HASIL PENELITIAN
A. Objek Penelitian
1. Latar Belakang Berdirinya CCE (Charity Of Children
Education)
Charity Of Children Education Community (CCE Community) merupakan komunitas yang terdiri dari mahasiswa lintas Universitats se-JABODETABEK. Komunitas ini bertujuan untuk menghadapi segala permasalahan dan tantangan yang ada pada negara ini terutama mengenai pendidikan bagi anak-anak kurang mampu serta mewujudkan apa yang dicita-citakan mereka untuk negaranya. Komunitas ini berencana mendirikan dan mengaktifkan “School of Life” bagi anak-anak yang tidak mampu, memberikan dorongan semangat kepada mereka tentang penting kehidupan, dan memberikan pengajaran yang baik kepada mereka.
School of Life merupakan sebuah program pembelajaran bersifat non formal yang diberikan bagi anak-anak yang kurang mampu. Definisi dariSchool Of Life ini sendiri adalah sebuah sarana pembelajaran yang dibuat
agar menciptakan kehidupan ditengah masyarakat yang “Mati”. Dalam hal ini
yang dimaksud adalah lingkungan dimana pendidikan sangat minim didapatkan, yaitu dilingkungan anak-anak yang kurang mampu .
Selain mengajarkan beberapa mata pelajaran formal, dalam SOFL (School Of Life) ini juga memberikan tentang arti pentingnya sebuah pendidikan untuk masa depan bagi anak-anak tidak mampu. Pembelajaran integrasi kecerdasan emosional ini diharapkan nantinya melahirkan pemimpin-peminpin bangsa yang berkarakter, humanis, dan mencintai bangsa beserta rakyatnya. Program kami sebagai langkah awal untuk mrmbuat SOFL (School Of Life) adalah dengan mengadakan pengajaran di
lapak pemulung yang terletak di Jl. Kebagusan 1 Rt 06/Rw 01, Gang Waru, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.1
Karena keterbatasan perekonomian, membuat sebagian besar orangtua, warga lapak pemulung kebagusan berpendapat untuk lebih mengedepankan mata pencaharian dari pada pendidikan untuk anaknya. Diharapkan dari langkah awal ini kami akan dapat membuat lingkungan sekitar mengenali konsep dari School Of Life ini sendiri mengerti betapa pentingnya sebuah pendidikan.
2. Visi dan Misi
a. Visia) Membangun generasi yang berkualitas dan mandiri. b. Misi
a) Memberikan program pembelajaran pendidikan formal sesuai dengan mata pelajaran di sekolah.
b) Memberikan program pembelajaran pendidikan nonformal untuk pengembangan diri.
c) Memberikan program keterampilan untuk mereka.2
1
Hasil Observasi dan Dokumentasi di CCE (Charity Of Children Education)
3. Struktur Kepengurusan
Ketua Pengurus Asep Roby Sulaeman
Bendahara Febri Dwi Rahmawati
Staf Pengajar Syahrial Sukoco
Eka Apriana Dian Febriani Errica Syamara Febri Dwi Rahmawati
Fitri Apriliani Hadiansyah Ismawan
Sarah Khairini Tsuwaybatul Aslamiyah
Abdul Latief Fikry Mega Ulan Nurmaysari
Dwi Handayani Dicky Mahsardi
Pendidikan Wulan Sari Rahayu Sekretaris
Joni Asmara
Humas
4. Program CCE (Charity Of Children Education)
1) Sekolah Kehidupan
Sekolah kehidupan adalah School OF Life merupakan sebuah program pembelajaran bersifat non formal yang diberikan bagi anak-anak yang kurang mampu. Definisi dari School Of Life ini sendiri adalah sebuah sarana pembelajaran yang dibuat agar menciptakan kehidupan di tengah masyarakat yang mati. Dalam hal ini yang dimaksud adalah lingkungan dimana pendidikan sangat minim di dapatkan, yaitu dilingkungan anak-anak yang kurang mampu.
Selain mengajarkan beberapa pelajaran formal, dalam sekolah kehidupan ini juga memberikan tentang arti sebuah pentingnya pendidikan untuk masa depan bagi anak-anak tidak mampu. Pembelajaran integrasi kecerdasan emosional ini diharapkan nantinya melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkarakter, humanis, dan mencintai bangsa beserta rakyatnya. Program kami sebagai langkah awal untuk membuat sekolah kehidupan terletak di Jl. Kebagusan 1 Rt 06/Rw 01, Gang Waru, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Karena keterbatasan perekonomian, membuat sebagian besar orang tua, warga lapak pemulung kebagusan berpendapat untuk lebih mengedepankan mata pencaharian dari pada pendidikan anaknya.
