• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

E. Teknik Pengumpulan Data dan Instrumen Penelitian

1. Non Tes

Observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data pada penelitian ini. Menurut Muljono (2007: 16) yang mengemukakan bahwa observasi adalah pengamatan langsung suatu kegiatan yang sedang dilakukan. Lembar observasi disusun berdasarkan indikator dari kerja sama.

Peneliti melakukan pengisian lembar obervasi dengan memberi tanda centang (√) pada kolom sesuai dengan kondisi siswa. Tujuan melakukan pengisian pada lembar observasi adalah untuk mengetahui informasi kondisi siswa pada saat proses kegiatan pembelajaran. Kisi-kisi instrumen obervasi dapat dilihat pada tabel 3.1:

Tabel 3.1 Pedoman Observasi

No Indikator Item Pengamatan

1 Berkontribusi dalam kelompok pada muatan pelajaran matematika

- Berpendapat ketika kegiatan diskusi kelompok.

- Bekerjasama dalam kegiatan diskusi kelompok.

2 Menerima perbedaan dalam kelompok pada muatan pelajaran matematika

- Menghargai saat teman kelompok menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, atau bertanya.

3 Keaktifan diri di dalam kelompok khususnya pada muatan pelajaran matematika

- Mengajukan pertanyaan mengenai materi pelajaran kepada teman kelompok.

- Menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru ketika pembelajaran di kelas ataupun diskusi kelompok.

4 Bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan

- Memberikan ide terbaik (logis) untuk kemajuan kelompok.

39 tugas dalam kelompok

pada muatan pelajaran matematika

- Membantu teman kelompok yang merasa kesulitan pada saat diskusi kelompok.

5 Mencari dan memecahkan masalah pada muatan pelajaran matematika

- Ikut berpikir, berbicara, dan berpendapat demi menciptakan suatu jalan keluar permasalahan pada saat diskusi kelompok.

Tabel 3.1 menjelaskan bahwa pengamatan kondisi siswa pada saat proses kegiatan pembelajaran di kelas dapat dilihat dari beberapa pernyataan yang diturunkan dari indikator kerja sama. Berdasarkan tabel di atas, terdapat delapan item pengamatan sebagai pedoman observasi di kelas IV SD Kanisius Pugeran, maka peneliti menyusun sebaran item observasi berikut ini:

Tabel 3.2 Sebaran Item Pedoman Observasi

No Indikator Penyebaran Item Jumlah

1 Berkontribusi dalam kelompok pada muatan pelajaran matematika

1, 2 2

2 Menerima perbedaan dalam kelompok pada muatan pelajaran matematika

3 1

3 Keaktifan diri di dalam kelompok khususnya pada muatan pelajaran matematika

4, 5 2

4 Bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan tugas dalam kelompok pada muatan pelajaran matematika

6, 7 2

5 Mencari dan memecahkan masalah pada muatan pelajaran matematika

8 1

Jumlah 8

Peneliti menggunakan alat bantu observasi yang digunakan dalam penelitian berupa skala nilai (rating scale). Alat pencatat tersebut digunakan untuk memperoleh gambaran tentang keadaan subjek menurut tingkatannya (Werang, 2015: 120).

40 b. Wawancara

Wawancara adalah proses yang penting dalam melaksanakan suatu penelitian khususnya dalam penelitian yang bersifat kualitatif (Newman, 2013:

493). Pedoman wawancara digunakan untuk mengetahui informasi proses kegiatan pembelajaran dan hasil belajar yang didapatkan siswa kelas IV. Wawancara dilakukan dengan wali kelas IV SD Kanisius Pugeran. Pedoman yang digunakan dalam penelitian dapat dilihat pada tabel 3.3:

Tabel 3.3 Pedoman Wawancara Guru No Aspek yang Ditanyakan Item Pertanyaan

1 Metode guru mengajar - Metode apa yang digunakan ketika menyampaikan materi saat pembelajaran?

- Apakah menggunakan media pembelajaran saat penyampaian materi?

- Mengapa menggunakan metode tersebut saat penyampaian materi?

- Apakah metode yang digunakan pada proses pembelajaran membuat siswa tertarik belajar?

2 Kerja sama siswa - Bagaimana kerja sama siswa ketika proses pembelajaran di kelas?

- Bagaimana upaya untuk meningkatkan kerja sama siswa di kelas?

3 Hasil Belajar - Berapa jumlah KKM (Kriteria Kelulusan Minimum) untuk muatan pelajaran matematika di kelas IV?

- Apakah seluruh siswa kelas IV melampaui batas KKM (Kriteria Kelulusan Minimum) ketika ulangan harian khususnya untuk mata pelajaran matematika?

- Bagaimana tindak lanjut apabila ada siswa kelas IV yang belum melampaui batas KKM (Kriteria Kelulusan Minimum) ketika ulangan harian?

