Nama Kegiatan : 1. Rehabilitasi sedang/berat taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
a. Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan khususnya sarana prasarana pada SMPN 2 Bendungan diadakan kegiatan rehabilitasi taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Rehabilitasi sedang/berat taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir. Realisasi penyerapan keuangan sebesar
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 39 adalah Rehabilitasi sedang/berat taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir dengan pagu anggaran senilai Rp. 45.000.000,-
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Terbatasnya anggaran sehingga rehabilitasi belum maksimal. Solusi : Mengajukan anggaran lagi kedepan agar rehabilitasi lebih maksimal.
Nama Kegiatan : 2. Penyelenggaraan akreditasi Sekolah Dasar a. Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka meningkatkan mutu layanan pendidikan pada Sekolah Dasar sesuai dengan SPM dan Standar Nasional Pendidikan (SNP) maka diselenggarakan Akreditasi Sekolah Dasar, yang merupakan pendamping dari kegiatan yang dilaksanakan oleh BSNP Pusat melalui UPA Provinsi Jawa Timur b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Pelaksanaan Sosialisasi dan operasional Pokja/UPA Penyelenggaraan Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten Trenggaek. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp 25.008.550,- (83%) sisa anggaran Rp. 5.091.450,- (17%). Output hasil kegiatan terlaksananya Akreditasi Sekolah Dasar di Kabupaten Trenggalek dengan pagu anggaran senilai Rp. 30.100.000,-
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Akreditasi Sekolah Dasar (SD/MI dan SMP/MTs) tidak terlepas dari peran serta BSNP Pusat sehingga kuota sekolah sasaran Akreditasi sudah ditentukan, sehingga tidak sebanding dengan jumlah sekolah yang diusulkan. Jika Pemerintah Daerah dapat mendanai maka biaya harus diserahkan/dihibahkan ke UPA Pusat/Provinsi, maka hal ini belum ditemukan solusi yang tepat untuk metode penganggarannya.
Solusi : Koordinasi dengan Tim UPA Pusat/Provinsi agar kuota sekolah sasaran Akreditasi ditambah tiap tahun dan merumuskan trobosan kebijakan untuk megantisipasi bila kelebihan kuota sekolah dapat didanai dari Dana APBD Kabupaten Trenggalek.
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 40 a. Latar Belakang Kegiatan
- Implementasi PP No. 19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan dan Permendiknas nomor tahun 2007 tentang standar penilaian termasuk model dan teknik penilaian proses dan hasil belajar peserta didik. Penilaian
hasil belajar dilaksanakan oleh pendidik, Satuan Pendidikan dan Pemerintah.
- Ujian Nasional merupakan kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara Nasional untuk jenjang Pendidikan Dasar (SMP/ MTs). Ujian sekolah/ madrasah adalah kegiatan yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik sebagai pengakuan prestasi belajar dan/ atau penyelesaian dari sekolah/ madrasah.
- Peraturan BSNP Nomor 0031/P/BSNP/III/2015 tentang POS UN Tahun 2015 yang mengatur tentang penyelenggaraan dan teknis
pelaksanaan Ujian Nasional jenjang SMP/MTs dan SMA/MA/SMK. b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya Pengelolaan dan pelaksanaan UN/US SMP/MTs pada 98 lembaga. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp 80.169.000,- (91%) dan sisa anggaran Rp. 7.867.000,- (9%). Output hasil kegiatan adalah Meningkatnya Kelulusan peserta UN/US pada 98 lembaga SMP/MTs, dengan pagu senilai Rp. 88.036.000 -.
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Adanya sebagian kegiatan yang dibiayai dari Provinsi sehingga terjadi efisiensi angggaran.