Diharapkan dari langkah awal ini kami akan dapat membuat lingkungan sekitar mengenali konsep dari School Of Life ini sendiri mengerti betapa pentingnya sebuah pendidikan. Konsep School Of Life
antara lain adalah:
a. Pelatihan Kewira Usahaan adalah program pelatihan dan pengelolaan bagi anak-anak jalanan untuk mempunyai usaha mandiri sesuai dengan kemampuan mereka. Pelatihan kewirausahaan ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup kesejahteraan bagi anak-anak jalanan
sehingga mereka mampu meraih pendidikan yang tinggi demi masa depan yang cemerlang.
b. Rencana kami adalah mengadakan program kewirausahaan berupa pelatihan keterampilan seperti menyablon baju, atau membuat pin dsb. Hasil dari pelatihan ini nantinya akan dijadikan usaha ekonomi. Program ini bertujuan mengajarkan mereka untuk bisa berwirausaha sendini mungkin sebagai jembatan mereka mendapatkan penghasilan guna melanjutkan pendidikan di bangku sekolah. Untuk saat ini sebagai langkah awal, kami baru merealisasikan pelatihan kewirausahaan dengan membuat boneka kochy, yang berbahan dasar kok (bola bulu tangkis/Shuttlecock). Hasil dari penjualan boneka chaky ini akan dialokasikan sebagai tabungan pendidikan terhadap adik-adik kami.
2) Sekolah Paket
Sekolah paket adalah Pendidikan kesetaraan meliputi program kejar paket A setara SD (6 tahun), paket B setara SMP (3 Tahun), dan paket C setara SMA (3 Tahun). Program ini semula ditujukan bagi peserta didik yang berasal dari masyarakat yang kurang beruntung, tidak pernah sekolah putus sekolah dan putus lanjut, serta usia produktif yang ingin meningkatkan pengetahuan dan kecakapan hidup. Disamping itu dimaksudkan juga untuk msyarakat lain yang memerlukan layanan khusus dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai dampak dari perubahan peningkatan taraf hidup, ilmu pengetahuan dan teknologi. Tidak ada batasan usia dalam program kesejahteraan ini. Pegawai negri, ABRI, anggota DPR, Karyawan pabrik banyak yang mendapatkan
program kesejahteraan ini untuk meningkatkan kualifikasi ijazah mereka.3
5. Bentuk-bentuk Kegiatan Rumah Singgah Charity Of Children Education (CCE)
Kegiatan di Rumah Singgah CCE terbagi atas kegiatan kesenian, keterampilan, dan kegiatan sosial moral. Kegiatan kesenian terdiri dari kegiatan musik mulai dari gitar,rabana, marawis, dan alat musik tradisional lainnya. Kegiatan keterampilan terdiri dari menyablon, dan menjahit. Kegiatan sosial-moral terdiri dari pengajian, baca tulis Al-Qur’an dan
praktek sholat. Kegiatan belajar-mengajar di CCE (Charity Of Children Education) adalah setiap hari sabtu dan minggu. Sabtu kegiatan belajar formal seperti, Pendidikan Agama Islam, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu pengetahuan sosial. Sedangan hari minggu kegiatan belajar non Formal seperti, karate, musik, tari , dan keterampilan lainnya.
Kegiatan di rumah singgah Charity Of Children Education (CCE) dapat dikatakan kurang lancar. Hanya sebagian anakyang bersedia mengikuti kegiatan-kegian yang ada di CCE walaupun terkadang datang terlambat karena harus bekerja dulu di jalanan.
Berikut jadwal kegiatan yang ada di Rumah Singgah CCE (Charity Of Children Education) pada hari Sabtu:
Jam 07.30-09.00 Pembelajaran Agama Islam Jam 09.00-10.30 Pembelajaran Matematika Jam 10.30-12.00 Pembelajaran Bahasa Inggris Jam 12.00-13.00 Istirahat dan sholat Dzuhur
3
Hasil Wawancara dengan Bapak Asep Roby Sulaiman. Pada 15 November 2014 Pukul 09.00 WIB, di Charity Of Children Education Pasar Minggu.
Jam 13.00-14.30 Pembelajaran Bahasa Indonesia Jam 14.30-16.00 Pembelajaran IPA
Berikut jadwal kegiatan yang ada di Rumah Singgah CCE (Charity of children education) pada Hari Minggu:
Jam 9.00-11.00 Karate
Jam 11.00-1230 Istirahat dan sholat Ashar Jam 13.00-14.30 seni tari
Jam 14.30-15.30 musik
Jadwal di atas disusun sesuai dengan keadaan, baik keadaan pengasuh maupun anak jalanan. Adanya jadwal yang jelas tersebut bertujuan untuk mendidik para anak jalanan agar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.4