41 Berdasarkan tabel 3.3, terdapat tiga indikator yang telah dijabarkan menjadi sembilan butir pertanyaan, maka kemudian peneliti menyusun sebaran item pedoman wawancara berikut ini:

Tabel 3.4 Sebaran Item Pedoman Wawancara

No Aspek yang Ditanyakan Penyebaran Item Jumlah

1 Metode guru mengajar 1, 2, 3, 4 4

2 Kerjasama siswa 5, 6 2

3 Hasil Belajar 7, 8, 9 3

Jumlah

c. Kuesioner

Pada dasarnya angket sering juga disebut dengan kuesioner. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab (Sugiyono, 2010: 199). Dengan kuesioner ini orang dapat diketahui tentang keadaan/data diri, pengalaman, pengetahuan, sikap atau pendapatnya (Arikunto, 2012: 42). Kuesioner atau angket merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk diberikan respon sesuai dengan permintaan. Kuesioner atau angket juga merupakan metode pengumpulan data yang efisien bila peneliti tahu dengan pasti variabel yang akan diukur dan tahu apa yang bisa diharapkan dari responden (Widoyoko, 2012:

33). Kuesioner yang diberikan kepada responden digunakan untuk mengukur variabel-variabel yang akan diteliti.

Kuesioner atau angket yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket tertutup. Angket tertutup merupakan angket yang jumlah item dan alternatif jawaban maupun responnya sudah ditentukan, responden tunggal memilihnya

42 sesuai dengan keadaan yang sebenarnya (Widoyoko, 2012: 36). Berdasarkan dari jawaban yang diberikan oleh responden, penelitian ini menggunakan angket langsung. Angket langsung yaitu angket di mana responden menjawab/ memberi respon tentang keadaan dirinya sendiri, contoh angket untuk mengukur tingkat kerja sama siswa, respondennya siswa, maka siswa menjawab tentang keadaannya sendiri (Widoyoko, 2012: 37). Kuesioner ini bertujuan untuk mengumpulkan data kerjasama siswa secara mendalam. jawaban yang disediakan oleh peneliti adalah Selalu (S), Sering (SR), Jarang (J), dan Tidak Pernah (TP). Pilihan jawaban mengacu pada Skala Likert (dalam Widoyoko, 2012: 105). Skala Likert terdapat 2 pernyataan, yaitu pernyataan favorable dan pernyataan unfavorable. Pernyataan favorable pada Skala Likert diberi skor 4, 3, 2 dan 1 sedangkan pernyataan unfavorable diberi skor 1, 2, 3 dan 4. Ketentuan skor pada Skala Likert dapat dilihat pada tabel 3.5:

Tabel 3.5 Ketentuan Skor Skala Likert

Pilihan Jawaban Skor

Pernyataan Favorable Pernyataan Unfavorable

Selalu (S) 4 1

Sering(SR) 3 2

Jarang(J) 2 3

Tidak Pernah (TP) 1 4

Berdasarkan tabel 3.5 dapat diketahui bahwa pemberian skor untuk pernyataan favorable adalah memilih Selalu (S) mendapat skor 4, memilih Sering (SR) mendapat skor 3, memilih Jarang (J) mendapat skor 2, dan memilih Tidak Pernah (TP) mendapat skor 1. Skor untuk pernyataan Unfavorable adalah memilih

43 Selalu (S) mendapat skor 1, memilih Sering (SR) mendapat skor 2, memilih Jarang (J) mendapat skor 3, dan memilih Tidak Pernah (TP) mendapat skor 4.

Tabel 3.6 Kisi-kisi Kuesioner Kerja sama

Indikator Indikator Item Favorable Item Unfavorable Saling berkontribusi,

yaitu saling berkontribusi baik tenaga maupun pikiran agar terciptanya kerja sama. pekerjaan, yaitu dengan pemberian tanggungjawab dapat membangun dan tercapainya kerja sama yang baik.

B. Menunjukkan rasa menerima

44 Tanggungjawab

secara bersama-sama menyelesaikan pekerjaan, yaitu dengan pemberian tanggungjawab dapat membangun dan tercapainya kerja sama yang baik.

C. Keaktifan

kemampuan secara maksimal. Yaitu dengan mengerahkan kemampuan masing-masing anggota tim di dalam kelompok secara maksimal, sehingga kerja sama lebih kuat dan berkualitas.

D. Bekerja secara maksimal pekerjaan, yaitu dengan pemberian tanggungjawab dapat membangun dan tercapainya kerja sama yang baik.

E. Mencari dan soal yang sulit 17. Saya

meminta bantuan

kepada teman kelompok jika ada soal yang sulit kemudian mendiskusikan harus belajar soal yang

45 Berdasarkan tabel 3.6 peneliti membuat penyebaran item kuesioner kerja sama pada tabel di bawah ini:

Tabel 3.7 Penyebaran Item Kuesioner Kerja sama

No Indikator Nomor Item Kuesioner

Favorable Unfavorable 1 Keinginan berkontribusi dalam

kelompok

1, 2, 3 4, 5

2 Menunjukkan rasa menerima di dalam kelompok

6, 7 8, 9

3 Keaktifan dalam belajar kelompok

10 11

4 Bekerja secara maksimal dalam menyelesaikan tugas

12, 13 14, 15

5 Mencari dan memecahkan masalah

16, 17 18, 19, 20