• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tujuan dalam penelitian ini adalah:

Berdasarkan uraian tersebut diatas maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerangkan fakta-fakta yang telah ditemukan, menerapkan berbagai teori yang diteliti sebelumnya, serta bagaimana merealisasikan sistem membuka dan menutup pintu serta menyalakan lampu ruangan pada rumah dengan menggunakan hak akses untuk orang tertentu dengan menggunakan sensor sidik jari berbasis Arduino UNO dan sensor gerak PIR HC-SR501.

16 1.5 MANFAAT

Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah:

1. Sistem ini juga dibuat dengan tujuan untuk mengatasi masalah terjadinya kehilangan kunci yang menyebabkan ruangan tidak dapat dibuka.

2. Serta untuk mempermudah pekerjaan dalam hal pencarian kunci konvensional yang harus bisa menentukan kunci mana yang tepat digunakan untuk membuka pintu tersebut.

1.6. SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk mempermudah pemahaman laporan penelitian ini maka laporan ini dibagi menjadi beberapa bagian yaitu:

BAB I PENDAHULUAN

Berisi tentang uraian atau gambaran secara umum pembuatan tugas akhir.

BAB II DASAR TEORI

Berisi tentang teori-teori dasar yang digunakan dalam proses pembuatan tugas akhir.

BAB III METODE PENELITIAN

Berisi tantang perancangan pembuatan alat yang akan digunakan dalam proses pembuatan tugas akhir.

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

Berisi tentang Analisa dan hasil pengujian dari tiap-tiap percobaan yang dilakukan.

BAB V PENUTUP

Berisi kesimpulan akhir dari hasil pengamatan dan saran dari tugas akhir.

17 BAB II DASAR TEORI

2.1. Kajian Pustaka

Penelitian oleh Dony Saputra dan Abdul Haris Masud,pada tahun 2014 berjudul “AKSES KONTROL RUANGAN MENGGUNAKAN SENSOR SIDIK JARI BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328P “ ini membahas mengenai pengabungan intelligence sistem berbasis sensor gerak dan sensor sidik jari untuk akses control kedalam sebuah ruangan. Sehingga tidak sembarang orang bisa akses pada ruangan tersebut dan penerangan akan menyala secara otomatis saat orang dengan akses tersebut masuk ke dalam ruangan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental yang merancang, membuat dan menguji alat berbasis Intelegensi sensorik dengan sensor gerak dan sensor sidik jari[7].

Penelitian oleh Apri Siswanto, Norliza Katuk, pada tahun 2016 berjudul “Biometric Fingerprint Architecture for Home Security System”

Sistem keamanan rumah adalah teknologi baru yang mendapat banyak perhatian baru-baru ini oleh pemilik rumah. Sistem kabel konvensional mudah dipasang di rumah yang baru dikembangkan; Namun, rumah yang ada membutuhkan konfigurasi sistem yang rumit yang membutuhkan biaya besar.

Oleh karena itu, sistem keamanan rumah nirkabel telah menjadi alternatif untuk perangkat bawaan. Makalah ini menjelaskan sistem keamanan rumah sederhana yang diimplementasikan menggunakan teknologi biometrik sidik jari. Sistem ini dikenal sebagai Biometrics Fingerprint for Home Security (BIOFIHS)[12].

Penelitian oleh Asep Syarifudin, Didik Notosudjono, Dimas Bangun pada tahun 2015 yang berjudul “ RANCANG BANGUN MINIATUR PENGAMAN PINTU OTOMATIS MENGGUNAKAN SIDIK JARI BERBASIS INTERNET of THINGS (IoT)”, menerangkan bahwa untuk menghindari tidakan kriminal, perampokan pada rumah maupun kantor, perlu suatu metode yang dapat diimplemenasikan dengan menggunakan pengaman

18

pintu otomatis menggunakan sidik jari. Salah satu upaya untuk meningkatkan keamanan rumah tinggal yaitu menggunakan senssor fingerprint sebagai akses untuk membuka pintu[1].

