PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
2011 Nama pemegang saham
Persentase Jumlah modal Jumlah saham kepemilikan (%) disetor
PT Gading Investment 720.600.000 60 360.300.000.000
PT Multi Daya Industri 480.400.000 40 240.200.000.000
Jumlah 1.201.000.000 100 600.500.000.000
2011 Nama pemegang saham
Berdasarkan akta No. 44 tanggal 9 Pebruari 2012 dari Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta, keputusan sirkular pemegang saham memutuskan dan menyetujui antara lain:
i. Mengubah status Perusahaan dari Perusahaan Tertutup menjadi Perusahaan Terbuka.
ii. Mengubah nilai nominal saham dari Rp 500 menjadi Rp 100 per saham, sehingga modal dasar
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
37 14. MODAL SAHAM (lanjutan)
Berdasarkan akta No. 140 tanggal 29 September 2012 dari Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., notaris di Jakarta, Dewan Komisaris menyatakan peningkatan modal dasar ditempatkan dan modal disetor dalam Perusahaan setelah Penawaran Umum Saham Perdana kepada masyarakat sejumlah 4.000.000.000 saham atau sebesar Rp 400.000.000.000. Modal sebesar Rp 400.000.000.000 milik masyarakat telah disetor ke dalam kas Perusahaan, sebagaimana dinyatakan dalam surat Biro Administrasi Efek, PT Ficomindo Buana Registrar, No. 003/GAMA-FBR/IX/2012 tanggal 6 September 2012.
15. SELISIH TRANSAKSI DENGAN PIHAK NONPENGENDALI
Akun ini merupakan selisih yang terjadi dari transaksi dengan pihak nonpengendali yang timbul atas perbedaan antara nilai wajar aset bersih yang diperoleh setelah penurunan nilai wajar aset nonmoneter yang diakuisisi dengan jumlah penyesuaian atas kepentingan nonpengendali.
16. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
2012 2011
Saldo awal kepentingan nonpengendali
atas aset bersih entitas anak 4.166.860.825 2.458.550
Akuisisi bagian nonpengendali
SAM - 3.897.740.038
GHR - 200.000.000
Kepentingan nonpengendali atas laba rugi komprehensif entitas anak
SAM 2.390.338.928 66.662.237
GHR 9.758.075
-Saldo akhir kepentingan nonpengendali
atas aset bersih entitas anak 6.566.957.828 4.166.860.825
17. PENJUALAN BERSIH
2012 2011
Aset real estat
Apartemen 32.888.083.917 20.484.855.288
Tanah kavling 19.732.243.136
-Rumah tinggal 11.837.852.195 4.132.240.289
Rumah toko 8.431.818.182 10.772.727.273
Tanah belum dikembangkan - 13.679.375.000
Material bangunan 8.200.381.200 7.010.201.520
Jumlah 81.090.378.630 56.079.399.370
Tidak terdapat penjualan kepada pihak berelasi dan penjualan kepada satu pelanggan yang melebihi 10% dari jumlah penjualan bersih.
18. BEBAN POKOK PENJUALAN
2012 2011
Beban pokok penjualan:
Aset real estat
Apartemen 27.478.896.947 14.452.241.739
Tanah kavling 14.222.349.990
-Rumah tinggal 7.881.189.016 2.588.950.678
Rumah toko 4.924.187.436 6.190.981.846
Biaya proyek 14.682.175 103.616.219
Tanah belum dikembangkan - 13.398.169.441
Material bangunan 5.243.670.000 5.102.650.000
Jumlah 59.764.975.564 41.836.609.923
19. BEBAN PENJUALAN
2012 2011
Promosi 1.072.328.856 1.622.044.691
Kantor 399.349.267 15.393.433
Gaji dan tunjangan 396.240.000
-Lain-lain 86.755.851
-Jumlah 1.954.673.974 1.637.438.124
20. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
2012 2011
Gaji dan tunjangan 5.054.325.806 3.122.321.125
Penyusutan (Catatan 8) 654.349.444 171.404.236
Ijin dan pengurusan 578.459.136 611.331.797
Kantor 344.043.836 127.299.568
Imbalan pasca kerja (Catatan 13) 288.321.311 170.331.914
Transportasi 272.587.588 165.945.115
Sewa 110.322.190 338.579.611
Sumbangan 675.000 153.198.895
Jamuan dan representasi - 795.951.363
Lain-lain (di bawah Rp 100 juta) 698.790.512 135.853.620
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
39 22. PAJAK PENGHASILAN
Beban (manfaat) pajak Grup terdiri dari:
2012 2011
Pajak kini
Perusahaan nonfinal 24.944.193 23.102.957
Entitas anak final 2.317.168.443 198.367.274
Pajak tangguhan - Perusahaan (14.353.046) (11.279.703)
Jumlah 2.327.759.590 210.190.528
Pajak Kini
Pajak Penghasilan Final
Pajak penghasilan final entitas anak sehubungan dengan penjualan apartemen, rumah toko dan rumah tinggal merupakan beban pajak final atas pengalihan hak atas tanah dan bangunan dengan nilai sebesar Rp 2.317.168.443 (2011: Rp 198.367.874).
Pajak Penghasilan Nonfinal
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak menurut laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dengan estimasi laba kena pajak Perusahaan sebagai berikut:
2012 2011
Laba sebelum pajak menurut
laporan laba konsolidasi 9.152.251.071 4.214.411.380
Laba sebelum pajak entitas anak (9.089.768.052) (4.062.432.808)
Laba sebelum pajak - Perusahaan 62.483.019 151.978.572
Perbedaan temporer
Imbalan kerja 57.412.185 45.118.812
Perbedaan tetap
Penyusutan 58.750.000 12.552.083
Pendapatan yang telah dikenakan pajak final (38.733.915) (70.131.853)
Lain-lain 1.150.000 1.003.100
Jumlah perbedaan tetap 21.166.085 (56.576.670)
Estimasi laba kena pajak 141.061.289 140.520.714
Estimasi laba kena pajak (pembulatan) 141.061.000 140.520.000 Beban pajak kini dengan tarif yang berlaku
Dengan fasilitas 10.321.057 12.027.044
Tanpa fasilitas 14.623.136 11.075.913
Estimasi Utang Pajak Kini 24.944.193 23.102.957
22. PAJAK PENGHASILAN (lanjutan)
Jumlah estimasi laba kena pajak Perusahaan tahun 2011 telah sesuai dengan jumlah yang dilaporkan pada Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak penghasilan badan tahun 2011, sedangkan jumlah penghasilan kena pajak Perusahaan tahun 2012 didasarkan atas perhitungan sementara, karena Perusahaan belum menyampaikan SPT pajak penghasilan badan.
Berdasarkan peraturan perpajakan Indonesia, Perusahaan menghitung, melaporkan dan menyetor pajak-pajaknya berdasarkan perhitungan sendiri (self assessment). Direktorat Jendral Pajak dapat menghitung dan menetapkan atau mengubah liabilitas pajak dalam batas waktu 5 tahun sejak tanggal terutangnya pajak.
Pajak Tangguhan
Aset pajak tangguhan Perusahaan berasal dari perbedaan temporer imbalan kerja.
23. LABA PER SAHAM
Perhitungan laba per saham dasar sebagai berikut:
2012 2011
Jumlah laba yang digunakan dalam perhitungan laba per saham dasar:
Jumlah laba bersih yang dapat diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 4.424.394.478 3.937.558.615
Jumlah rata-rata tertimbang saham
(dalam lembar saham penuh) 5.373.854.795 1.201.000.000
Laba per saham dasar
yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 0,82 3,28
24. AKUISISI ENTITAS ANAK GHR
Pada bulan Desember 2011, GHR mengakuisisi 99,92% saham GKI melalui pembelian 124.900 saham GKI milik Rudy Purnomo dan Liem Sien Lan (pihak berelasi) sebesar Rp 62.450.000.
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
41 24. AKUISISI ENTITAS ANAK (lanjutan)
SAM
Pada bulan September 2011, SAM mengakuisisi 50% saham SIP melalui pembelian 4.000 saham SIP milik pihak ketiga, dengan harga perolehan sebesar Rp 4.000.000.000. Nilai akuisisi SAM merupakan nilai wajar aset yang diperoleh. Rincian perhitungan akuisisi tersebut sebagai berikut:
Nilai Buku Nilai Wajar Aset
Kas dan bank 1.363.431.864 1.363.431.864
Piutang usaha 12.734.938.714 12.734.938.714
Persediaan real estat 28.076.670.789 28.531.195.712
Biaya dibayar dimuka 993.191.057 993.191.057
Aset tetap 777.383.625 777.383.625
Aset lain-lain 198.750.000 198.750.000
Jumlah Aset 44.144.366.049 44.598.890.972
Liabilitas
Utang usaha 18.068.589.857 18.068.589.857
Utang lain-lain 16.254.242.481 16.254.242.481
Utang pajak 9.438.273 9.438.273
Imbalan pasca kerja 399.470.368 399.470.368
Uang muka penjualan 1.728.359.993 1.728.359.993
Liabilitas lain-lain 138.790.000 138.790.000
Jumlah Liabilitas 36.598.890.972 36.598.890.972
Aset Bersih 7.545.475.077 8.000.000.000
Nilai wajar aset bersih yang diperoleh
(50% dari total nilai wajar aset bersih) 4.000.000.000
Harga perolehan (4.000.000.000)
Goodwill
-Penilaian atas nilai wajar persediaan real estat SIP pada saat akuisisi telah dilakukan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Felix Sutandar & Rekan, penilai independen dalam laporannya tanggal 1 Desember 2011, akan tetapi manajemen melakukan penilaian kembali sesuai PSAK No. 22 (Revisi 2010). Berdasarkan hasil penilaian kembali yang dilakukan oleh manajemen, nilai wajar persediaan real estat yang diperoleh adalah sebesar Rp 28.531.195.712.
24. AKUISISI ENTITAS ANAK (lanjutan) SAM (lanjutan)
Pada bulan Desember 2011, SAM mengakuisisi 50% saham GBMJ melalui pembelian 125 saham GBMJ milik pihak ketiga, dengan harga perolehan sebesar Rp 125.000.000. Rincian perhitungan akuisisi sebagai berikut:
Nilai Buku Nilai Wajar Aset
Kas dan bank 504.073.098 504.073.098
Piutang lain-lain 142.815.702 142.815.702
Aset real estat 17.688.000.000 17.688.000.000
Aset tetap 11.053.174 11.053.174
Jumlah Aset 18.345.941.974 18.345.941.974
Liabilitas
Utang lain-lain 18.093.762.759 18.093.762.759
Liabilitas lain-lain 2.179.215 2.179.215
Jumlah Liabilitas 18.095.941.974 18.095.941.974
Aset Bersih 250.000.000 250.000.000
Nilai wajar aset bersih yang diperoleh 125.000.000
Harga perolehan 125.000.000
Goodwill
-Penilaian atas nilai wajar persediaan real estat GBMJ pada saat akuisisi telah dilakukan oleh KJPP Felix Sutandar dan Rekan, penilai independen dalam laporannya tanggal 20 Maret 2012.
Berikut adalah rincian akuisisi yang dilakukan Perusahaan selama tahun 2011:
2011
Kas dan setara kas 1.892.504.962
Piutang usaha pihak ketiga 12.734.938.714
Piutang lain-lain 142.815.702
Aset real estat 45.991.933.250
Tanah belum dikembangkan
-Pajak dibayar dimuka
-Biaya dibayar dimuka 993.191.057
Aset tetap 788.436.799
Aset lain-lain 198.750.000
Utang usaha pihak ketiga (18.068.589.857)
Utang lain-lain (34.348.005.240)
Utang pajak (9.438.273)
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
43 24. AKUISISI ENTITAS ANAK (lanjutan)
Pembayaran akuisisi saham entitas anak setelah dikurangi kas yang diterima sebagai berikut:
2011
Harga perolehan 4.149.997.500
Kas dan setara kas yang diterima (1.892.504.962)
Jumlah 2.257.492.538
25. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL a. Manajemen risiko modal
Grup mengelola risiko modal untuk memastikan bahwa mereka akan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan hidup, selain memaksimalkan keuntungan para pemegang saham melalui optimalisasi saldo utang dan ekuitas.
Struktur modal Perusahaan terdiri dari utang, yang mencakup pinjaman yang dijelaskan pada Catatan 11, kas dan setara kas (Catatan 4), ekuitas pemegang saham induk, yang terdiri dari modal yang ditempatkan (Catatan 14), dan saldo laba.
