• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODERN DAN CERDAS YANG DILANDASI MASYARAKAT YANG SEJAHTERA DAN RELIGIUS”

Visi Pembangunan Kota Magelang ini diharapkan akan mewujudkan keinginan dan amanat masyarakat Kota Magelang dengan tetap mengacu pada pencapaian tujuan nasional seperti diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945. Visi ini harus dapat diukur keberhasilannya dalam rangka mewujudkan Magelang sebagai kota jasa yang modern dan cerdas sekaligus masyarakat yang sejahtera dan religius. Makna yang terkandung dalam visi tersebut dijabarkan sebagai berikut:

a. Kota Jasa yang Modern dan Cerdas:

Pembangunan Kota Magelang diarahkan untuk memperkuat sektor jasa yang didominasi oleh jasa pemerintahan umum dan jasa swasta sebagai potensi kota, dengan menitikberatkan pada sektor perekonomian, sektor kesehatan, dan sektor pendidikan. Modern adalah sikap dan cara berpikir serta cara bertindak sesuai dengan tuntunan jaman, yang berarti suatu kondisi lebih maju daripada daerah lain, mampu berdaya saing dengan daerah lain menggunakan potensi yang ada.Kota modern adalah kota yang mampu menyelaraskan sosial, fisik, dan ekonomi dengan budaya dan sejarah yang dimiliki oleh kota tersebut, dengan karateristik:(a) Masyarakat sejahtera dalam financial;(b) Kota terdepan dalam pelayanan (kota modern menyediakan pelayanan yang mampu memenuhi kebutuhan para pengguna kota atau masyarakat umum);(c) Visual kota mengundang pesona (kota modern dapat dilihat dari fisiknya, secara visual kota terlihat tertata, menarik, mengundang kenyamanan untuk tinggal dan berkarya).

Kota cerdas adalah kota yang dikelola secara efektif dan efisien untuk memaksimalkan pelayanan kepada warganya secara adil tanpa diskriminasi dengan muatan kemudahan koneksitas informasi dan komunikasi berbasis teknologi informasi yang dilakukan dalam dunia usaha, sistem penyelenggaraan pelayanan publik, mekanisme partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kontrol, maupun komplain, dan bidang lain pendukung nilai daya saing daerah. Unsur-unsur Kota Cerdas: (1) Smart Governance yaitu: pengembangan e-governance, ada partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan; (2) Smart infrastructure yaitu:pengembangan jaringan IT, pengembangan sistem informasi manajemen berbasis IT; (3) Smart Economy, yaitu: pengembangan city branding, pengembangan kewirausahaan, pengembangan e-commerce, dan ekonomi kreatif; (4) Smart environment yaitu: pengelolaan lingkungan berbasis IT, pengelolaan SDA berbasis IT, pemanfaatan sumber energi terbarukan; (5) Smart people yaitu: pendidikan dan pengembangan SDM yang melek teknologi, dan dukungan penelitian,

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 46 pengembangan karakter sosial budaya masyarakat; serta (6) Smart Living yaitu: kemudahan akses terhadap layanan pendidikan, kemudahan akses terhadap layanan kesehatan, pengembangan peran media, dan kemudahan akses terhadap jaminan keamanan.

b. Sejahtera:

Perwujudan kota sejahtera dicapai melalui peningkatan dan pemantapan upaya menyejahterakan masyarakat secara adil merata tanpa diskriminasi melalui: (1) Optimalisasi peran dan fungsi lembaga pemerintah, swasta, masyarakat madani, dan media massa khususnya dalam pelayanan jasa perekonomian, jasa kesehatan dan jasa pendidikan; (2) Menciptakan peluang kerja dalam bidang pelayanan jasa perekonomian, jasa kesehatan dan jasa pendidikan; (3) Tanpa mengabaikan pembangunan dibidang lain sebagai upaya menuju masyarakat yang berdaya dan mandiri.

c. Religius:

Masyarakat religius adalah masyarakat yang menerapkan ketaqwaan kepada ketuhanannya dalam tata kehidupan sehari-hari sebagai warga negara dan anggota masyarakat. Dalam masyarakat religius dijamin kebebasan beribadah sesuai agama dan kepercayaannya, dan kecukupan ketersediaan tempat ibadah.