2.2. DASAR TEORI

2.2.1. Definisi Interface

Interface adalah hubungan antara dua komponen elektronik atau antar muka. Penghubung dan sarana interaksi antara hardware, software, dan pengguna. Antarmuka atau interaksi antara komputer dengan sesuatu yang lain, termasuk pengguna, piranti peripheral, atau wahana komunikasi. Perintah, pesan, citra, atau elemen lain, yang memungkinkan terjadinya interaksi antara komputer dengan penggunanya[6].

2.2.2. Fingerprint ZFM-20

Serial Modul Fingerprint ZFM-20 merupakan sensor sidik jari optikal, yang dapat mendeteksi sidik jadi dengan verifikasi yang sangat sederhana. Module sensor ini bekerja dengan otak utama berupa chip DSP yang melakukan image rendering, kemudian mengkalkulasi, feature-finding dan terakhir searching pada data yang sudah ada[7].

Gambar 2.1 Fingerprint ZFM-20[7].

2.2.3. Arduino UNO

Arduino UNO merupakan board circuit berbasis mikrokontroller Atmega328. Board ini memiliki 14 digital input/

19

output, 6 pin analog, 16 MHz osilator kristal, koneksi USB, jack listrik dan tombol reset[8].

Gambar 2.2 Bentuk fisik Arduino UNO[8]

Arduino terdiri dari 20 pin yang meliputi:

1. 14 pin IO Digital (pin 013) sejumlah pin digital dengan nomor 0 – 13 yang dapat dijadikan input atau output yang diatur dengan cara membuat program IDE.

2. 6 pin Input Analog (pin 0 – 5) sejumlah pin analog bernomor 0– 5 yang dapat digunakan untuk membaca nilai input yang memiliki nilai analog dan mengubahnya ke dalam angka antara 0 dan 1023.

3. 6 pin Output Analog (pin 3, 5, 6, 9, 10 dan 11) sejumlah pin yang sebenarnya merupakan pin digital tetapi sejumlah pin tersebut dapat diprogram kembali menjadi pin output analog dengan cara membuat programnya pada IDE.

Papan Arduino Uno dapat mengambil daya dari USB port pada komputer dengan menggunakan USB charger atau dapat pula mengambil daya dengan menggunakan suatu AC adapter dengan tegangan 9 volt. Jika tidak terdapat power supply yang melalui AC adapter, maka papan Arduino akan mengambil daya dari USB port. Tetapi apabila diberikan daya melalui AC adapter secara

20

bersamaan dengan USB port maka papan Arduino akan mengambil daya melalui AC adapter secara otomatis[8].

Gambar 2.3 Tampilan Pin-Pin pada Arduino UNO[8].

2.2.4. Liquid Crystal Display (LCD)

LCD adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menampilkan data, seperti karakter huruf, angka, ataupun grafis, LCD dibuat dengan menggunakan teknologi CMOS logic yang bekerja dengan memantulkan cahaya yang ada disekitarnya terhadap front-lit atau mentransmitkan cahaya dari buck-lit[9].

Gambar 2.4 Bentuk fisik LCD 2x16[9].

21

LCD mempunyai memori dan register internal. Memori yang digunakan LCD adalah:

1. Display Data Random Access Memory (DDRAM) merupakan memori tempat karakter yang akan ditampilkan beranda.

2. Character Generator Random Access Memory (CGRAM) memori untuk menggambarkan pola sebuah karakter dimana bentuk dari karakter dapat diubah sesuai keinginan.

3. Character Generator Read Only Memory (CGROM) memori karakter dasar yang sudah ditentukan secara permanen dan tidak dapat diubah[9].

