• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

L. minimal kain yang diperlukan =

L. minimal kain yang diperlukan = L. permukaan prisma tegak segitiga L. permukaan prisma tegak

2 3 Tenda di samping didirikan di atas sebidang tanah dengan alas tenda berbentuk

persegi. Panjang sisi alas tenda tersebut

. Luas minimal bahan yang dibutuhkan untuk membuat tenda tersebut adalah . Hitung tinggi tenda.

Diketahui:

Luas bahan tenda

Luas minimal bahan tenda =

Luas permukaan limas tegak segiempat L. permukaan 2 3 Jumlah 10

Guru Mata Pelajaran

Tugiyono, S.Pd.

NIP. 19670902 199403 1 011

Sleman, 10 Mei 2016 Peneliti

Arina Fauzia Ainani NIM. 12301241037

148

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik)

Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Sleman Kelas/Semester : VIII/2

Pertemuan ke : 3

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (80 menit)

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

Indikator : 1. Menemukan rumus volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Menghitung volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menemukan rumus volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Siswa dapat menghitung volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

B. Materi Pembelajaran

Untuk menyatakan ukuran besar suatu bangun ruang digunakan volume. Volume suatu bangun ruang ditentukan dengan membandingkan terhadap satuan pokok volume, misalnya .

Volume Balok

Gambar di samping menunjukkan sebuah balok dengan ukuran panjang = , lebar = , dan tinggi = . Rumus volume balok di samping adalah:

Volume balok luas alas tinggi

149 Volume Kubus

Kubus merupakan balok khusus, yaitu balok dengan ukuran panjang, lebar, dan tingginya sama. Oleh karena itu, rumus untuk volume kubus dapat diperoleh dari volume balok dengan cara berikut ini:

Volume kubus luas alas tinggi

C. Media Pembelajaran 1. Penggaris

2. Bangun ruang balok dan kubus D. Metode Pembelajaran

Pendekattan Pendidikan Matematika Realistik. E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Guru memberi salam kepada siswa dan memulai pembelajaran dengan berdoa.

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan materi yang akan dipelajari.

4. Sebagai motivasi, guru memberikan gambaran tentang pentingnya menerapkan volume balok dan kubus dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh:

“Aziz memiliki sebuah lemari pendingin berbentuk balok, dia akan mengisi lemari pendingin tersebut dengan es batu berbentuk kubus. Dia sangat ingin tahu tentang seberapa banyak es kubus tersebut dapat disusun ke dalam lemari pendingin. Untuk mengetahui banyak es berbentuk kubus yang dapat disusun ke dalam lemari pendingin berbentuk balok,

150

Aziz dapat menggunakan konsep volume balok dan kubus.”

5. Sebagai apersepsi, siswa mengingat kembali tentang unsur-unsur dan jaring-jaring balok dan kubus.

Inti 1. Guru memberikan masalah kontekstual yang berhubungan dengan materi, yaitu tentang bagaimana mengetahui banyak es kubus satuan yang dapat disusun dalam lemari pendingin berbentuk balok atau kubus yang lebih besar (tercantum dalam LKS-3).

2. Siswa mendapat kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya tentang permasalahan awal yang diberikan guru.

3. Guru menjelaskan situasi dan kondisi permasalahan dengan memberikan petunjuk seperlunya dan mengarahkan pendapat siswa terhadap permasalahan awal tersebut pada tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

4. Guru mengaitkan konsep matematika yaitu unsur-unsur balok dan kubus dengan penyusunan es kubus dalam lemari pendingin berbentuk balok atau kubus yang lebih besar. 5. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok

yang heterogen untuk menyelesaikan LKS-3. 6. Melalui LKS-3 dan media pembelajaran, siswa

diberikan kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan konkrit tentang menyusun es kubus dalam lemari pendingin.

7. Guru menyediakan waktu dan kesempatan kepada siswa untuk membandingkan dan mendiskusikan jawaban dari permasalahan secara berkelompok.

