7) Uang Saku Perbulan Responden Tabel 4.7
4.3.3. Minat Menggunakan Aplikasi Gojek (Variabel Y) Tabel 4.25 Tabel 4.25
Mengetahui brand sebelum rebranding Mengetahui brand
sebelum rebranding
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 13 13,4%
Setuju 67 69,1%
Kurang setuju 13 13,4%
Tidak Setuju 4 4,1%
Total 97 100%
Dari tabel 4.25 dapat dilihat bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden sebanyak 67 orang (69,1%) responden menyatakan setuju telah mengetahui brand Gojek sebelum mereka melakukan rebranding. Selanjutnya angka yang diperoleh dari responden yang menyatakan sangat setuju dan setuju memperoleh hasil yang sama yaitu sebanyak 13 orang (13,4%) responden. Sebanyak 4 orang (4,1%) responden sisanya menyatakan tidak setuju. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa besarnya angka yang diperoleh dari responden yang menyatakan setuju dapat disimpulkan bahwa brand Gojek memang sudah dikenal masyarakat secara luas sebelum melakukan rebranding. Iklan Gojek “Cerdikiawan” berfungsi untuk memperkenalkan logo dan slogan terbaru mereka bukan berfungsi untuk memperkenalkan brand Gojek kepada masyarakat.
Tabel 4.26 Eksistensi Gojek
Eksistensi Gojek Frekuensi Presentase
Sangat setuju 18 18,6%
Setuju 30 30,9%
Kurang setuju 43 44,3%
Tidak Setuju 6 6,2%
Total 97 100%
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 43 orang (44,3%) respoden menyatakan kurang setuju bahwa Gojek menjadi lebih dikenal masyarakat lewat iklan “Cerdikiawan”. Selaras dengan hasil penelitian pada tabel 4.24 bahwa masyarakat sudah mengenal Gojek sebelum melakukan rebranding. Disamping itu sebanyak 30 orang (30,9%) responden menyatakan setuju bahwa Gojek jadi lebih dikenal oleh masyarakat lewat iklan “Cerdikiawan”. Sebanyak 18 orang (18,6%) responden menyatakan sangat setuju dan sisanya sebanyak 6 orang (6,2%) responden menyatakan tidak setuju. Dari hasil penelitian menyatakan bahwa mayoritas jawaban dari responden yang menyatakan kurang setuju bahwa aplikasi Gojek lebih dikenal melalui iklan Gojek “Cerdikiawan”
dikarenakan Gojek merupakan aplikasi yang memang sudah dikenal masyarakat sebelum melakukan rebranding sehingga masyarakat lebih mengenal gojek bukan berdasarkan iklan “Cerdikiawan”.
Tabel 4.27
Frekuensi Penggunaan Layanan Gojek Frekuensi
Penggunaan layanan Gojek
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 18 18,6%
Setuju 22 22,6%
Kurang setuju 54 55,7%
Tidak Setuju 3 3,1%
Total 97 100%
Dari hasil penelitian sebanyak 54 orang (55,7%) responden menyatakan kurang setuju bahwa melalui iklan Gojek “Cerdikiawan”
mereka lebih sering menggunakan layanan-layanan yang terdapat di aplikasi Gojek seperti (Goride,Gofood,Gosend,Gomart,dll). Sebanyak 22 orang (22,6%) responden menyatakan setuju bahwa melalui iklan Gojek
“Cerdikiawan” mereka menjadi lebih sering menggunakan layanan-layanan yang ada di aplikasi Gojek “Cerdikiawan”. Sebanyak 18 orang (18,6%) responden menyatakan sangat setuju dan sisanya sebanyak 3 orang (3,1%) responden menyatakan tidak setuju. Dari hasil penelitian peneliti dapat menyimpulkan bahwa mayoritas responden tidak lebih sering menggunakan layanan-layanan yang ada di aplikasi Gojek sejak adanya iklan “Cerdikiawan”.Seperti hasil-hasil penelitian pada tabel sebelumnya bahwa aplikasi Gojek memang sudah dikenal masyarakat sebelum melakukan rebranding sehingga tingkat penggunaan layanan juga tidak berpengaruh dengan frekuensi penggunaan layanan pada aplikasi Gojek.
