BAB 3 KESIMPULAN
C. BIDANG HUKUM DAN KEADILAN (LAW ENFORCEMENT)
I. VISI MISI DAN ARAH KEBIJAKAN 1. VISI
1. MISI
2. Meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkesinambungan;
3. Mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing global ;
4. Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang terampil, kreatif dan inovatif;
5. Memantapkan kepemerintahan yang baik.
6. Mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sosial
MOTTO
‘Bekerja Bersama, Mewujudkan Gresik Sejahtera ’ JARGON
''Doing Good” ( Berbuat dengan Benar), Bekerja Untuk Semua NILAI PERJUANGAN
Smile, Smart, Silaturrahim for Succes through survive 1. KEBIJAKAN, TUJUAN DAN SASARAN 2. Kebijakan Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan.
3. “Meningkatkan Kualitas dan Pemerataan Kesehatan serta Jaminan Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin”.
Tujuan.
1. Meningkatkan pelayanan kesehatan dengan upaya standarisasi sarana dan prasarana kesehatan;
2. Meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat di bidang kesehatan secara berhasilguna dan berdayaguna;
3. Meningkatkan kinerja pengawasan obat & makanan serta ketersediaan perbekalan kesehatan.
Sasaran.
1. Pengembangan segala upaya-upaya standarisasi sarana dan prasana serta pelayanan Kesehatan Masyarakat;
2. Terwujudnya mutu lingkungan hidup lebih sehat;
3. Meningkatnya keberdayaan individu, keluarga, dan masyarakat agar mampu menumbuhkan perilaku hidup sehat dan mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat;
4. Meningkatnya ketersediaan, pemerataan, mutu, keterjangkauan obat dan perbekalan kesehatan termasuk obat tradisional, perbekalan kesehatan rumah tangga, dan kosmetika;
5. Terpenuhinya persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatan/khasiat produk terapetik/obat, perbekalan kesehatan rumah tangga, obat tradisional, kosmetika, produk komplemen dan produk pangan dalam rangka perlindungan konsumen/masyarakat
b. “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”
Tujuan.
Meningkatkan status sosial ekonomi keluarga pra sejahtera hingga memiliki derajat kehidupan yang layak diatas garis kemiskinan;
Sasaran.
Meningkatnya jumlah dan mutu pelayanan dan rehabilitasi kesejahtraan sosial termasuk bagi lanjut usia terlantar, penyandang cacat, dan anak terlantar, untuk kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya.
1. Kebijakan Bidang Ekonomi.
a. “Pengembangan Pertanian, Perikanan, Kelautan, Industri, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Pariwisata”
Tujuan.
Meningkatkan kinerja dan kapasitas seluruh entitas di bidang Pertanian, Perikanan, Kelautan, Industri, Perdagangan, Koperasi, UMKM dan Pariwisata
Sasaran.
1. Meningkatnya keberlanjutan ketahanan pangan secara berkelanjutan;
2. Meningkatnya pemanfaatan potensi sumber daya perkebunan dan Kehutanan rakyat seoptimal mungkin, adil dan berkelanjutan;
3. Meningkatnya produksi perikanan budidaya dan perikanan tangkap serta terbinanya usaha perikanan;
4. Meningkatnya pemanfaatan sumber daya pesisir, pantai dan laut sekaligus terjaga keberlanjutannya
5. Meningkat dan berkembangnya usaha, pemasaran dan investasi agribisnis;
6. Terwujudnya kemantapan struktur ndustry daerah;
7. Meningkatnya pertumbuhan investasi di daerah;
8. Meningkatnya kuantitas dan kualitas ndustry kecil dan menengah;
9. Terwujudnya Iklim Usaha yang kondusif bagi Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah;
10. Berkembangnya pariwisata melalui pengelolaan tempat tujuan wisata dan aset-aset budaya secara optimal.
b. “Peningkatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Pemerintah Daerah”
Tujuan.
Meningkatkan volume perputaran keuangan di daerah Kabupaten Gresik.
Sasaran.
1. Terwujudnya optimalisasi fungsi lembaga penge lolaan keuangan daerah;
2. Meningkatknya nilai pendapatan asli daerah;
3. Meningkatnya kinerja manajemen akuntasi keuangan daerah;
c. “Meningkatkan Pengelolaan Sumber Daya Alam sesuai potensi”
Tujuan.
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan sehingga memberikan kontribusi yang layak bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat;
Sasaran.
1. Meningkatnya eksplorasi, eksploitasi Sumber Da- ya Alam yang ada secara optimal namun tetap memperhatikan kelestarian lingkungan;
2. Mengembangkan Instrumen Pendukung Pem- bangunan Sumber Daya Alam.
d. “Meningkatkan Pengelolaan infrastrutur Daerah”
Tujuan.
Meningkatkan pemeliharaan dan pemanfaatan infrastruktur daerah secara optimal dan berkesinambungan;
Sasaran.
1. Meningkatnya Pengelolaan Sumber Daya Buatan Bidang Perhubungan (Darat, Laut dan Udara) agar tetap terjaga dan memberikan manfaat secara berkelanjutan;
2. Meningkatnya pengelolaan Sumber Daya Buatan Bidang Ke-PU-an (Pengairan, Kebina-margaan, Kecipta-karyaan);
3. Terwujudnya pengembangan Ketenaga Listrikan dan Energi;
4. Meningkatnya pelayanan Pos dan Telekomunikasi
5. Terwujudnya pengembangan Instrumen Pendukung Pembangunan Sumber Daya Buatan.
e. “Meningkatkan Pengelolaan Lingkungan Hidup”
Tujuan.
Menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memu- lihkan kondisi lingkungan hidup yang menurun akibat pesatnya aktivitas pembangunan
Sasaran.
1. Terwujudnya pengendalian dan Pelestarian Ling- kungan Hidup
2. Terwujudnya pengembangan Instrumen Pendu- kung Pengelolaan Lingkungan Hidup f. “Peningkatan Kesempatan Kerja”
Tujuan.
Meningkatkan jumlah kesempatan kerja secara berkelanjutan.
Sasaran.
1. Meningkatnya jumlah dan kesempatan kerja bagi masyarakat;
2. Meningkatnya kualifikasi SDM pencari kerja;
3. Meningkatnya perlindungan terhadap perusahaan dan tenaga kerja;
g. “Pengembangan Produk Unggulan Daerah yang Berdaya Saing Global”
Tujuan.
Meningkatkan daya saing global bagi produk Unggulan Daerah Gresik serta meningkatnya peranan ekspor barang dan jasa.
Sasaran.
Meningkatnya daya saing global bagi produk Unggulan Daerah Gresik serta meningkatnya peranan ekspor barang dan jasa
1. Kebijakan Bidang Pendidikan dan SDM.
a. “Peningkatan Perluasan dan Pemerataan Pendidikan Usia Dini, Non Formal, dan Khusus”.
Tujuan.
Meningkatkan kesempatan dan pelayanan pendi- dikan yang terstruktur dan berjenjang, yaitu pada pendidikan dasar dan menengah, juga pada jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat pula dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang
Sasaran.
1. Terciptanya kesempatan bagi semua anak usia dini untuk tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya serta perkembangan tingkat usia sebagai persiapan mengikuti pendidikan dasar
2. Terciptanya layanan pendidikan sebagai pengganti, penambah dan pelengkap pendidikan formal serta memberikan pelayanan kepada peserta didik yang kurang mampu
b. “Peningkatan Perluasan dan Pemerataan Wajib Belajar 12 Tahun ( Pendidikan Dasar, Menengah dan Kejuruan)”
Tujuan.
Meningkatkan kesempatan dan pelayanan pendi- dikan yang terstruktur dan berjenjang, yaitu pada pendidikan dasar dan menengah.
Sasaran.
Meningkatnya akses dan pemerataan pelayanan pendidikan dasar yang bermutu dan terjangkau c. “Peningkatan Perluasan dan Pemerataan Pendidikan Menengah dan Tinggi”
Tujuan.
Meningkatkan kesempatan dan pelayanan pendi- dikan yang terstruktur dan berjenjang, terutama sekolah menengah dan tinggi
Sasaran.
