BAB III. PERANCANGAN SISTEM
3.3. Fase Analisi Kebutuhan (Decision Analysis Phase)
3.3.3. Narasi Use Case (Use Case Narative)
A. Narasi Use CaseLogin
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Login Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-001
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses untuk masuk ke sistem. Use
case ini berguna untuk menjaga privileges.
Kondisi Awal: Admin telah memiliki password
Pemicu: Use case ini digunakan apabila admin ingin masuk ke dalam
sistem.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin membuka halaman login.
Step 2: Sistem meminta
Step 3: Admin memasukkan username dan password, lalu menekan tombol ”LOGIN”.
Password.
Step 4: Sistem mengecek validasi di database.
Step 5: Sistem masuk ke menu Utama.
Aktifitas Lain: Alt-step 4: Jika username dan password yang dimasukkan tidak
sesuai maka sistem akan memberikan peringatan.
Kesimpulan: Admin dapat masuk ke dalam sistem.
Kondisi Akhir: • Admin berhasil login dan masuk ke menu utama.
• Admin tidak jadi masuk ke sistem.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan username dan password dengan benar
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Harus dapat diakses setiap saat.
B. Narasi Use Case Mencari Data Umat
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Mencari Data Umat Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-002
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin(Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pencarian data diri umat
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Umat
Pemicu: Use case ini digunakan apabila Admin ingin mencari data umat
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Umat.
Step 3: Admin memilih kategori pencarian dan memasukkan
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Umat.
Step 4: Sistem mencari data ke Database.
kata kunci, lalu menekan
tombol “Tampil”. Step 5: Sistem menampilkan
data sesuai kategori yang diinginkan.
Aktifitas Lain: Alt-step 4a: data yang dicari tidak ada dalam database
Alt-step 4b: sistem menampilkan pesan tidak ada .
Kesimpulan: Admin Dapat mencari data umat.
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menampilkan data yang ada
dalam database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal/kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
•Dapat diakses oleh admin yang telah login.
• Harus dapat menampilkan data apabila data telah ditemukan.
C. Narasi Use Case Menambah Data Umat
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Data Umat Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-003
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin, User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data diri umat.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Umat.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ada umat baru yang datang ke
Vihara.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Umat.
Step 3: Admin menekan tombol “TAMBAH”.
Step 4: Admin mengisi data-data umat, lalu menekan tombol ”SIMPAN”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Umat.
Step 4: Sistem menampilkan halaman Tambah Data Umat.
Step 5: Sistem memproses
penyimpanan data ke database.
pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 4: Admin tidak jadi memasukkan data umat baru dan
menekan tombol “Batal” sehingga sistem kembali ke menu Data Umat.
Alt-step 5: Jika data yang dimasukkan tidak berhasil disimpan. Alt-step 6: sistem menampilkan pesan gagal disimpan.
Kesimpulan: Admin dapat menambah data umat
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang
dimasukkan dalm database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal / kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
•Harus dapat menginputkan data apabila telah melalui proses login.
•Dapat diakses oleh admin yang telah login.
D. Narasi Use Case Mengedit Data Umat
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Mengedit Data Umat Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-004
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pengeditan data umat.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Umat.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
pengeditan data umat.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Umat.
Step 3: Admin memilih data umat yang akan diedit, lalu menekan tombol “EDIT”.
Step 5: Admin melakukan pengeditan pada data umat, lalu menekan tombol ”Edit”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Umat.
Step 4: Sistem menampilkan Halaman Edit Data Umat.
Step 6: Sistem melakukan edit data dan memproses
Step 7 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 5 : Admin tidak jadi melakukan edit data, lalu menekan
tombol “Batal” dan kembali ke menu Data Umat. Alt-step 6: data tidak berhasil disimpan.
Alt-step 7: sistem menampilkan pesan gagal disimpan.
Kesimpulan: Admin dapat mengedit data umat yang diinginkan.
Kondisi Akhir: • Data umat berhasil diedit dan berhasil disimpan.
• Data tidak berhasil diedit.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login.
• Harus dapat menampilkan data apabila data telah ditemukan. • Harus dapat mengedit dan menyimpan data apabila data telah ditemukan.
E. Narasi Use Case Menambah Data Pandita
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Data Pandita Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-005
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin, User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data pandita.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Umat.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ada data pandita yang belum ada
di database.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Umat.
Step 3: Admin meng-klik tulisan “Data Pandita”
Step 5: Admin meng-klik tulisan “tambah Pandita”.
Step 7: Admin mengisi
data-Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Umat.
Step 4: Sistem menampilkan halaman Data Vihara.
Step 6: Sistem menampilkan halaman Tambah Data Pandita.
data pandita, lalu menekan tombol ”Simpan”.
penyimpanan data ke database.
Step 9: Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 7: admin tidak jadi memasukkan data umat baru dan
Meng-klik tulisan “kembali” sehingga sistem kembali ke menu
Data Umat.
Alt-step 8: jika data yang dimasukkan tidak berhasil disimpan. Alt-step 9: sistem menampilkan pesan gagal disimpan.
Kesimpulan: Admin dapat menambah data pandita.
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang
dimasukkan dalm database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal / kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
•Harus dapat menginputkan data apabila telah melalui proses login.
F. Narasi Use Case Menambah Data Vihara
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Data Vihara Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-006
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin, User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data Vihara.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Umat.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ada data Vihara yang belum ada
di database.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Umat.
Step 3: Admin meng-klik
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Umat.
tulisan “Data Vihara”
Step 5: Admin meng-klik tulisan “tambah Vihara”.
Step 7: Admin mengisi data-data Vihara, lalu menekan
tombol ”Simpan”.
halaman Data Vihara.
Step 6: Sistem menampilkan halaman Tambah Data Vihara.
Step 8: Sistem memproses
penyimpanan data ke database.
Step 9: Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 7: admin tidak jadi memasukkan data umat baru dan
Meng-klik tulisan “kembali” sehingga sistem kembali ke menu
Data Umat.
Alt-step 8: jika data yang dimasukkan tidak berhasil disimpan. Alt-step 9: sistem menampilkan pesan gagal disimpan.
Kesimpulan: Admin dapat menambah data pandita.
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang
dimasukkan dalm database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal / kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Implementasi dan Spesifikasi:
login.
•Dapat diakses oleh admin yang telah login.
G. Narasi Use Case Menambah Daftar Data Perkawinan
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Daftar Data Perkawinan Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-007
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan daftar data
perkawinan.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Daftar Perkawinan.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
penambahan daftar umat yang ingin menikah.
Aktifitas: Step 1: Admin memilih memilih menu Daftar Perkawinan.
Step 3: Admin meng-klik tulisan “tambah daftar data perkawinan”
Step 5: Admin mengisi data-data daftar perkawinan, lalu menekan tombol “Simpan”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Daftar Perkawinan.
Step 4: Sistem menampilkan halaman tambah daftar data perkawinan.
Step 6: Sistem melakukan simpan data dan memproses penyimpanan data ke
database.
Step 7 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 5 : Admin tidak jadi menambah daftar data perkawinan,
lalu menekan tombol “BATAL” dan sistem kembali ke menu Daftar Perkawinan.
Alt-step 6: data tidak berhasil disimpan.
Alt-step 7: sistem menampilkan pesan gagal disimpan.
Kesimpulan: Admin dapat menambah daftar perkawinan yang diinginkan.
• Daftar Perkawinan tidak berhasil ditambah.
Prosedur Bisnis: Admin harus mengisi data-data yang ingin disimpan.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login.
• Harus dapat menyimpan data yang telah dimasukkan.
H. Narasi Use Case Men-sah-kan Data Perkawinan
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Men-sah-kan Data Perkawinan Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-008
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses men-sah-kan data
perkawinan.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan pembatalan daftar umat yang ingin menikah.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Daftar Data Perkawinan.
Step 3: Admin memilih daftar data perkawinan yang ingin di-sah-kan, lalu meng-klik tulisan “Menikah”.
Step 5: Admin memasukkan surat sah menikah dan meng-klik tombol “Ya”
Step 2: Sistem menampilkan halaman Daftar Data
Perkawinan.