LCD atau Liquid Crystal Display pada dasarnya terdiri dari dua bagian utama yaitu bagian Lampu Latar Belakang ( Backlight ) dan bagian Liquid Crystal (Kristal Cair). Seperti yang disebutkan sebelumnya, LCD tidak memancarkan pencahayaan apapun, LCD hanya merefleksikan dan mentransmisikan cahaya yang melewatinya. Oleh karena itu, LCD memerlukan Backlight atau Cahaya latar belakang untuk sumber cahayanya. Cahaya Backlight tersebut pada umumnya adalah berwarna putih. Sedangkan Kristal Cair (Liquid Crystal) sendiri adalah cairan organik yang berada diantara dua lembar kaca yang memiliki permukaan transparan yang konduktif[9].

Bagian-bagian LCD atau Liquid Crystal Display diantaranya adalah :

1. Lapisan Terpolarisasi 1 (Polarizing Film 1).

2. Elektroda Positif (Positive Electrode).

3. Lapisan Kristal Cair (Liquid Cristal Layer).

4. Elektroda Negatif (Negative Electrode).

5. Lapisan Terpolarisasi 2 (Polarizing film 2).

6. Backlight atau Cermin (Backlight or Mirror).

22

Gambar 2.5 Tampilan Struktur dasar LCD[9].

2.2.5. Sensor Gerak PIR HC-SR501

Passive Infrared Receiver (PIR) adalah sebuah sensor yang berbasiskan inframerah. Sensor PIR mendeteksi adanya radiasi panas pada tubuh manusi. Sensor PIR hanya menggunakan 1 modul penerima yang bekerja untuk menangkap energi panas[10].

Gambar 2.6 Bentuk kasar dari sensor gerak PIR HC-SR501[10].

Sensor PIR dirancang hanya bekerja pada tubuh manusia saja, karena terdapat IR filter yang berfungsi untuk menyaring panjang gelombang sinar inframerah pasif antara 8 sampai 14 mikrometer, sehingga sensor PIR dapat mendeteksi gelombang manusia[11].

23

Gambar 2.7 Blok diagram sensor PIR

Sensor PIR menggunakan lensa Fresnel. yang berfungsi untuk memancarkan inframerah menyebar sebesar 60° dengan jarak hingga 5 meter. Ketika seseorang melewati sensor, pyroelectric sensor akan menangkap pancaran sinar inframerah yang dipancarkan oleh tubuh manusia dan mendeteksi perubahaan suhu sekitar lingkungan lalu akan menguatkan arus yang didapat dari pyroelectric dan kemudian dibandingkan oleh comprator sehingga menghasilakan output.

Gambar 2.8 Jangkauan kerja sensor PIR[11].

2.2.6. Selenoid Doorlock

Selenoid doorlock merupakan kunci yang digerakan oleh arus listrik, dengan 12 VDC atau 24 VAC, dimana untuk pengaturannya

24

diperlukan Door Access Control System. Jenis penguncian pada selenoid doorlock adalah sebagai berikut.

1. Electromagnetic Lock (proteksi melalui kekuatan magnet).

2. Electric Door Strike (proteksi menggunakan latch – lidah kunci dan electric face plate).

3. Electric Drop Bolt (proteksi menggunakan selenoid yang digerakan secara mekanis)[14].

Gambar 2.9 Tampilan Kasar Selenoid Door lock[14].

2.2.7. Relay

Relay adalah saklar yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen elektromekanikal yang terdiri dari dua bagian utama yakni elektromagnet (coil) dan mekanikal (kontak saklar)[15].

Gambar 2.10 Tampilan Kasar Modul Relay[15].

2.2.8. Light Emitting Diode ( LED )

Light Emitting Diode atau sering disingkat dengan LED adalah komponen elektronika yang dapat memancarkan cahaya

25

monokromatik ketika diberikan tegangan maju. LED merupakan keluarga Dioda yang terbuat dari bahan semikonduktor. Warna- warna Cahaya yang dipancarkan oleh LED tergantung pada jenis bahan semikonduktor yang dipergunakannya. LED juga dapat memancarkan sinar inframerah yang tidak tampak oleh mata seperti yang sering kita jumpai pada Remote Control TV ataupun Remote Control perangkat elektronik lainnya.