151

8. Guru meminta satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

9. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi hasil diskusi kelompok yang melakukan presentasi.

10. Guru memberikan tanggapan terhadap diskusi kelompok yang dilakukan siswa dan membimbing siswa untuk memformulasikan hasil diskusi kelompok agar mencapai tujuan pembelajaran.

11. Dari diskusi dengan bantuan LKS-3 dan media pembelajaran, guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan tentang rumus volume balok dan kubus.

Penutup 1. Guru memberi penguatan tentang kesimpulan pembelajaran.

2. Guru memberikan kesempatan siswa untuk mengerjakan latihan soal.

3. Guru menutup pembelajaran dengan mengingatkan siswa akan materi yang akan dipelajari selanjutnya.

4. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

10 menit

F. Sumber Belajar

1. Lembar Kerja Siswa (LKS) terlampir.

2. Siswono,Tatag & Lastiningsih, Netti. 2007. Matematika SMP dan MTs untuk Kelas VIII (edisi 2). Jakarta: Esis.

3. Sukino & Simanguunsong, Wilson. 2006. Matematika SMP Jilid 2 Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

4. Adinawan, M. Cholik & Sugijono. 2007. Matematika SMP Jilid 2B Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

152 G. Penilaian

Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Instrumen :

Soal Alternatif Penyelesaian Skor

Sebuah lemari pendingin berbentuk balok dengan panjang , lebar , dan tinggi

akan dimasukkan es berbentuk kubus

dengan panjang rusuk . Berapa banyak es kubus yang dapat disusun ke dalam lemari pendingin tersebut? Diketahui: balok balok balok kubus Volume es kubus

Volume lemari pendingin

Jadi, banyak es yang dapat dimuat dalam lemari pendingin

buah es kubus 2 2 2 4 Jumlah 10

Guru Mata Pelajaran

Tugiyono, S.Pd.

NIP. 19670902 199403 1 011

Sleman, 11 Mei 2016 Peneliti

Arina Fauzia Ainani NIM. 12301241037

153

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik)

Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Sleman Kelas/Semester : VIII/2

Pertemuan ke : 4

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (80 menit)

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

Indikator : 1. Menemukan rumus volume prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Menghitung volume prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menemukan rumus volume prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Siswa dapat menghitung volume prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

B. Materi Pembelajaran

Untuk menyatakan ukuran besar suatu bangun ruang digunakan volume. Volume Prisma

Balok merupakan salah satu bentuk prisma. Kita dapat memperoleh rumus volume prisma dari volume balok. Jika balok dipotong tegak sepanjang salah satu bidang diagonalnya, maka akan terbentuk dua prisma segitiga siku-siku tegak. Sehingga diperoleh:

2 volume prisma segitiga siku-siku tegak volume balok. Volume prisma segitiga siku-siku tegak volume balok. Maka,

luas alas prisma tinggi prisma

154 Volume Limas

Rumus volume limas dapat dibuktikan berdasarkan rumus volume bangun ruang yang telah dipelajari sebelumnya, yaitu volume kubus atau volum prisma.

Gambar di samping menunjukkan suatu kubus yang panjang rusuknya dengan keempat diagonal ruangnya saling berpotongan pada satu titik. Dalam kubus tersebut ternyata terdapat enam buah limas yang sama. Masing-masing limas tersebut beralaskan bidang alas kubus dan tingginya setengah panjang rusuk kubsu. Sehingga diperoleh:

Volume 6 limas volume kubus

C. Media Pembelajaran 1. Penggaris

2. Bangun ruang prisma tegak segitiga siku-siku 3. Bangun ruang limas tegak segiempat

D. Metode Pembelajaran

Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Guru memberi salam kepada siswa dan memulai pembelajaran dengan berdoa.

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan

155 materi yang akan dipelajari.

