yaitu frekuensi makan dan jumlah asupan makan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kemudian data dianalisis secara deskriptif menggunakan sistem komputerisasi.

4.12 Keterbatasan Penelitian

Saat melakukan penelitian ini peneliti memiliki keterbatasan penelitian yaitu pengumpulan data dilakukan secara online menggunakan google form dikarena pada saat sedang mengalami wabah COVID-19 dimana segala kegiatan tidak dianjurkan untuk bertemu langsung untuk menghindari terinfeksi wabah COVID-19 lalu dalam

29

data penilaian status gizi dengan menilai IMT remaja data berat badan dan tinggi badan peneliti tidak mengukur secara langsung melainkan menggunakan google form dengan memberikan pertanyaan secara terbuka sesuai pengetahuan remaja di SMAS Budhi Warman 1 Jakarta Timur mengenai berat bada dan tinggi badan siswa sebelum dan saat pandemic COVID-19 lalu penelitian juga memiliki keterbatasan dalam instrument penelitian mengenai menu makanan yang komposisinya sama pada menu makan daerah tetapi nama menu makanannya berbeda jadi dapat menimbulkan persepsi menu makan yang dikonsumsi beda.

30 BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait