Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian yang bersifat Deskriptif (deskriptif rsearch) tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat pecandraan secara sistematis, factual, dan akurat mengenai faktor-faktor dan sifat-sifat populasi atau daerah tertentu. (Menurut Sedarmayanti, 2002).
Hasil dari penelitian yang dilakukan tidak perlu sebagai suatu penemuan baru, akan tetapi merupakan aplikasi yang baru dari penelitian yang telah ada.
3.2. Tempat dan Waktu Penelitian 3.2.1. Tempat penelitian
Penelitian ini dilakukan pada jalan angkut dari front tambang menuju stockpile pada PT. Jambi Prima Coal. Desa Pemusiran, Kecematan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun Propinsi Jambi.
1. Dari Padang ke Sarolangun menempuh jalan darat dengan mengunakan mobil menempuh jalan raya dengan jarak 512 km dengan waktu ± 11 jam.
2. Kemudian dari Sarolangun ke lokasi penambangan hanya memakan waktu ± 90 menit dengan jarak sekitar 45 km, sedangkan kondisi jalan berupa jalan pengerasan dan sebagian jalan tanah.
xxxv
3.2.2. Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada PT. Jambi Prima Coal, Desa Pemusiran, kecematan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Dilakukan Pada Mei s/d Juni 2018.
3.3. Variabel penelitian
Variabel penelitian merupakan suatu atribut dari sekelompok objek yang diteliti yang mempunyai variasi satu dengan yang lain dalam kelompok tersebut. Sesuai dengan permasalahan yang diteliti maka variabel penelitian meliputi: geometri hauling road (lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, grade dan cross slope) batubara di PT. Jambi Prima Coal 3.4. Data dan Sumber Data
3.4.1. Data Primer
Data primer yang dibutuhkan adalah berupa data geometri jalan angkut sebagai berikut:
1. Lebar jalan lurus pada PT. Jambi Prima Coal.
2. Lebar jalan tikungan pada PT. Jambi Prima Coal.
3. Kemiringan melintang cross slope pada PT. Jambi Prima Coal.
4. Kemiringan jalan/grade pada PT. Jambi Prima Coal.
3.4.2. Data Sekunder
Data sekunder yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
1. Peta kesampaian daerah PT. Jambi Prima Coal.
2. Peta layout jalan tambang PT. Jambi Prima Coal.
3. Spesifikasi alat angkut PT. Jambi Prima Coal.
3.4.3. Sumber Data
xxxvi
Sumber data yang didapatkan berasal dari pengukuran langsung, arsip-arsip dari perusahaan, dokumentasi dari PT. Jambi Prima Coal dan studi kepustakaan.
3.5. Teknik Pengumpulan Data
Dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua cara yaitu:
3.5.1. Studi Lapangan
Studi lapangan merupakan pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan langsung di lapangan atau tempat penelitian. Jalan angkut yang digunakan PT. Jambi Prima Coal dalam pengangkutan batubara menghubungkan front penambangan (pit) dengan Room Stockpile dengan jarak 2 Km, penulis membagi menjadi 5 segmen untuk pengamatan tiap penelitian berdasarkan elevasi dan keadaan jalan. Untuk lebar jalan lurus pengukuran pada Segmen 1, 2, 3, 4 dan 5, untuk jalan tikungan pada segmen 1, 2, 3, 4 dan 5 dengan ukuran lebar yang berbeda, peneliti mengukur keadaan aktualnya mengunakan alat meteran sepanjang 50 m dengan cara mengukur bagian tepi kiri dan kanan pada bagian badan jalan. Untuk nilai kemiringan (grade) pada tanjakan 1 dan 2, dengan cara meletakan waterpass pada posisi searah jalur jalan. Sedangkan untuk nilai cross slope penulis juga membagi menjadi 5 segmen. Berikut peta penelitian dan pengambilan data pada PT. Jambi Prima Coal.