Tabel 4.28
Layanan Selalu Memuaskan Layanan Selalu
Memuaskan
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 10 10,3%
Setuju 52 53,6%
Kurang setuju 27 27,9%
Tidak Setuju 8 8,2%
Total 97 100%
Dari tabel 4.26 mayoritas responden sebanyak 52 orang (53,6%) menyatakan setuju bahwa layanan-layanan yang tersedia di aplikasi Gojek selalu memuaskan seperti dari bahasa sopan driver,kenyamanan dan keamanan sebagai pemakai dan kelengkapan layanan yang ada di aplikasi, dan sebanyak 27 orang (27,9%) responden menyatakan tidak setuju.
Sebanyak 10 orang (10,3%) responden menyatakan sangat setuju dan sisanya sebanyak 8 orang (8,2%) responden menyatakan tidak setuju. Dari hasil penelitian yang telah dipaparkan diatas mayoritas responden merasa puas dan sangat terbantu dengan adanya layanan yang ada di aplikasi Gojek. Responden menyatakan hal yang kurang memuaskan dari gojek adalah tarifnya yang relatif cukup mahal dan promo yang kurang dibandingkan dengan ojek online lainnya.
Tabel 4.29
Lebih Memilih Aplikasi Gojek Lebih Memilih
Aplikasi Gojek
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 14 14,5%
Setuju 37 38,1%
Kurang setuju 30 30,9%
Tidak Setuju 16 16,5%
Total 97 100%
Sebanyak 37 orang (38,1%) responden menyatakan bahwa mereka lebih sering menggunakan aplikasi Gojek dibandingkan aplikasi ojek online lainnya. Namun disamping itu sebanyak 30 orang (30,9%) responden menyatakan kurang setuju. Banyaknya responden yang menyatakan setuju dan kurang setuju memiliki selisih yang tidak besar yaitu 7 orang. Sebanyak 16 orang (16,5%) responden menyatakan tidak setuju dan sisanya sebanyak 14 orang (14,5%) responden menyatakan sangat setuju. Mayoritas responden menyatakan setuju bahwa mereka lebih sering menggunakan aplikasi Gojek dibandingkan aplikasi ojek online lainnya terutama pada layanan GoFood.
Tabel 4.30
Iklan Gojek lebih menarik Iklan Gojek lebih
menarik
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 15 15,5%
Setuju 46 47,4%
Kurang setuju 34 35,0%
Tidak Setuju 2 2,1%
Total 97 100%
Bukan hanya “Cerdikiawan”, Gojek memiliki banyak versi iklan lainnnya yang tak kalah menarik. Mayoritas dari responden sebanyak 46 orang (47,4%) menyatakan setuju bahwa iklan Gojek lebih menarik dibandingkan iklan ojek online lainnya. Disamping itu sebanyak 34 orang (35,0%) menyatakan kurang setuju. Sebanyak 15 orang menyatakan sangat setuju dan sisanya sebanyak 2 orang (2,1%) menyatakan tidak setuju.
Gojek memang memiliki konsep yang menarik dalam membuat sebuah iklan. Hal itu didukung oleh hasil penelitian yang menyatakan bahwa setengah dari total responden yang berjumlah 97 orang yaitu sebanyak 46 orang menyatakan setuju bahwa iklan Gojek lebih menarik dibandingkan iklan ojek online lainnya.
Tabel 4.31
Gojek adalah aplikasi yang inovatif Gojek adalah aplikasi
yang inovatif
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 8 8,2%
Setuju 51 52,6%
Kurang setuju 34 35,1%
Tidak Setuju 4 4,1%
Total 97 100%
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari responden sebanyak 51 orang (52,6%) menyatakan setuju bahwa iklan
“Cerdikiawan” sudah merepresentasikan aplikasi Gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang inovatif. Hal itu dikarenakan konsep yang digunakan oleh Gojek yang berkaitan dengan kreativitas dalam mencari solusi sehari-hari. Disamping itu terdapat 34 orang (35,1%) responden yang menyatakan tidak setuju bahwa iklan “Cerdikiawan” sudah merepresentasikan aplikasi Gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang inovatif. Sebanyak 8 orang (8,2%) responden menyatakan sangat setuju dan sisanya sebanyak 4 orang menyatakan tidak setuju.
Tabel 4.32
Gojek mendapat citra positif Gojek mendapat citra
positif
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 16 16,5%
Setuju 68 70,1%
Kurang setuju 13 13,4%
Tidak Setuju - -
Total 97 100%
Pada penelitian ini, sebanyak 68 orang (70,1%) responden menyatakan setuju bahwa Gojek mendapatkan citra positif berkat iklan
“Cerdikiawan”. Hal itu dilihat dari sisi kreatif dan ide yang terdapat pada iklan tersebut. Sebanyak 16 orang (16,5%) responden menyatakan sangat setuju. Dan sisanya sebanyak 13 orang (13,4%) menyatakan kurang setuju.
Pada penelitian ini tidak satupun responden yang menyatakan tidak setuju.
Dari hasil jawaban responden, peneliti melihat bahwa mayoritas dari responden menyetujui bahwa iklan “Cerdikiawan” telah memberikan citra positif kepada aplikasi Gojek sebagai aplikasi yang inovatif dan kreatif. Hal itu dilihat dari kreatif periklanan yang digunakan Gojek dalam membuat iklan “Cerdikiawan”.
Tabel 4.33
Kepercayaan terhadap Gojek Kepercayaan
terhadap Gojek
Frekuensi Presentase
Sangat setuju 27 27,9%
Setuju 55 56,7%
Kurang setuju 11 11,3%
Tidak Setuju 4 4,1%
Total 97 100%
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 55 orang (56,7%) responden menyatakan setuju bahwa Gojek merupakan aplikasi yang aman dan terpercaya. Sebanyak 27 orang (27,9%) responden menyatakan sangat setuju bahwa Gojek merupakan aplikasi yang aman dan terpercaya untuk digunakan. Disamping itu terdapat 11 orang (11,3%) responden yang menyatakan kurang setuju dan sebanyak 4 orang (4,1%) yang menyatakan tidak setuju. Dari hasil jawaban responden dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas dari responden memberikan kepercayaan kepada Gojek sebagai aplikasi yang aman dan terpercaya. Gojek dianggap sebagai aplikasi yang dapat banyak membantu dan aman.
4.4 Analisis Tabel Silang
Tabel 4.34
Intensittas Melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” terhadap Popularitas Gojek di Masyarakat setelah Iklan “Cerdikiawan”
Popularitas Gojek di Masyarakat Setelah
Pada tabel 4.32 menunjukkan bahwa aplikasi Gojek sudah dikenal oleh masyarakat tepatnya sebelum melakukan rebranding atau sebelum kemunculan iklan “Cerdikiawan”. Iklan “Cerdikiawan” bukan berfungsi untuk memperkenalkan aplikasi Gojek kepada masyarakat namun lebih tepatnya untuk memperkenalkan beberapa perubahan seperi logo, jaket mitra dan juga slogan (rebranding). Sebanyak 1 orang responden menyatakan jarang melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan tidak setuju bahwa Gojek lebih dikenal oleh masyarakat setelah kehadiran iklan
“Cerdikiawan”. Selanjutnya terdapat 8 responden yang menyatakan jarang melihat iklan Gojek cerdikiawan dan kurang setuju bahwa aplikasi Gojek lebih dikenal masyarakat setelah kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan”.
Selanjutnya terdapat 12 orang responden yang menyatakan jarang melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan setuju bahwa melalui iklan “Cerdikiawan”
aplikasi Gojek lebih dikenal oleh masyarakat. Selanjutnya sebanyak 2 orang responden menyatakan jarang melihat iklan “Cerdikiawan” dan sangat setuju bahwa Gojek menjadi lebih dikenal masyarakat setelah kehadiran iklan “Cerdikiawan”.
Sebanyak 3 orang responden menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan tidak setuju bahwa kehadiran iklan
“Cerdikiawan” memberikan popularitas kepada aplikasi Gojek. Selanjutnya sebanyak 30 orang menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”
dan kurang setuju bahwa kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan” membuat aplikasi Gojek semakin populer dan lebih dikenal oleh masyarakat.
Selanjutnya sebanyak 15 orang menyatakan sering melihat iklan Gojek
“Cerdikiawan” dan setuju bahwa dari iklan Gojek “Cerdikiawan” aplikasi Gojek semakin dikenal oleh masyarakat. Selanjutnya sebanyak 9 orang menyatakan sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan sangat setuju bahwa melalui iklan “Cerdikiawan” aplikasi Gojek lebih dikenal oleh masyarakat.
Selanjutnya sebanyak 2 orang responden menyatakan sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan tidak setuju bahwa kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan” membuat aplikasi Gojek semakin dikenal oleh masyarakat. Selanjutnya sebanyak 5 orang responden menyatakan sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan menyatakan kurang setuju bahwa melalui iklan “Cerdikiawan” aplikasi Gojek lebih dikenal oleh masyarakat. Selanjutnya sebanyak 3 orang responden menyatakan sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan menyatakan setuju bahwa melalui iklan “Cerdikiawan” aplikasi Gojek lebih dikenal oleh masyarakat.
Selanjutnya sebanyak 7 orang responden menyatakan sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” dan menyatakan sangat setuju bahwa melalui iklan “Cerdikiawan” aplikasi Gojek lebih dikenal oleh masyarakat.
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari responden menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” namun merasa kurang setuju bahwa kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan”
membuat aplikasi Gojek menjadi lebih dikenal oleh masyarakat.
Tabel 4.35
Iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik terhadap Iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dibandingkan Iklan Ojek
Online Lainnya menyatakan tidak setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan tidak setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 2 orang responden menyatakan tidak setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan”
memiliki konsep yang unik dan kurang setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 0 orang responden menyatakan tidak setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 1 orang responden menyatakan tidak setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Sebanyak 1 orang responden menyatakan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan tidak setuju
bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 6 orang responden menyatakan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 4 orang responden menyatakan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 2 orang responden menyatakan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Selanjutnya sebanyak 1 orang responden menyatakan setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan tidak setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnnya. Selanjutnya sebanyak 23 orang menyatakan setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan kurang setuju iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Selanjutnya sebanyak 34 orang responden menyatakan setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan setuju iklan Gojek
“Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Selanjutnya sebanyak 6 orang responden menyatakan setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan sangat setuju iklan Gojek
“Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Sebanyak 0 orang responden menyatakan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan tidak setuju iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Selanjutnya sebanyak 3 orang responden menyatakan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan kurang setuju iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Selanjutnya sebanyak 8 orang responden menyatakan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan setuju iklan
Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya. Dan yang terakhir sebanyak 6 orang responden menyatakan sangat setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan sangat setuju iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Dari penjabaran diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari responden setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik dan setuju iklan Gojek “Cerdikiawan” lebih menarik dari iklan ojek online lainnya.
Tabel 4.36 Hasil Uji Hipotesis
Berdasarkan hasil korelasi Spearman pada tabel di atas, Ho ditolak jika nilai <0,05. Nilai signifikasi dari tabel di atas adalah 0,009 maka <
0,05 Ho ditolak. Dengan begitu Ha diterima, maka terdapat hubungan antara pengaruh Rebranding iklan Gojek “Cerdikiawan” tehadap Minat Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam Menggunakan Aplikasi Gojek
Untuk melihat tinggi rendahnya korelasi (derajat hubungan) digunakan skala Guilford atau koefisien asosiasi, sebagai berikut (Kriyantono, 2006: 169):
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
<0,20 : hubungan rendah sekali 0,20 – 0,40 : hubungan rendah tapi pasti 0,41 – 0,70 : hubungan yang cukup berarti 0,71 – 0,91 : hubungan yang tinggi
> 0,91 : hubungan yang sangat tinggi
Berdasarkan hasil korelasi Spearman pada tabel diatas, dapat diketahui besar korelasi koefisien Spearman (rho) adalah 0,264. Dengan menggunakan skala Guilford. hasil 0,264 menunjukkan hubungan yang rendah tapi pasti. Signifikansi hasil korelasi dapat dilihat berdasarkan perbandingan nilai probabilitas dan tanda */** (flag of significant) diberikan SPSS Statistic 22. Jika probabilitas > 0,05 maka Ha ditolak, jika probabilitas < 0,05 maka Ha diterima.
Berdasarkan analisis di atas, dapat disimpulkan bahwa hasil uji hipotesis pengaruh rebranding iklan Gojek “Cerdikiawan” terhadap Minat Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam Menggunakan Aplikasi Gojek dengan nilai 0,264. Signifikasi korelasi diketahui dari probabilitas yang lebih kecil dari 0,05 (0,009 < 0,05) dan adanya tanda ** / * ( flag of significant ) yang diberikan SPSS 22 yang menunjukan hasil signifikan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian ini diterima dan hubungannya signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Iklan Gojek “Cerdikiawan” mempengaruhi Minat Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam Menggunakan Aplikasi Gojek.
