1 Pelajar 10 33,33
2 Mahasiswi 20 66,67
3 Karyawati 0 0
4 Lainnya 0 0
Total 30 100
Sumber P4/FC:4Berdasarkan tabel 4.3 di atas dapat diketahui terdapat 10 responden (33,3%) yang memiliki pekerjaan sebagai pelajar, 20 responden (66,7%) yang memiliki pekerjaan sebagai mahasiswa dan tidak ada satupun responden yang berprofesi sebagai karyawati ataupun lainnya (0%).
Dapat disimpulkan bahwasannya responden terbanyak adalah berprofesi sebagai mahasiswa (66,7%). Dapat disimpulkan bahwasannya babes adalah kalangan berpendidikan namun belum memasuki tahap dunia kerja karena tidak ada satupun dari mereka yang memiliki pekerjaan tetap.
Tabel 4.4 Pendidikan
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 SMP 0 0
2 SMA 10 33,33
3 Mahasiswi 20 66,67
4 Lainnya 0 0
Total 30 100
Sumber P5/FC:5Berdasarkan tabel 4.4 di atas dapat diketahui terdapat 10 responden (33,3%) yang memiliki tingkat pendidikan sebagai pelajar SMA, 20 responden (66,7%) yang memiliki
Tingkat pendidikan sebagai mahasiswa (S1) dan tidak ada satupun responden yang berpendidikann SMP ataupun lainnya (0%).
Dapat disimpulkan bahwasannya responden terbanyak adalah yang memiliki tingkat pendidikan sebagai mahasiswa(S1) (66,7%). Dapat disimpulkan bahwasannya babes adalah kalangan pelajar/mahasiswa yang sedang dalam masa pendidikan dan perguruan tinggi.
Tabel 4.5 Pengeluaran Per-bulan
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Kurang dari Rp.500.000 0 0
2 Rp 500.000- 1.000.000 0 0
3 Rp. 1.000.001- 1.500.000 15 50,00
4 Lebih dari Rp. 1.500.000 15 50,00
Total 30 100
Sumber P6:FC6Berdasarkan tabel 4.5 di atas dapat diketahui terdapat 15 responden (50,0%) yang memiliki pengeluaran per-bulan sebanyak Rp.1.000.001- 1.500.000, 15 responden (50,0%) yang memiliki Pengeluaran lebih dari Rp.1.500.000 per-bulan dan tidak ada satupun responden memiliki pengeluaran kurang dari Rp.500.000 dan Rp.500.000- 1.000.000 (0%).
Dapat disimpulkan bahwasannya responden terbanyak adalah yang memiliki Pengeluaran Rp.1.000.001- 1.500.000 dan lebih dari Rp. 1.500.000 sama banyaknya yakni (50%) dan (50%). Dapat disimpulkan bahwasannya babes adalah kalangan menengah ke atas.
4.2.2 Program Tayangan Liga Inggris
Pada bagian ini data yang disajikan yakni segala sesuatu yang berhubungan dengan program tayanga Liga Inggris, selengkapnya disajikan pada tabel 4.6 sampai dengan 4.29.
Tabel 4.6 Waktu Liga Inggris
No Uraian Frekuensi(F) Persen (%)
1 Sangat Tahu 8 26,7
2 Tahu 21 70,0
3 Kurang Tahu 1 3,3
4 Tidak tahu 0 0
Total 30 100
Sumber: P7/FC.7Berdasarkan tabel 4.6 kita dapat melihat tingkat pengetahuan para babes CISC dan UI tentang pengetahuan mereka mengenai kapan saja waktu (jam) Liga Inggris ditayangkan di televisi. Terdapat 8 responden (26,7%) yang menyatakan sangat tahu, dan 21 responden (70,0%) menyatakan tahu dan 1 responden (3,3%) menyatakan kurang tahu dan tidak ada yang menyatakan tidak mengetahui kapan saja waktu (jam) Liga Inggris ditayangkan.
Mayoritas responden (70%) menyatakan tahu tentang kapan saja waktu (jam) penayangan Liga Inggris di televisi dan tidak ada yang tidak mengetahui kapan saja waktu (jam) penayangan program tayangan Liga Inggris. Dapat disimpulkan babes aktif dalam mencari informasi mengenai tayangan Liga Inggris di televisi melalui berbagai media terutama media internet karena seluruh jadwal pertandingan Liga Inggris ada di berbagai situs portal berita olah raga dan website resmi klub-klub Liga Inggris.
Tabel 4.7
Waktu Tayang Pukul 20.00
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Setuju 8 26,7
2 Setuju 21 70
3 Kurang Setuju 1 3,3
4 Tidak Setuju 0 0
Total 30 100
Sumber: P8/FC:8Berdasarkan tabel 4.7 kita dapat melihat bahwa 8 responden (26,7%) sangat setuju, 21 responden (70,0%) setuju, 1 responden (3,3%) kurang setuju dan tidak ada yang tidak setuju dengan penayangan program tayangan Liga Inggris pada pukul 20.00
Mayoritas responden (70%) setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada pukul 20.00 dan tidak ada yang tidak setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada pukul 20.00
Tabel 4.8
Waktu Tayang Pukul 22.00
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Setuju 4 13,3
2 Setuju 18 60,0
3 Kurang Setuju 7 23,3
4 Tidak Setuju 1 3,3
Total 30 100
Sumber: P8/FC:9Berdasarkan tabel 4.8 kita dapat melihat bahwa 4 responden (13,3%) sangat setuju, 18 responden (60,0%) setuju, 7 responden (23,3%) kurang setuju dan 1 responden (3,3)% tidak setuju penayangan program tayangan Liga Inggris pada pukul 22.00 di televisi
Mayoritas responden (60%) setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada pukul 22.00 dan 23,3% kurang setuju dan 3,3% tidak setuju dengan ditayangkanya program tayangan Liga Inggris pada pukul 22.00 di televise.
Tabel 4.9
Waktu Tayang Pukul 00.00
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Setuju 2 6,7
2 Setuju 13 43,3
3 Kurang Setuju 11 36,7
4 Tidak Setuju 4 13,3
Total 30 100
Sumber: P8/FC:10Berdasarkan tabel 4.9 kita dapat melihat bahwa 2 responden (6,7%) sangat setuju, 13 responden (43,3%) setuju, 11 responden (36,7%) kurang setuju dan 4 responden (13,3)% tidak setuju penayangan program tayangan Liga Inggris pada pukul 00.00 di televisi.
Mayoritas responden (43,3%) setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada pukul 00.00 dan 36,7% kurang setuju dengan ditayangkanya program tayangan Liga Inggris pada pukul 00.00 di televisi.
Tabel 4.10 Waktu Tayang 02.00
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat setuju 1 3,3
2 Setuju 12 40,0
3 Kurang setuju 9 30,0
4 Tidak setuju 8 26,7
Total 30 100
Sumber: P8/FC:11Berdasarkan tabel 4.10 kita dapat melihat bahwa 1 responden (3,3%) sangat setuju, 12 responden (40,0%) setuju, 9 responden (30,7%) kurang setuju dan 8 responden (26,7)% tidak setuju penayangan program tayangan Liga Inggris pada pukul 02.00 di televisi.
Mayoritas responden (40,0%) setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada pukul 02.00 dan 30,0% kurang setuju dengan ditayangkanya program tayangan Liga Inggris pada pukul 02.00 di televisi.
Berdasarkan ke empat tabel di atas dapat disimpulkan bahwasannya Babes cenderung lebih suka jika pertandingan Liga Inggris di televisi di tayangkan pada pukul 20.00 dan 22.00 di karenakan jam tersebut adalah waktu prime time dan waktu yang santai untuk menonton tayangan televisi dan babes cenderung kurang setuju dengan waktu penayangan Liga Inggris pukul 00.00 dan02.00 karena dapat mengganggu waktu istirahat mereka dan waktu penayangan tersebut terlalu malam untuk di tonton akan tetapi babes tidak mempermasalahkan waktu tayang tengah malam tersebut karena waktu tersebut merupakan ketetapan waktu yang telah di atur oleh penyelenggara pertandingan Liga Inggris (FA).