Solusi : Perencanaan dan penganggarakan yang mantang pada penyusunan rencana kerja kegiatan di tahun selanjutnya
Nama Kegiatan : 4. Penyelenggaraan UN/ US SD/ MI a. Latar Belakang Kegiatan
UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2003 Nomor 78, tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301)
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 41 anggaran Rp. 19.454.700 (5%). Output hasil kegiatan adalah Meningkatnya
kelancaran administrasi UN/ US SD/ MI dengan pagu anggaran senilai Rp. 370.496.340,-
Nama Kegiatan : 5. Penyelenggaraan UN/UAS Kejar Paket A, B dan C a. Latar Belakang Kegiatan
Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan Pasal 66 ayat (1) Ujian Nasional dilaksanakan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara Nasional pada mata pelajaran tertentu. Agar standar pencapaian kompetensi pembelajaran pada Kejar Paket A, B, C diperlukan fasilitas penyelenggaraan UAN / UAS Kejar Paket A, B, dan C agar dapat berjalan tertib dan lancar.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah terselenggaranya UAN/ UAS Kejar Paket A,B dan C. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 123.035.200,- (98 %) dan sisa anggaran Rp. 1.964.800,- (2 %). Output hasil kegiatan adalah meningkatnya kelancaran administrasi penyelenggaraan UN/ UAS Paket A, B dan C dengan pagu senilai Rp. 125.000.000,-
Nama Kegiatan : 6. Pembinaan Gugus dan UKS SD/ MI a. Latar Belakang Kegiatan
- Dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelolaan gugus sekolah dan derajat kesehatan siswa maka diadakan kegiatan pembinaan Gugus dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD/ MI
- Dalam rangka pemperlancar proses regrouping Sekolah Dasar tahun 2016 b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Pembinaan Gugus dan UKS SD/ MI 1 kali Pembinaan Gugus/UKS dan memfasilitasi proses . Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 26.746.250,- (99%) dan sisa anggaran Rp. 325.750,- (1%). Output hasil kegiatan adalah Pemahaman tentang Gugus dan UKS SD berjalan lancar dengan pagu senilai Rp 175.148.000,-
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 42 a. Latar Belakang Kegiatan
Untuk memperoleh bibit-bibit unggul yang berprestasi siswa SD MI di Kabupaten Trenggalek yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi perlu diadakan lomba-lomba atau kompetisi baik mulai tingkat Kecamatan seleksi Kabupaten maupun ke tingkat Provinsi.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya kegiatan lomba-lomba tingkat SD,MI se Kab. Trenggalek dengan 5 jenis lomba yang melibatkan 400 peserta. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 160.727.500,- (92 %) dan sisa anggaran Rp. 14.420.500,- (8 %). Output hasil kegiatan adalah diperolehnya bibit-bibit unggul Prestasi siswa SD/MI sejumlah 35 Juara Lomba, dengan pagu anggaran senilai Rp 175.148.000,
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Pada prisipnya kinerja kegiatan ini telah mencapai 100 % hal ini dibuktikan dengan tercapainya target juara lomba. Permasalah yang timbul pada sisi penganggaran saja yaitu pada tahun 2016 ini belanja sewa sarana mobilitas
darat dan belanja perjalanan dinas luar daerah sudah dianggarkan dari Dinas Pendidikan Provinsi jadi kami tidak dapat merealisasi anggaran tersebut
dan untuk belanja uang untuk diberikan kepada masyarakat (uang hadiah) sebagian besar tidak dapat kami realisasi karena belum meraih juara di tingkat Provinsi dan Nasional
Solusi : Penganggaran tiap belanja pada tahun depan harus lebih diperhitungkan secara rasional dengan mempertimbangkan capaian kinerja tahun ini.
Nama Kegiatan : 8. Pelatihan Pengelola Perpustakaan SD a. Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangkameningkatkan pengetahuan pengelola perpustakaan pada Sekolah Dasar, maka diadakan pelatihan pengelola perpustakaan pada jenjang Sekolah Dasar.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah pelatihan atau bimbingan tehnis pada pengelola perpustakaan sejumlah 120 peserta. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 44.977.500,- (97 %) dan sisa anggaran Rp. 1.372.500,- (3 %).