xxxvii
Gambar 3.1 peta penelitian 3.5.2. Studi Pustaka
Studi pustaka merupakan mengumpulkan data yang dibutuhkan dengan membaca buku-buku, literatur, data-data serta arsip perusahaan yang berkaitan dengan masalah yang akan dibahas sehingga dapat digunakan sebagai landasan dalam pemecahan masalah.
xxxviii
3.6. Teknik Pengolahan dan Analisis Data
3.6.1. Teknik Pengolahan Data
Teknik pengolahan data bertujuan untuk menganalisa bagaimana cara dan proses untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sesuai dengan tujuan yang sudah ditetapkan. Data yang diperoleh di lapangan berupa segmen jalan, lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, kemiringan jalan (grade) dan cross slope Segmen jalan produksi dibagi kedalam lima segmen. Pada pengolahan data ini ada beberapa hal yang akan dibahas yaitu:
Mengikuti, mengamati dan mengukur secara langsung data di lapangan.
1. Perhitungan lebar jalan pada keadaan lurus seperti berikut: Mengunakan persamaan 2.1.
2. Perhitungan lebar jalan angkut pada tikungan akan menggunkan persamaan sebagai berikut: Mengukanakan persamaan 2.2 dan 2.3.
3. Perhitungan kemiringan jalan (grade): Mengunakan persamaan 2.4.
4. Perhitungan Cross slope: Mengunakan persamaan 2.5.
5. Design jalan tambang 2 D mengunakan Autocad 2007, peta layout jalan tambang mengunakan program Map Info dan untuk peta Design jalan 3 D mengunakna Skethup 8.
3.6.2. Analisa Data
Setelah melalui tahap dalam pengumpulan data dan pengolahan data maka dilakukan analisa data dari pengolahan data yang didapat pada analisa nantinya akan terlihat beberapa geometri jalan angkut lebar jalan lurus, lebar jalan tikungan, serta kemiringan (grade) dan cross slope jalan angkut pada PT. Jambi prima Coal.
xxxix
3.7. Kerangka Metodologi
Kerangka metodologi yang digunakan adalah seperti diperlihatkan pada gambar berikut:
Evaluasi Jalan Angkut dari Front Tambang Batubara menuju Stockpile pada PT Jambi Prima Coal, Desa Pemusiran, Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun,
Propinsi Jambi”
xl
Gambar 3.2 Diagram Alir Penelitian
BAB IV
Jalan angkut yang ideal di PT. Jambi Prima Coal.
Data Primer 1.) Lebar jalan pada lurus.
2.) Lebar jalan pada .tikungan.
3.) Kemiringan Jalan (grade).
4.) Cross slope.
Analisa
Menganalisa kondisi (lebar jalan lurus, jalan tikungan, kemiringan (grade) dan cross slope) aktual dan ideal.
Tujuan penelitian
1. Menganalisa lebar jalan keadaan lurus.
2. Menganalisa jalan pada tikungan.
3. Menganalisa kemiringan jalan grade.
4. Menganalisa cross slope.
Pengolahan Data
1. Perhitungan Geometri Jalan Angkut, Perhitungan pada jalan lurus, perhitungan pada jalan tikungan, kemiringan jalan/grade dan cross slope.
2. Design jalan tambang 2D mengunakan Autocad 2007, peta layuot jalan tambang mengunakan program Map Info dan untuk Design Jalan 3 D mengunakan Skechup 8.
Identifikasi Masalah
1. Kondisi lebar jalan lurus 2 jalur yang belum memenuhi standar pada segmen 1 memiliki lebar 4,7 m, seperti terlihat pada (Lampiran A).
2. Kondisi jalan pada tikungan kurang lebar, pada tikungan 1 memiliki ukuran 8,1 seperti terlihat pada (Lampiran B).
3. Kondisi kemiringan jalan/grade yang cukup terjal dengan nilai 10° seperti terlihat pada (Lampiran C).
4. Masih terdapat kondisi badan jalan yang belum memiliki Cross slope sesuai standar (Lampiran D).
Pengumpulan Data
Data Sekunder
1. Peta kesampaian daerah.
2. Peta layout jalan Tambang.
3. Peta geologo 4. Peta kontur
xli
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA