STANDAR Nilai
A. MODEL PENILAIAN CEPAT INDUSTRI GULA 1.0 (MPG 1.0)
Model Penilaian Kinerja Industri Gula diimplementasikan dalam sebuah perangkat lunak yang diberi nama MPG 1.0. MPG 1.0 merupakan program aplikasi yang dirancang untuk menilai kinerja pabrik gula secara cepat (rapid asessment). Perangkat lunak ini diharapkan dapat memberi kemudahan bagi pengelola PG dan para peneliti untuk mengetahui kesenjangan (gap) antara kinerja PG dengan standar ideal pengelolaan PG. Output yang dapat diperoleh dari model penilaian cepat industri gula ini adalah berupa nilai penyimpangan (variasi) kinerja PG terhadap standar ideal. Lingkup penilaian yang dilakukan oleh model ini meliputi penilaian kinerja bahan baku, proses produksi, energi, produk, keuangan, organisasi, dan informasi penyimpangan kinerja eksternal (ekonomi, sosial, lingkungan).
Teknik analisis yang digunakan untuk mengukur penyimpangan proses dalam model MPG 1.0 adalah teknik pengukuran akurasi. Analisis dimulai dengan melakukan penilaian pada level parameter, level stasiun (unit proses), dan terakhir penilaian pada level PG. Nilai toleransi penyimpangan maksimum yang digunakan dalam penilaian adalah 10 %. Jika nilai penyimpangan (akurasi) suatu parameter atau stasiun terhadap standar lebih kecil atau sama dengan 10 % maka kinerja parameter atau stasiun tersebut dinilai ”baik”. Sebaliknya jika penyimpangan lebih besar dari 10 %, maka kinerja parameter atau stasiun tersebut dinilai ”kurang baik”.
Lingkup penilaian yang dilakukan oleh MPG 1.0 meliputi aspek internal (pabrikasi) PG dan aspek eksternal (ekonomi-lingkungan-sosial) PG. Aspek pabrikasi PG meliputi mulai dari bagian penerimaan bahan baku, proses produksi, SDM, keuangan, dan produk. Khusus untuk proses produksi penilaian kinerja dirinci pada masing-masing stasiun, yaitu: stasiun penggilingan, stasiun pemurnian nira, stasiun penguapan, stasiun kristalisasi, stasiun putaran (sentrifugasi), stasiun pengeringan dan pengemasan, serta stasiun energi.
Penilaian aspek pengelolaan perkebunan tebu belum dicakup dalam MPG 1.0.
Komponen yang berkaitan dengan faktor eksternal antara lain faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pengukuran kinerja pada aspek ekstenal bertujuan untuk
mengetahui efek eksternalitas yang ditimbulkan oleh keberadaan PG pada lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat sekitar, seperti: timbulnya pencemaran lingkungan dan terjadinya perubahan-perubahan sosial yang negatif.
Selain itu pengukuran aspek eksternal juga dimaksudkan untuk mengetahui dampak keadaan ekonomi luar terhadap keberadaan PG saat ini, yaitu untuk mengetahui sejauh mana PG dapat bersaing di pasar gula internasional.
Desain MPG 1.0 terdiri dari tiga bagian utama, yaitu: manajemen dialog, model, dan manajemen basis data.
1. Manajemen Dialog
Manajemen dialog (user interface) merupakan bagian yang berinteraksi langsung dengan pengguna. Pengguna MPG 1.0 dibedakan menjadi dua, yaitu pengguna umum dan peneliti. ”Pengguna umum” memiliki hak untuk hanya mengakses baca informasi dan tidak memiliki hak untuk mengubah basis data (read only). Pengguna umum juga tidak memiliki hak untuk menjalankan model perhitungan kinerja. Sedangkan pengguna ”peneliti” merupakan pengguna yang memiliki akses penuh terhadap data dan model. Untuk membedakan hak akses masuk pengguna ke dalam MPG 1.0, maka bagi pengguna peneliti disediakan kunci akses berupa ”nama peneliti” dan ”kata sandi”. Sedangkan bagi pengguna umum dapat langsung masuk ke dalam sistem. Tampilan otorisasi akses pengguna MPG 1.0 ditampilkan dalam Gambar 11:
Gambar 10. Tampilan Otorisasi Masuk MPG 1.0
Informasi yang ditampilkan bagi pengguna umum dan pengguna peneliti adalah sama, perbedaan terdapat pada hak akses terhadap modifikasi data. Lingkup informasi MPG 1.0 digambarkan dalam formulir tampilan pertama seperti ditampilkan dalam Gambar 12:
Gambar 11. Tampilan Formulir Utama MPG 1.0
Pada tahap selanjutnya pengguna dapat melihat alur penilaian kinerja PG pada formulir ”Kinerja Pabrik Gula”. Dalam formulir tersebut pengguna dapat melihat dan mengakses berbagai sub-model penilaian kinerja MPG 1.0.
Dalam formulir ini pengguna secara langsung dapat melihat alur penilaian kinerja PG. Alur penilaian PG berawal dari pengisian (input) data identitas PG, dilanjutkan dengan entry data parameter penilaian pada masing-masing stasiun atau unit kerja, penilaian pada level stasiun, dan terakhir adalah penilaian pada level PG. Tampilan formulir kinerja PG ditampilkan dalam Gambar 13.
Gambar 12. Tampilan Formulir Alur Penilaian Kinerja PG
Setelah selesai melakukan penilaian pada setiap stasiun atau unit kerja, pada tahap akhir pengguna dapat melihat kesimpulan hasil penilian kinerja PG.
Contoh tampilan formulir kesimpulan kinerja PG disajikan pada gambar di Gambar 14. Pada Gambar 14 tersebut pengguna dapat melihat kesimpulan penilaian kinerja dalam level PG, stasiun, dan pada level detail setiap parameter. Pada tabel pertama, pengguna dapat melihat ringkasan kesimpulan kinerja dari setiap stasiun atau unit proses. Pada tabel kedua, pengguna dapat melihat ringkasan penilaian setiap parameter kinerja sesuai dengan stasiun atau unit kerja yang di pilih pada tabel pertama. Melalui formulir ini pengguna dapat mencetak hasil analisis ke dalam hardcopy menggunakan printer melalui perintah ”Print”. Contoh tampilan hardcopy hasil penilaian PG ditampilkan pada Lampiran 3.
Gambar 13. Tampilan Formulir Kesimpulan Penilaian Kinerja PG
2. Manajemen Basis Data
Basis data berfungsi untuk mengelola data dan informasi yang diperlukan oleh model. Sistem manajemen basis data memiliki fasilitas pengelolaan data yang dapat menunjang kerja model. Beberapa fasilitas yang dimiliki oleh sistem manajemen basis data antara lain fasilitas tambah, edit, update, refresh, pemilihan dan permintaan data (query), dan fasilitas hapus data. Hak akses terhadap basis data dibedakan melalui otorisasi cara masuk (login) pengguna.
Desain manajemen basis data MPG 1.0 diimplementasikan menggunakan sistem manajemen basis data Access 2000. Hasil implementasi basis data dinamakan “MPG10.mdb”. Basis data MDB10.mdb terdiri dari enam buah tabel utama dan lima tabel pendukung. Tabel utama terdiri dari tabel PG_0, Proses, Stasiun, Kriteria, Kinerja Aktivitas, dan tabel Kinerja
Stasiun. Tabel utama berperan sebagai penyedia data dan untuk menyimpan data penilaian kinerja PG. Tabel pendukung terdiri tabel Keterangan dan tabel strata organisasi (OrStrataJml, OrFormasi, OrJabatan, OrStrata). Tabel pendukung berfungsi sebagai penyedia informasi statis. Informasi statis terdiri dari informasi deskripsi yang menjelaskan suatu sub-model, berisi data dan spesifikasi alat yang digunakan dalam stasiun produksi, atau berisi keterangan-keterangan lainnya. Representasi fisik basis data MPG10.mdb diambarkan dalam Gambar 15.
Gambar 14. Representasi Fisik Basis Data MPG 1.0 dalam Access 2000 DBMS