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 43 SD yang terampil, dengan pagu anggaran senilai Rp. 46.350.000,-
Nama Kegiatan : 9. Pendataan dan Monitoring Verifikasi Madin dan Guru Swasta/BOP Madin (Bantuan Keuangan Provinsi)
a. Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan ini merupakan biaya operasional atas pelaksanaan program pemberian bantuan hibah uang bagi Lembaga Madrasah Diniyah yang merupakan dana operasional Madrasah serta honor bagi ustadz serta guru pada lembaga swasta dimana bantuan tersebut bertujuan untuk menjamin tersedianya dana guna terselenggaranya pendidikan bagi setiap warga Negara yang berusia 7-15 tahun
sebagaimana diamanatkan dalam UU No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai biaya operasional dari proses pelaksanaan pemberian bantuan hibah serta pelaksanaan monitoring atas penggunaan dana hibah tersebut. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 101.156.200,- (97 %) dan sisa anggaran Rp. 2.692.325 (3%). Output hasil kegiatan adalah meningkatnya kelancaran administrasi pelaksanaan pendataan/ monitoring dan verifikasi Madin/ Guru Swasta serta pelaporan kegiatan dengan pagu anggaran senilai Rp 103.848.525,-
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : masih ada lembaga yang belum mendapatkan bantuan serta jumlah santri yang selalu berubah-ubah.
Solusi : lembaga yang belum menerima maka akan diusulkan kepada pemerintah utamanya Provinsi Jawa Timur, serta kepada pengelola Lembaga Madrasah untuk menghimbau untuk tertib dalam melaksanakan pembelajaran karena
disetiap tahun anggaran akan mendapatkan biaya Operasional Madrasah Diniyah.
Nama Kegiatan : 10. Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional (O2SN) dan FLS2N Siswa SMP
a. Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMP merupakan salah satu sarana peningkatan prestasi siswa non akademik.
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 44 Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) SMP yang meliputi (46 cabang perlombaan). Realisasi penyerapan keuangan
sebesar Rp. 99.815.500,- (83 %) sisa anggaran Rp. 20.402.000,- (17 %). Output hasil kegiatan adalah pengetahuan siswa dibidang olah raga dan seni
meningkat dengan pagu anggaran senilai Rp. 120.217.500,-
Nama Kegiatan : 11. Sekolah Adiwiyata SMP a. Latar Belakang Kegiatan
Adiwiyata merupakan suatu tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. Tujuan sekolah adiwiyata untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab, peduli dan berbudaya terhadap lingkungan.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah melaksanakan program sekolah adiwiyata sebanyak 2 lembaga SMP. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 145.403.000,- (97%) sisa anggaran Rp. 4.597.000,- (3%). Output hasil kegiatan adalah meningkatnya jumlah lembaga pelaksana adiwiyata dengan pagu anggaran senilai Rp. 150.000.000,-.
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Jumlah sasaran Sekolah Adiwiyata jenjang SMP masih sangat rendah dibanding jumlah SMP yang ada di Kabupaten Trenggalek
Solusi : Menganggarkan kegiatan disetiap tahun dengan anggaran dan sasaran yang terus meningkat.
Nama Kegiatan : 12. Pelaksanaan Seleksi Siswa Prestasi SMP a. Latar Belakang Kegiatan
Untuk menjaring Siswa Berprestasi cerdas dan berbakat tingkat SMP tingkat Kabupaten, Bakorwil dan Provinsi
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 45 146 siswa. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 25.819.600,- (52%) sisa anggaran Rp. 24.180.400,- (48%). Output hasil kegiatan adalah meningkatnya siswa berprestasi tingkat SMP dengan pagu anggaran senilai Rp. 50.000.000,-. c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : masih kurangnya Siswa berprestasi cerdas dan berbakat tingkat SMP tingkat Kabupaten, Bakorwil dan Provinsi
Solusi : melalui kegiatan terkait terus menggali bakat-bakat prestasi siswa tingkat SMP di Kabupaten Trenggalek.
Nama Kegiatan : 13. Olympiade Sains Nasional JenjangSMP a. Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan salah satu sarana peningkatan mutu wajib belajar pendidikan Dasar 9 Tahun dan merupakan ajang untuk mencari bibit-bibit siswa berprestasi dalam bidang Sains.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Seleksi peserta Olympiade tingkat Kabupaten yang melibatkan 256 siswa yang akan dikirim ke tingkat Provinsi. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 16.557.550,- (100%) sisa anggaran Rp. 0,- (0 %). Output hasil kegiatan adalah Pengiriman 6 siswa SMP juara tingkat Provinsi, dengan pagu anggaran senilai Rp. 16.557.550,-.
