METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Desain penelitian
Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif karena bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi ibu suku Mandailing tentang perawatan bayi baru lahir di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas.
4.2 Populasi dan sampel 4.2.1 Populasi
Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu suku Mandailing di Kecamatan Sosa yang memiliki bayi baru lahir yakni berjumlah ± 600 orang . Data tersebut diperoleh berdasarkan data tahun 2009-2010 yang diambil dari kantor Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas .
4.2.2 Sampel
Menurut Arikunto jika populasi lebih dari seratus dapat diambil jumlah sampel sebanyak 10 % atau lebih sesuai kemampuan peneliti. Pada penelitian ini jumlah sampel yang diambil adalah sebanyak 60 orang dengan teknik puposive sampling yaitu teknik penarikan sampel yang bukan berdasarkan strata, random, atau daerah tetapi didasarkan atas adanya beberapa pertimbangan yaitu kriteria sampel. Adapun kriteria sampel dalam penelitian ini adalah: Ibu-ibu suku Mandailing asli dan seluruh anggota keluarga dalam satu rumah suku mandailing asli, memiliki bayi < 1 tahun, bersedia menjadi responden penelitian ini.
4.3 Lokasi dan waktu penelitian
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas pada bulan Juni. Alasan peneliti memilih lokasi tersebut karena peneliti berdomisili di daerah tersebut sehingga tempat penelitian mudah terjangkau.
4.4 Pertimbangan etik penelitian
Dalam penelitian ini dilakukan pertimbangan etik yaitu memberi penjelasan kepada calon responden penelitian tentang tujuan penelitian dan prosedur pelaksanaan penelitian. Apabila calon responden bersedia, maka responden dipersilahkan untuk menandatangani lembar persetujuan (informed consent), tetapi jika calon responden tidak bersedia maka calon responden berhak untuk menolak untuk diteliti dan mengundurkan diri selama pengumpulan data berlangsung maka peneliti tidak memaksa dan tetap menghormati haknya. Untuk menjaga kerahasiaan catatan mengenai data responden, peneliti tidak mencantumkan nama responden pada lembar pengumpulan data (kuisioner) tetapi hanya menulis nomor kode yang digunakan. Kerahasiaan semua informasi yang diberikan oleh responden dijamin oleh peneliti dan hanya digunakan untuk penelitian.
4.5 Instrumen penelitian
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dalam bentuk kuisoner tertutup yang dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan konsep, kuisioner terdiri dari dua bagian:
2. Data kedua berisi pertanyaan persepsi ibu suku Mandailing tentang perawatan bayi baru lahir, yang terdiri dari 27 pertanyaan dimana perawatan pada sistem respirasi terdiri dari 5 pertanyaan, suhu tubuh 4, perawatan organ tubuh 7 pertanyaan, perawatan popok 3 pertanyaan, nutrisi 7 pertanyaan, imunisasi 1pertanyaan. Pertanyaan positif yaitu pada nomor ( 12, 13, 16,18, 19, 22, 24, 7 ) dan pertanyaan negatif pada nomor (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, ,9 ,10, 11, 14, 15, 17, 18, 20, 21, 23, 25, 26, 27, ) yang masing-masing diberi jawaban ”ya” atau ”tidak”. Jawaban ”ya” untuk pertanyaan positif diberi skor 1 dan jawaban ”tidak” diberi skor 0. Untuk pertanyaan negatif jawaban ”ya” diberi skor 0 dan jawaban ”tidak” diberi skor 1 .
4.6 Validitas dan reabilitas instrumen
Validitas dapat diuraikan sebagai tingkatan ukuran penelitian yang sebenarnya, yang memang didesain untuk mengukur. Validitas berkaitan dengan nilai sesungguhnya dari hasil dan merupakan karakteristik yang penting dari penelitian yang baik (Slevin dkk, 2005). Uji validitas penelitian ini menggunakan uji validitas eksterna dilakukan oleh ahli keperawatan maternitas (Erniyati,S.Kp,MNS) di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Hasil uji validitas terhadap instrumen dinyatakan valid karena kuesioner tentang persepsi ibu suku Mandailing tentang perawtan bayi baru lahir telah relevan dengan isi instrumen peneliti yakni mampu mengidentifikasi persepsi ibu suku Mandailing tentang perawatan bayi baru lahir.
Uji reabilitas bertujuan untuk mengetahui seberapa besar derajat atau kemampuan alat ukur tersebut untuk mengukur secara konsisten sasaran yang
akan diukur. Alat ukur yang baik adalah alat ukur yang memberikan hasil yang sama yang digunakan pada kelompok subjek (Ritonga, 1997). Uji reabilitas dilakukan pada 30 responden di Kelurahan Bandar Selamat. Uju reabilitas untuk persepsi ibu suku Mandailing tentang perawatan bayi baru lahir dengan jawaban ”ya” dan ”tidak” dengan jumlah pertanyaan ganjil (27 pertanyaan) dilakukan dengan menggunakan rumus KR-20. Harga r diperoleh 0,1565 dan belum reliabel.
4.7 Pengumpulan data
Data penelitian dikumpulkan di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan cara mengajukan permohonan izin pelaksanaan penelitian kepada instansi pendidikan Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Setelah mendapat izin dari instansi pendidikan kemudian peneliti mengajukan permohonan izin penelitian ke di Kecamatan Sosa Kabupaten Padang Lawas. Setelah mendapat izin penelitian, peneliti mengirim lembar persetujuan dan kuisioner ke Kecamatan Sosa dengan bantuan saudara dan keluarga peneliti, kuesioner dibagikan kepada calon responden yang memenuhi kriteria sampel. Semua calon responden yang bersedia menjadi responden dalam penelitian ini, calon responden yang bersedia diminta untuk menandatangani formulir persetujuan (informed consent). Setelah itu peneliti mengingatkan responden untuk menjawab pertanyaan kuesioner sesuai dengan apa yang dilakukan oleh responden tentang perawatan bayi baru lahir tanpa menanyakan jawaban dari kuesionaer kepada orang lain kemudian kuesioner dikumpulkan, dan diperiksa kelengkapannya untuk dianalisa.
4.8 Analisa data
Setelah semua data terkumpul maka peneliti mengadakan analisa data melalui beberapa tahap, dimulai dengan editing untuk memeriksa kelengkapan data, kemudian memberikan kode (coding) untuk memudahkan dalam tabulasi, selanjutnya memasukkan data (entry) ke dalam komputer dan diolah dengan bantuan program SPSS.Untuk mengetahui gambaran persepsi ibu suku Mandailing tentang perawatan bayi baru lahir di Kecamatan Sosa digunakan metode statistik deskriptif yaitu suatu prosedur untuk menganalisa data dari suatu variabel yang bertujuan untuk mendeskripsikan suatu hasil penelitian (Polit & Hungler, 1995). Pada penelitian ini, analisa data dengan metode statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan persepsi ibu suku mandailing tentang perawatan bayi baru lahir. Tabel disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan persentase
Berdasarkan rumus statistik P=Rentang/Banyak kelas menurut Sudjana (1992) P merupakan rentang kelas (Nilai tertinggi dikurang nilai terendah) dan banyak kelas 3 kelas (Persepsi baik, persepsi cukup dan persepsi buruk), maka didapat panjang kelas 27. Dengan menggunakan P = 27 dan sebagai batas interval pertama maka persepsi ibu di kategorikan atas interval sebagai berikut:
0 – 9 = Kurang baik 10 – 18 = Cukup 19 –27 = Baik