BAB II DASAR TEORI
2.1 KAJIAN PUSTAKA
2.2.9 Modul Wifi ESP8266
ESP8266 merupakan modul wifi yang berfungsi sebagai perangkat tambahan mikrokontroler seperti Arduino agar dapat terhubung langsung dengan wifi dan membuat koneksi TCP/IP. Modul ini membutuhkan daya sekitar 3.3𝑣 dengan memiliki tiga mode wifi yaitu Station, Access Point dan Both (Keduanya). Modul ini juga dilengkapi dengan prosesor, memori dan GPIO dimana jumlah pin bergantung dengan jenis ESP8266 yang kita gunakan. Sehingga modul ini bisa berdiri sendiri tanpa menggunakan mikrokontroler apapun karena sudah memiliki perlengkapan layaknya mikrokontroler[13].
Gambar 2.12 Tampilan kasar dari Modul Wifi ESP8266
Gambar 2.13 Pin-pin pada Modul Wifi ESP8266[13].
27 2.3. PERANGKAT SOFTWARE
2.3.1. ARDUINO IDE
Pada Arduino UNO, terdapat bootloader yang berfungsi untuk mengupload program ke perangkat Arduino. Arduino UNO dapat diprogram dengan menggunakan software Arduino disebut Arduino IDE. Arduino IDE terdiri dari:
1. Editor Program, sebuah window yang memungkinkan yang penggunaa menulis dan mengedit program dalam bahasa processing.
2. Compiler, sebuah modul yang berfungsi mengubah kode program menjadi kode biner.
3. Uploader, sebuah modul yang memuat kode biner dari komputer kedalam memori didalam papan Arduino[12].
Gambar 2.14 Tampilan awal Arduino IDE[12].
28 2.3.2. Telegram
Telegram merupakan sebuah aplikasi multiplatform yang menawarkan layanan pesan instan berbasis internet. Dengan menggunakan aplikasi Telegram, sobat komputer dapat melakukan pengiriman pesan dan bertukar file, baik itu berupa gambar, video, audio dan juga dokumen. Untuk dapat menggunakannya komputer hanya perlu mendownload aplikasi Telegram terbaru dan kemudian memasangnya pada perangkat smartphone yang dimiliki[11].
Fitur – fitur aplikasi Telegram yang dapat dinikmati oleh para penggunanya:
1. Chatting, Fitur Telegram yang satu ini sudah banyak dikenal oleh para pengguna aplikasi chatting, akan tetapi fitur chatting pada aplikasi Telegram memiliki kelebihan tersendiri, selain dapat digunakan untuk mengirim pesan text, gambar, video, audio ataupun dokumen, fitur chatting aplikasi Telegram memiliki dua opsi pilihan yaitu Chat biasa dan Secret Chat.
Dengan memilih opsi Secret Chat pesan yang pengguna kirim akan dienkripsi sehingga fitur ini sangat cocok digunakan untuk private chatting.
2.
Rise and Speak, itur Telegram yang satu ini cukup menyita banyak perhatian bagi para penggunanya. Dengan adanya fitur ini sobat komputer dapat mengirimkan pesan suara tanpa menekan tombol apapun. Pengguna tinggal mendekatkan smartphone ke telinga pengguna, kemudian mulailah untuk rekam suara, setelah selesai letakkan smartphone pengguna dan pesan suara akan terkirim. Akan tetapi untuk menjalankan fitur telegram terbaru ini, Smartphone pengguna sudah tersedia sensor – sensor diantaranya Gyroscope, Accelerometer, dan Proximity Sensor.3. People List, Fitur aplikasi Telegram yang satu ini cukup berguna apabila pengguna komputer ingin mencari teman untuk dihubungi, pengguna tidak usah repot – repot
29
untuk men-scroll kontak teman pada aplikasi Telegram pengguna.
4. Channel, Fitur aplikasi Telegram yang satu ini berbeda dengan fitur Group, Channel pada aplikasi Telegram berfungsi layaknya microbloging. Sobat komputer dapat mengirim status, foto, video pada Channel yang pengguna buat, sehingga nantinya dapat dibaca dan dikomentari oleh pengguna lain yang menjadi pengikut Channel yang pengguna miliki.
Gambar 2.15 Tampilan awal Telegram[11].
30 BAB III
METODOLOGI PENELITIAN 3.1. ALAT DAN BAHAN
Dalam pembuatan alat ini dibutuhkan beberapa komponen yang dibutuhkan dalam perancangan sistem, alat dan bahan yang digunakan dapat dilihat pada table 3.1 dibawah ini:
Tabel 3.1 Daftar Alat dan Bahan
No Alat dan Bahan Jumlah
Pada perancangan tugas akhir ini laptop dipergunakan sebagai alat dalam mengolah seluruh bahan data. Laptop juga digunakan untuk mengkoding pada keselutuhan komponen serta sebagai media dalam pengambilan hasil data. Spesifikasi laptop yang digunakan meliputi AMD A10-9600P Radeon R5, kecepatan clock sebesar 2,40Ghz, memiliki memori sebesar 1TB dan Memori RAM 8GB.\
3.1.2. Smarhphone
Pada perancangan tugas akhir ini smarhpone berfungsi sebagai alat yang memberi penerima notification dari telegram ke owner jika ada orang yang akan memasuki ruangan tanpa ijin.
3.1.3. Arduino UNO
Pada perancangan tugas akhir ini Arduino UNO digunakan sebagai pengendali utama dalam mengendalikan komponen-komponen yang
31
3.1.5. Liquid Crystal Display (LCD)
Pada perancangan tugas akhir ini LCD digunakan untuk melihat nama yang sudah disetting pada Arduino IDE dan akan ditampilkan dilayar LCD 16x2.
3.1.6. Sensor Gerak PIR HC-SR501
Para perancangan tugas akhir ini Sensor Gerak PIR HC-SR501 digunakan untuk akses ruangan, jadi nanti ketika masuk pintu menggunakan fingerprint ketika masuk lampu ruangan terseut akan menyala.
3.1.7. Selenoid Doorlock
Pada perancagan tugas akhir ini Selenoid Doorlock digunakan untuk mengkunci pintu demgan cara mengkoding menggunakan Arduino IDE
3.1.8. Relay
Pada perancangan tugas akhir ini Relay digunakan untuk menarik arus/tegangan besar pada Selenoid doorlock.
3.1.9. Light Emitting Diode (LED)
Pada perancagan tugas akhir ini LED berfungsi untuk menerangi ruangan yang akan digunakan nanti.
3.1.10. NodeMCU ESP8266
Pada perancangan alat tugas akhir ini nodemcu ESP8266 sebagai mikropengendali.Pada perangkat ini digunakan sebagai pengendali utama dan digunakan sebagai media pengiriman hasil data kepada website yang telah tersedia.Pengiriman hasil data tersebut menggunakan modul wifi ESP8622 yang telah terpasang pada nodemcu.
32 3.1.11. Software Arduino IDE
Pada tugas akhir ini software Arduino IDE digunakan untuk memprogram Arduino UNO, untuk membuat sistem kepada masing-masing komponen dengan menggunakan bahasa seperti java, bahasa C dan bahasa C++.
3.1.12. Software Telegram
Pada tugas akhir ini software Telegram digunakan untuk memberikan notification kepada pemilik rumah jika ada yang membuka pintu rumah.
3.2. Studi Literatur
Studi literatur yang digunakan pada penelitian ini mencakup teori – teori dasar yang mendukung dalam rancangan sistem keamanan rumah, Arduino UNO, Sensor Gerak PIR HC-SR501, dan Fingerprint ZFM-20.
3.3. Alur Penelitian
Pada penelitian ini penulis akan membuat rancang bangun sistem keamanan rumah yang digunakan untuk sistem presensi mahasiswa dengan tujuan mewujudkan smart home. Perancangan sistem tersebut berbasis Arduino UNO, Sensor Gerak PIR HC-SR501 dan Finger print ZFM-20.
Perancangan perangkat keras ini dilakukan agar mempermudah proses yang nantinya akan dilakukan secara bertahap. Perancangan perangkat lunak dan instalasi program, dimana pada alur ini dilakukan dengan cara membuat flowchart. Dalam flowchart terdapat step by step proses jalannya perancangan alat.
33 3.3.1. Flowchart Alur Penelitian
Gambar 3.1 Flowchart Alur Penelitian
Dalam perancangam ini digunakan bahasa pemrograman Arduino.
Kemudian pada pengujian alat, dimana proses ini bertujuan menguji perangkat atau alat yang telah dibuat sudah sesuai dengan rencana dan dapat berfungsi dengan baik, pengujian yang akan dilanjutkan dengan menguji sistem secara keseluruhan. Terakhir pengumpulan data, setelah alat diuji dan berhasil dengan mengambil dan mengumpulkan data yang diperlukan dari hasil pengujian pada perancangan alat yang dibuat.
34
3.3.2. Blok diagram pada sistem perangkat keras
Pada perancangan kali ini dibutuhkan beberapa komponen elektronika dan device penunjang agar sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Dalam perancangan perangkat keras ini alat dan bahan yang dibutuhkan adalah Laptop / Personal Computer (PC), Modul Fingerprint ZFM-20, Software Arduino IDE 1.0.5, Arduino Uno sebagai bootloader untuk upload program, Sensor Gerak PIR HC-SR501,LCD 16x2, Relay, Selenoid Doorlock Kabel konektor, Lampu Led.
Alur kerja dari alat digambarkan dalam blok diagram seperti pada gambar berikut.