Tabel 4.11 Durasi Menonton
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
2 Lama (90-120 menit) 15 50,0
3 Kurang lama 45-90 menit) 7 23,3
4 Tidak lama (kurang dari 45 menit) 1 3,3
Total 30 100
Sumber: P9/FC:12
Berdasarkan tabel 4.11 kita dapat melihat bahwa 7 responden (23,3%) menonton sangat lama (lebih dari 120 menit),15 responden (50,0%) menonton lama (90menit – 120 menit), 7 responden (23,3%) menonton kurang lama (45menit – 90 menit) dan 1 responden (3,3)% menonton tidak lama (kurang dari 45 menit) penayangan program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (50,0%) menonton dengan lama (lebih dari 120 menit) satu program tayangan Liga Inggris di televisi dan (23,3%) menonton kurang lama (45 menit-90 menit) satu program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes menonton tayangan Liga Inggris dengan waktu yang cukup lama dan menonton tayangan sepakbola mulai awal kick off pertandingan hingga peluit pertandingan berakhir.
Tabel 4.12 Durasi 120 Menit
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat setuju 3 10,0
2 Setuju 24 80,0
3 Kurang setuju 3 10,0
4 Tidak setuju 0 0
Total 30 100
Sumber: P9/FC:13Berdasarkan tabel 4.12 kita dapat melihat bahwa 3 responden (10%) sangat setuju, 24 responden (80,0%) setuju, 3 responden (10%) kurang setuju dan tidak ada yang tidak setuju dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (80,0%) setuju dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi dan 10,0% kurang setuju dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwa babes setuju dengan durasi
satu tayangan pertandingan sepakbola Liga Inggris di televisi adalah 120 menit karena itulah durasi yang normal dan ideal dalam satu pertandingan tayangan sepakbola.
Tabel 4.13 Durasi 120 Menit
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Puas 4 13,3
2 Puas 25 83,3
3 Kurang Puas 0 0
4 Tidak Puas 1 3,3
Total 30 100
Sumber: P10/FC:14Berdasarkan tabel 4.13 kita dapat melihat bahwa 4 responden (13%) sangat puas, 25 responden (83,3%) puas, tidak ada responden yang kurang puas (0%) dan 1 responden (3,3%) tidak puas dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (80,0%) puas dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi dan (3,3%) tidak puas dengan durasi 120 menit program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes puas dengan apa yang telah disajikan di media televisi mengenai durasi satu pertandingan tayangan sepakbola Liga Inggris di televisi denga durasi selama 120 menit atau 2 jam
Tabel 4.14 Intensitas Menonton
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat sering (5-6 kali sebulan) 5 16,7
2 Sering (3-4 kali sebulan) 20 66,7
3 Kurang sering (1-2 kali sebulan) 5 16,7
4 Tidak pernah 0 0
Total 30 100
Sumber: P11/FC:15
Berdasarkan tabel 4.14 kita dapat melihat bahwa 5 responden (16,7%) sangat sering menonton (5 kali-6 kali sebulan),20 responden (66,7%) sering menonton (3 kali-4 kali sebulan), 5 responden (16,7%) kurang sering menonton (1 kali-2 kali sebulan) dan tidak ada yang tidak pernah menonton dalam sebulan (0%) penayangan program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (66,7%) sering menonton (3 kali-4 kali sebulan) satu program tayangan Liga Inggris di televisi dan (5%) kurang sering menonton (1 kali-2 kali sebulan) satu program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes sering menonton tayangan Liga Inggris di televisi karena mereka sangat ingin menonton jika tim kesayangan mereka sedang bertanding dan jumlah satu tim bertanding dalam satu bulan adalah 4 kali dan satu pertandingan dalam satu pekan.
Tabel 4.15
Tayangan Liga Inggris 2 Kali Seminggu
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat setuju 1 3,3
2 Setuju 2 6,7
3 Kurang setuju 17 56,7
4 Tidak setuju 10 33,3
Total 30 100
Sumber: P11/FC:16Berdasarkan tabel 4.15 kita dapat melihat bahwa 1 responden (3,3%) sangat setuju, 2 responden (6,7%) setuju, 17 responden (56,7%) kurang setuju dan 10 responden (33,3%) tidak setuju dengan frekuensi tayang 2 kali seminggu program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (56,7%) tidak setuju dengan frekuensi tayang 2 kali seminggu program tayangan Liga Inggris di televisi dan (33,3%) tidak setuju dengan frekuensi tayang 2 kali seminggu program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes kurang setuju terhadap tayangan Liga Inggris di televisi hanya ditayangkan 2 pertandingan dalam satu minggu karena Liga Inggris terdiri dari 20 tim dan ada 10 pertandingan dalam satu pekan dan jika hanya 2 tayangan pertandingan yang ditayangan dalam televisi lokal dirasa sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan sepakbola mereka.
Mereka mengharapkan agar televisi lokal seperti Indosiar dan SCTV yang merupakan pemegang hak siar Liga Inggris Musim ini untuk kedepannya lebih banyak menayangkan tayangan pertandingan sepakbola Liga Inggris di televisi dan jangan hanya dua pertandingan dalam satu pekan.
Tabel 4.16
Tayangan Liga Inggris Hari Sabtu
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Setuju 7 23,3
2 Setuju 20 66,7
3 Kurang Setuju 3 10,0
4 Tidak Setuju 0 0
Total 30 100
Sumber: P12/FC:17Berdasarkan tabel 4.16 kita dapat melihat bahwa 7 responden (23,3%) sangat setuju, 20 responden (66,7%) setuju, 3 responden (10%) kurang setuju dan tidak ada yang tidak setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari sabtu di televisi.
Mayoritas responden (66,7%) sangat setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari sabtu di televisi dan (23,3%) setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari sabtu di televisi. Dapat disimpulkan babes setuju dengan ditayangkannya Liga Inggris pada hari sabtu di televisi karena hari sabtu adalah akhir pekan dan digunakan untuk bersantai dalam melepas rutinitas sehari-hari.
Tabel 4.17
Tayangan Liga Inggris Hari Minggu
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Setuju 6 20,0
2 Setuju 19 63,3
3 Kurang Setuju 5 16,7
4 Tidak Setuju 0 0
Total 30 100
Sumber: P13/FC:18Berdasarkan tabel 4.17 kita dapat melihat bahwa 6 responden (20,0%) sangat setuju, 19 responden (63,3%) setuju, 5 responden (16,7%) kurang setuju dan tidak ada yang tidak setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari minggu di televisi.
Mayoritas responden (63,3%) sangat setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari minggu di televisi dan (16,7%) kurang setuju dengan ditayangkannya program tayangan Liga Inggris pada hari minggu di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes setuju dengan ditayangkannya pertandingan Liga Inggris pada hari minggu di televisi karena hari minggu adalah hari libur dan sangat ideal digunakan untuk bersantai bersama teman-teman mereka dengan menonton tayangan Liga Inggris di televisi.
Tabel 4.18
Tampilan Presenter Liga Inggris
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Suka 3 10,0
2 Suka 25 83,3
3 Kurang Suka 1 3,3
4 Tidak Suka 1 3,3
Total 30 100
Sumber: P14/FC:19Berdasarkan tabel 4.18 kita dapat melihat bahwa 3 responden (10,0%) sangat suka, 25 responden (83,3%) suka, 1 responden (3,3%) kurang suka dan 1 responden (3,3%) tidak suka dengan tampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (83,3%) suka dengan penampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi dan (10,0%) sangat suka dengan penampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan babes menyukai tampilan presenter sepakbola Liga Inggris di televisi dikarenakan presenter tayangan sepakbola Liga Inggris dirasa mampu untuk membawakan acara dengan baik dan memuaskan.