Dewan Direksi Perusahaan secara berkala melakukan reviu struktur permodalan Perusahaan.
Sebagai bagian dari reviu ini, Dewan Direksi mempertimbangkan biaya permodalan dan risiko yang berhubungan.
Rasio pinjaman - bersih terhadap ekuitas pada tanggal 31 Desember 2012 sebagai berikut:
2012
Pinjaman 171.422.013.489
Kas dan setara kas 63.989.827.098
Pinjaman - bersih 107.432.186.391
Ekuitas 1.027.302.133.786
Rasio pinjaman
-bersih terhadap ekuitas 10%
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya keuangan yang memadai tersedia untuk operasi dan pengembangan bisnis, serta untuk mengelola risiko mata uang asing, tingkat bunga, kredit dan risiko likuiditas. Grup beroperasi dengan pedoman yang telah ditentukan oleh Dewan Direksi.
25. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (lanjutan)
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan) i. Manajemen risiko tingkat bunga
Grup terekspos terhadap risiko tingkat bunga karena sumber pendanaan yang memiliki tingkat bunga tetap maupun mengambang.
Nilai tercatat dari instrumen keuangan Grup yang terpapar risiko tingkat bunga, yang meliputi, perjanjian tingkat suku bunga tetap yang terpapar risiko suku bunga atas nilai wajar (fair value interest rate) dan perjanjian tingkat suku bunga mengambang yang terpapar risiko tingkat suku bunga atas arus kas, dijabarkan sebagai berikut:
Bunga
mengambang Bunga tetap Tanpa bunga Jumlah
Aset keuangan
Kas dan setara kas - 62.859.847.761 1.129.979.337 63.989.827.098
Piutang usaha pihak ketiga - - 25.966.772.385 25.966.772.385
Piutang lain-lain pihak ketiga - - 26.268.230 26.268.230
Aset lain-lain - - 198.750.000 198.750.000
Jumlah aset keuangan - 62.859.847.761 27.321.769.952 90.181.617.713
Liabilitas keuangan
Utang usaha pihak ketiga - - 5.054.271.254 5.054.271.254
Utang lain-lain
Pihak berelasi - - 5.149.150.743 5.149.150.743
Pihak ketiga - - 244.372.500 244.372.500
Utang bank dan lembaga
keuangan lainnya 171.422.013.489 - - 171.422.013.489
Liabilitas keuangan lainnya - - 342.545.662 342.545.662
Jumlah liabilitas keuangan 171.422.013.489 - 10.790.340.159 182.212.353.648
Jumlah aset (liabilitas) keuangan - bersih (171.422.013.489) 62.859.847.761 16.531.429.793 (92.030.735.935) 2012
Rincian nilai tercatat dari utang bank dan lembaga keuangan lainnya berdasarkan tahun jatuh tempo telah diungkap dalam Catatan 11.
Untuk mengelola risiko tingkat suku bunga, Grup memiliki kebijakan dalam memperoleh pembiayaan yang akan memberikan campuran yang sesuai tingkat suku bunga mengambang dan tingkat bunga tetap.
Tabel berikut menunjukkan analisis sensitivitas untuk suku bunga, dengan semua variabel lainnya dianggap tetap, dimana grup terekspos pada akhir periode pelaporan yang mungkin dapat mempengaruhi laba rugi dan ekuitas dengan suku bunga mengambang yang
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
45
25. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN, MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (lanjutan)
b. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan (lanjutan) ii. Manajemen risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian yang timbul atas saldo instrumen keuangan dalam hal konsumen tidak dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar utang terhadap Grup.
Grup mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan hanya berurusan dengan pihak yang diakui dan layak kredit, menetapkan kebijakan internal atas verifikasi dan otorisasi kredit, dan secara teratur memonitor kolektibilitas piutang untuk mengurangi risiko tersebut.
iii. Manajemen risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko Grup, kesulitan dalam pembiayaan proyek. Grup mengelola risiko likuiditas yang memperhatikan rasio pendanaan dari pihak ketiga (pinjaman) dan pendanaan melalui modal sendiri.
Grup mengelola risiko likuiditas dengan menjaga kecukupan dana, fasilitas bank dan lembaga keuangan lainnya dengan terus menerus memonitor perkiraan dan arus kas aktual dan mencocokkan profil jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.
