• Tidak ada hasil yang ditemukan

7) Uang Saku Perbulan Responden Tabel 4.7

4.3.2. Rebranding Iklan Gojek Cerdikiawan (Variabel X) Tabel 4.8 Tabel 4.8

Frekuensi melihat Iklan Frekuensi melihat

Iklan

Frekuensi Presentase

Sangat sering 17 17,5%

Sering 57 58,8%

Jarang 23 23,7%

Tidak Pernah - -

Total 97 100%

Dari tabel diatas menunjukkan bahwa smayoritas dari responden sebanyak 57 orang (58,8%) sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” atau lebih dari setengah jumlah sampel. Responden yang jarang melihat iklan juga memiliki angka yang cukup besar yaitu 23 orang (23,7%) dan sisanya responden yang sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” sebanyak 17 orang (17,5%). Pada penelitian ini tidak terdapat jawaban responden yang tidak pernah melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” karena kriteria dari penelitian ini adalah sebagai responden harus pernah melihat iklan Gojek

“Cerdikiawan”.Dari hasil jawaban responden mayoritas dari responden menyatakan sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” hal itu dikarenakan iklan “Cerdikiawan” disiarkan di berbagai media seperti media massa dan media sosial seperti YouTube. Iklan tersebut aktif disiarkan pada periode bulan Juli 2019-Agustus 2019.

Tabel 4.9

Frekuensi Melihat Iklan di Televisi Frekuensi melihat

Iklan di Televisi

Frekuensi Presentase

Sangat sering 10 10,3%

Sering 36 37,1%

Jarang 34 35,1%

Tidak Pernah 17 17,5%

Total 97 100%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36 orang (37,1%) dari responden sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” di televisi sedangkan 34 orang (35,1%) dari responden jarang melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”

di televisi. Hasil menunjukkan bahwa responden yang sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” tidak berbeda jauh dengan responden yang jarang melihat iklan Gojek “Cerdikiawan”. Sebanyak 10 orang (10,3%) dari responden sangat sering melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” di televisi dan sisanya sebanyak 17 orang (17,5%) responden tidak pernah melihat iklan tersebut di televisi. Dari hasil diatas dapat dilihat bahwa iklan Gojek

“Cerdikiawan” mudah ditemui di televisi dan frekuensi penayangan yang teratur pada jam penayangan yang efektif.

Tabel 4.10

Frekuensi Melihat Iklan di YouTube Frekuensi melihat

Iklan di YouTube

Frekuensi Presentase

Sangat sering 25 25,7%

Sering 51 52,6%

Jarang 15 15,5%

Tidak Pernah 6 6,2%

Total 97 100%

Pada tabel diatas menunjukkan bahwa hasil penelitian dari responden sebanyak 51 orang (52,6%) sering melihat iklan Gojek

“Cerdikiawan” di YouTube. Hasil yang didapat lebih besar dibandingkan banyaknya responden yang melihat iklan tersebut di televisi. 25 orang (25,7%) responden sangat sering melihat iklan tersebut di YouTube sedangkan 15 orang (15,5%) responden jarang melihat iklan tersebut di YouTube dan sisanya sebanyak 6 orang (6,2%) responden tidak pernah melihat iklan tersebut di YouTube. Peneliti melihat bahwa jumlah responden yang menyatakan setuju pada frekuensi penayangan di YouTube lebih besar dibandingkan di televisi membuktikan bahwa responden lebih sering melihat iklan “Cerdikiawan” saat berada di YouTube. Iklan

“Cerdikiawan” sering dijumpai sebagai adsense YouTube dan akun YouTube seorang YouTuber. Hal itu didukung oleh jumlah penonton di YouTube yang sudah mencapai lebih dari 100 juta penoton di akun YouTube Gojek Indonesia.

Tabel 4.11

Perhatian terhadap iklan di Televisi Perhatian terhadap

Iklan di Televisi

Frekuensi Presentase

Sangat sering 11 11,3%

Sering 62 63,9%

Jarang 18 18,6%

Tidak Pernah 6 6,2%

Total 97 100%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62 orang (63,9%) responden menyatakan sering memperhatikan iklan Gojek “Cerdikiawan” saat berada di televisi dan 11 orang (11,3%) responden menyatakan sangat sering memperhatikan iklan Gojek “Cerdikiawan” saat berada di televisi.