Step 4: Sistem menampilkan halaman konfirmasi menikah.
Step 6: Sistem melakukan proses simpan data perkawinan dan memproses penyimpanan data ke database.
Step 7 : Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 5: Admin menekan tombol “Batal” dan kembali ke
menu Daftar Perkawinan.
Alt-step 7: sistem menampilkan pesan telah menikah.
Kesimpulan: Admin dapat men-sah-kan data perkawinan.
Kondisi Akhir: Prosedur Bisnis: Batasan
Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login. • Harus dapat membatalkan daftar data perkawinan.
I. Narasi Use Case Membatalkan Daftar Data Perkawinan
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Membatalkan Daftar Data Perkawinan Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-009
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
perkawinan.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Daftar Perkawinan.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
pembatalan daftar umat yang ingin menikah.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Daftar Data Perkawinan.
Step 3: Admin memilih daftar data perkawinan yang ingin dibatalkan, lalu meng-klik tulisan “Batal”.
Step 5: Admin meng-klik tombol “Ya”
Step 2: Sistem menampilkan halaman Daftar Data
Perkawinan.
Step 4: Sistem menampilkan halaman konfirmasi batal data perkawinan.
Step 6: Sistem melakukan hapus daftar data perkawinan dan memproses penyimpanan data ke database.
Step 7 : Sistem menampilkan pesan data berhasil dihapus.
menu Daftar Perkawinan.
Alt-step 6: sistem gagal menghapus daftar data perkawinan. Alt-step 7: sistem menampilkan pesan gagal dihapus.
Kesimpulan: Admin dapat membatalkan daftar data perkawinan.
Kondisi Akhir: • Daftar Data Perkawinan berhasil dihapus.
• Daftar Perkawinan tidak berhasil dihapus. Prosedur Bisnis:
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login.
• Harus dapat membatalkan daftar data perkawinan.
J. Narasi Use Case Menambah Data Perkawinan
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Data Perkawinan Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-010
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data
perkawinan.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Perkawinan.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ingin menambah data perkawinan
umat yang sudah menikah.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Perkawinan.
Step 3: Admin meng-klik tulisan “Tambah data perkawinan”.
Step 5: Admin mengisi data-data perkawinan lalu meng-klik tombol ”SIMPAN”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Perkawinan.
Step 4: Sistem menampilkan halaman Tambah Data Perkawinan.
Step 6: Sistem memproses
penyimpanan data ke database.
Step 7: Sistem menampilkan pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 5: Admin tidak jadi memasukkan data perkawinan dan menekan tombol “Batal” sehingga sistem kembali ke menu Data Perkawinan.
Alt-step 6: data gagal disimpan
Alt-step 7: sistem menampilkan pesan gagal.
Kesimpulan: Admin Dapat menambah data perkawinan
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang
dimasukkan dalam database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal/kembali ke menu Data Perkawinan.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
•Harus dapat menginputkan data apabila telah melalui proses login.
•Dapat diakses oleh admin yang telah login.
K. Narasi Use Case Menambah Data User
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menambah Data User Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-011
Prioritas: High
Aktor Bisnis Primer:
Admin
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penambahan data user.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Login.
Pemicu: Use case ini digunakan apabila ada user baru yang akan diberi
hak untuk menggunakan sistem.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Login.
Step 3: Admin meng-klik tulisan “Tambah Data User”.
Step 5: Admin memasukkan data-data user lalu menekan tombol ”SIMPAN”.
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Login.
Step 4: Sistem menampilkan halaman Tambah Data Login.
Step 6: Sistem memproses
penyimpanan data ke database
pesan data berhasil disimpan.
Aktifitas Lain: Alt-step 6: Admin tidak jadi memasukkan data user baru dan
menekan tombol “Batal” sehingga sistem kembali ke menu Data Login.
Alt-step 7: Jika data yang dimasukkan tidak berhasil disimpan, maka sistem akan menampilkan pesan.
Kesimpulan: Admin Dapat menambah data user.
Kondisi Akhir: • Jika berhasil maka sistem akan menyimpan data yang
dimasukkan dalm database.