Gambar 2.11 Tampilan kasar dari LED

Masing-masing Warna Light Emitting Diode ( LED ) memerlukan tegangan maju (Forward Bias) untuk dapat menyalakannya.

Tegangan Maju untuk LED tersebut tergolong rendah sehingga memerlukan sebuah Resistor untuk membatasi Arus dan Tegangannya agar tidak merusak LED yang bersangkutan. Tegangan Maju biasanya dilambangkan dengan tanda 𝑉𝑓

Tabel 2.1 Warna-Warna LED

Warna Tegangan Maju

20𝑚𝐴

Infra Merah 1,2 V

Merah 1,8 V

Jingga 2,0 V

Kuning 2,2 V

Hijau 3,5 V

Biru 3,6 V

26

Putih 4,0 V

2.2.9. Modul Wifi ESP8266

ESP8266 merupakan modul wifi yang berfungsi sebagai perangkat tambahan mikrokontroler seperti Arduino agar dapat terhubung langsung dengan wifi dan membuat koneksi TCP/IP. Modul ini membutuhkan daya sekitar 3.3𝑣 dengan memiliki tiga mode wifi yaitu Station, Access Point dan Both (Keduanya). Modul ini juga dilengkapi dengan prosesor, memori dan GPIO dimana jumlah pin bergantung dengan jenis ESP8266 yang kita gunakan. Sehingga modul ini bisa berdiri sendiri tanpa menggunakan mikrokontroler apapun karena sudah memiliki perlengkapan layaknya mikrokontroler[13].

Gambar 2.12 Tampilan kasar dari Modul Wifi ESP8266

Gambar 2.13 Pin-pin pada Modul Wifi ESP8266[13].

27 2.3. PERANGKAT SOFTWARE

2.3.1. ARDUINO IDE

Pada Arduino UNO, terdapat bootloader yang berfungsi untuk mengupload program ke perangkat Arduino. Arduino UNO dapat diprogram dengan menggunakan software Arduino disebut Arduino IDE. Arduino IDE terdiri dari:

1. Editor Program, sebuah window yang memungkinkan yang penggunaa menulis dan mengedit program dalam bahasa processing.

2. Compiler, sebuah modul yang berfungsi mengubah kode program menjadi kode biner.

3. Uploader, sebuah modul yang memuat kode biner dari komputer kedalam memori didalam papan Arduino[12].

Gambar 2.14 Tampilan awal Arduino IDE[12].

28 2.3.2. Telegram

Telegram merupakan sebuah aplikasi multiplatform yang menawarkan layanan pesan instan berbasis internet. Dengan menggunakan aplikasi Telegram, sobat komputer dapat melakukan pengiriman pesan dan bertukar file, baik itu berupa gambar, video, audio dan juga dokumen. Untuk dapat menggunakannya komputer hanya perlu mendownload aplikasi Telegram terbaru dan kemudian memasangnya pada perangkat smartphone yang dimiliki[11].

Fitur – fitur aplikasi Telegram yang dapat dinikmati oleh para penggunanya:

1. Chatting, Fitur Telegram yang satu ini sudah banyak dikenal oleh para pengguna aplikasi chatting, akan tetapi fitur chatting pada aplikasi Telegram memiliki kelebihan tersendiri, selain dapat digunakan untuk mengirim pesan text, gambar, video, audio ataupun dokumen, fitur chatting aplikasi Telegram memiliki dua opsi pilihan yaitu Chat biasa dan Secret Chat.

Dengan memilih opsi Secret Chat pesan yang pengguna kirim akan dienkripsi sehingga fitur ini sangat cocok digunakan untuk private chatting.

2.

