Bab 3 Akuntabilitas Kinerja
3.2 Evaluasi dan Analisis Kinerja
3.2.2 Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE
Dalam rangka pelaksanaan reformasi birokrasi (RB) dibidang penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau e-Government yang selanjutnya disingkat menjadi SPBE adalah penyelenggaraan pemerintahan dengan memanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikanan layanan kepada
pengguna SPBE. Menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi SPBE yang mengamanatkan kepada seluruh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah, untuk melakukan evaluasi SPBE secara berkala. Penilaian mandiri SPBE ini merupakan proses penilaian terhadap pelaksanaan SPBE di Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan suatu nilai Indeks SPBE yang menggambarkan tingkat kematangan (maturity level) dari pelaksanaan SPBE di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah.
Tabel 8.
Target dan Realisasi IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2020
SS Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Lingkup Pusat, Data, Statistik, dan Informasi Kelautan dan Perikanan Nama IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE)
REALISASI 2020 Renstra 2020-2024 2015 2016 2017 2018 2019 Target Realisasi % Capaian % Kenaikan 2019-2020 Target 2020 % Capaian Thdp Target 2020 Target 2024 % Capaian Thdp Target 2024 - - - - 4,81 3,8 4,21 110,79 (12,47) 3,8 110,79 4,2 100,2
Realisasi IKU Nilai Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2020 dengan nilai 4,81 dengan kategori penilaian "Memuaskan". Hal ini menunjukan bahwa capaiannya telah melebihi target yang telah ditetapkan sebesar 3,8, dengan realisasi capaian tahun 2020 sebesar 110,79%. Apabila dibandingkan dengan realisasi pada tahun 2019, terjadi perbedaan sebesar -12,47%, Hal ini buka dikarenakan turunnya kinerja layanan SPBE di KKP, tetapi lebih kepada kurangnya pemahaman anggota tim evaluator Tahun 2019 dalam memahami matriks pertanyaan SPBE.
Penilaian Indeks SPBE diperoleh dari hasil pengukuran 3 (tiga) domain, 7 (tujuh) aspek, dan 37 (tiga puluh tujuh) indikator. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, nilai Indeks SPBE KKP adalah sebesar 4,21 dengan rincian untuk setiap domain sebagaimana dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel 9.
Hasil Penilaian Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2020 Berdasarkan Domain
Domain Indeks
Kebijakan 4,41
Tata Kelola 4,43
Layanan 4,03
Indeks SPBE KKP 4,81
Hasil perolehan ini dapat dibandingkan dengan nilai Indeks SPBE tahun sebelumnya, baik evaluasi internal maupun eksternal. Pada tabel berikut dapat dilihat perbandingan nilai Indeks SPBE KKP Tahun 2019 dengan Tahun 2020.
Tabel 10.
Perbandingan Penilaian Mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Tahun 2020 secara Internal dan Eksternal Domain dan Aspek Indeks SPBE
KKP Evaluasi Internal Tahun 2019 Indeks SPBE KKP Evaluasi Eksternal Tahun 2019 Indeks SPBE KKP Evaluasi Internal Tahun 2020 Domain 1 : Kebijakan Internal SPBE 4,59 3,94 4,41
- Aspek 1 : Kebijakan Internal Tata Kelola SPBE
4,43 3,57 4,14
- Aspek 2 : Kebijakan Internal Layanan SPBE
4,70 4,20 4,60
Domain 2 : Tata Kelola SPBE 4,81 3,86 4,43
- Aspek 3 : Kelembagaan 4,50 3,00 4,00
- Aspek 4 : Strategi dan Perencanaan
5,00 4,00 4,00
- Aspek 5 : Teknologi Informasi dan Komunikasi
5,00 4,33 5,00
Domain 3 : Layanan SPBE 4,85 3,30 4,03
- Aspek 6 : Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik
4,86 2,71 3,86
- Aspek 7 : Layanan Publik Berbasis Elektronik
4,83 4,33 4,33
Kegiatan yang telah dilaksanakan untuk tercapainya penilaian SPBE Tahun 2020 adalah :
a. Penetapan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 57/KEPMEN-KP/2020 tentang Tim Evaluator Internal Penyelenggaraan Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tim ini mempunyai tugas untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif, efisien, dan berkesinambungan dalam rangka mendukung pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.
b. Membuat laporan evaluasi SPBE semester 1 dan 2 tahun 2020;
c. Melakukan evaluasi hasil penilaian SPBE dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, untuk meningkatkan nilai SPBE periode 2020;
d. Pemenuhan bukti dukung dokumen domain 3 layanan SPBE yang merupakan nilai paling rendah pada penilaian sebelumnya;
e. KKP telah bekerjasama dengan Lembaga Sandi Negara terkait dengan penyematan tanda tangan elektronik;
f. KKP telah menerapkan tanda tangan elektronik pada layanan naskah dinas (e-Layar). KKP melakukan pembangunan aplikasi Service Digital Signature dengan proyek percontohan pada aplikasi e-Layar;
g. Layanan naskah dinas (e-Layar) berkolaborasi dengan layanan SPBE lainnya, yaitu: layanan e-mail KKP dan layanan manajemen kepegawaian (e-Pegawai); h. Panduan penggunaan e-Layar telah disediakan untuk memudahkan pengguna
dalam mengoperasikan e-Layar;
i. Melaksanakan penilaian mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2020;
j. Rapat Pleno penilaian mandiri Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Tahun 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2020;
k. Penandatanganan Berita Acara Evaluasi Mandiri Sistem Pemerintahan Pemerintah Berbasis Elektronnik (SPBE) Tahun 2020, oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kepala Pusat Data, Statistik, dan Informasi selaku Penanggung Jawab (Supervisor) Evaluasi SPBE Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Tanggal 15 Desember 2020.
Hasil evaluasi penyelenggaraan SPBE KKP Tahun 2020 adalah sebagai berikut:
a. Berdasarkan hasil evaluasi internal yang telah dilakukan, KKP memperoleh Nilai Indeks SPBE sebesar 4,21 (Memuaskan);
b. Nilai indeks tertinggi adalah domain tata kelola, kemudian domain kebijakan, dan yang terendah adalah domain layanan;
c. Pada tahun berikutnya, KKP harus dapat menaikan nilai domain layanan dikarenakan memiliki bobot persentase yang terbesar;
Tindaklanjut pelaksanaan pemenuhan data dukung SPBE pada tahun selanjutnya, yaitu:
a. Penilaian SPBE menggunakan instrumen penelitian yang baru sesuai dengan Peraturan Menteria Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2020 tentang Pemantauan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pada pertauran tersebut, domain layanan tetap memiliki bobot terbesar yaitu 45,50%;
b. Melakukan berbagai perbaikan terkait SPBE, terutama dari segi kebijakan yang harus secara kontinyu dievaluasi supaya dapat menyesuaikan dengan perubahan lingkungan dan teknologi, tata kelola yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja, serta layanan yang terintegrasi dan senantiasa ditingkatkan; dan
c. Untuk dapat meningkatkan nilai Indeks SPBE 2021, maka diperlukan komitmen dari seluruh anggota tim evaluator untuk dapat bekerjasama dan memahami instrumen penilaian yang baru dengan seksama. Selain itu juga
diperlukan pendokumentasian yang apik dan berkala serta evaluasi kebijakan dan layanan yang mengarah pada integrasi layanan SPBE.
Gambar 6.
Rapat Koordinasi Virtual Pembahasan SPBE Lingkup KKP
3.2.3. Nilai Minimal yang Dipersyaratkan untuk Mendapat Predikat Menuju Wilayah