Masyarakat religius yang akan dicapai tahun 2016-2021 sebagai penyiapan landasan terbentuknya masyarakat madani di tahun 2025 sebagaimana digariskan dalam RPJPD Kota Magelang tahun 2005-2025, yang ditandai dengan: 1. Kebiasaan dialog timbal balik warga dengan pemerintah di ruang publik yang luas 2. Kehidupan demokratis bagi warga 3. Toleransi atau saling menghargai dalam kehidupan masyarakat 4. Sikap masyarakat yang tulus menerima perbedaan yang ada di masyarakat (pluralisme) 5. Keadilan sosial bagi warga

Perwujudan visi pembangunan ditempuh melalui misi untuk memberikan arah dan batasan proses pencapaian tujuan, maka ditetapkan 5 (lima) misi Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Magelang Tahun 2016-2021, sebagai berikut:

1. Meningkatkan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas dan profesional dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi sebagai dasar terciptanya pemerintahan daerah yang bersih serta tanggap terhadap pemenuhan aspirasi masyarakat, mampu meningkatkan dan mengelola potensi daerah dalam rangka efektifitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat didukung partisipasi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

2. Mengembangkan dan mengelola sarana perkotaan dan sarana pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan dan perdagangan yang lebih modern serta ramah lingkungan. 3. Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur perkotaan untuk mendukung

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 47 4. Mengembangkan potensi budaya dan kesenian daerah sebagai landasan pengembangan

dan pembangunan pariwisata Kota Magelang.

5. Memperkuat kehidupan beragama dan toleransi antar umat beragama melalui penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keagamaan dan peningkatan saranaprasarana peribadatan sebagai landasan terbangunnya masyarakat madani

Berdasarkan visi misi kota, posisi DPMPTSP sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya dalam melaksanakan urusan penanaman modal mendukung perwujudan unsur visi Kota Jasa Yang Modern Dan Cerdas serta unsur Masyarakat Sejahtera melalui:

Misi ke 1 : Meningkatkan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas dan

profesional dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi sebagai dasar terciptanya pemerintahan daerah yang bersih serta tanggap terhadap pemenuhan aspirasi masyarakat, mampu meningkatkan dan mengelola potensi daerah dalam rangka efektifitas dan efisiensi pelayanan kepada

masyarakat didukung partisipasi masyarakat dalam rangka

meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Misi ini mengarahkan pada upaya peningkatan kualitas, profesionalitas,

integritas, produktivitas, responsifitas, dan etos kerja aparatur di jajaran Pemerintah Kota Magelang dengan cara melaksanakan reformasi birokrasi secara berkesinambungan yang mencakup: (a) Organisasi (Organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran (right sizing); (b) Tatalaksana (Sistem, proses dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, terukur dan sesuai dengan prinsip-prinsip good governance); (c) Peraturan Perundang-undangan (Regulasi yang tidak tumpang tindih dan harmonis, serta mendoorng pencapaian kinerja pemerinrintahan); (d) Sumber daya manusia aparatur (SDM apatur yang berintegritas, netral, kompeten, capable, profesional, berkinerja tinggi dan sejahtera); (e) Pengawasan (Meningkatnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN); (f) Akuntabilitas (Meningkatnya akuntabilitas dan kinerja birokrasi); (g) Pelayanan Publik (Pelayanan prima sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat dan dunia usaha); dan (h) Pola pikir (mindset) dan Budaya Kerja (culture set) (Aparatur Birokrasi dengan integritas dan kinerja yang tinggi sesuai dengan bahasa budaya kerja). Tujuan ke 2 : Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang responsif melalui optimalisasi teknologi informasi. Sasaran ke 3 : Terwujudnya pemerintahan dengan pelayanan publik yang responsif Misi ke 3 : Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur perkotaan untuk

mendukung pemerataaan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 48

Pembangunan infrastruktur perkotaan menjadi faktor utama untuk

mendukung keberlangsungan aktivitas sosial ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pada misi ini, pemenuhan ketersediaan infrastruktur perkotaan di seluruh wilayah Kota Magelang, baik yang berlokasi di jantung kota, pinggir kota maupun terutama di lokasi-lokasi sekitar perbatasan dengan Kabupaten Magelang merupakan hal sangat urgen demi terpenuhinya aspek pemerataan pembangunan ekonomi dan

kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari pembangunan adalah

kemakmuran bersama, maka dari itu pemerataan pendapatan (redistribusi pendapatan/ distribution of income) menjadi hal yang krusial untuk dilakukan pemerintah agar pendapatan masyarakat terbagi semerata mungkin diantara warga masyarakat. Pengertian merata di sini tidak berarti bahwa semua warga masyarakat pendapatannya dibuat sama, tetapi kesempatan yang sama bagi setiap warga untuk memperoleh pendapatan. Tujuannya adalah agar tidak terjadi ketimpangan pendapatan dalam masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan dan kecemburuan sosial yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas daerah Tujuan ke 2 : Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian laju inflsi, serta mendukung penurunan kesenjangan antar kelompok pendapatan Sasaran ke 4 : Meningkatnya kondusifitas iklim investasi, daya saing dan kesejahteraan ekonomi masyarakat