Rise and Speak, itur Telegram yang satu ini cukup menyita banyak perhatian bagi para penggunanya. Dengan adanya fitur ini sobat komputer dapat mengirimkan pesan suara tanpa menekan tombol apapun. Pengguna tinggal mendekatkan smartphone ke telinga pengguna, kemudian mulailah untuk rekam suara, setelah selesai letakkan smartphone pengguna dan pesan suara akan terkirim. Akan tetapi untuk menjalankan fitur telegram terbaru ini, Smartphone pengguna sudah tersedia sensor – sensor diantaranya Gyroscope, Accelerometer, dan Proximity Sensor.

3. People List, Fitur aplikasi Telegram yang satu ini cukup berguna apabila pengguna komputer ingin mencari teman untuk dihubungi, pengguna tidak usah repot – repot

29

untuk men-scroll kontak teman pada aplikasi Telegram pengguna.

4. Channel, Fitur aplikasi Telegram yang satu ini berbeda dengan fitur Group, Channel pada aplikasi Telegram berfungsi layaknya microbloging. Sobat komputer dapat mengirim status, foto, video pada Channel yang pengguna buat, sehingga nantinya dapat dibaca dan dikomentari oleh pengguna lain yang menjadi pengikut Channel yang pengguna miliki.

Gambar 2.15 Tampilan awal Telegram[11].

30 BAB III

METODOLOGI PENELITIAN 3.1. ALAT DAN BAHAN

Dalam pembuatan alat ini dibutuhkan beberapa komponen yang dibutuhkan dalam perancangan sistem, alat dan bahan yang digunakan dapat dilihat pada table 3.1 dibawah ini:

Tabel 3.1 Daftar Alat dan Bahan

No Alat dan Bahan Jumlah

Pada perancangan tugas akhir ini laptop dipergunakan sebagai alat dalam mengolah seluruh bahan data. Laptop juga digunakan untuk mengkoding pada keselutuhan komponen serta sebagai media dalam pengambilan hasil data. Spesifikasi laptop yang digunakan meliputi AMD A10-9600P Radeon R5, kecepatan clock sebesar 2,40Ghz, memiliki memori sebesar 1TB dan Memori RAM 8GB.\

3.1.2. Smarhphone

Pada perancangan tugas akhir ini smarhpone berfungsi sebagai alat yang memberi penerima notification dari telegram ke owner jika ada orang yang akan memasuki ruangan tanpa ijin.

3.1.3. Arduino UNO

Pada perancangan tugas akhir ini Arduino UNO digunakan sebagai pengendali utama dalam mengendalikan komponen-komponen yang

31

3.1.5. Liquid Crystal Display (LCD)

Pada perancangan tugas akhir ini LCD digunakan untuk melihat nama yang sudah disetting pada Arduino IDE dan akan ditampilkan dilayar LCD 16x2.

3.1.6. Sensor Gerak PIR HC-SR501

Para perancangan tugas akhir ini Sensor Gerak PIR HC-SR501 digunakan untuk akses ruangan, jadi nanti ketika masuk pintu menggunakan fingerprint ketika masuk lampu ruangan terseut akan menyala.

3.1.7. Selenoid Doorlock

Pada perancagan tugas akhir ini Selenoid Doorlock digunakan untuk mengkunci pintu demgan cara mengkoding menggunakan Arduino IDE

3.1.8. Relay

Pada perancangan tugas akhir ini Relay digunakan untuk menarik arus/tegangan besar pada Selenoid doorlock.

3.1.9. Light Emitting Diode (LED)

Pada perancagan tugas akhir ini LED berfungsi untuk menerangi ruangan yang akan digunakan nanti.

3.1.10. NodeMCU ESP8266

Pada perancangan alat tugas akhir ini nodemcu ESP8266 sebagai mikropengendali.Pada perangkat ini digunakan sebagai pengendali utama dan digunakan sebagai media pengiriman hasil data kepada website yang telah tersedia.Pengiriman hasil data tersebut menggunakan modul wifi ESP8622 yang telah terpasang pada nodemcu.