1. Meningkatnya akses dan pemerataan pelayanan pendidikan menengah yang bermutu dan terjangkau;
2. Meningkatnya kerjasama perguruan tinggi deng- an pemerintah daerah.
d. “Peningkatan Pelayanan Pendidikan untuk masyarakat”
Tujuan.
Meningkatkan kesempatan dan layanan pendi- dikan bagi warga masyarakat agar dapat memperoleh layanan pendidikan sebaik-baiknya.
Sasaran.
Meningkatnya minat baca dan kualitas layanan perpustakaan sekolah dan perpustakaan umum daerah
e. “Peningkatan Relevansi Pendidikan dengan Kebutuhan Pembangunan”
Tujuan.
Meningkatkan kompetensi pendidikan kejuruan dan pendidikan non formal guna mewujudkan kualitas lulusan dalam rangka memasuki dunia kerja.
Sasaran.
Terciptanya sinkronisasi kebutuhan pembangun- an yang ada dengan jenis pendidikan yang harus disiapkan
f. “Peningkatan Partisipasi Pemuda, Seni dan Budaya”
Tujuan.
Meningkatkan kualitas dan partisipasi pemuda serta menumbuh kembangkan seni dan budaya.
Sasaran.
1. Meningkatnya pemberdayaan pemuda sebagai subyek pembangunan dalam rangka peningkatan prestasi daerah;
2. Terwujudnya kelestarian seni budaya daerah dan khasanah sejarah serta nilai tradisional sebagai sumber nilai kearifan lokal yang merupakan modal dan mewujudkan jati diri masyarakat Gresik
1. Kebijakan Pemerintahan.
a. “Melanjutkan dan memantapkan reformasi birokrasi”
Tujuan.
Mewujudkan profil birokrat yang memiliki etika moralitas tinggi serta amanah.
Sasaran.
Meningkatnya kompetensi SDM aparatur yang dilandasi oleh moral dan etika.
b. “Meningkatkan kualitas pelayanan publik secara cepat, tepat dan pasti”
Tujuan.
Mengembangkan manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan public.
Sasaran.
Berkembangnya manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
c. “Peningkatan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Pemerintah Daerah”.
Tujuan.
Meningkatkan volume perputaran keuangan dan pengelolaan aset daerah.
Sasaran.
Terwujudnya optimalisasi fungsi lembaga penge- lolaan keuangan daerah dan pengelolaan aset daerah
d. “Pengembangan Kapasitas Pemerintah dalam rangka Otonomi Daerah”
Tujuan.
Meningkatkan secara bersama-sama kemampuan sistem, lembaga dan sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah dalam penyelenggaraan.
Sasaran.
Meningkatkan Kapasitas Sistem, Kelembagaan dan SDM Pemerintah Daerah pemerintahan daerah
e. “Membangun masyarakat yang demokratis”
Tujuan.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pem- bangunan sesuai dengan Hak dan Kewajiban Sasaran
Meningkatnya keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan
f. “Meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Daerah”
Tujuan.
Mewujudkan sistem keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat yang mampu melindungi keseluruhan warga masyarakat dari gangguan ketertiban dan keamanan.
Sasaran.
1. Terciptanya Ketentraman dan Ketertiban Umum masyarakat serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah;
2. Mengembangkan strategi pengamanan daerah secara berkesinambungan.
g. “Meningkatkan Penegakan hukum”
Tujuan.
Mewujudkan kesadaran hukum masyarakat dan HAM sehingga berkurangnya pelanggaran hukum.
Sasaran.
1. Terciptanya berbagai perangkat produk hukum yang akan menjadi landasan hukum untuk berperilaku tertib dalam rangka penyelengga- raan pemerintah daerah.
2. Meningkatkan kesadaran dan perlindungan hukum masyarakat dan HAM termasuk para penyelenggara pemerintahan.
h. “Pengembangan Kapasitas Pemerintah dalam rangka Otonomi Daerah”
Tujuan.
Meningkatkan secara bersama-sama kemampuan sistem, lembaga dan sumber daya manusia aparatur pemerintah daerah dalam penyelenggaraan
Sasaran.