• Jika tidak berhasil maka sistem akan memberi pesan gagal/kembali ke menu utama.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
•Harus dapat menginputkan data apabila telah melalui proses login.
L. Narasi Use Case Mengedit Data User
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Mengedit Data User Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-012
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan)
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses pengeditan data user.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Diri User.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
pengeditan data user.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Login.
Step 3: Admin memilih data
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Login.
user, menekan tombol “Edit”.
Step 5: Admin melakukan edit data user, lalu menekan tombol “SIMPAN”
halaman Edit Data Login.
Step 6: Sistem melakukan edit data dan memproses
penyimpanan data ke
database.
Step 7 : Sistem menampilkan pesan data berhasil diedit.
Aktifitas Lain: Alt-step 5 : Admin tidak jadi melakukan edit user lalu menekan
tombol “Batal” dan sistem kembali ke menu Data Login. Alt-step 7: Jika data tidak berhasil disimpan, maka sistem akan menampilkan pesan.
Kesimpulan: Admin dapat mengedit data user yang diinginkan.
Kondisi Akhir: • Data user berhasil diedit dan berhasil disimpan.
• Data tidak berhasil diedit.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login.
• Harus dapat mengedit dan menyimpan data apabila data telah Ditemukan.
M. Narasi Use Case Menghapus Data User
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Menghapus Data Umat Jenis Use case
Business Requirements:
Use Case ID: RM-013
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan)
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses penghapusan data user.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Data Login.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
penghapusan data user.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Data Login.
Step 3: Admin memilih user
Step 2: Sistem menampilkan halaman Data Login.
yang ingin dihapus lalu menekan tombol “HAPUS”.
proses hapus data dan
memproses penyimpanan data
ke database.
Step 5 : Sistem menampilkan pesan data berhasil dihapus.
Aktifitas Lain: Alt-step 4: data tidak berhasil dihapus,
Alt-step 5: sistem menampilkan pesan gagal dihapus.
Kesimpulan: Admin dapat menghapus data user yang diinginkan.
Kondisi Akhir: • Data user berhasil dihapus dan berhasil disimpan.
• Data tidak berhasil diedit. Prosedur Bisnis:
Batasan Implementasi dan Spesifikasi:
• Dapat diakses oleh admin yang telah login.
N. Narasi Use Case Mencetak Surat Pemberkatan Perkawinan
Author : Roby Hasan Date : 23 Agustus 2010
Version : 1.0
Nama Use Case: Mencetak Surat Pemberkatan
Perkawinan
Jenis Use case
Use Case ID: RM-014
Prioritas: High
Sumber: -
Aktor Bisnis
Primer:
Admin (Biarawan), User
Aktor Lain Yang Terlibat:
-
Stakeholder Lain:
-
Deskripsi: Use case ini menggambarkan proses mencetak surat pemberkatan
perkawinan.
Kondisi Awal: Admin telah berada di halaman Daftar Perkawinan.
Pemicu: Use case ini dilakukan apabila admin ingin melakukan
pencetakan surat pemberkatan perkawinan.
Urutan Normal
Aktifitas:
Aksi Aktor Respon Sistem
Step 1: Admin memilih memilih menu Daftar Perkawinan.
Step 3: Admin memilih data perkawinan yang ingin dicetak, lalu menekan tombol “Tampil”.
Step 2: Sistem menampilkan
Halaman Daftar Perkawinan.
Step 4: Sistem menampilkan halaman surat yang siap dicetak.
Step 5: Admin menyimpan surat dalam format file .pdf.
Step 7: Admin mencetak surat.
Step 6: Sistem menyimpan file dalam format .pdf.
Step 8: Sistem berhasil mencetak Surat Pemberkatan Perkawinan.
Aktifitas Lain:
Kesimpulan: Admin dapat membuat & mencetak surat permberkatan
perkawinan.
Kondisi Akhir: Surat pemberkatan perkawinan berhasil dibuat dan dicetak.
Prosedur Bisnis: Admin harus memasukan data dengan tipe yang sesuai.
Batasan Implementasi