Koefisien determinasi untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Iklan Gojek “Cerdikiawan” mempengaruhi minat mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam menggunakan aplikasi, maka digunakan rumus determinasi. Adapun rumusnya sebagai berikut:
Kp = (r) 2 x 100%
Dari hasil uji hipotesis variabel X dan Y di dapatkan nilai r = 0,264 maka dengan menggunakan rumus Kp di atas dapat diperoleh hasil sebagai berikut:
Kp = (r) 2 x 100%
= (0,264) 2 x 100%
= 0,069696 x 100%
= 6,9696 % = 7 %
Hasil tersebut menunjukkan bahwa kekuatan pengaruh variabel X terhadap Y dalam penelitian ini adalah sebesar 6,9696 % dibulatkan menjadi 7%. Hal ini berarti Ha diterima. Dengan begitu Ho ditolak. Maka terdapat pengaruh sebesar 7% antara rebranding Iklan Gojek
“Cerdikiawan” terhadap minat mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam menggunakan aplikasi Gojek.
4.5. Pembahasan
Setelah melakukan beberapa rangkaian penelitian mengenai Pengaruh rebranding Iklan Gojek “Cerdikiawan” terhadap Minat Mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam Menggunakan Aplikasi Gojek, maka peneliti akan menjelaskan hasil yang didapatkan dalam penelitian, yaitu:
Tujuan dilakukannya rebranding antara lain adalah untuk mengganti image perusahaan, ingin melakukan penyegaran brand perusahaan, memperbaiki citra brand, ingin lebih dikenal di kalangan luas, adanya perubahan segmen dan target perusahaan, serta berbagai tujuan perusahaan lainnya dalam proses rebranding terhadap publik. Oleh karena itu, kegiatan rebranding tidak akan memberikan manfaat maksimal, apabila tidak dikomunikasikan dengan baik kepada publik.
Iklan merupakan sarana atau media yang digunakan untuk melakukan branding. Dalam iklan, siapapun dapat memperkenalkan bisnisnya, produknya, bahkan dirinya sendiri. Hal ini juga berkaitan dengan salah satu fungsi iklan yaitu memberikan pengetahuan kepada konsumen agar mereka sadar akan produk perusahaan tersebut. Pada penelitian ini variabel dibagi menjadi 2 yaitu variabel X dan Y. Variabel X pada penelitian ini adalah rebranding iklan Gojek “Cerdikiawan” dan variabel Y pada penelitian ini adalah minat mahasiswa Universitas Sumatera Utara dalam Menggunakan Aplikasi Gojek.
Untuk variabel X terdapat 12 poin yang akan dibahas mengenai Rebranding iklan Gojek “Cerdikiawan”. Poin-poin yang diteliti dalam variabel X adalah : daya tarik, kepopuleran, kekuatan, kredibilitas, frekuensi, isi pesan, bintang iklan, durasi, tata warna, intensitas, audio dan teknik penyampaian pesan.
Untuk poin daya tarik pada pertanyaan nomor 7 mayoritas dari responden yaitu sebanyak 49 orang menyatakan setuju bahwa melakukan rebranding dengan iklan Gojek “Cerdikiawan” adalah hal yang menarik.
Selanjutnya pertanyaan nomor 8 mayoritas dari responden sebanyak 64 orang juga menyatakan setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik. Dan selanjutnya nomor 17 sebanyak 60 orang responden menyatakan setuju bahwa penggabungan konsep humor dan backsound dramatis membuat iklan Gojek “Cerdikiawan” menjadi lebih menarik.
Penggabungan konsep humor dan dramatis berhasil membawa respon yang positif dari responden.
Selanjutnya untuk poin kepopuleran pada pertanyaan nomor 6 mayoritas dari responden yaitu sebanyak 47 orang menyatakan setuju bahwa mereka sudah mengetahui bahwa kehadiran iklan Gojek
“Cerdikiawan” merupakan upaya dalam rangka rebranding karena iklan tersebut sering terlihat di media seperti YouTube dan televisi.