1. Meningkatkan Kapasitas Sistem, Kelembagaan dan SDM Pemerintah Daerah pemerintahan daerah;
2. Terwujudnya efektivitas sistem pengawasan dan audit serta akuntabilitas kinerja penyelengga raan pemerintahan daerah;
3. Berkembangnya manajemen dan peningkatan kualitas pelayanan public;
4. Terwujudnya efektivitas sistem pengawasan dan audit serta akuntabilitas kinerja penyelengga- raan pemerintahan daerah.
i. “Peningkatan Manajemen Pembangunan Daerah”
Tujuan.
Mewujudkan semakin mantapnya manajemen pembangunan daerah dan keterpaduan program.
Sasaran.
Mencapai ketersediaan kuantitas dan kualitas dokumen perencanaan daerah serta terciptanya keterpaduan substansi dan kepentingan perencanaan.
j. “Meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Daerah”
Tujuan.
Mewujudkan sistem keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat yang mampu melindungi keseluruhan warga masyarakat dari gangguan ketertiban dan
Sasaran.
1. Terciptanya Ketentraman dan Ketertiban Umum masyarakat serta meningkatnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan daerah;
2. Mengembangkan strategi pengamanan daerah secara berkesinambungan.
k. “Peningkatan Penegakan dan Kepastian Hukum”
Tujuan.
Mewujudkan kesadaran hukum masyarakat dan HAM sehingga berkurangnya
pelanggaran hukum Sasaran.
1. Terciptanya berbagai perangkat produk hukum yang akan menjadi landasan hukum untuk berperilaku tertib dalam rangka penyelengga- raan pemerintah daerah;
2. Meningkatkan kesadaran dan perlindungan hukum masyarakat dan HAM termasuk para penyelenggara pemerintahan.
l. “Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Kecil berkualitas”
Tujuan.
Meningkatkan keefektifan kebijakan tentang kependudukan hingga nyata berkonsekuensi pada dampak posistif terbentuknya keluarga kecil berkualitas
Sasaran.
1. Menurunnya laju pertumbuhan penduduk dan menciptakan keluarga kecil yang harmonis dan berkualitas.
2. Tertatanya administrasi kependudukan.
m. “Meningkatkan Kualitas SDM Aparatur”
Tujuan.
Meningkatkan standar kualitas birokrat yang mumpuni dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai abdi pelayan masyarakat.
Sasaran.
Terwujudnya sistem pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia aparatur sesuai dengan kebutuhan dalam melaksanakan tugas kepemerintahan
n. “Mengembangkan Etika Moral”
Tujuan.
Mewujudkan profil birokrat yang memiliki etika moralitas tinggi serta amanah.
Sasaran.
Mewujudkan profil birokrat yang memiliki eti- ka moralitas tinggi serta amanah 1. Kebijakan Agama
a. “Penguatan pengamalan keagamaan”
Tujuan.
Meningkatkan pelayanan dan kemudahan bagi umat beragama dalam melaksanakan ajaran agama, mendorong dan meningkatkan partisipa- si masyarakat dalam kegiatan pelayanan kehi- dupan beragama.
Sasaran
Meningkatnya pelayanan dan kemudahan bagi umat beragama dalam melaksanakan ajaran agama, mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelayan- an kehidupan beragama.
b. “Peningkatan Kualitas Pelayanan dan Pemahaman Agama serta Kehidupan Beragama”
Tujuan.
Meningkatkan pemahaman nilai-nilai ajaran agama dan mendorong dilaksanakannya ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Sasaran.
Meningkatnya pemahaman, penghayatan, pengamalan, dan pengembangan nilai-nilai ajaran agama bagi setiap individu, keluarga, masyarakat, dan penyelenggara Negara.
c. “Peningkatan Kerukunan umat Beragama”
Tujuan.
Mewujudkan kerukunan internal dan antar umat beragama Sasaran.
Terwujudnya kemantapan dasar-dasar kerukun- an intern dan antar umat beragama yang dilandasi nilai-nilai luhur agama untuk mencapai keharmonisan social kemasyarakatan.