Nama Kegiatan : 14. Sekolah Adiwiyata SD a. Latar Belakang Kegiatan
Adiwiyata merupakan suatu tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. Tujuan sekolah adiwiyata untuk mewujudkan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.
b. Realisasi Pelaksanaan KegiatanBentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah peningkatan keindahan dan kenyamamanan lingkungan sekolah. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 97.783.200,- (98%) sisa anggaran Rp. 2.216.800,- (2%). Output hasil kegiatan adalah adanya sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan dengan pagu anggaran senilai Rp. 100.000.000,-.
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 46 Permasalahan : Jumlah sasaran Sekolah Adiwiyata jenjang SD masih sangat rendah dibanding jumlah SD yang ada di Kabupaten Trenggalek
Solusi : Menganggarkan kegiatan disetiap tahun dengan anggaran dan sasaran SD yang lain
Nama Kegiatan : 15. Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Sarana Prasarana Peningkatan Mutu Pendidikan SD (DAK)
a. Latar Belakang Kegiatan
Perlunya rehabilitasi Ruang Kelas, Rehabilitasi Ruang Kelas, Pengadaan Buku Pengayaan,Alat Peraga Pendidikan, dan Media Pendidikan
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Rehabilitasi Ruang Kelas 18 Lembaga, pengadaan Buku Pengayaan 19 Paket, Alat Peraga Pendidikan 13 Paket dan Media Pendidikan 9 Paket. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 4.851.539.125,- (99 %) dan sisa anggaran Rp 61.882.075,- (1 %). Output hasil kegiatan ini adalah tersedianya ruang belajar siswa dan Sarpras peningkatan
mutu pendidikan sekolah dasar yang memadai, dengan pagu anggaran senilai Rp. 4.913.421.200,-.
Nama Kegiatan : 16. Rehabilitasi Gedung dan Pengadaan Sarana Prasarana Peningkatan Mutu Pendidikan SMP
a. Latar Belakang Kegiatan
Perlunya Jumlah Sarana dan Prasarana yang direhabilitasi baik sedang/ berat (Gedung Sarana Belajar dan MCK)
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah 10 MCK, 11 Rehab Kantor, 8 Rehab Ruang Belajar Lainnya. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 5.198.008.600,- (98 %) dan sisa anggaran Rp 116.991400,- (2 %). Output hasil kegiatan ini adalah tersedianya 10 MCK, 11 Rehab Kantor, 8 Rehab Ruang
Belajar Lainnya yang memadai, dengan pagu anggaran senilai Rp. 5.315.000.000,-.
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 47 a. Latar Belakang Kegiatan
Penyelenggaraan Pendidikan yang murah serta berkualitas perlu adanya dana baik dari Pemerintah pusat maupun pemerintah Daerah untuk menunjang Operasional Pendidikan disekolah, maka melalui Pemerintah Pusat (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) telah mengalokasikan Dana BOS pada SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA dan SMK. Maka kegiatan ini dilaksanakan untuk memfasilitasi pelaksanaan Program BOS selama tahun 2016 baik mulai dari sosialisasi, pendataan, pelaporan dan evaluasi.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah terlaksananya Pengelolaan BOS dan BKSM selama 1 tahun berkalan baik dan lancar. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 137.837.900,- (92%) sisa anggaran Rp. 12.162.100,- (8%). Output hasil kegiatan adalah Penggunaan Dana BOS,BSM/BKSM dilaksanakan transparan dan akuntabel dengan pagu anggaran senilai Rp. 150.000.000,-
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : Banyak sekolah dalam membuat pelaporan pertangungjawaban Dana BOS belum sesuai dengan petunjuk teknis yang ada dan terlambatnya pelaporan umumnya di jenjang SD.
Solusi : Diadakan pelatihan, sosialisasi dan evaluasi pelaksanan BOS kepada kepala sekolah dan bendahara.