4. Sebagai motivasi, guru memberikan gambaran tentang pentingnya menerapkan volume prisma dan limas tegak dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh:

“Nia dan Riyanti sedang meminum sari buah yang kemasannya berbentuk prisma dan limas. Mereka ingin tahu berapa volume air yang dapat ditampung dalam kemasan minuman tersebut. Untuk mengetahui volume air yang dapat dimasukkan ke dalam kemasan minuman tersebut, Nia dan Riyanti dapat menggunakan konsep volume prisma dan limas.”

5. Sebagai apersepsi, siswa mengingat kembali tentang unsur-unsur prisma dan limas tegak, serta volume balok dan kubus.

Inti 1. Guru memberikan masalah kontekstual yang berhubungan dengan materi, yaitu tentang bagaimana mengetahui volume kemasan suatu produk minuman berbentuk prisma dan limas tegak (tercantum dalam LKS-4).

2. Siswa mendapat kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya tentang permasalahan awal yang diberikan guru.

3. Guru menjelaskan situasi dan kondisi permasalahan dengan memberikan petunjuk seperlunya dan mengarahkan pendapat siswa terhadap permasalahan awal tersebut pada tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

4. Guru mengaitkan konsep matematika yaitu volume balok dan kubus dengan volume kemasan produk minuman yang berbentuk prisma dan limas tegak.

156

5. Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok yang heterogen untuk menyelesaikan LKS-4. 6. Melalui LKS- 4 dan media pembelajaran, siswa

diberikan kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan konkrit tentang volume kemasan produk minuman berbentuk prisma dan limas tegak.

7. Guru menyediakan waktu dan kesempatan kepada siswa untuk membandingkan dan mendiskusikan jawaban dari permasalahan secara berkelompok.

8. Guru meminta satu kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas.

9. Guru memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi hasil diskusi kelompok yang melakukan presentasi.

10. Guru memberikan tanggapan terhadap diskusi kelompok yang dilakukan siswa dan membimbing siswa untuk memformulasikan hasil diskusi kelompok agar mencapai tujuan pembelajaran.

11. Dari diskusi dengan bantuan LKS-4 dan media pembelajaran, guru mengarahkan siswa menarik kesimpulan tentang rumus volume prisma dan limas tegak.

Penutup 1. Siswa membuat kesimpulan dari kegiatan diskusi kelompok yang telah dilaksanakan. 2. Guru memberi penguatan tentang kesimpulan

pembelajaran.

3. Guru memberikan kesempatan siswa untuk mengerjakan latihan soal.

4. Guru menutup pembelajaran dengan

157

mengingatkan siswa akan materi yang akan dipelajari selanjutnya.

5. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

F. Sumber Belajar

1. Lembar Kerja Siswa (LKS) terlampir.

2. Siswono,Tatag & Lastiningsih, Netti. 2007. Matematika SMP dan MTs untuk Kelas VIII (edisi 2). Jakarta: Esis.

3. Sukino & Simanguunsong, Wilson. 2006. Matematika SMP Jilid 2 Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

4. Adinawan, M. Cholik & Sugijono. 2007. Matematika SMP Jilid 2B Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

G. Penilaian

Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Instrumen :

Soal Alternatif Penyelesaian Skor

Sebuah cokelat berbentuk prisma tegak segitiga siku-siku seperti pada gambar di atas. Berapakah volume dari cokelat tersebut?

Diketahui:

Volume cokelat = Volume prisma tegak segitiga siku-siku

Volume prisma 2 3

Sebuah cokelat berbentuk seperti pada gambar. Cokelat di samping memiliki tinggi . Volume cokelat tersebut

adalah . Berapakah panjang sisi alas cokelat?

Diketahui:

Volume limas limas

Volume cokelat = Volume limas tegak segiempat

2

158 Volume limas 15 Jumlah 10

Guru Mata Pelajaran

Tugiyono, S.Pd.

