BAB II. KAJIAN TEORI
4. Model Pembelajaraan Kooperatif
a)Pengertian Model Pembelajaraan Kooperatif
Beberapa pendapat ahli tentang pengertian model pembelajaraan kooperatif sebagai berikut :
1. Suyatno (2009 :51) menyatakan bahwa “pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkonstruksi konsep, menyelesaiakan persoalan atau inkuiri”.
2. Rusman (2011 : 202) mengatakan bahwa “pembelajaran kooperatif (cooperative learning) adalah Bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen.”
3. Nurhadi (2004: 61) mengatakan bahwa “pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sistematis mengembangkan interaksi yang silih asah, silih asih, dan silih asuh antar sesama siswa sebagai latihan hidup di dalam masyarakat nyata”.
4. Menurut Rusman (2011:204) “Cooperative learning adalah teknik pengelompokan yang di dalamnya siswa bekerja terarah pada tujuan belajar bersama dalam kelompok kecil yang umumnya terdiri dari 4-5 orang.
5. Menurut Satrijono (2012 : 167) “metode pembelajaran gotong royong (Cooperative Learning) yaitu suatu pengajaran yang memberikan kesempatan kepada anak didik untuk bekerja sama dengan sesama siswa”.
6. Tom V. Savage (Rusman : 203) mengemukakan bahwa Cooperative learning adalah pendekatan yang menekankan kerja sama dalam kelompok.
7. Slavin (2009) pembelajaran kooperatif adalah metode atau model dimana siswa belajar bersama, saling menyumbangkan pikiran dan bertanggung jawab terhadap pencapaian hasil belajar individu dan kelompok.
8. Menurut Suprijono (2010:54) pembelajaran kooperatif adalah konsep yang lebih luas meliputi semua jenis kerja kelompok termasuk bentuk-bentuk yang lebih dipimpin oleh guru atau diarahkan oleh guru
Jadi belajar kooperatif adalah pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil sehingga peserta didik bekerja
bersama untuk memaksimalkan kegiatan belajarnya sendiri dan juga anggota yang lain. Idenya sangat sederhana. Anggota kelas diorganisasikan ke dalam kelompok-kelompok kecil setelah menerima pembelajaran dari guru. Kemudian, para peserta didik itu mengerjakan tugas sampai semua anggota kelompok berhasil memahaminya.
b)Tujuan Pembelajaran Kooperatif
Beberapa pendapat para ahli tentang tujuan dari pembelajaran kooperatif sebagai berikut :
1. Johnson & Johnson (Trianto : 2011) menyatakan bahwa tujuan pokok belajar kooperatif adalah memaksimalkan belajar siswa untuk peningkatan prestasi akademik dan pemahaman baik secara individu maupun secara kelompok. 2. Zamroni (Trianto : 2011) mengemukakan bahwa manfaat
penerapan belajar kooperatif adalah dapat mengurangi kesenjangan pendidikan khususnya dalam wujud input pada level individual.
3. Ibrahim, dkk (Trianto : 2011) menyatakan tujuan-tujuan kooperatif dapat meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik, penerimaan terhadap keragaman, dan pengembangan keterampilan social.
4. Ruger & David Johson (Sofnowandi : 2012) Tujuan pembelajaran kooperatif adalah membentuk semua anggota kelompok menjadi pribadi yang kuat. Tanggung jawab perseorangan adalah kunci untuk menjamin semua anggota yang diperkuat oleh kegiatan belajar bersama artinya, setelah mengikuti kelompok belajar bersama, anggota kelompok harus dapat menyelesaikan tugas yang sama. 5. Widyantini (2006) Tujuan pembelajaran kooperatif adalah
“hasil belajar akademik siswa meningkat dan siswa dapat menerima berbagai keragaman dari temannya serta pengembangan keterampilan social
Para ahli telah menunjukan bahwa pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan kinerja peserta didik dalam tugas-tugas akademik, unggul dalam membantu peserta didik menumbuhkan kemampuan berfikir kritis. Pembelajaran kooperatif juga dapat memberikan keuntungan baik pada peserta didik kelompok di bawah maupun kelompok di atas yang bekerja bersama menyelesaikan tugas-tugas akademik.
Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tersebut memerlukan kerja sama antar peserta didik dan saling ketergantungan dalam struktur pencapaian tugas, tujuan, pengahargaan. Keberhasilan belajar tergantung dari keberhasilan masing-masing individu dalam kelompok, di mana keberhasilan tersebut sangat berarti untuk mencapai suatu tujuan yang positif dalam belajar kelompok.
c) Unsur Penting dan Prinsip Utama Pembelajaran Kooperatif
Menurut Jonhnson & Johnson dan Sutton (Trianto : 2011) terdapat lima unsur penting dalam pembelajaran kooperatif, yaitu :
1. Saling ketergantungan yang bersifat positif anatara siswa. Dalam belajar kooperatif siswa merasa bahwa mereka sedang bekerja sama untuk mencapai satu tujuan dan terikat satu sama lain.
