Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menurut Sugiyono (2009, 29) metode deskriptif adalah suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas.
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa metode deskriptif merupakan metode yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan secara sistematis mengenai fakta-fakta dari masalah yang sedang dihadapi.
Menurut Nasution (2003, 5) bahwa penelitian kualitatif pada hakikatnya ialah mengamati orang dalam lingkungan hidupnya, berinteraksi dengan mereka, berusaha memahami bahasa dan tafsiran mereka tentang dunia sekitarnya.
Pendekatan kualitatif diharapkan mampu menghasilkan uraian yang mendalam tentang ucapan, tulisan ataupun prilaku yang dapat diamati dari suatu individu, kelompok, masyarakat, dan organisasi tertentu dalam suatu setting konteks tertentu yang dikaji dari sudut pandang yang utuh, komprehensif, dan holistik.
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada Digital Library Universitas Negeri Medan, tepatnya di Jl. Kenangan Baru, Percut Sei Tuan, Deli Serdang Regency.
Sedangkan waktu penelitian dilaksanan pada bulan Agustus 2017.
3.3 Proses Penelitian
Adapun proses penelitian yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
3.3.1 Mengidentifikasi Informan
Informan merupakan orang yang akan memberikan penjabaran mengenai masalah yang dihadapi. Menurut Moleong (2000, 97) bahwa informan penelitian adalah orang yang dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar belakang penelitian. Informan merupakan orang yang benar-benar mengetahui permasalahan yang akan diteliti, dan bersedia memberikan informasi kepada peneliti. Informan dimanfaatkan untuk memberikan informasi tentang situasi dan kondisi latar penelitian, dan harus memiliki banyak pengalaman tentang latar penelitian.
Informan yang baik akan memberikan informasi yang sesuai fakta kondisi yang akan diteliti. Informan dalam penelitian ini adalah kepala bagian sistem RFID, staf bagian sirkulasi, staf bagian Book Drop Digital Library UNIMED.
3.3.2 Menentukan Informan
Penentuan informan dalam penelitian ini yaitu memilih informan yang dianggap mengetahui dan mampu memberikan keterangan terhadap permasalahn yang diteliti. Teknik penentuan informan dilakukan secara purposive sampling yang merupakan salah satu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu, (Sugiyono 2012, 54). Pertimbangan dalam hal ini yaitu orang yang dianggap paling tahu tentang apa yang diharapkan, atau mungkin dia sebagai obyek/situasi sosial yang diteliti.
Dengan menggunakan teknik purposive sampling diharapkan setiap pertanyaan yang diajukan dapat dijawab oleh informan secara benar dan sesuai dengan permasalahan yang diteliti. Maka informan dalam penelitian ini adalah pustakawan (koordinator layanan dan automasi), satu orang staf pelayanan sirkulasi dan satu orang staf layanan automasi.
3.4 Jenis dan Sumber Data
Jenis dan sumber data penelitian adalah
a. Data primer, yaitu hasil dari wawancara dan pengamatan peneliti berupa kata-kata, sikap dan pemahaman dari subjek yang diteliti sebagai dasar utama interpretasi data. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh dari informan pada Digital Library UNIMED.
b. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan yang berasal dari buku, jurnal, majalah dan dokumen yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.
3.5 Teknik Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data merupakan bagian yang sangat penting untuk menentukan berhasil atau tidaknya suatu penelitian. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti antara lain, yaitu: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berikut penjelasan dari teknik pengumpulan data yang digunakan, antara lain:
1. Wawancara
Wawancara merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang bersumber dari percakapan dengan maksud tertentu. Pada penelitian ini
digunakan teknik wawancara mendalam melalui wawancara terstruktur yaitu dengan menggunakan pedoman wawancara yang tersusun secara sistematis dan lengkap untuk mengumpulkan datanya. Pedoman wawancara disusun berdasarkan teori yang berkaitan dengan masalah yang diteliti agar tidak menyimpang dari tujuan penelitian. Sebelum melakukan wawancara, peneliti meminta kesediaan informan untuk diwawancarai, kemudian wawancara dilakukan langsung dengan informan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan oleh informan. Adapun data yang akan diambil dari wawancara dengan informan adalah data mengenai manfaat dari fungsi RFID yang antara lain yaitu: Counter,Self check-out station, Book-Drop (Return Station), Security Gates, Automated Sorting Station, Staff Work Station, Inventory Control, Acces Control dan Payment Station.