Sebanyak 18 orang (18,6%) responden menyatakan jarang memperhatikan iklan tersebut dan sebanyak 6 orang (6,2%) responden menyatakan tidak pernah memperhatikan iklan tersebut saat berada di televisi. Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa mayoritas dari responden sering memperhatikan iklan “Cerdikiawan” saat berada di televisi. Iklan

“Cerdikiawan” memiliki konsep yang menarik perhatian sehingga responden tertarik untuk memperhatikan iklan. Mahasiswa menyatakan bahwa terkadang Iklan “Cerdikiawan” akan dipotong durasinya saat berada di televisi namun mahasiswa masih mengenalinya sebagai iklan Gojek

“Cerdikiawan”

Tabel 4.12

Perhatian terhadap iklan di YouTube Perhatian terhadap

Iklan di YouTube

Frekuensi Presentase

Sangat sering 47 48,5%

Sering 38 39,1%

Jarang 12 12,4%

Tidak Pernah - -

Total 97 100%

Sebanyak 47 orang (48,5%) responden menyatakan sangat sering memperhatikan dan sebanyak 38 orang (39,1%) responden menyatakan sering memperhatikan iklan tersebut saat berada YouTube. Sisanya sebanyak 12 orang (12,4%) responden menyatakan jarang melihat iklan Gojek “Cerdikiawan” saat berada di YouTube. Pada penelitian ini tidak terdapat responden yang tidak pernah memperhatikan iklan tersebut saat berada di YouTube. Peneliti melihat besarnya angka responden yang sangat sering maupun sering memperhatikan iklan tersebut di YouTube dikarenakan iklan tersebut sering dijadikan Adsense YouTube atau iklan pada Channel YouTube seorang YouTuber dan menghasilkan jumlah penonton yang besar hingga saat ini yaitu lebih dari 100 juta penonton.

Tabel 4.13

Mengetahui iklan dalam rangka Rebranding Mengetahui iklan

dalam rangka Rebranding

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 14 14,4%

Setuju 47 48,5%

Kurang setuju 32 33,0%

Tidak Setuju 4 4,1%

Total 97 100%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas dari responden sebanyak 47 orang (48,5%) menyatakan setuju telah mengetahui bahwa kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan” adalah dalam rangka melakukan rebranding. Sedangkan 32 orang (33,0%) responden diantaranya menyatakan kurang setuju telah mengetahui kehadiran iklan Gojek

“Cerdikiawan” adalah iklan dalam rangka rebranding. Disamping itu sebanyak 14 orang (14,4%) sangat menyetujui telah mengetahui bahwa kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan” adalah dalam rangka rebranding dan sisaya sebanyak 4 orang (4,1%) responden tidak setuju telah mengetahui kehadiran iklan Gojek “Cerdikiawan” adalah iklan dalam rangka rebranding. Mayoritas dari responden setuju bahwa iklan “Cerdikiawan”

merupakan iklan dalam rangka rebranding dikarenakan terdapat beberapa adegan yang menunjukkan jaket mitra terbaru dari Gojek dan pada akhir iklan terdapat logo baru Gojek yang ingin diperkenalkan.

Tabel 4.14 Iklan yang menarik

Iklan yang menarik Frekuensi Presentase

Sangat setuju 6 6,2%

Setuju 49 50,5%

Kurang setuju 36 37,1%

Tidak Setuju 6 6,2%

Total 97 100%

Berdasarkan tabel 4.14 diatas dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan sebanyak 49 orang (50,5%) responden menyatakan setuju bahwa melakukan rebranding dengan iklan Gojek ”Cerdikiawan”

adalah hal yang menarik sedangkan sebanyak 36 orang (37,1%) responden kurang setuju dengan hal itu. Hasil penelitian menunjukkan selisih yang tidak terlalu besar yakni antara responden yang setuju dan kurang setuju sebanyak 13 orang. Selanjutnya terdapat persamaan angka responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat setuju bahwa melakukan rebranding dengan iklan Gojek “Cerdikiawan” adalah hal yang menarik yaitu 6 orang (6,2%) responden. Peneliti melihat bahwa mayoritas mahasiswa setuju dengan konsep beriklan dalam rangka rebranding merupakan cara yang menarik yang dibuat oleh Gojek untuk beriklan. Dimana dari pemilihan talent,konsep,backsound yang berbeda dari iklan-iklan yang lainnya membuat iklan “Cerdikiawan” menjadi menarik.