Nama Kegiatan : 18.Rehabilitasi Gedung, Sarana dan Prasarana Jenjang Pendidikan Dasar
a. Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka menuntaskan program Wajib Belajar Pendidikan Dasar maka pemerintah melaksanakan rehabilitasi gedung dan sarana prasarana jenjang pendidikan dasar demi peningkatan mutu pendidikan.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Rehabilitasi Ruang Kelas dan Pagar 10 Lembaga, Tembok Penahan Bangunan 12 Paket, Pembangunan MCK 10 Paket.
Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 3.928.540.650,- (94%) sisa anggaran Rp. 266.859.150 (6%). Output hasil kegiatan adalah Rehabilitasi
Ruang Kelas dan Pagar 10 Lembaga, Tembok Penahan Bangunan 12 Paket, Pembangunan MCK 10 Paket dengan pagu anggaran senilai Rp. 4.195.399.800,-
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 48 Keuangan Provinsi)
a. Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka pengembangan potensi kesenian lokal/daerah pada lembaga pendidikan di SD Negeri Gemaharjo Kec. Watulimo dan upaya punumbuhan menumbuhkan karakter melalui seni budaya lokal/daerah.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah pengadaan peralatan kesenian (gamelan) 1 paket/set/rancak di SD Negeri Gemaharjo Kec. Watulimo. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp 96.370.900,- (96%) dan sisa anggaran Rp 4.134.100,- (4%), dari pagu anggaran Rp. 100.505.000,-
c. Permasalahan dan Solusi
Permasalahan : pengadaan peralatan kesenian perlu untuk lembaga/ sekolah di kabupaten Trenggalek masih perlu ditingkatkan tidak hanya melalui dana BK Provinsi atau DAK bidang pendidikan tetapi dari dana APBD Kabupaten. Solusi : Mengusulkan kembali untuk tahun-tahun berikutnya.
Nama Kegiatan : 20. Pengadaan Aset Tanah Untuk Fasilitas Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
a. Latar Belakang Kegiatan
Akibat dari terjadinya bencana alam dan perlunya status kepemilikan tanah pada lembaga Sekolah Dasar yaitu SDN 1 Bendoroto Kec. Munjungan yang mengalami bencana perlu direlokasi dan SDN Kayen Kec. Karangan yang status tanahnya perlu kejelasan , maka perlu dibuatkan Dokumen Perencanaan (FS dan
DED) untuk Pengadaan Tanah pada SDN 1 Bendoroto Munjungan dan SDN Kayen Kecamatan Karangan.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah 2 Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah pada SDN 1 Bendoroto Kec. Munjungan dan SDN Kayen Kec. Karangan dan Pengadaan Aset Tanah untuk SDN 1 Bendoroto Kec. Munjungan. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp. 321.663.100,- (75%) dan sisa anggaran Rp. 108.336.900,- (25 %). Output hasil kegiatan ini adalah 2 Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah pada SDN 1 Bendoroto Kec. Munjungan dan SDN Kayen Kec. Karangan dan Pengadaan Aset Tanah untuk SDN 1 Bendoroto Kec. Munjungan dengan pagu anggaran senilai Rp. 430.000.000,-
Laporan Kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 Hal 49 Pendidikan Dasar
a. Latar Belakang Kegiatan
Karena terjadinya bencana alam dan perlu adanya keamanan untuk pada lembaga sekolah,maka dilaksanakan Rehabilitasi Tembok Pengaman Bangunan dan sanitasi SDN 7 Jombok Kecamatan Pule dan Rehabilitasi Tembok pengaman Bangunan dan Pagar SDN 1 Sobo Kecamatan Munjungan.
b. Realisasi Pelaksanaan Kegiatan
Bentuk pelaksanaan kegiatan ini adalah Rehabilitasi Tembok Pengaman Bangunan dan sanitasi SDN 7 Jombok Kec. Pule dan Rehabilitasi Tembok pengaman Bangunan dan Pagar SDN 1 Sobo Kec. Munjungan. Realisasi penyerapan keuangan sebesar Rp 368.063.000,- (94%) dan sisa anggaran Rp 21.937.000,- (6%), dari pagu anggaran 390.000.000,-