• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN PENELITIAN, TABULAS

E. Pembahasan Hasil Penelitian

2. Motivasi Belajar

Kuesioner yang terdiri dari kisi-kisi tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, termotivasi terhadap bermacam-macam masalah, senang bekerja secara mandiri, cepat bosan pada tugas-tugas rutin, dapat mempertahankan pendapatnya serta senang mencari dan

memecahkan masalah dapat dijawab oleh siswa dengan baik dan menghasilkan kualifikasi yang tinggi dan sangat tinggi. Selain kuisoner, peneliti juga melakukan wawancara terhadap para siswa untuk melihat motivasi belajar mereka. Hasil wawancara menunjukkan bahawa siswa merasa terbantu dan tertarik pada saat penggunaan program GeoGebra. Hal tersebut menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dapat meningkat dengan penggunaan

GeoGebra dalam pembelajaran matematika khususnya materi prisma dan limas.

Motivasi belajar siswa berdasarkan kisi-kisi : a. Tekun menghadapi tugas

Dari ketujuh indikator yang dibuat dalam kisi-kisi, indikator tekun menghadapi tugas memperoleh persentase tertinggi yaitu 97,50%. Persentase tersebut dihasilkan dari pernyataan saya bersungguh-sungguh saat mengerjakan tugas atau soal matematika dengan menggunakan program

GeoGebra memperoleh skor 20 dan saya tidak suka

mengerjakan soal matematika yang terlalu rumit memperoleh skor 19, seperti pada tabel 4.4. Ketekunan menghadapi tugas ditunjukkan dengan kemauan siswa untuk mengenal dan mempelajari GeoGebra serta menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan guru. Siswa tekun mempelajari dan memahami GeoGebra dan akhirnya

merasa terbantu dengan penggunaan GeoGebra dalam mempelajari prisma dan limas, seperti yang telah disebutkan dalam analisis wawancara pada tabel 4.12. b. Ulet menghadapi kesulitan

Dari ketujuh indikator yang dibuat dalam kisi-kisi, indikator ulet menghadapi kesulitan memperoleh persentase sebesar 93,75%. Keuletan siswa dalam menghadapi tugas ditunjukkan dengan usaha pantang menyerah dalam mengerjakan soal. Hal tersebut ditunjukkan dengan pernyataan dalam kuisoner yang berbunyi jika saya tidak dapat memahami perintah dalam program GeoGebra, saya akan bertanya kepada guru atau teman memperoleh skor 18. Selain itu, keuletan menghadapi kesulitan juga ditunjukkan dengan pernyataan pada kuesioner yang berbunyi saya berusaha mengikuti pembelajaran matematika topik prisma dan limas dengan baik walaupun saya sering salah langkah dalam penggunaan program GeoGebra memperoleh skor 17. Sedangkan pada kuisoner dengan pernyataan negatif yang berbunyi saya memilih diam saat pembelajaran matematika topik prisma dan limas dengan menggunakan program

GeoGebra jika saya sudah mulai tertinggal beberapa langkah dari teman-teman saya memperoleh skor 20 dan

saya tidak mau mencoba lagi jika hasil pada program

GeoGebra saya salah memperoleh skor 20, seperti

ditunjukkan pada tabel 4.5. Siswa menunjukkan keuletannya dengan tetap mau mempelajari GeoGebra

walaupun pada awal menggunakan GeoGebra terdapat siswa yang merasa kesulitan. Namun, kesulitan tersebut dapat ditaklukkan dan akhirnya siswa dapat menggunakan program GeoGebra dengan baik pada materi prisma dan limas. Hal tersebut terbukti pada tabel 4.12 analisis hasil wawancara.

c. Menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah Dari ketujuh indikator yang dibuat dalam kisi-kisi, indikator menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah memperoleh persentase sebesar 86,25%. Termotivasi terhadap bermacam-macam masalah diwakili dengan pernyataan postif dalam kuesioner yang berbunyi ketika di kelas saya kurang paham dengan penjelasan guru tentang materi prisma dan limas dengan program

GeoGebra, saya mengulangnya di rumah memperoleh skor

12 dan saya berusaha menggunakan fasilitas-fasiitas lain yang ada pada program GeoGebra untuk mempelajari matematika memperoleh skor 17. Sedangkan pernyataan negatif pada kuesioner berbunyi bila saya merasa bingung

dalam penggunaan program GeoGebra, saya memilih diam dan saya merasa program GeoGebra membuat saya bingung. Kedua pernyataan negatif tersebut memperoleh skor 20. Hal tersebut ditunjukkan pada tabel 4.6. Termotivasi terhadap bermacam-macam masalah juga ditunjukkan dengan adanya kemauan siswa untuk mencoba menggunakan GeoGebra untuk membuat bentuk-bentuk selain prisma dan limas. Dalam analisis hasil wawancara pada tabel 4.12 terlihat bahwa siswa menunjukkan minat untuk mempelajari hal-hal baru yang tidak ditemukan dalam buku paket yang biasa digunakan. Selain itu, siswa juga terlihat termotivasi dalam berbagai masalah dengan berani mencoba hal-hal baru, membuat bangun datar atau bangun ruang baru yang tidak dipelajari pada saat pembelajaran di kelas.