Tabel 4.15 Konsep yang unik

Konsep yang unik Frekuensi Presentase

Sangat setuju 17 17,5%

Setuju 64 66,0%

Kurang setuju 13 13,4%

Tidak Setuju 3 3,1%

Total 97 100%

Berdasarkan jawaban responden atas pernyataan tersebut maka dapat dilihat bahwa pada umumnya responden menyatakan bahwa Iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik. Dari jumlah total responden sebanyak 97 orang, mayoritas responden atau sebanyak 64 orang (66,0%) responden setuju menyatakan Iklan Gojek “Cerdikiawan”

memiliki konsep yang unik. Sedangkan 17 orang (17,5%) sangat menyetujuinya. Hal itu dikarenakan perpaduan dari konsep drama dan komedi yang dipakai dalam iklan tersebut menjadi daya tarik tersendiri untuk iklan “Cerdikiawan” ditambah dengan backsound yang mendukung dan cara penyampaian pesan yang berbeda. Selanjutnya sebanyak 13 orang (13,4%) responden tidak menyetujui bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan”

memiliki konsep yang unik. Sisanya sebanyak 3 orang (3,1%) responden tidak menyetujui bahwa bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” memiliki konsep yang unik.

Tabel 4.16

Gojek dapat menjadi solusi sehari-hari Gojek dapat menjadi

solusi sehari-hari

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 25 25,7%

Setuju 54 55,7%

Kurang setuju 15 15,5%

Tidak Setuju 3 3,1%

Total 97 100%

Hasil penelitian diatas menunjukkan bahwa 54 orang (55,7%) responden dari 97 sampel penelitian setuju bahwa dari iklan Gojek

“Cerdikiawan” mereka menjadi lebih percaya dengan layanan-layanan yang ada di aplikasi Gojek yang dapat menjadi solusi sehari-hari.

Sedangkan 25 orang (25,7%) responden sangat setuju dengan aplikasi Gojek sebagai solusi sehari-hari. Hal itu dikarenakan isi pesan yang terdapat pada iklan bertujuan untuk mempromosikan layanan-layanan yang ada di aplikasi gojek dengan cara yang tidak biasa dan relevan dengan kehidupan sehari-hari terutama Mahasiswa. Sebanyak 15 orang (15,5%) responden menyatakan kurang setuju dan sisanya sebanyak 3 orang (3,1%) menyatkan tidak setuju.

Tabel 4.17 responden setuju bahwa Iklan Gojek “Cerdikiawan” sudah merepresentasikan aplikasi Gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang dapat digunakan segala kalangan dan menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari khususnya dibidang transportasi dan lifestyle.

Sebanyak 17 orang (17,5%) responden bahkan sangat menyetujui bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” sudah merepresentasikan aplikasi secara menyeluruh. Disamping itu sebanyak 24 orang (24,8%) responden menyatakan kurang setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” sudah merepresentasikan aplikasi Gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang dapat digunakan segala kalangan serta manjadi solusi untuk kebutuhan sehari-hari dan responden lainnya sebanyak 3 orang (3,1%) menyatakan tidak setuju akan hal tersebut. Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari responden menyutujui bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan”

sudah merepresentasikan aplikasi Gojek sebagai aplikasi hasil karya anak bangsa yang dapat digunakan oleh segala kalangan dan menjadi solusi sehari-hari dalam bidang transportasi dan lifestyle dikarenakan isi pesan yang sejalan dengan gojek sebagai aplikasi karya anak bangsa yang dapat menjadi solusi sehari-hari.

Tabel 4.18

Pesan Iklan yang sesuai dengan realita Pesan iklan yang

sesuai dengan realita

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 10 10,3%

Setuju 63 65,0%

Kurang setuju 19 19,6%

Tidak Setuju 5 5,1%

Total 97 100%

Tabel 4.18 berisikan bahwa mayoritas dari responden sebanyak 63 orang (65,0%) menyatakan setuju bahwa pesan yang terdapat pada iklan Gojek “Cerdikiawan” sesuai dengan realita yang dihadapi sehari-hari.

Pesan yang disampaikan berisikan tentang kegiatan-kegiatan yang sering dihadapi sebagian masyarakat yang berkarya dengan kecerdikan. Sebanyak 10 orang (10,3%) responden menyatakan sangat setuju dengan pesan iklan yang sesuai dengan realita sehari-hari. Selanjutnya sebanyak 19 orang (19,6%) responden menyatakan kurang setuju dengan pesan tersebut dan 5 orang (5,1%) responden sisanya menyatakan tidak setuju. Dari hasil yang didapat dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas dari responden merasa pesan yang ada pada iklan tersebut sesuai dengan perilaku masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa yang selalu menciptakan peluang atau jalan terhadap sesuatu. Apapun halangan dan rintangan selalu ada jalan yang bisa dijadikan solusi.

Tabel 4.19

Pemilihan Backsound yang tepat Pemilihan backsound

yang tepat

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 20 20,6%

Setuju 60 62.0%

Kurang setuju 15 15,4%

Tidak Setuju 2 2,0%

Total 97 100%

Pada iklan Gojek “Cerdikiawan” backsound yang digunakan adalah musik klasik yang berbanding terbalik dengan konsep komedi yang digunakan. Namun 60 orang (62,0%) dari total responden yang berjumlah 97 orang menyatakan setuju dengan pemilihan backsound dari musik klasik yang dipadukan dengan konsep komedi yang ada pada iklan

“Cerdikiawan”. Sebanyak 20 orang (20,6%) menyatakan sangat setuju dengan pemilihan backsound. Sisanya sebanyak 15 orang (15,4%) menyatakan kurang setuju dan 2 (2,0%) menyatakan tidak setuju. Dari hasil jawaban responden menyatakan bahwa mayoritas dari responden yang menyutujui pemilihan backsound tersebut menunjukkan bahwa backsound yang digunakan dalam iklan ”Cerdikiawan” sudah tepat dan cocok dengan suara Najwa Shihab sebagai pengisi suara sehingga menjadi keunikan tersendiri dari iklan “Cerdikiawan” yang membuat iklan menjadi menarik untuk dilihat.

Tabel 4.20

Pengisi suara yang tepat Pengisi suara yang

tepat

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 15 15,5%

Setuju 56 57,7%

Kurang setuju 17 17,5%

Tidak Setuju 9 9,3%

Total 97 100%

Hasil penelitian menujukkan bahwa sebanyak 56 orang (57,7%) dari total responden yang berjumlah 97 orang menyatakan setuju dengan pemilihan Najwa Shihab sebagai pengisi suara yang tepat. Najwa Shihab dianggap selaras dengan konsep dramatis yang dijadikan backsound dari iklan ”Cerdikiawan”. Sebanyak 17 orang (17,5%) menyatakan kurang setuju dengan pemilihan pengisi suara dan sebanyak 15 orang (15,5%) menyatakan sangat setuju. Sisa responden sebanyak 9 orang (9,3%) menyatakan tidak setuju dengan pemilihan Najwa Shihab sebagai pengisi suara yang tepat. Dari hasil yang telah dipaparkan diatas dapat disimpulkan bahwa mayoritas dari responden menyatakan bahwa Najwa Shihab merupakan pengisi suara yang tepat untuk iklan Gojek “Cerdikiawan”.

Suara khas dari Najwa Shihab cocok dipadukan dengan backsound yang dramatis yang dipiliih pada iklan “Cerdikiawan”.

Tabel 4.21

Tata pewarnaan yang baik Tata pewarnaan yang

baik

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 22 22,6%

Setuju 41 42,3%

Kurang setuju 25 25,8%

Tidak Setuju 9 9,3%

Total 97 100%

Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa sebanyak 41 orang (42,3%) responden menyatakan setuju bahwa tata pewarnaan yang yang ada pada iklan Gojek “Cerdikiawan” baik sehingga iklan menjadi menarik untuk dilihat. Sebanyak 25 orang (25,8) responden menyatakan tidak setuju dan sebanyak 22 orang (22,6%) responden menyatakan sangat setuju. Sisa responden sebanyak 9 orang (9,3%) menyatakan tidak setuju bahwa iklan Gojek “Cerdikiawan” telah memiliki tata pewarnaan yang baik. Pada sebuah iklan, tata pewarnaan menjadi salah satu unsur penting yang harus di perhatikan. Dari pewarnaan yang baik maka iklan akan menjadi lebih menarik untuk dilihat oleh penonton.