Gambar 3.2 Blok diagram pada sistem perangkat keras Dari diagram blok di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:
LCD akan menampilkan “Verifikasi User” lalu Sensor sidik Jari memberikan inputan berupa sinyal verifikasi user. Inputan tersebut kemudian diproses oleh Arduino UNO, jika Verifikasi benar maka LCD akan menampilkan “Verifikasi Done” dan Rangkaian Relay akan membuka pintu Ruangan yang menggunakan Selenoid Door lock sekaligus menyalahkan lampu ruangan (LED). Sensor gerak akan mendeteksi adanya gerakan (Human Detector) lalu memberikan inputan ke Arduino UNO. Jika dalam waktu 3 menit tidak ada sinyal human detector dari Sensor gerak maka otomatis lampu akan mati. Tapi jika ada yang memasuki ruangan tersebut melewati pintu yang terdapat sensor sidik jarinya pemilik
35
rumah/ruangan tersebut akan mendapatkan notification dari telegram.
3.3.3 Blok diagram implementasi perancangan sistem
Gambar3.3 Blok diagram perancangan sistem
Pada Gambar3.3 blok diagram implementasi perancangan sistem smart home / rumah pintar dengan menggunakan Fingerprint ZFM-20 dan Selenoid Doorlock. NodeMCU ESP6266 berfungsi sebagai otak sistem atau mikrokontroler untuk menggerakan sistem, kemudian Fingerprint ZFM-20 sendiri memliki otak utama yang berupa chip DSP, setelah menerima data, data tersebut akan diporses dan diteruskan menuju output. Output dari software Arduino IDE dan aplikasi telegram. Selenoid Doorlock sendiri berfungsi sebagai penguci otomatis, solenoid doorlock memliki daya sebesar 12𝑣 fungsi, relay adalah untuk menarik arus/tegangan besar yang ada pada solenoid doorlock.
DAFTAR PUSTAKA
[1] S. M. Arafat,” Sist. Pengaman Pintu Rumah Bersasis Internet Things Dengan ESP8266, vol. 7, no. 4, pp. 263–265, 2016.
[2] S. L. Tobing,” Ranc. Bangun Pengaman Pintu Menggunakan Sidik Jari dan Smartphone Android Berbas. Mikrokontroler, vol. 8, no. 10, pp. 250–252, 2015.
[3] Y. Efendi,” Internet Things Sist. Pengendali. Lampu Menggunakan Raspberry PI Berbasis. Mob., vol. 4, no. 1, pp. 32–33, 2018.
[4] A. K. N. &. K.-M. K. R. Siswanto, ” Biometric Fingerpr. Archit. home Secur. Syst., 2016.
[5] F. &. S. N. Triyanto, “Aplikasi Sistem Pengenalan Individu Berbasis Sidik Jari pada Pintu Gerbang untuk Pengamanan Kendaraan,” J. Mhs. TEUB, 2015.
[6] Anonim, “Pengertian Interface,” 2015.
https://www.bibliotika.com/2015/11/apa-pengertian-interface.html. .
[7] A. H. M. M. R. a. D. F. Dony Saputra, “Akses Kontrol Ruangan Menggunakan Sensor Sidik Jari Berbasis Mikrokontroler Atmega328p,”
Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Komunikasi., 2014.
[8] S. &. P. I. S. Sadi, “Rancang Bangun Monitoring Ketinggian Air dan Sistem Kontrol pada Pintu Air Berbasis Arduino dan SMS Gateway,” vol.
7, no. 1, pp. 77–91, 2018.
[9] D. Kho, “Pengertian LCD (Liquid Crystal Display) dan Prinsip Kerja LCD,” 2016. https://teknikelektronika.com/pengertian-lcd-liquid-crystal-display- prinsip- kerja-lcd/.
[10] N. I. S. R. Erinofiardi, “Penggunaan PLC Dalam Pengontrolan Temperatur, Simulasi Pada Prototype Ruangan,” vol. 3, p. 2, 2012.
[11] Anonim, “Apa Itu Telegram ? Berikut Ini Fungsi Dan Fitur Aplikasi Telegram,” 2017. https://www.utopicomputers.com/apa-itu- telegram-berikut-ini-fungsi-dan-fitur-aplikasi-telegram.
[12] A. O. &. A. Afolabi, “On Securing a Door with Finger Print Biometric Technique. Transactions on Machine Learning and Artificial Intelligence,”
pp. 86–96, 2014.
[13] Anonim, “Pengertian NodeMCU 8266,” 2009.
https://www.nyebarilmu.com/apa-itu- modul-esp8266/.
[14] H. R. Gaddis T, “Starting Out with App Inventor for Android. Pearson Education Limited,” 2015.
[15] B. Evans, “Arduino Programming Notebook,” 2007.
http;//playground.arduino.cc/uploads/main/arduino_notebook_v1-1.pdf.
[16] D. Rusmadi, “Mengenal Komponen Elektronika,” Bandung: PionerJaya, 2011.
[17] M. T. Kurniawan, “, Rancang Bangun Sistem Pengaman Sepeda Motor Anti Maling,” vol. 6, pp. 102–107.