4.2 Tujuan dan Sasaran

Tujuan merupakan penjabaran visi Misi kepala daerah yang sesuai tugas dan fungsi OPD yang lebih spesifik dan terukur dilengkapi dengan rencana sasaran yang hendak dicapai. Strategi diwujudkan dalam kebijakan dan program, serta arah yang diambil oleh OPD dalam menentukan bentuk program dan kegiatan untuk mencapai tujuan. Secara umum, tujuan dan sasaran yang dituju pada pelaksanaan misi Meningkatkan sumber daya manusia aparatur yang berkualitas dan profesional dengan mengoptimalkan kemajuan teknologi sebagai dasar terciptanya pemerintahan daerah yang bersih serta tanggap terhadap pemenuhan aspirasi masyarakat, mampu meningkatkan dan mengelola potensi daerah dalam rangka efektifitas dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat didukung partisipasi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah sebagai berikut :

Tujuan :

1) Mewujudkan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan dengan aparatur professional dan berintegritas;

2) Mewujudkanpenyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang responsif melalui optimalisasi teknologi informasi;

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 49 3) Mewujudkan pengelolaan potensi daerah dan pembangunan daerah secara patisipatif dan

demokratis untuk melayani aspirasi masyarakat secara berkeadilan;

4) Mewujudkan peningkatan kuantitas dan kualitas partisipasi masyarakat dalam rangka memajukan kualitas hidup masyarakat. Sasaran : 1) Terwujudnya aparatur sipil negara yang profesional dan organisasi perangkat daerah yang efektif dilengkapi dengan norma standar pelayanan minimal dan standar operasional prosedur; 2) Meningkatnya akuntabilitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan serta penegakan hukumdan HAM tanpa diskriminatif; 3) Terwujudnya pemerintahan dengan pelayanan publik yang responsive; 4) Optimalisasi pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendukung layanan Smart City dalam pemerintahan dan pelayanan publik; 5) Terwujudnya perencanaan daerah partisipatif berbasis data yang akurat dan akuntabel; 6) Peningkatan sumber pendapatan daerah dan efisiensi pengelolaan keuangan dan aset daerah; 7) Meningkatnya kemampuan pemerintah mendorong partisipasi masyarakat dan kemitraan; 8) Meningkatnya kemampuan partisipasi masyarakat dalam pembangunan; 9) Meningkatnya kualitas dan kuantitas partisipasi pemuda dalam ajang prestasi tingkat regional, nasional dan internasional.

Sedangkan tujuan dan sasaran yang dituju pada pelaksanaan misi Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur perkotaan untuk mendukung pemerataaan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat adalah sebagai berikut :

Tujuan :

1) Meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur untuk mengurangi kesenjangan wilayah dan pemerataan aksesibilitas;

2) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian laju inflasi mendukung penurunan kesenjangan antar kelompok pendapatan; 3) Menurunkan pengangguran dan kemiskinan; 4) Mengendalikan laju pertumbuhan penduduk untuk kesejahteraan masyarakat; 5) Meningkatkan kesetaraan gender. Sasaran : 1) Terpenuhinya kebutuhan prasarana dan sarana dasar yang berkeadilan dan sesuai rasio kebutuhan masyarakat; 2) Menurunnya kesenjangan wilayah dan kesenjangan antar kelompok pendapatan;

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 50 3) Terwujudnya sistem transportasi dan lalu lintas yang baik, ramah lingkungan dan berkeadilan; 4) Meningkatnya kondusifitas iklim investasi, daya saing dan kesejahteraan ekonomi masyarakat; 5) Meningkatnya produktivitas daerah dan ekonomi kreatif; 6) Meningkatnya ketahanan pangan; 7) Meningkatnya lapangan kerja; 8) Meningkatnya kesejahteraan sosial, penurunnya jumlah keluarga miskin dan PMKS; 9) Terkendalinya Laju pertumbuhan penduduk dan daya dukung lingkungan; 10) Menurunnya kesenjangan gender.

4.3 Strategi dan Kebijakan

Arah kebijakan menjadi penghubung pengelompokkan arah pencapaian sasaran melalui prioritas pembangunan pada setiah tahapan tahun. Strategi dan kebijakan Pemerintah Kota Magelang selama pembangunan selama lima tahun ke depan dibagi menjadi beberapa tema pembangunan sebagai berikut:

A. Tema Pembangunan Tahun 2016 : Membangun Kolaborasi dan Konektivitas

Tema tahun 2016 adalah tema yang disusun sebagai dasar perencanaan yang dilakukan pada tahun 2016 untuk RKPD tahun 2017, karena Walikota terpilih dilantik pada bulan Pebruari 2016. Perencanaan tahap pertama mengambil tema: "Membangun Kolaborasi dan Konektivitas: antar pelaku pembangunan, antarsektor; dan antar wilayah.

B. Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2017: Kreatif dan Inovatif Bersama Mitra

Tema ini sebagai dasar perencanaan pembangunan yang disusun tahun 2017 untuk diimplementasikan melalui RKPD tahun 2018. Tema pembangunan ini merupakan kelanjutan tema sebelumnya dengan tekanan pada upaya penyusunan rencana aksi kemitraan antar pelaku pembangunan menyiapkan Kota Magelang sebagai kota Jasa Modern dan Cerdas. Fokus kinerja yang ingin dicapai adalah rancangan kreativitas dan inovasi yang akan ditindaklanjuti dalam program pembangunan sektoral dan kewilayahan pada tahapan pembangunan selanjutnya.

C. Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2018: Produktif Bersama Mitra

Tema ini sebagai dasar perencanaan pembangunan yang disusun tahun 2018 untuk diimplementasikan melalui RKPD tahun 2019. Tema pembangunan ini merupakan kelanjutan tema sebelumnya dengan tekanan pada upaya eksekusi kemitraan antar pelaku pembangunan menyiapkan Kota Magelang sebagai Kota Jasa Modern dan Cerdas yang dilandai masyarakat yang sejahtera dan religius. Fokus kinerja yang ingin dicapai adalah rancangan kreativitas dan inovasi yang akan ditindaklanjuti dalam program pembangunan sektoral dan kewilayahan pada tahapan pembangunan selanjutnya.

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 51

D. Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2019: Promotif dan ekspansif Bersama Mitra

Tema ini sebagai dasar perencanaan pembangunan yang disusun tahun 2019 untuk diimplementasikan melalui RKPD tahun 2020. Tema pembangunan ini merupakan kelanjutan tema sebelumnya dengan tekanan pada upaya eksekusi kemitraan antar pelaku pembangunan menyiapkan Kota Magelang sebagai Kota Jasa Modern dan Cerdas yang dilandai masyarakat yang sejahtera dan religius. Fokus kinerja yang ingin dicapai adalah rancangan promosi dan perluasan pasar produk dan citra kota yang akan ditindaklanjuti dalam program pembangunan sektoral dan kewilayahan pada tahapan pembangunan selanjutnya.

E. Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2020: Kompetitif Bersama Mitra

Tema ini sebagai dasar perencanaan pembangunan yang disusun tahun 2020 untuk diimplementasikan melalui RKPD tahun 2021. Tema pembangunan ini merupakan kelanjutan tema sebelumnya dengan tekanan pada perluasan kemitraan antar pelaku pembangunan menyiapkan Kota Magelang sebagai kota Jasa Modern dan Cerdas yang dilandai masyarakat yang sejahtera dan religius. Fokus kinerja yang ingin dicapai adalah perluasan pasar produk dan citra kota dan meningkatnya indikasi daya saing daerah minimal di tingkat provinsi Jawa Tengah dan Nasional. Fokus unggulan tahap ini akan ditindaklanjuti dalam program pembangunan sektoral dan kewilayahan pada tahapan pembangunan selanjutnya.

F. Tema Pembangunan Tahun Perencanaan 2021: Akomodatif dan Transitif

Tahap ini adalah perencanaan tahun 2021 untuk RKPD tahun 2022. Periode ini merupakan tahap puncak periode RPJMD tahun 2016-2021. Tahap ini merupakan masa transisi ke tahap RPJPD tahap V yaitu periode RPJPD tahun 2021-2025 yang dijabarkan dalam RPJM Daerah Ke-4 (2021-2025), Berlandaskan pelaksanaan, pencapaian, dan sebagai keberlanjutan RPJM Daerah Ke-3, RPJM Daerah Ke-4 diprioritaskan untuk:

a. memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang;

b. mewujudkan tercapainya perekonomian daerah yang berdaya saing tinggi, berlandaskan budaya yang unggul, sumber daya manusia yang berkualitas dan mandiri;

c. mewujudkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam masyarakat madani.

Strategi merupakan pernyataan-pernyataan yang menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai serta selanjutnya dijabarkan dalam serangkaian kebijakan. Strategi yang akan diterapkan DPMPTSP Kota Magelang mendasarkan pada strategi yang bersesuaian dengan pencapaian tujuan Mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang responsif melalui optimalisasi teknologi informasi pada misi pertama serta tujuan

Perubahan Rencana Strategis DPMPTSP Kota Magelang Tahun 2016-2021 52 Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Laju Inflasi yang ditempuh Kota Magelang dalam mencapai misi ketiga sebagai berikut.

Tabel 4.1

Strategi dan Kebijakan Kota Magelang Pada Misi Pertama Ketiga

VISI Daerah: MAGELANG SEBAGAI KOTA JASA YANG MODERN DAN CERDAS YANG

Dokumen terkait