Dari hasil jawaban responden, mayoritas responden menyatakan bahwa iklan “Cerdikiawan” sudah memiliki konsep pewarnaan yang baik sehingga iklan menjadi semakin menarik.

Tabel 4.22 Isi pesan yang efektif

Isi pesan yang efektif Frekuensi Presentase

Sangat setuju 20 20,6%

Setuju 40 41,2%

Kurang setuju 21 21,7%

Tidak Setuju 16 16,5%

Total 97 100%

Sebanyak 40 orang (41,2%) responden menyatakan setuju bahwa pesan yang ingin disampaikan oleh Gojek pada iklan “Cerdikiawan” telah tersampaikan dengan efektif. Mayoritas dari responden mengerti akan pesan yang ingin disampaikan oleh Gojek lewat iklan “Cerdikiawan”.

Disamping itu sebanyak 21 orang (21,7%) menyatakan kurang setuju dan sebanyak 20 orang (20,6%) menyatakan sangat setuju bahwa pesan telah tersampaikan dengan efektif. 16 orang (16,5%) responden lainnya menyatakan tidak setuju bahwa pesan pada iklan Gojek “Cerdikiawan”

telah tersampaikan dengan efektif dan dapat dipahami. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa secara mayoritas responden setuju bahwa pesan yang ingin disampaikan oleh Gojek dalam iklan “Cerdikiawan” dapat dipahami dan tersampaikan dengan efektif dari adegan-adegan ada pada iklan tersebut.

Tabel 4.23

Konsep humor tidak menganggu isi pesan Konsep humor tidak

menganggu isi pesan

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 11 11,3%

Setuju 44 45,4%

Kurang setuju 29 29,9%

Tidak Setuju 13 13,4%

Total 97 100%

Pada tabel 4.23 menujukkan bahwa sebanyak 44 orang (45,4%) responden menyatakan setuju bahwa konsep humor yang terdapat pada iklan Gojek “Cerdikiawan” tidak menganggu pesan yang ingin disampaikan. Mayoritas dari responden masih dapat memahami isi pesan yang ingin disampaikan oleh Gojek walaupun menggunakan unsur humor di dalamnya. Di samping itu sebanyak 29 orang (29,9%) responden menyatakan kurang setuju bahwa konsep humor yang terdapat pada iklan Gojek “Cerdikiawan” tidak menganggu isi pesan. Sisanya sebanyak 11 orang (11,3%) respoden menyatakan sangat setuju dan 13 orang ( 13,4%) responden menyatakan tidak setuju. Menggunakan konsep humor pada suatu iklan tidak selalu membuahkan hasil yang positif. Hal itu dikarenakan selera humor dari setiap orang yang berbeda-beda. Maka dari itu, penggunaan konsep humor harus lebih hati-hati agar pesan yang ingin disampaikan tetap dapat tersampaikan secara efektif. Dari hasil penelitian mayoritas dari responden setuju bahwa konsep humor pada iklan

“Cerdikiawan” tidak menganggu isi pesan yang ingin disampaikan oleh Gojek. Mayoritas dari responden masih memahami pesan yang ingin disampaikan.

Tabel 4.24

Perpaduan konsep humor dan backsound yang tepat Perpaduan konsep

humor dan

backsound yang tepat

Frekuensi Presentase

Sangat setuju 11 11,3%

Setuju 60 61,9%

Kurang setuju 22 22,7%

Tidak Setuju 4 4,1%

Total 97 100%

Hasil penelitian menujukkan bahwa sebanyak 60 orang (61,9%) menyatakan setuju bahwa perpaduan antara konsep humor dan backsound yang dramatis sudah tepat. Hal itu justru membuat iklan menjadi lebih menarik dan unik. Sebanyak 22 orang (22,7%) responden menyatakan kurang setuju dengan perpaduan konsep humor dan backsound yang dramatis yang terdapat pada iklan Gojek “Cerdikiawan”. Disamping itu terdapat 11 orang (11,3%) responden yang menyatakan sangat setuju dengan perpaduan tersebut dan sisanya sebanyak 4 orang (4,1%) responden menyatakan tidak setuju. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perpaduan konsep humor dan backsound dramatis yang sangat berlawanan tidak menghasilkan respon yang negatif. Menurut mayoritas dari responden hal itu justru membuat iklan semakin unik dan menarik.

4.3.3. Minat Menggunakan Aplikasi Gojek (Variabel Y)

Dokumen terkait