Untuk poin selanjutnya yaitu kekuatan yang diwakili oleh pertanyaan nomor 10. Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 53 orang menyatakan setuju bahwa iklan “Cerdikiawan” sudah merepresentasikan Gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang dapat digunakan segala kalangan dan menjadi solusi untuk memenuhi kebetuhan sehari-hari khususnya dibidang transportasi dan lifestyle. Hal itu membuktikan bahwa kekuatan isi pesan yang berdampak pada pandangan responden terhadap aplikasi Gojek setelah melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”. Selanjutnya pertanyaan nomor 11. Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 63 orang menyatakan setuju bahwa isi pesan dari iklan Gojek “Cerdikiawan”
memiliki kekuatan isi pesan yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia dan mahasiswa yang selalu menemukan solusi dengan berbagai cara. Hal itu didukung dengan karakteristik responden pada penelitian ini yaitu mahasiswa. Responden merasa bahwa kekuatan pesan yang disampaikan oleh iklan ”Cerdikiawan” sangat dekat dengan kegiatan mahasiswa sehari-hari terutama bagi mahasiswa rantauan dan mahasiswa yang hidup di kos.
Poin selanjutnya yaitu kredibilitas yang diwakilkan oleh pertanyaan nomor 9. Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 54 orang menyatakan setuju bahwa setelah melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”
responden semakin yakin dengan layanan-layanan yang tersedia di aplikasi Gojek yang dapat menjadi solusi sehari-hari. Hal itu didukung kekuatan isi pesan yang disampaikan dalam iklan “Cerdikiawan” yang mewakili layanan-layanan yang ditawarkan oleh aplikasi Gojek. Setelah melihat iklan “Cerdikiawan” responden merasa semakin yakin dan percaya dengan aplikasi Gojek.
Selanjutnya adalah poin frekuensi yang diwakilkan oleh pertanyaan nomor 1. Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 57 orang menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”. Iklan Gojek
“Cerdikiawan” dapat ditemui baik di televisi maupun di YouTube.
Poin selanjutnya adalah isi pesan yang diwakilkan oleh pertanyaan nomor 15. Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 40 orang menyatakan setuju bahwa pesan “Pasti Ada Jalan” yang ingin disampaikan oleh Gojek melalui iklan “Cerdikiawan” dapat dipahami. Pesan tersampaikan secara efektif dan responden dapat memahaminya dengan baik.
Selanjutnya adalah poin untuk bintang iklan yang diwakilkan oleh pertanyaan nomor 13. Mayoritas dari responden sebanyak 56 orang menyatakan setuju bahwa Najwa Shihab merupakan pengisi suara yang tepat untuk iklan Gojek “Cerdikiawan”. Responden menganggap Najwa Shihab sesuai dengan konsep iklan Gojek “Cerdikiawan” yaitu drama dan komedi. Sajak-sajak yang menjadi ciri khas dari Najwa Shihab dinilai sangat tepat disatukan dengan backsound dramatis dari iklan
“Cerdikiawan”.
Untuk poin durasi yang diwakilkan oleh pertanyaan nomor 2.
Mayoritas dari responden yaitu sebanyak 36 orang menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” di televisi. Sebagaiamana diketahui bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” dapat ditemui di televisi maupun YouTube. Walaupun saat berada di televisi iklan Gojek “Cerdikiawan”
terkadang ditayangkan dengan durasi yang lebih pendek dari penayangan di YouTube. Selanjutnya pertanyaan nomor 3 yaitu sebanyak 51 orang responden menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawian” di YouTube. Angka responden yang lebih besar pada YouTube dibandingkan di televisi dikarenakan iklan Gojek “Cerdikiawan” sering menjadi Adsense dari Channel YouTube seorang YouTuber dan sampai saat ini sudah menghasilkan lebih dari 90 juta penonton.
Tata pewarnaan adalah salah satu unsur terpenting dari sebuah iklan. Untuk poin tata warna diwakilkan oleh pertanyaan nomor 14.
Mayoritas dari responden sebanyak 41 orang setuju bahwa iklan Gojek
“Cerdikiawan” sudah memiliki tata pewarnaan yang bagus sehingga iklan menjadi lebih menarik.
Selanjutnya untuk poin intensitas diwakilkan oleh pertanyaan
Selanjutnya untuk poin intensitas diwakilkan oleh pertanyaan