32 3.1.11. Software Arduino IDE

Pada tugas akhir ini software Arduino IDE digunakan untuk memprogram Arduino UNO, untuk membuat sistem kepada masing-masing komponen dengan menggunakan bahasa seperti java, bahasa C dan bahasa C++.

3.1.12. Software Telegram

Pada tugas akhir ini software Telegram digunakan untuk memberikan notification kepada pemilik rumah jika ada yang membuka pintu rumah.

3.2. Studi Literatur

Studi literatur yang digunakan pada penelitian ini mencakup teori – teori dasar yang mendukung dalam rancangan sistem keamanan rumah, Arduino UNO, Sensor Gerak PIR HC-SR501, dan Fingerprint ZFM-20.

3.3. Alur Penelitian

Pada penelitian ini penulis akan membuat rancang bangun sistem keamanan rumah yang digunakan untuk sistem presensi mahasiswa dengan tujuan mewujudkan smart home. Perancangan sistem tersebut berbasis Arduino UNO, Sensor Gerak PIR HC-SR501 dan Finger print ZFM-20.

Perancangan perangkat keras ini dilakukan agar mempermudah proses yang nantinya akan dilakukan secara bertahap. Perancangan perangkat lunak dan instalasi program, dimana pada alur ini dilakukan dengan cara membuat flowchart. Dalam flowchart terdapat step by step proses jalannya perancangan alat.

33 3.3.1. Flowchart Alur Penelitian

Gambar 3.1 Flowchart Alur Penelitian

Dalam perancangam ini digunakan bahasa pemrograman Arduino.

Kemudian pada pengujian alat, dimana proses ini bertujuan menguji perangkat atau alat yang telah dibuat sudah sesuai dengan rencana dan dapat berfungsi dengan baik, pengujian yang akan dilanjutkan dengan menguji sistem secara keseluruhan. Terakhir pengumpulan data, setelah alat diuji dan berhasil dengan mengambil dan mengumpulkan data yang diperlukan dari hasil pengujian pada perancangan alat yang dibuat.

34

3.3.2. Blok diagram pada sistem perangkat keras

Pada perancangan kali ini dibutuhkan beberapa komponen elektronika dan device penunjang agar sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya. Dalam perancangan perangkat keras ini alat dan bahan yang dibutuhkan adalah Laptop / Personal Computer (PC), Modul Fingerprint ZFM-20, Software Arduino IDE 1.0.5, Arduino Uno sebagai bootloader untuk upload program, Sensor Gerak PIR HC-SR501,LCD 16x2, Relay, Selenoid Doorlock Kabel konektor, Lampu Led.

Alur kerja dari alat digambarkan dalam blok diagram seperti pada gambar berikut.

Gambar 3.2 Blok diagram pada sistem perangkat keras Dari diagram blok di atas dapat dijelaskan sebagai berikut:

LCD akan menampilkan “Verifikasi User” lalu Sensor sidik Jari memberikan inputan berupa sinyal verifikasi user. Inputan tersebut kemudian diproses oleh Arduino UNO, jika Verifikasi benar maka LCD akan menampilkan “Verifikasi Done” dan Rangkaian Relay akan membuka pintu Ruangan yang menggunakan Selenoid Door lock sekaligus menyalahkan lampu ruangan (LED). Sensor gerak akan mendeteksi adanya gerakan (Human Detector) lalu memberikan inputan ke Arduino UNO. Jika dalam waktu 3 menit tidak ada sinyal human detector dari Sensor gerak maka otomatis lampu akan mati. Tapi jika ada yang memasuki ruangan tersebut melewati pintu yang terdapat sensor sidik jarinya pemilik

35

rumah/ruangan tersebut akan mendapatkan notification dari telegram.

