D. Total Productive Maintenance (TPM)
3. Modul Fasilitas Maintenance
Modul asilitas Maintenance, modul ketiga merupakan modul yang melakukan proses penting dari perawatan/maintenance fasilitas. Proses perencanaan perawatan fasilitas dilakukan sesuai dengan kategori dan prosedur perawatan untuk masing masing fasilitas. Perawatan fasilitas dapat dilakukan sesuai dengan garansi perawatan, kontrak perawatan ataupun secara manual. ntuk menjaga agar performa fasilitas dapat optimal diperlukan perencanaan perawatan yang tepat, sehingga fasilitas dapat terawat dengan baik (Manfred Hinum, 1999).
Data perencanaan perawatan pada modul ini dapat dilakukan dengan memasukkan data data perawatan disesuaikan dengan data fasilitas (peralatan) yang akan dirawat. Setelah melakukan perencanaan perawatan dengan memasukkan data data yang diperlukan, dapat dilakukan pembuatan jadwal perawatan fasilitas. Modul pembuatan jadwal perencanaan dapat dibuat pada modul Schedulling, data data fasilitas berkaitan dengan perencanaan perawatan di realisasikan pada perawatan real sesuai dengan data data jadwal perawatan yang di simpan ke dalam database. adwal perawatan dibuat berdasarkan data kontrak perawatan ataupun dengan perawatan yang telah disesuaikan dengan kategori fasilitas tersebut.
Modul modul yang terdapat pada fasilitas maintenance meliputi: preventive
maintenance yang berisi planning, scheduling, work order dan early warning;
cost, monitoring jurnal maintenance. Modul modul dan sub sub modul di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Sub Modul Planning, merupakan sub modul yang berfungsi untuk merencanakan perawatan fasilitas, data fasilitas berasal dari master data fasilitas. Terdapat data master planning, data data rencana perawatan disimpan ke dalam data master planning.
b. Sub Modul Scheduling, merupakan sub modul yang berfungsi untuk memproses jadwal perawatan fasilitas/peralatan sesuai dengan kondisi perawatan, melalui kontrak perawatan atau garansi. Terdapat data master Scheduling untuk perawatan fasilitas tersebut. Data tersebut disimpan dalam database Master Scheduling.
c. Sub modul Work Order, merupakan sub modul yang berfungsi untuk
melakukan proses pembuatan work order, data fasilitas/peralatan yang akan di rawat oleh vendor yang akan merawatnya saling berkaitan. Sebelum melakukan perawatan, diberikan perintah kerja kepada vendor yang akan melakukan perawatan fasilitas/peralatan tersebut. Terdapat data master
Work Order dan data master vendor yang berasal dari data master kontrak.
d. Sub Modul Early Warning, merupakan sub modul yang berfungsi untuk melakukan proses pemberitahuan awal, waktu seharusnya melakukan perawatan data fasilitas, diberikan status perawatan berjangka waktu. Proses pengecekan akan dilakukan secara otomatis untuk melakukan pemberitahuan jadwal perawatan yang akan jatuh tempo, karena perawatan belum di proses ataupun belum dilakukan.
Modul monitoring maintenance yang merupakan modul yang melakukan proses
monitoring perawatan terhadap fasilitas/peralatan. Proses monitoring dilakukan terhadap data fasilitas dan perawatannya.Data monitoring berupa data biaya perawatan yang dikeluarkan, kondisi fasilitas, status fasilitas, kesiapan alat, jurnal histori perawatan fasilitas/peralatan. Terdapat data master monitoring
maintenance yang tersimpan di dalam database. Sub modul monitoring
maintenance terdiri dari :
a. Monitoring Cost: berfungsi untuk memonitor biaya perawatan yang timbul b. Monitoring Maintenance: berfungsi untuk menyimpan dan menampilkan
, monitoring Modul modul dan sub sub modul di atas dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Sub Modul merupakan sub modul yang berfungsi untuk merencanakan perawatan fasilitas, data fasilitas berasal dari master data fasilitas. Terdapat data master planning, data data rencana perawatan disimpan ke dalam data master .
b. Sub Modul merupakan sub modul yang berfungsi untuk memproses jadwal perawatan fasilitas/peralatan sesuai dengan kondisi perawatan, melalui kontrak perawatan atau garansi. Terdapat data master Scheduling untuk perawatan fasilitas tersebut. Data tersebut disimpan dalam database
c. Sub modul , merupakan sub modul yang berfungsi untuk melakukan proses pembuatan , data fasilitas/peralatan yang akan di rawat oleh vendor yang akan merawatnya saling berkaitan. Sebelum melakukan perawatan, diberikan perintah kerja kepada vendor yang akan melakukan perawatan fasilitas/peralatan tersebut. Terdapat data master dan data master vendor yang berasal dari data master kontrak. d. Sub Modul merupakan sub modul yang berfungsi untuk
melakukan proses pemberitahuan awal, waktu seharusnya melakukan perawatan data fasilitas, diberikan status perawatan berjangka waktu. Proses pengecekan akan dilakukan secara otomatis untuk melakukan pemberitahuan jadwal perawatan yang akan jatuh tempo, karena perawatan belum di proses ataupun belum dilakukan.
Modul yang merupakan modul yang melakukan proses
monitoring perawatan terhadap fasilitas/peralatan. Proses monitoring dilakukan terhadap data fasilitas dan perawatannya.Data monitoring berupa data biaya perawatan yang dikeluarkan, kondisi fasilitas, status fasilitas, kesiapan alat, jurnal histori perawatan fasilitas/peralatan. Terdapat data
yang tersimpan di dalam database. Sub modul terdiri dari :
a. berfungsi untuk memonitor biaya perawatan yang timbul
b. berfungsi untuk menyimpan dan menampilkan
data transaksi perawatan terhadap fasilitas, baik berupa jurnal, tabel dan jumlah transaksi perawatan yang telah dilakukan
c. Monitoring fasilitas: Berfungsi untuk melakukan proses monitor perawatan terhadap fasilitas, berupa status data fasilitas yang sedang dalam perawatan, kondisi data fasilitas dan kesiapan fasilitas/peralatan.
d. Modul Report dan Statistik, merupakan modul yang berfungsi menampilkan informasi tentang data fasilitas beserta transaksi histori proses yang berkaitan dengan perawatan fasilitas tersebut. Modul ini dapat diberikan informasi detail tentang fasilitas, baik berupa tabel, diagram ataupun statistik dalam bentuk pelaporan yang mudah dibaca. Data data detail fasilitas dapat berupa data biaya yang timbul selama perawatan dilakukan, kondisi fasilitas/peralatan, data data kerusakan yang dialami fasilitas, data statistik fasilitas dan informasi perawatan dan lain lain. Report dan statistik merupakan output yang dapat diberikan dari aplikasi maintenance fasilitas, sesuai dengan data data yang telah diinputkan sebelumnya dan dilakukan proses sesuai dengan prosedur yang berlaku pada aplikasi maintenance fasilitas.
e. Modul System & File–User Security, merupakan modul manajemen data, manajemen file dan manajemen user. Diterapkan keamanan data dengan menggunakan user dan password. Transaksi berupa eksekusi data dapat disimpan pada history user dan eksekusi yang telah dilakukan. Diberikan juga fungsi untuk melakukan proteksi data dengan melakukan back-up data. Modul ini lebih mengarah pada user security dan proteksi data untuk aplikasi fasilitas maintenancesystem. Modul ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi agar lebih efisien dan fleksibel.