• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model data entity relantionship memungkinkan kita menggambarkan hubungannya, dan digunakan secara luas untuk mengembangkan desain database awal. Moedel tersebut memberikan konsep yang berguna bagi kita yang memungkinkan kita untuk berpindah dari deskripsi informal mengenai apa yang diinginkan pengguna dari database tersebut, ke deskripsi yang akurat dan lebih detail yang bisa diimplementasikan dalam database manajemen sistem.

Untuk memulai penjelasan mengenai desain database dengan mengobsevasikan bahwa ini hanya satu bagian saja meskipun merupkana bagian yang paling utama dalam aplikasi data intensif dari sistem desain perangkat lunak yang lebih besar. Fokus utama adalah mendesain database dan tidak akan dijelaskan secara detail mengenai aspek desain perangkat lunak lainnya. Proses disain dapat dibagi menjadi enam langkah. Model entity relathionship adalah yang paling relevan untuk tiga langkah pertama.

1. Analisis Persyaratan: Langkah pertama dalam mendesain sebuah aplikasi database adalah memahami dan mengetahui data yang harus disimpan di dalam database, aplikasi apa yang harus dibangun diatasnya, dan jenis operasi apa yang lebih banyak digunakan, dan subjek untuk melakukan persyaratan yang ada. Dengan kata lain, kita harus tau apa yang kita inginkan pengguna database tersebut. Biasanya ini adalah sebuah proses informal yang melibatkan partisipasi beberapa kelompok pengguna, studi tentang lingkungan pengoprasian saat ini dan bagaimana perkiraan pertumbuhan lingkungan tersebut, analisis dokumen yang ada dalam suatu aplikasi yang diharapkan akan diganti atau dilengkapi oleh database, dan seterusya. Banyak metode yang diusulkan untuk menyusun dan menampilkan informasi yang dikumpulkan pada langkah tersebut.

2. Desain Database Konseptual: Informasi dikumpulkan pada saat analisis persyaratan digunakan untuk mengembangkan deskrpsi data tinggi yng harus disimpan dalam database, bersama dengan batasan yang telah diketahui untuk menetapkan penyimpanan data tersebut. Langkah ini sering dilakukan mengunakan entity relathionship . Model entity relantionship adalah salah satu dari model data tingkat tinggi, atau semantik yang digunakan dalam desain database. Tujuannya adalah menciptakan gambaran sederhana tentang data yang mirip dengan pemikiran pengguna dan pengembangan mengenai data tersebut (dan orang dan proses yang dinyatakan dalam data tersebut). Hal tersebut memfasilitasi diskusi diantara orang-orang yang terlibat dalam proses desain, bahkan mereka tidak mempunyai latar belakang teknis. Pada saat yang sama, desain awal harus akurat untuk membantu ketepatan translasi ke dalam sebuah model data yang didukung oleh sistem database komersial (yang dalam perakteknya berarti model relasional).

4. Perbaikan Skema: Langkah keempat dalam desain database adalah analisis sekumpulan relasi dalam skema database relasional untuk mengidentifikasi permaslahan yang muncul, dan memperbaikinya. Berbeda dengan analisis persyaratan dan langkah-langkah desain konseptual, yang secara esensial bersifat subjektif, perbaikan skema dapat dipandu oleh beberapah teori yang kuat dan bagus.

5. Desain Database Fisik: Pada langkah ini kita akan mempertimbangkan beban kerja umum yang diharapkan dapat didukung oleh database kita dan memperbaiki desain database di masa mendatang untuk memastikan terpenuhinya kriteria performa yang diinginkan.

6. Desain Aplikasi Keamanan: Semua proyek perangkat lunak yang melibatkan sebuah database manajemen sistem harus mempertimbangkan aspek aplikasi yang berada di luar database itu sendiri. Metodologi desain seperti UML hrus mencoba menekankan desain perangkat lunak dan siklus pengembangan yang lengkap.

3.1.4.1Model Data Entity Relationship (ER) Untuk Sistem Perjalanan Dinas Model data entity relationship (ER) untuk sistem perjalanan dinas para pegawai terdapat beberapah hal data umum, data entitas pegawai,data entitas pimpinan serta data entitas admin yang terdapat dalam suatu sistem dimana admin berperan dalam mengelolah data para pegawai,serta mengolah hasil informasi dan data entitas pimpinan maupun pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang terdiri dari data umum seperti : Jenis kegiatan, Waktu kegiatan, Tempat kegiatan, Agenda yang dibahas Peta tujuan.

Semua itu dirangkum dan dikelolah oleh admin yang terdapat satu admin yang memiliki identitas berupah nama dan id yang digunakan, oleh sebab itu admin berperan dalam mengelolah data para pegawai untuk menyampaikan informasi yang diperoleh dari setiap kepala bagian.

Entity relationship merupakan suatu model data yang dikembangkan

berdasarkan obyek. Entity relationship digunakan untuk menjelaskan hubungan antara data dalam basis data kepada pemakai secara logik. Entity relationship didasarkan pada suatu persepsi bahwa real world terdiri atas obyek-obyek dasar yang mempunyai hubungan atau kerelasian antara obyek-obyek dasar tersebut. Entity relationship

digambarkan dalam bentuk diagram yang disebut diagram ER (ER_Diagram atau

ERD) dengan menggunakan simbol-simbol grafis tertentu.

Entity relationship relatif mudah dipahami, bahkan oleh para pemakai yang awam. Bagi perancang basis data, Entity relationship berguna untuk memodelkan sistem yang nantinya akan dikembangkan basis datanya. Model ini juga membantu perancang basis data pada saat melakukan analisis dan perancangan sistem karena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkna dan kerelasian antara data didalamnya. Bagi pemakai, model ini sangat dan rancangan basis data yang akan dikembangkan oleh perancang basis data.

Entity relationship tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas, atribut dan kerelasian antara entitas. Secara grafis besar, entitas merupakan obyek dasar yang terlibat dalam sistem. Atribut berperan sebagai penjelas entitas, dan kerelasian menunjukkan hubungan yang terjadi di antara dua entitas.

ADMIN

DATAUMUM

Pegawai Nip

Agenda Yang

dibahas Peta Tujuan Tempat Kegiatan Waktu kegiatan Jenis Kegiatan Pimpinan nama Password Nomor hape pascabayar Agenda Yang dibahas Nama Pegawai Sesuai Bidang Tempat Kegiatan Laporan Kegiatan Waktu Kegiatan Jenis Kegiatan Data entitas pimpinan DILIHAT Mengolah Data Pengiriman Informasi,Data entitas pimpinan Jenis kelamin

nama Golongan Bidang

Alamat Tujuan Kantor Data entitas Kepegawaian Data Pegawai Seusai bidang Mengelolah Data DILIHAT nama Password Pengiriman Informasi,Data entitas pimpinan Nama administator Hapus informasi,Data entitas pimpinan Hasil Data entitas pegawai Hasil informasi, data entitas pimpinan Update informasi data entitas pimpinan Edit informasi,data entitas Pimpinan Data administator Data entitas Kepegawaian

Olah data Dilihat

Olah data Dilihat Pegawai

Visi Misi Tanggal lahir Tempat Lahir Agama Jabatan alamat Visi Kegiatan Misi Kegiatan

Dokumen terkait