3.3.3 Blok diagram implementasi perancangan sistem

Gambar3.3 Blok diagram perancangan sistem

Pada Gambar3.3 blok diagram implementasi perancangan sistem smart home / rumah pintar dengan menggunakan Fingerprint ZFM-20 dan Selenoid Doorlock. NodeMCU ESP6266 berfungsi sebagai otak sistem atau mikrokontroler untuk menggerakan sistem, kemudian Fingerprint ZFM-20 sendiri memliki otak utama yang berupa chip DSP, setelah menerima data, data tersebut akan diporses dan diteruskan menuju output. Output dari software Arduino IDE dan aplikasi telegram. Selenoid Doorlock sendiri berfungsi sebagai penguci otomatis, solenoid doorlock memliki daya sebesar 12𝑣 fungsi, relay adalah untuk menarik arus/tegangan besar yang ada pada solenoid doorlock.

DAFTAR PUSTAKA

[1] S. M. Arafat,” Sist. Pengaman Pintu Rumah Bersasis Internet Things Dengan ESP8266, vol. 7, no. 4, pp. 263–265, 2016.

[2] S. L. Tobing,” Ranc. Bangun Pengaman Pintu Menggunakan Sidik Jari dan Smartphone Android Berbas. Mikrokontroler, vol. 8, no. 10, pp. 250–252, 2015.

[3] Y. Efendi,” Internet Things Sist. Pengendali. Lampu Menggunakan Raspberry PI Berbasis. Mob., vol. 4, no. 1, pp. 32–33, 2018.

[4] A. K. N. &. K.-M. K. R. Siswanto, ” Biometric Fingerpr. Archit. home Secur. Syst., 2016.

[5] F. &. S. N. Triyanto, “Aplikasi Sistem Pengenalan Individu Berbasis Sidik Jari pada Pintu Gerbang untuk Pengamanan Kendaraan,” J. Mhs. TEUB, 2015.

[6] Anonim, “Pengertian Interface,” 2015.

https://www.bibliotika.com/2015/11/apa-pengertian-interface.html. .

[7] A. H. M. M. R. a. D. F. Dony Saputra, “Akses Kontrol Ruangan Menggunakan Sensor Sidik Jari Berbasis Mikrokontroler Atmega328p,”

Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Komunikasi., 2014.

[8] S. &. P. I. S. Sadi, “Rancang Bangun Monitoring Ketinggian Air dan Sistem Kontrol pada Pintu Air Berbasis Arduino dan SMS Gateway,” vol.

7, no. 1, pp. 77–91, 2018.

[9] D. Kho, “Pengertian LCD (Liquid Crystal Display) dan Prinsip Kerja LCD,” 2016. https://teknikelektronika.com/pengertian-lcd-liquid-crystal-display- prinsip- kerja-lcd/.

[10] N. I. S. R. Erinofiardi, “Penggunaan PLC Dalam Pengontrolan Temperatur, Simulasi Pada Prototype Ruangan,” vol. 3, p. 2, 2012.

[11] Anonim, “Apa Itu Telegram ? Berikut Ini Fungsi Dan Fitur Aplikasi Telegram,” 2017. https://www.utopicomputers.com/apa-itu- telegram-berikut-ini-fungsi-dan-fitur-aplikasi-telegram.

[12] A. O. &. A. Afolabi, “On Securing a Door with Finger Print Biometric Technique. Transactions on Machine Learning and Artificial Intelligence,”

pp. 86–96, 2014.

[13] Anonim, “Pengertian NodeMCU 8266,” 2009.

https://www.nyebarilmu.com/apa-itu- modul-esp8266/.

[14] H. R. Gaddis T, “Starting Out with App Inventor for Android. Pearson Education Limited,” 2015.

[15] B. Evans, “Arduino Programming Notebook,” 2007.

http;//playground.arduino.cc/uploads/main/arduino_notebook_v1-1.pdf.

[16] D. Rusmadi, “Mengenal Komponen Elektronika,” Bandung: PionerJaya, 2011.

[17] M. T. Kurniawan, “, Rancang Bangun Sistem Pengaman Sepeda Motor Anti Maling,” vol. 6, pp. 102–107.

Dokumen terkait