NIP. 19670902 199403 1 011

Sleman, 17 Mei 2016 Peneliti

Arina Fauzia Ainani NIM. 12301241037

159

Lampiran 2.2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kelas Kontrol RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(Model Pembelajaran Langsung) Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Sleman Kelas/Semester : VIII/2

Pertemuan ke : 1

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (80 menit)

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

Indikator : 1. Menemukan rumus luas permukaan balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Menghitung luas permukaan balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menemukan rumus luas permukaan balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Siswa dapat menghitung luas permukaan balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

B. Materi Pembelajaran

Luas permukaan kubus atau balok adalah jumlah luas seluruh permukaan (bidang) bangun ruang tersebut. Untuk menemukan luas permukaan kubus atau balok, perlu diketahui banyak bidang dan bentuk dari masing-masing bidang pada kubus atau balok. Dalam menemukan rumus luas permukaan kubus dan balok, digunakan berbagai rumus luas bangun datar yang telah dipelajari, yaitu luas persegi dan luas persegi panjang. Luas Permukaan Balok

160

Kedua gambar di atas adalah gambar balok dan salah satu contoh jaring-jaringnya. Sebuah balok memiliki tiga pasang sisi berupa persegi panjang. Setiap sisi dan pasangannya saling berhadapan, sejajar, dan kongruen. Ketiga pasang sisi tersebut adalah:

1. Sisi atas dan bawah

Jumlah luas

2. Sisi depan dan belakang Jumlah luas

3. Sisi kanan dan kiri

Jumlah luas

Sehingga, luar permukaan balok adalah total jumlah luas ketiga pasang sisi-sisi tersebut. Luas permukaan kubus

Luas Permukaan Kubus

Kedua gambar di atas adalah gambar kubus dan salah satu contoh jaring-jaringnya. Jaring-jaring kubus merupakan rentangan dari permukaan kubus. Sehingga, untuk menghitung luas permukaan kubus sama dengan menghitung luas jaring-jaringnya. Oleh karena kubus memiliki enam buah bidang dan tiap bidang berbentuk persegi, maka luas permukaan kubus dengan panjang rusuk yaitu:

Luas permukaan kubus luas persegi

161 C. Media Pembelajaran

1. Bangun ruang balok dan kubus D. Metode Pembelajaran

Model pembelajaran langsung (direct instruction). E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Guru memberi salam kepada siswa dan memulai pembelajaran dengan berdoa.

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari, tujuan pembelajaran, informasi latar belakang pelajaran.

4. Guru mempersiapkan siswa untuk belajar dengan memberikan motivasi tentang pentingnya mempelajari luas permukaan balok dan kubus.

5. Sebagai apersepsi, siswa mengingat kembali tentang luas persegi dan persegi panjang, unsur-unsur dan jaring-jaring balok dan kubus.

5 menit

Inti 1. Guru mempresentasikan dan menyajikan informasi tentang rumus luas permukaan balok dan kubus secara bertahap.

2. Guru merencanakan dan memberi bimbingan pelatihan awal dengan mengaitkan luas persegi dan persegi panjang.

3. Guru mengecek pemahaman siswa dengan memberikan contoh permasalahan dan memberikan umpan balik.

4. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan latihan soal dengan perhatian khusus pada penerapan kepada situasi

162 yang lebih kompleks.

Penutup 5. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil dari pembelajaran yang sudah berlangsung.

6. Guru menutup pembelajaran dengan mengingatkan siswa akan materi yang akan dipelajari selanjutnya.

7. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

10 menit

F. Sumber Belajar

1. Siswono,Tatag & Lastiningsih, Netti. 2007. Matematika SMP dan MTs untuk Kelas VIII (edisi 2). Jakarta: Esis.

2. Sukino & Simanguunsong, Wilson. 2006. Matematika SMP Jilid 2 Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

3. Adinawan, M. Cholik & Sugijono. 2007. Matematika SMP Jilid 2B Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

G. Penilaian

Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Instrumen :

Soal Alternatif Penyelesaian Skor

Sebuah kotak tisu berukuran panjang dan lebar . Luas minimal kertas yang dibutuhkan untuk membungkus kotak tersebut adalah . Hitunglah tinggi kotak.