Tabel 4.19
Puas dengan Tampilan Presenter
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Puas 5 16,7
2 Puas 21 70,0
3 Kurang Puas 4 13,3
4 Tidak Puas 0 0
Sumber: P15/FC:20
Berdasarkan tabel 4.19 kita dapat melihat bahwa 5 responden (16,7%) sangat puas, 21 responden (70,0%) puas, 4 responden (13,3%) kurang puas dan tidak ada yang tidak puas (0%) dengan tampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas Babes (70,0%) puas dengan penampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi dan (13,3%) kurang puas dengan penampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan babes puas dengan penampilan presenter tayangan sepakbola Liga Inggris di televisi dan dinilai dapat membawakan tayangan Liga Inggris dengan baik dan mampu menghidupkan suasana menjadi menarik.
Tabel 4.20
Suka dengan Analisis Pertandingan
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Suka 6 20,0
2 Suka 19 63,3
3 Kurang Suka 3 10,0
4 Tidak Suka 2 6,7
Total 30 100
Sumber:P16/FC:21Berdasarkan tabel 4.20 kita dapat melihat bahwa 6 responden (20,0%) sangat suka, 19 responden (63,3%) suka, 3 responden (10,0%) kurang suka dan 2 responden (6,7%) tidak suka dengan analisis pertandingan program tayangan Liga Inggris di televisi. Mayoritas responden (63,3%) suka dengan analisis pertandingan program tayangan Liga Inggris pada di televisi dan (10,0%) kurang suka dengan analisis pertandingan program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwa babes menyukai analisis pertandingan yang dibawakan oleh football expert dalam menganalisis pertandingan secara detail dan sering memberikan prediksi dan informasi yang akurat.
Tabel 4.21
Puas dengan Analisis Pertandingan
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Puas 4 13,3
2 Puas 24 80
3 Kurang Puas 2 6,7
Total 30 100
Sumber: P17/FC:22Berdasarkan tabel 4.21 kita dapat melihat bahwa 4 responden (13,3%) sangat puas, 24 responden (80,0%) puas, 2 responden (6,7%) kurang puas dan tidak ada yang tidak puas (0%) dengan analisis pertandingan program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas Babes (80,0%) puas dengan penampilan presenter program tayangan Liga Inggris di televisi dan (13,3%) sangat puas dengan analisis pertandingan program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwa babes puas dengan analisis pertandingan yang disajikan oleh football expert dalam menganalisis dan menyampaikan informasi serta prediksi yang dirasa akurat untuk dijadikan bahan referensi dalam menikmati tayangan Liga Inggris di televisi.
Tabel 4.22
Suka dengan Audio Visual Pertandingan
No Uraian Frekuensi (F) Persen (%)
1 Sangat Suka 6 20,0
2 Suka 21 70,0
3 Kurang Suka 3 10,0
4 Tidak Suka 0 0
Total 30 100
Sumber P18/FC:23Berdasarkan tabel 4.22 kita dapat melihat bahwa 6 responden (20,0%) sangat suka, 21 responden (70,0%) suka, 3 responden (10,0%) kurang suka dan tidak ada yang tidak suka (0%) dengan tampilan audio & visual dalam program tayangan Liga Inggris di televisi.
Mayoritas responden (70,0%) suka dengan tampilan audio & visual dalam program tayangan Liga Inggris pada di televisi dan (10,0%) kurang suka dengan tampilan audio & visual dalam program tayangan Liga Inggris di televisi. Dapat disimpulkan bahwasannya babes suka dengan tampilan audio dan visual pada pertandingan Liga Inggris di televisi karena menggunakan komentator langsung dan berbahasa Inggris serta dengan teknik pengambilan gambar yang bervariasi sehingga memberikan tampilan yang menarik.
Tabel 4.23