2. Interaksi antar siswa yang semakin meningkat. Belajar kooperatif akan meningkatkan interaksi antar siswa.
3. Tanggung jawab individual. Tanggung jawab individual dalam belajar kelompok dapat berupa tanggung jawab siswa dalam hal : (a) membantu siswa yang membutuhkan bantuan dan (b) siswa tidak dapat hanya sekedar “membonceng” pada hasil kerja teman jawab siswa dan teman sekelompoknya.
4. Keterampilan interpersonal dan kelompok kecil. Selain dituntut untuk belajar bagaimana berinteraksi dengan siswa lain dalam kelompoknya.
5. Proses kelompok. Belajar kooperatif tidak akan berlangsung tanpa proses kelompok.
Menurut Slavin (Trianto : 2011) prinsip utama dari belajar kooperatif sebagai berikut :
1. Penghargaan kelompok, yang akan diberikan jika kelompok mencapai kinerja yang ditentukan.
2. Tanggung jawab individual, bermakna bahwa suksesnya kelompok tergantung pada belajar individual semua anggota kelompok.
3. Kesempatan yang sama untuk sukses, bermakna bahwa siswa telah membantu kelompok dengan cara meningkatkan belajar mereka sendiri. Hal ini memastikan bahwa siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah sama-sama tertantang untuk melakukan yang terbaik dan bahwa kontribusi semua anggota kelompok sangat bernilai.
Menurut Rusman (2011:212) prosedur pembelajaran kooperatif pada prinsipnya terdiri atas empat tahap, yaitu:
1. Penjelasan Materi, tahap ini merupakan tahapan penyampaian pokok-pokok materi pembelajaran sebelum siswa belajar dalam kelompok. Tujuan utama tahapan ini adalah pemahaman siswa terhadap pokok materi.
2. Belajar Kelompok, tahapan ini dilakukan setelah guru memberikan penjelasan materi, siswa bekerja dalam kelompok yang telah dibentuk sebelumnya.
3. Penilaian, penilaian dilakukan melalui tes atau kuis, yang dilakukan secara individu atau kelompok. Tes individu akan memberikan penilaian kemampuan individu, sedangkan kelompok akan memberikan penilaian kemampuan kelompoknya.
4. Pangakuan Tim, adalah penetapan tim yang dianggap paling menonjol atau tim paling berprestasi untuk kemudian diberikan penghargaan atau hadiah, dengan harapan dapat memotivasi tim untuk berprestasi.
Menurut Rusman (2011:211) terdapat 6 langkah utama atau tahapan di dalam pelajaran yang menggunakan pembelajaran kooperatif.
Tabel 1
Langkah-langkah model pembelajaraan kooperatif
Tahap Tingkah Laku Guru
Tahap 1
Menyampaikan Tujuan dan Memotivasi peserta didik
Guru menyampaiakn tujuan pembelajaran yang akan dicapai pada kegiatan pembelajaran dan menekankan pentingnya topik yang akan dipelajari dan memotivasi peserta didik belajar. Tahap 2
Menyajikan informasi Guru menyajikan informasi atau materi kepada peserta didik dengan jalan demonstrasi atau melalui bahan bacaan.
Tahap 3
Mengorganisasikan peserta didik ke dalam kelompok-kelompok belajar
Guru menjelaskan kepada peserta didik bagaimana caranya memebentuk kelompok belajar dan membimbing setiap kelompok agar melakukan transisi secara efektif dan efisien. Tahap 4
Membimbing kelompok bekerja dan belajar
Guru membimbing kelompok-kelompok belajar pada saat mereka mengerjakan tugas mereka. Tahap 5
Evaluasi Guru mengevaluasi hasil belajar tentang materi yang telah dipelajari atau masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerjanya. Tahap 6
Memberikan penghargaan
Guru mencari cara-cara untuk menghargai baik upaya maupun hasil belajar individu dan kelompok.
Suprijono (Chanifah, dkk., 2012:3) membagi menjadi tiga belas macam yaitu:
(1) jigsaw, (2) Think Pair Share, (3) Numbered Heads Together, (4) Group Investigation, (5) Two Stay Two Stray, (6) Make a Match, (7) Listening Team, (8) Insie-Outside Circle, (9) Bamboo Dancing, (10) Point-Counter-Point, (11) The Power of Two, (12) Listening Team dan (13) Scrambel.