Diketahui:

Luas kertas kado

L. minimal kertas yang dibutuhkan = L. permukaan kotak berbentuk balok L. permukaan balok 2 3

163 Dadu berbentuk kubus dengan

panjang rusuk . Hitung luas permukaan dadu tersebut.

Diketahui:

L. permukaan dadu = L. permukaan kubus L. permukaan kubus 2 3 Jumlah 10

Guru Mata Pelajaran

Tugiyono, S.Pd.

NIP. 19670902 199403 1 011

Sleman, 7 Mei 2016 Peneliti

Arina Fauzia Ainani NIM. 12301241037

164

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Langsung)

Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Sleman Kelas/Semester : VIII/2

Pertemuan ke : 2

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (80 menit)

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

Indikator : 1. Menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Menghitung luas permukaan prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Siswa dapat menghitung luas permukaan prisma dan limas tegak dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

B. Materi Pembelajaran

Luas permukaan prisma atau limas adalah jumlah luas seluruh permukaan (bidang) bangun ruang tersebut. Untuk menemukan luas permukaan prisma atau limas, perlu diketahui banyak bidang dan bentuk dari masing-masing bidang pada prisma atau limas. Dalam menemukan rumus luas permukaan prisma dan limas, digunakan berbagai rumus luas bangun datar yang telah dipelajari.

165

Kedua gambar di atas adalah gambar prisma tegak segitiga dan salah satu contoh jaring-jaringnya. Karena pada prisma tegak, rusuk-rusuk tegaknya tegak lurus dengan alas, maka bidang-bidang tegak prisma berbentuk persegi panjang. Luas permukaan prisma diperoleh dengan menjumlahkan luas bidang-bidang pada permukaannya, yaitu sebagai berikut:

Luas permukaan prisma

luas alas luas bidang atas luas bidang-bidang tegak luas alas luas alas

luas alas

luas alas keliling alas tinggi

Luas Permukaan Limas

Limas merupakan bangun ruang sisi datar yang selimutnya terdiri atas bangun datar segitiga dengan satu titik persekutuan. Titik persekutuan itu disebut titik puncak limas. Pada materi ini akan dibahas mengenai luas limas beraturan, yaitu limas yang alasnya berbentuk segi- beraturan, dan bidang-bidang tegaknya berbentuk segitiga sama kaki.

Kedua gambar di atas adalah gambar limas persegi dan jaring-jaringnya. Limas

terdiri dari sebuah alas berbentuk persegi dan selimut limas berupa empat buat buah segitiga sama kaki.

Luas permukaan limas

luas luas luas luas

luas luas luas luas

166 C. Media Pembelajaran

1. Bangun ruang prisma dan limas D. Metode Pembelajaran

Model pembelajaran langsung (direct instruction). E. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Guru memberi salam kepada siswa dan memulai pembelajaran dengan berdoa.

2. Guru menanyakan kabar dan mengecek kehadiran siswa.

3. Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari, tujuan pembelajaran, informasi latar belakang pelajaran.

4. Guru mempersiapkan siswa untuk belajar dengan memberikan motivasi tentang pentingnya mempelajari luas permukaan prisma dan limas tegak.

5. Sebagai apersepsi, siswa mengingat kembali tentang luas bangun datar, unsur-unsur dan jaring-jaring prisma dan limas tegak.

5 menit

Inti 1. Guru mempresentasikan dan menyajikan informasi tentang rumus luas permukaan prisma dan limas tegak secara bertahap.

2. Guru merencanakan dan memberi bimbingan pelatihan awal dengan mengaitkan luas bangun datar.

3. Guru mengecek pemahaman siswa dengan memberikan contoh permasalahan dan memberikan umpan balik.

4. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyelesaikan latihan soal dengan perhatian khusus pada penerapan kepada situasi yang lebih kompleks.