Grup memelihara kecukupan dana untuk membiayai kebutuhan modal kerja yang berkelangsungan.
c. Nilai wajar aset dan liabilitas
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan sebagai berikut:
Nilai tercatat Nilai wajar Aset keuangan
Kas dan setara kas 63.989.827.098 63.989.827.098
Piutang usaha pihak ketiga 25.966.772.385 25.966.772.385
Piutang lain-lain pihak ketiga 26.268.230 26.268.230
Aset lain-lain 198.750.000 198.750.000
Liabilitas keuangan
Utang usaha pihak ketiga 5.054.271.254 5.054.271.254
Utang lain-lain
Pihak berelasi 5.149.150.743 5.149.150.743
Pihak ketiga 244.372.500 244.372.500
Utang bank dan lembaga
keuangan lainnya 171.422.013.489 171.422.013.489
Liabilitas keuangan lainnya 342.545.662 342.545.662
2012
Nilai wajar aset keuangan mendekati atau setara dengan nilai tercatatnya, karena dampak dari diskonto tidak signifikan atau akan jatuh tempo dalam jangka pendek.
Nilai tercatat liabilitas keuangan mendekati nilai wajarnya karena menggunakan tingkat bunga pasar.
26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI Sifat Hubungan Berelasi
Rincian sifat berelasi dan jenis transaksi yang material dengan pihak-pihak berelasi sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Istimewa Transaksi
Budi Kartika Pemegang saham,
pengurus dan PT Pamulang Graha Centra Mas Pemegang saham,
pengurus dan
manajemennya sama dengan Grup
Corporate Guarante
PT Berkat Benua Raya Pemegang saham, pengurus dan
manajemennya sama dengan Grup
Utang lain-lain pihak berelasi
PT Star Tjemerlang Pemegang saham, pengurus dan
manajemennya sama dengan Grup
Utang lain-lain pihak berelasi
PT Adi Cipta Griya Sejati Pemegang saham, pengurus dan
manajemennya sama dengan Grup
Utang lain-lain pihak berelasi
Palazzo Property Holding Ltd Pemegang saham, pengurus dan
manajemennya sama dengan Grup
Utang lain-lain pihak berelasi
Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi
PT GADING DEVELOPMENT Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
31 DESEMBER 2012 DAN 2011
(Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
47 26. SIFAT DAN TRANSAKSI PIHAK BERELASI (lanjutan)
Saldo dan Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan)
b. Pada tanggal 8 Agustus 2011, SIP memperoleh pinjaman modal kerja dari PT Berkat Buana Raya, maksimum sebesar Rp 15.000.000.000, tanpa bunga, jaminan dan dapat dibayar sewaktu-waktu (repayable on demand). Pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 pinjaman tersebut disajikan sebagai utang lain-lain pihak berelasi masing-masing sebesar Rp 5.149.150.743 dan Rp 8.328.463.807 (6,81% dari jumlah liabilitas).
c. Budi Kartika, Djaja Hendrawan, dan Andry Soetarto serta PT Pamulang Graha Central Mas, memberikan jaminan pribadi (personal guarantee) dan jaminan perusahaan (corporate guarantee) atas utang bank yang diterima Grup (Catatan 11).
d. Pada tanggal 5 November 2010, Perusahaan memperoleh pinjaman dari Palazzo Property Holding Ltd, Victoria, Republik Seychelles, maksimum sebesar Rp 315.000.000.000, tanpa bunga, jaminan dan dapat dibayar sewaktu-waktu (repayable on demand). Pinjaman ini digunakan untuk investasi pada entitas anak. Fasilitas pinjaman ini telah diperpanjang dan akan jatuh tempo pada bulan Desember 2013. Pada tanggal 31 Desember 2011, utang tersebut dicatat pada utang lain-lain pihak berelasi sebesar dan Rp 95.874.797.732 (78,39% dari jumlah liabilitas untuk tahun 2011). Utang tersebut telah dilunasi pada bulan Juli 2012.
