Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan keharusan mutlak dalam praktik penambangan yang baik (good mining practice). Antam senantiasa berupaya agar kegiatan operasional dijalankan dengan memperhatikan K3 di seluruh unit usaha. Atas pertimbangan inilah Antam menempatkan pengelolaan K3 pada bagian tersendiri di dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). (LA9)
Pengelolaan K3 diatur dalam Bab VI tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yang memuat:
Pedoman umum K3.
•
Perlengkapan K3.
•
Pakaian kerja dan Kartu Identitas.
• •
Occupational Safety and Health (K3) is an absolute requirement in good mining practices. Antam constantly strives for operational activities which are carried out with regard to K3 at all business units. With these considerations Antam puts K3 management in a separate section in the Collective Work Agreement (PKB). (LA9)
K3 Management is stipulated in Chapter VI of the Occupational Safety and Health, which includes:
K3 general guidelines. •
K3 supplies. •
Working gears and identity cards. •
Occupational health. •
Pada tahun 2010 jumlah pegawai yang tergabung dalam unit keselamatan kerja adalah 55 orang. Sedang yang terlibat pada unit kesehatan kerja (Occupational Health and Medical Services/OHMS) adalah 67 orang. Total ada 122 pegawai yang menjadi bagian dari unit keselamatan kerja dan unit kesehatan kerja, atau 5,42% dari seluruh pegawai tetap Antam. (LA6)
Antam mewajibkan semua personel yang bekerja di lokasi tambang mengikuti pelatihan minimal pengawas operasional tambang pratama, dengan materi mengenai peraturan keselamatan pekerja tambang. Mereka bertanggung jawab sebagai pengawas terhadap penerapan K3 di lokasi tambang masing-masing. Selain itu di setiap satuan kerja juga ditunjuk satu pegawai yang secara sukarela membantu mengawasi kinerja K3 (Safety Representative).
Tindakan lain adalah mengintensifkan pelaksanaan
safety talk secara berkala, serta mewajibkan satuan kerja melakukan safety induction kepada pegawai setiap kali pekerjaan akan dimulai dan kepada tamu yang berkunjung ke unit kerja di lingkungan Antam. Selain itu sekali dalam setahun dilaksanakan ‘Bulan K3’ yang diisi berbagai kegiatan untuk semakin membudayakan keselamatan dan kesehatan kerja. Dalam ‘Bulan K3’ ini dilakukan penyerahan penghargaan karyawan teladan K3, penyuluhan K3 serta penyerahan penghargaan kesehatan (medical reward) di unit bisnis.
Kesungguhan mengelola K3 membuahkan hasil menggembirakan. Antam berhasil mempertahankan kecenderungan positif penurunan angka kasus kecelakaan kerja. Selama 2010 terjadi 12 kecelakaan kerja, sementara tahun 2009 ada 13 kecelakaan kerja. Catatan penting dari penurunan ini adalah tidak adanya kecelakaan kerja fatal yang terjadi selama tahun 2010. Turunnya kecelakaan kerja juga berimbas pada berkurangnya jumlah kehilangan hari kerja, dari 6.332 hari kerja hilang pada tahun 2009 menjadi hanya 92 hari selama tahun 2010. (LA7)
Keberhasilan Antam mengelola K3 membuahkan pengakuan dan penghargaan Utama Keselamatan Pertambangan Tahun 2010 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan diberikan kepada dua unit bisnis di lingkungan Antam, yakni UBPP Logam Mulia dan UBP Nikel Sulawesi Tenggara. (2.10)
In the year 2010 the number of employees who are members of the occupational safety unit was 55 people. While those involved in occupational health unit (Occupational Health and Medical Services /OHMS) were 67 people. A total of 122 employees have become part of the occupational safety and health units, or 5.42% of all Antam’s permanent employees.(LA6)
Antam requires all personnel working at the mine site, with minimum level of mine first superintendent to undergo training, with material on mine worker safety regulations. They are responsible as the supervisor of K3 implementation at each mine site. One employee is also appointed in each work unit to voluntarily help supervise the performance of K3 (Safety Representative).
Other measure is intensifying the safety talk periodically, and requires work units to implement safety induction to employees every time they begin to work and to the guests who visit Antam’s work units. The ‘K3 Month’ is also held once a year with a variety of activities to further develop occupational safety and health. During ‘K3 Month’ Antam presents K3 exemplary employee awards, K3 counseling and medical reward at the business unit.
The commitment to implement K3 has brought good results. Antam managed to maintain a positive trend decline in the number of occupational accidents cases. During 2010, 12 accidents occurred while in 2009 there were 13 accidents. The highlight of this decline is the absence of fatal occupational accidents that occurred during 2010. The fall in occupational accident also resulted in reduced number of lost work days, from 6,332 work days lost in 2009 to only 92 days during 2010. (LA7)
Antam’s success in managing K3 led to the recognition and best award of 2010 Mining Safety from the Ministry of Energy and Mineral Resources. The award was given to two business units within Antam, namely Logam Mulia Processing and Refinery Business Unit and Mining Business Unit (UBP) Nickel Southeast Sulawesi. (2.10)
Kinerja Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) (LA7)
Unit Bisnis
Business Unit
Tahun Year 2008 Tahun Year 2009 Tahun Year 2010
Kategori Category Kategori Category Kategori Category R/Mi B/Ma F R /Mi B/Ma F R/Mi B/Ma F
UBP Nikel Sulawesi Tenggara 1 3 1 5 1 0 3 1 0
UBP Nickel Southeast Sulawesi
UBP Nikel Maluku Utara 2 0 1 3 0 0 0 2 0
UBP Nickel North Maluku
UBP Emas Pongkor 7 2 0 1 1 1 5 0 0
UBP Gold Pongkor
UBPP Logam Mulia 1 0 0 1 0 0 0 0 0
Logam Mulia Processing and Refinery Business Unit
UPT Bauksit Kijang 0 0 1 0 0 0 0 0 0
UPT Bauxite Kijang
Unit Geomin 0 0 0 0 0 0 1 0 0
Geomin Unit
Jumlah Total 11 5 3 10 2 1 9 3 0
Keterangan Notes : Ri M: Ringan Minor, B Ma: Berat Major, F: Fatal
Total Jam Kerja yang Hilang Karena Kecelakaan Kerja (LA7)
Tahun Year 2008 Tahun Year 2009 Tahun Year 2010
Total Jam Kerja
Total Work Hour
Kehilangan Hari Kerja
Loss of Work Day
Total Jam Kerja
Total Work Hour
Kehilangan Hari Kerja
Loss of Work Day
Total Jam Kerja
Total Work Hour
Kehilangan Hari Kerja
Loss of Work Day
17,609,413 Jam Hour 19,003 Hari Days 16,634,019 Jam Hour 6,232 Hari Days 20,471,820 Jam Hour 92 Hari Days
KESEHATAN KERJA
Selain keselamatan kerja, aspek penting lain dalam pengelolaan K3 adalah kesehatan kerja. Secara umum penyelenggaraan kesehatan kerja dijalankan melalui berbagai program dan kegiatan yang meliputi upaya pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif), mempertahankan kesehatan (promotif) dan mengembalikan kesehatan seperti semula (rehabilitatif). Total biaya yang dikeluarkan sebagai biaya pengobatan bagi pegawai Antam selama tahun 2010 mencapai Rp21,073 miliar, sementara biaya pencegahan Rp3,185 miliar, dengan rata-rata biaya kesehatan per pegawai adalah Rp10,786 juta.
Total Work Hour and Work Day Loss Due to Occupational Accident (LA7)
Performance of Occupational Safety and Health (LA7)