Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi yang dipaksakan. Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas diskonto.
Fair value is defined as the amount at which the financial instruments could be exchanged in a current transaction between knowledgeable, willing parties in an arm’s length transaction, other than in a forced sale or liquidation. Fair values are obtained from quoted prices and discounted cash flows model, as appropriate.
Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan Grup pada tanggal 31 Desember 2012 dan 2011:
The following table sets forth the carrying amounts and estimated fair values of Group’s financial assets and liabilities as of December 31, 2012 and 2011:
2012
Nilai Tercatat/ Estimasi Nilai
Carrying Wajar/Estimated
Amount Fair Values
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 141.301.222.795 141.301.222.795 Cash and cash equivalents Piutang usaha 44.327.524.174 44.327.524.174 Trade accounts receivable Piutang lain-lain 36.557.494.299 36.557.494.299 Other accounts receivable Jumlah Aset Keuangan 222.186.241.268 222.186.241.268 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha 308.425.972.564 308.425.972.564 Trade accounts payable Utang lain-lain 239.517.110.042 239.517.110.042 Other accounts payable Beban akrual 1.556.555.537.519 1.556.555.537.519 Accrued expenses Utang sewa pembiayaan 1.632.481.046.615 1.651.584.864.882 Lease liabilities Utang pinjaman 3.595.754.965.631 3.595.754.965.631 Loans payable Utang obligasi 983.466.808.861 1.101.387.107.538 Bonds payable Liabilitas derivatif 643.009.348.654 643.009.348.654 Derivative liability Liabilitas tidak lancar lainnya 49.129.549.795 53.203.379.542 Other noncurrent liabilities Jumlah Liabilitas Keuangan 9.008.340.339.681 9.149.438.286.372 Total Financial Liabilities
Nilai Tercatat/ Estimasi Nilai
Carrying Wajar/Estimated
Amount Fair Values
Aset Keuangan Financial Assets
Kas dan setara kas 227.343.302.579 227.343.302.579 Cash and cash equivalents Piutang usaha 32.193.341.184 32.193.341.184 Trade accounts receivable Piutang lain-lain 27.104.617.750 27.104.617.750 Other accounts receivable Jumlah Aset Keuangan 286.641.261.513 286.641.261.513 Total Financial Assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Utang usaha 545.081.191.823 545.081.191.823 Trade accounts payable Pinjaman jangka pendek 500.000.000.000 500.000.000.000 Short-term loans Utang lain-lain 121.700.817.749 121.700.817.749 Other accounts payable
Beban akrual 1.050.836.770.008 1.050.836.770.008 Accrued expenses
Utang sewa pembiayaan 705.685.527.140 623.089.069.436 Lease liabilities Utang pinjaman 3.799.344.685.413 3.799.344.685.413 Loans payable Utang obligasi 899.799.005.155 1.008.737.999.190 Bonds payable Liabilitas derivatif 667.565.757.000 667.565.757.000 Derivative liability Liabilitas tidak lancar lainnya 484.430.562.492 492.933.102.349 Other noncurrent liabilities Jumlah Liabilitas Keuangan 8.774.444.316.780 8.809.289.392.968 Total Financial Liabilities
Hirarki Nilai Wajar Fair Value Hierarchy
Grup memiliki opsi konversi yang melekat pada Global Note yang dicatat sebagai derivatif dan diukur pada nilai wajar dan disajikan sebagai “Liabilitas derivatif’. Nilai wajar instrumen keuangan ini tidak diperdagangkan pada pasar aktif yang ditentukan dengan menggunakan metode penilaian Black-Scholes. Metode penilaian ini memaksimalkan penggunaan data pasar yang tersedia dan estimasi entitas khusus. Jika seluruh input signifikan yang dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar dapat diobservasi, maka instrumen tersebut termasuk dalam hirarki Tingkat 2.
The Group has a conversion option embeded in the Global Note which is accounted for as a derivative, measured at fair value and is presented as “Derivative liability”. The fair value of this financial instrument that is not traded in an active market is detemined using valuation technique which is the Black-Scholes valuation method. This valuation technique maximizes the use of observable market data available and rely as little as possible on entity’s specific estimates. Since all significant inputs required to fair value an instrument are observable, the instrument is included in Level 2.
Metode dan asumsi berikut ini digunakan oleh Grup untuk melakukan estimasi atas nilai wajar setiap kelompok instrumen keuangan.
The following methods and assumptions were used by Group to estimate the fair value of each class of financial instrument.
Aset keuangan lancar dan liabilitas keuangan jangka pendek non-derivatif
Non-derivative current financial assets and liabilities
Instrumen keuangan berupa kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang usaha, utang jangka pendek, utang lain-lain dan beban akrual jatuh tempo dalam jangka pendek maka nilai tercatat aset dan liabilitas keuangan telah mendekati estimasi nilai wajarnya.
Due to the short term nature of the transactions for cash and cash equivalents, trade accounts receivable, other accounts receivables, trade accounts payable, other accounts payable and accrued expenses, the carrying amounts of the these financial assets and financial liabilities approximate the estimated fair market values.
Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga tetap
Noncurrent financial liabilities with fixed interest rate
Merupakan utang obligasi dan utang sewa pembiayaan, yang nilai wajarnya ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang yang disesuaikan untuk mencerminkan risiko kredit Grup menggunakan suku bunga pasar terkini untuk instrumen serupa.
Consists of bonds payable and lease liabilities which fair values are determined based on discounted future cash flows adjusted to reflect the Group’s credit risk using current market rates for similar instruments.
Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga variabel
Noncurrent financial liabilities with variable interest rate
Merupakan utang jangka panjang dimana nilai wajarnya ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama.
Consists of long-term loans which fair value is determined by discounting future cash flows using applicable rates from observable current market transactions for instruments with similar terms, credit risk and remaining maturities.
Instrumen keuangan derivatif Derivative financial instrument
Nilai wajar liabilitas derivatif dihitung menggunakan model valuasi Black-Scholes dengan menggunakan ukuran-ukuran signifikan seperti hasil dividen, volatilitas yang diharapkan tingkat bunga tanpa risiko dan rata-rata harga pasar saham.
Fair value of derivative liability is valued using a Black-Scholes valuation model with significant inputs such as dividend yield, expected volatility, risk-free interest rate and weighted average share price.