e. Rincian utang pihak berelasi pada tanggal-tanggal 31 Desember 2012 dan 2011 sebagai berikut:
2012 2011
PT Berkat Buana Raya 5.149.150.743 8.328.463.807
PT Star Tjemerlang - 15.171.611.982
PT Adi Cipta Griya Sejati - 2.925.000.000
Palazzo Property Holdings Ltd.,
Victoria, Republik Seychelles - 95.874.797.732
Jumlah 5.149.150.743 122.299.873.521
Persentase utang pihak berelasi
terhadap jumlah liabilitas 2,51% 29,03%
27. INFORMASI SEGMEN Informasi Segmen Operasi
Grup dikelola dan dikelompokkan dalam divisi usaha real estat dengan produk utama yang dihasilkan berupa tanah, apartemen, rumah toko, rumah tinggal dan lain-lain.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen yang dilaporkan:
Penjualan - Apartemen - Rumah toko
27. INFORMASI SEGMEN (lanjutan)
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen usaha:
Jumlah
Apartemen Rumah toko Lain-lain Segmen
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN PENJUALAN
Penjualan segmen 32.888.083.917 8.431.818.182 39.770.476.531 81.090.378.630 81.090.378.630
Hasil segmen
Laba bruto 5.409.186.970 3.507.630.746 12.408.585.350 21.325.403.066 21.325.403.066
Laba sebelum pajak dan beban keuangan 4.438.306.185 2.876.341.793 5.778.426.753 13.093.074.731 13.093.074.731
Beban keuangan (479.554.977) (311.817.645) (3.149.451.038) (3.940.823.660) (3.940.823.660)
Beban pajak - bersih (1.644.404.196) (421.590.909) (261.764.485) (2.327.759.590) (2.327.759.590)
Laba bersih tahun berjalan 2.314.347.012 2.142.933.239 2.367.211.230 6.824.491.481 6.824.491.481
Kepentingan nonpengendali - - 2.400.097.003 2.400.097.003 2.400.097.003
Laba bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk 2.314.347.012 2.142.933.239 (32.885.773) 4.424.394.478 4.424.394.478
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Aset segmen
Piutang usaha 14.854.732.608 8.960.768.143 2.151.271.634 25.966.772.385 25.966.772.385
Persediaan real estat 73.763.420.699 - 322.893.422.620 396.656.843.319 396.656.843.319
Tanah belum dikembangkan - - 736.865.019.375 736.865.019.375 736.865.019.375
Aset lainnya yang tidak bisa dialokasikan - - 74.224.965.655 74.224.965.655 74.224.965.655
Jumlah aset 88.618.153.307 8.960.768.143 1.136.134.679.284 1.233.713.600.734 1.233.713.600.734
Liabilitas segmen
Uang muka penjualan 18.063.148.332 - 2.755.155.940 20.818.304.272 20.818.304.272
Liabilitas lainnya yang tidak bisa dialokasikan - - 185.593.162.676 185.593.162.676 185.593.162.676
Jumlah liabilitas 18.063.148.332 - 188.348.318.616 206.411.466.948 206.411.466.948
2012
Jumlah dalam Laporan Keuangan
Konsolidasian
Jumlah
Apartemen Rumah toko Lain-lain Segmen
LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF KONSOLIDASIAN PENJUALAN
Penjualan segmen 20.484.855.288 10.772.727.273 24.821.816.809 56.079.399.370 56.079.399.370
Hasil segmen
Laba bruto 5.973.723.831 4.537.018.926 3.732.046.690 14.242.789.447 14.242.789.447
Laba sebelum pajak dan beban keuangan 2.608.412.559 1.981.078.717 1.662.029.550 6.251.520.826 6.251.520.826
Beban keuangan (856.656.610) (650.627.207) (529.825.629) (2.037.109.446) (2.037.109.446)
Beban pajak - bersih (86.778.738) (65.908.098) (57.503.692) (210.190.528) (210.190.528)
Laba bersih tahun berjalan 1.664.977.211 1.264.543.412 1.074.700.229 4.004.220.852 4.004.220.852
Kepentingan nonpengendali - - 66.662.237 66.662.237 66.662.237
Laba bersih tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1.664.977.211 1.264.543.412 1.008.037.992 3.937.558.615 3.937.558.615 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Aset segmen
Piutang usaha 2.666.655.134 5.053.033.000 2.062.501.162 9.782.189.296 9.782.189.296
Persediaan real estat 25.663.521.136 5.159.151.538 53.346.335.375 84.169.008.049 84.169.008.049
2011
Jumlah dalam Laporan Keuangan
Konsolidasian