d. Lebih senang bekerja secara mandiri

Indikator lebih senang bekerja secara mandiri memperoleh persentase sebesar 92,50%. Persentase tersebut dihasilkan dari pernyataan saya belajar materi prisma dan limas dengan program GeoGebra tanpa disuruh memperoleh skor 17 dan saya menggunakan program GeoGebra hanya saat bersama teman-teman memperoleh skor 20, seperti pada tabl 4.7. Beberapa siswa membuat pengakuan dalam

wawancara jika mereka lebih senang bekerja secara mandiri karena dengan bekerja sendiri kreatifitas dapat lebih berkembang seperti terlihat pada tabel 4.12. Siswa lebih berani ber-eksplorasi membuat bangun-bangun datar dan ruang yang baru. Hal tersebut sesuai dengan hasil analisis yang dilakukan peneliti.

e. Cepat bosan pada tugas-tugas rutin

Indikator cepat bosan pada tugas-tugas rutin memperoleh persentase 87,50%. Persentase tersebut dihasilkan dari pernyataan saya senang membuat prisma dan limas yang sama pada program GeoGebra karena saya sudah paham dengan skor 17 dan saya bosan belajar matematika dengan menggunakan program GeoGebra dengan skor 18. Presentase pada indikator ini tidak setinggi indikator- indikator sebelumnya seperti terlihat pada tabel 4.8. Hal ini disebabkan karena beberapa siswa masih mempelajari hal yang dipelajari (hal sama) di rumah. Siswa tidak cepat bosan terhadap tugas-tuas rutin karena dimungkinkan pada saat di kelas, siswa tersebut belum begitu paham tentang materi prisma dan limas dengan menggunakan GeoGebra

sehingga masih mengulangnya di rumah. Analisis wawancara pada tabel 4.12 menunjukkan hal demikian.

f. Dapat mempertahankan pendapatnya

Indikator dapat mempertahankan pendapatnya memperoleh persentase 76,67% dalam kuesioner. Hasil tersebut termasuk rendah jika dibanding ke-enam indikator yang lain. Hal tersebut terlihat pada tabel 4.9. Namun, persentase tersebut masuk dalam kriteria tinggi. Persentase tersebut diperoleh dari pernyataan positif yang berbunyi saya membantu teman dalam menggunakan program GeoGebra

karena saya yakin cara saya benar dengan skor 15 dan dengan menggunaka program GeoGebra, saya lebih paham materi prisma dan limas dengan skor 18. Sedangkan pernyataan negatif pada kuesioner berbunyi saya akan mengikuti car teman jika saya mulai kebingungan dalam menggunakan program GeoGebra dengan skor 13. Hal tersebut semakin didukung dengan analisis hasil wawancara pada tabel 4.12 yang menunjukkan kekonsistensian siswa dalam menberi jawaban tentang

GeoGebra. Siswa menceritakan bahwa GeoGebra dapat membantu proses pembelajaran matematika topik prisma dan limas.

g. Senang mencari dan memecahkan masalah

Indikator lebih senang bekerja secara mandiri memperoleh persentase terendah, yaitu sebesar 75,00%. Persentase

tersebut dihasilkan dari pernyataan positif yang berbunyi saya senang menggunakan program GeoGebra untuk membuat bangun ruang lain memperoleh skor 18. Sedangkan pernyataan negatif pada kuesioner berbunyi saya puas jika dapat membuat prisma, limas, jaring-jaring prisma dan jaring-jaring limas dalam program GeoGebra

sendiri dengan skor 9 dan saya sudah puas jika saya dapat membuat prisma dan limas dengan program GeoGebra

seperti dengan contoh yang diberikan guru dengan skor 8, seperti yang tertulis pada tabel 4.10. Selain itu, berdasarkan analisis hasil wawancara pada tabel 4.12 terlihat bahwa siswa senang mencari dan memecahkan masalah dengan cara memcoba membuat bangun ruang lain seperti kubus dan tabung dengan GeoGebra walaupun di kelas hanya diajarkan tentang prisma dan limas.

Pembelajaran menggunakan program GeoGebra pada materi prisma dan limas dapat dikatakan efektif jika persentase setiap indikator motivasi mencapai 75%. Berdasarkan hasil kuesioner dan di dukung oleh wawancara, pembelajaran menggunakan program

GeoGebra dilihat dari motivasi dapat dikatakan efektif karena setiap indikator mencapai 75%. Bahkan rata-rata keseluruhan indikator juga berada diatas 75% yaitu sebesar 87,02%.

Dokumen terkait