167

Penutup 1. Guru bersama siswa menyimpulkan hasil dari pembelajaran yang sudah berlangsung.

2. Guru memberikan kesempatan siswa untuk mengerjakan latihan soal.

3. Guru menutup pembelajaran dengan mengingatkan siswa akan materi yang akan dipelajari selanjutnya.

4. Guru mengakhiri kegiatan pembelajaran dengan berdoa dan mengucapkan salam.

10 menit

F. Sumber Belajar

1. Siswono,Tatag & Lastiningsih, Netti. 2007. Matematika SMP dan MTs untuk Kelas VIII (edisi 2). Jakarta: Esis.

2. Sukino & Simanguunsong, Wilson. 2006. Matematika SMP Jilid 2 Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

3. Adinawan, M. Cholik & Sugijono. 2007. Matematika SMP Jilid 2B Kelas VIII. Jakarta: Penerbit Erlangga.

G. Penilaian

Teknik Penilaian : Tes Tertulis Bentuk Instrumen : Uraian Instrumen :

Soal Alternatif Penyelesaian Skor

Sebuah tenda pengungsi dengan tinggi

didirikan di atas sebidang tanah dengan panjang alas tenda dan lebar . Hitung luas minimal kain yang diperlukan jika ingin membuat tenda tersebut.

Diketahui:

L. minimal kain yang diperlukan = L. permukaan prisma tegak segitiga L. permukaan prisma tegak 2 3

168

Tenda di samping didirikan di atas sebidang tanah dengan alas tenda berbentuk persegi. Panjang sisi alas tenda tersebut . Luas minimal bahan yang dibutuhkan untuk membuat tenda tersebut adalah . Hitung tinggi tenda. Diketahui:

Luas bahan tenda

Luas minimal bahan tenda = Luas permukaan limas tegak segiempat L. permukaan 2 3 Jumlah 10

Guru Mata Pelajaran

Tugiyono, S.Pd.

NIP. 19670902 199403 1 011

Sleman, 10 Mei 2016 Peneliti

Arina Fauzia Ainani NIM. 12301241037

169

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (Model Pembelajaran Langsung)

Mata Pelajaran : Matematika

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 4 Sleman Kelas/Semester : VIII/2

Pertemuan ke : 3

Alokasi Waktu : 2 jam pelajaran (80 menit)

Standar Kompetensi : Memahami sifat-sifat kubus, balok, prisma, limas, dan bagian-bagiannya, serta menentukan ukurannya.

Kompetensi Dasar : 5.3. Menghitung luas permukaan dan volume kubus, balok, prisma, dan limas.

Indikator : 1. Menemukan rumus volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Menghitung volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

A. Tujuan Pembelajaran

1. Siswa dapat menemukan rumus volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

2. Siswa dapat menghitung volume balok dan kubus dengan cermat, kerja keras, dan berpikir logis.

B. Materi Pembelajaran

Untuk menyatakan ukuran besar suatu bangun ruang digunakan volume. Volume suatu bangun ruang ditentukan dengan membandingkan terhadap satuan pokok volume, misalnya .

Volume Balok

Gambar di samping menunjukkan sebuah balok dengan ukuran panjang = , lebar = , dan tinggi = . Rumus volume balok di samping adalah:

Volume balok luas alas tinggi

170 Volume Kubus

Kubus merupakan balok khusus, yaitu balok dengan ukuran panjang, lebar, dan tingginya sama. Oleh karena itu, rumus untuk volume kubus dapat diperoleh dari volume balok dengan cara berikut ini:

Volume kubus luas alas tinggi

C. Media Pembelajaran

1. Bangun ruang balok dan kubus 2. Bangun ruang kubus satuan D. Metode Pembelajaran

Model pembelajaran langsung (direct instruction).

Dokumen terkait