2. Observasi
Observasi berarti peneliti mengamati kesesuaian informasi yang ada di lapangan dengan data yang diberikan oleh informan. Tujuannya adalah melihat benar atau tidaknya informasi yang telah diberikan informan.
Observasi yang dilakukan peneliti adalah melakukan pengamatan langsung terhadap setiap kegiatan yang dilakukan staf pada masing-masing unit kerja bagian RFID pada Digital Library UNIMED.
3. Dokumentasi
Studi dokumentasi yaitu mengumpulkan buku, jurnal, majalah, laporan tahunan dan kepustakaan yang berhubungan dengan masalah penelitian. Selain itu, peneliti juga mencatat seluruh hasil pengamatan
langsung yang dilakukan peneliti serta merekam suara informan pada saat berlangsungnya wawancara.
3.6 Analisis Data
Analisis data adalah kegiatan mengorganisasikan dan mengurutkan data kedalam pola, kategori, dan satuan uraian dasar sehingga dapat ditemukan tema dan dapat dirumuskan hipotesis kerja seperti yang disarankan oleh data. Analisis data merupakan upaya mencari dan menata secara sistematis catatan hasil observasi, wawancara dan lainnya untuk meningkatkan pemahaman peneliti tentang kasus yang diteliti dan menyajikannya sebagai temuan kepada orang lain.
Adapun tahapan dalam analisis data sebagai berikut : 1. Reduksi Data
Reduksi data diartikan sebagai proses mengidentifikasi data mentah (raw data) yang telah diperoleh dengan melakukan langkah summary, pengkodean (coding) dan kategorisasi (categorising). Reduksi data yang dilakukan dengan cara menyeleksi data-data yang penting untuk penelitian, menyusun data, selanjutnya mengelompokkan berdasarkan hal-hal yang terfokus dan penting.
2. Display Data
Display data diartikan sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Dengan penyajian data, peneliti akan dapat memahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan berdasarkan pemahaman tentang penyajian data. Pada penelitian ini peneliti mengumpulkan data
dari informan pada Digital Library UNIMED, kemudian peneliti mencoba memahami data yang telah didapat dari informan tersebut, selanjutnya peneliti menyajikan data tersebut yang berupa manfaat dari fungsi RFID pada Digital Library UNIMED.
3. Pengambilan Keputusan dan Verifikasi
Berdasarkan beberapa data yang telah dikumpulkan maka peneliti mencoba mengambil kesimpulan berdasarkan data tersebut. Kesimpulan itu awalnya masih sangat diragukan namun dengan bertambahnya data maka kesimpulan itu lebih berkembang. Jadi kesimpulan harus terus diverifikasi selama penelitian berlangsung. Pada penelitian ini peneliti menarik kesimpulan dari hasil observasi dan wawancara terhadap informan, kemudian untuk lebih menguji kebenaran dari data tersebut, maka data tersebut diverifikasi sehingga peneliti mendapatkan data yang akurat dan interpretasi data yang jelas
3.7 Keabsahan Data
Pada penelitian kualitatif untuk menjaga keabsahan data maka peneliti menggunakan beberapa metode triangulasi, yaitu teknik yang dilakukan dengan meminta penjelasan lebih lanjut. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu atau keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu.
Adapun teknik triangulasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Triangulasi Data
Mengguanakan berbagai sumber data seperti dokumen, arsip, hasil wawancara, hasil observasi atau juga dengan mewawancarai lebih dari satu subjek yang dianggap memiliki sudut pandang yang berbeda. Peneliti dalam hal ini mewawancarai informan yakni kepala bagian sistem RFID, staf bagian sirkulasi dan staf bagian Book DropDigital Library UNIMED untuk mendapatkan data yang lebih lengkap.
2. Triangulasi Teori
Penggunaan berbagai teori yang berlainan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan sudah memasuki syarat. Pada penelitian ini, berbagai teori telah dijelaskan pada BAB II untuk dipergunakan dan menguji terkumpulnya data tersebut serta diperkuat dengan artikel, jurnal, dan buku.
3. Triangulasi Metode
Triangulasi metode dilakukan dengan cara membandingkan informasi atau data dengan cara yang berbeda. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara terhadap informan, yang didukung dengan observasi dan dokumentasi pada Digital Library UNIMED.
BAB IV