• Tidak ada hasil yang ditemukan

Opini Konsumen Tentang Cipaganti Travel

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG

PERANCANGAN MEDIA PERIKLANAN DAN CIPAGANTI

I.3.4 Opini Konsumen Tentang Cipaganti Travel

(Seperti dikutip Sri Yati, 2010) Untuk mengetahui strategi pemasaran yang tepat dan berdaya saing dengan terlebih dahulu mengidentifikasi, menilai

faktor-faktor internal perusahaan dan eksternal lingkungan yang

mempengaruhi perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strenght, Weakness, Oppurtunity, Threat) yang dicetuskan oleh Albert Humphrey. Analisis SWOT adalah analisis yang digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman dilingkungan bisnis maupun kekuatan serta kelemahan yang dimiliki internal perusahaan.

18 Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 konsumen

Cipaganti travel. Data kesimpulan hasil wawancara :

 Konsumen Pertama:

Nur Mardiani (mahasiswi di Bandung) berpendapat pelayanan Cipaganti ramah sehingga merasa nyaman. Namun tertarik menggunakan Citi Trans karena pada brosurnya memperlihatkan kenyamanan akan kendaraannya.

 Konsumen Kedua:

Erixs Chaniago (karyawan dari Jakarta), pelayanan Cipaganti ramah dan mempunyai banyak kantor dimana-mana sehingga mudah dijangkau. Namun desain media iklannya kurang menarik jika dibandingkan dengan Citi Trans.

 Konsumen Ketiga:

Mila (mahasiswi di Bandung), berpendapat bahwa pelayanan Cipaganti ramah dan mempunyai banyak tempat tujuan (kantor cabang) sehingga dapat dengan mudah sampai ke tempat tujuan karena lokasinya yang strategis. Pendapat tentang media iklannya yaitu brosur Cipaganti kurang menarik jika dibandingkan dengan brosur Citi Trans.

 Konsumen Keempat:

Fuji Astuti, seorang karyawati di Bandung yang mempunyai pendapat bahwa karyawannya ramah namun pernah telat (lama) dalam perjalanan dan lokasi kantornya dekat dengan tempat tinggal sehingga mudah dijangkau, desain media iklan Cipaganti menarik namun tertarik untuk menggunakan jasa Citi Trans karena melihat brosurnya.

 Konsumen Kelima:

Nardem pemilik toko pakaian, berpendapat belanja pakaian jadi lebih mudah karena tidak repot membawa barang dan tersedia jasa sopir juga.

 Konsumen Keenam:

Parta Dinata seorang manager sebuah perusahaan berpendapat bahwa

dengan menggunakan jasa Cipaganti travel dapat meminimalisir

pengeluaran karena tidak perlu membayar biaya sopir dan perawatan mobilnya. Desain media iklan Cipaganti memang mencolok karena

19

berwarna kuning namun lebih menarik Citi Trans karena memperlihatkan kennyamanan dalam brosurnya.

 Konsumen Ketujuh:

Desy, karyawati bank di Jakarta berpendapat lokasi kantor Cipaganti

travel strategis sehingga dapat dengan mudah mencapai tempat-tempat untuk belanja. Media iklan Cipaganti menarik namun lebih menarik Citi Trans karena memperlihatkan mobilnya yang terlihat nyaman.

 Konsumen Kedelapan:

Ragil karyawan sebuah perusahaan di Bandung, berpendapat karyawannya ramah dan banyak tujuannya sehingga memudahkan saya sampai ke lokasi yang diinginkan. Desain media iklan Cipaganti cukup menarik dan mempunyai banyak keterangan, Citi Trans juga menarik karena memperlihatkan kenyamanan dalam melakukan perjalanannya.

 Konsumen Kesembilan:

Siti Khadijah pemilik toko sepatu, berpendapat karyawannya ramah sehingga nyaman dalam perjalanan dan memudahkan pada saat berbelanja. Brosurnya cukup menarik.

 Konsumen Kesepuluh:

Ady karyawan dari Jakarta, berpendapat bahwa lokasinya dekat dengan kantor sehingga mudah dijangkau pada saat mau berlibur ke luar kota. Brosurnya kurang menarik jika dibandingkan dengan Citi Trans.

Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa banyak konsumen yang berpendapat bahwa media iklan Cipaganti travel kurang menarik dan kurang maksimal. Dikatakan kurang menarik dikarenakan lebih banyak konsumen setelah melihat media iklan Cipaganti travel dan Citi Trans, lebih cenderung memilih untuk menggunakan jasa Citi Trans sehingga ada kemungkinan berpindahnya konsumen dari Cipaganti ke Citi Trans. Setelah melihat media iklan Citi Trans (brosur).

20

BAB III

STRATEGI PERANCANGAN DAN KONSEP VISUAL

III.1 Strategi Perancangan

Strategi perancangan terdiri dari dua kata yaitu strategi dan perancangan, yang masing-masing kata mempunyai pengertian tersendiri. Strategi adalah cara yang ditetapkan untuk mencapai sebuah tujuan. Sedangkan perancangan adalah suatu aktivitas pembuatan usulan-usulan yang merubah sesuatu yang telah ada menjadi sesuatu yang lebih baik. Dari pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa strategi perancangan adalah cara yang ditetapkan untuk membuat sesuatu yang lebih baik untuk mencapai tujuan.

Agar iklan Cipaganti travel dapat dengan efektif mencapai tujuan maka dibutuhkan strategi perancangan yang terkonsep dengan baik. Berikut ini merupakan tahap-tahap strategi perancangan dalam membuat iklan Cipaganti travel :

III.1.1Pendekatan komunikasi (pendekatan visual dan verbal)

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari seseorang kepada orang lain. Inti dari pendekatan komunikasi adalah menyampaikan pesan dengan baik dan efektif, selain itu pesan juga harus menginformasikan kekhususan yang tidak ada dalam produk (serupa) merek lain dan pada akhirnya pesan harus bisa dipercaya. Pengaruh pesan tidak hanya tergantung pada apa yang diutarakannya saja, melainkan juga bagaimana cara mengutarakannya.

Pendekatan tersebut dikomunikasikan melalui pendekatan visual dan verbal yang dipaparkan berikut ini :

Pendekatan Verbal

Pendekatan verbal yaitu pendekatan yang dilakukan secara tertulis atau lisan. Pendekatan verbal yang digunakan yaitu diambil dari testimoni (pengakuan/kesaksian) dari pelanggan. Pendekatan verbal tersebut disesuaikan dengan target konsumen yaitu :

21

Pedagang

Berdasarkan pendapat dari konsumen (pedagang) yang mengemukakan akan kemudahan maka dapat diambil tagline berikut ini :

“Belanja ke pasar jadi lebih mudahdengan menggunakan jasa Cipaganti saya jadi tidak repot membawa belanjaan”.

Karyawan/karyawati

Karyawan/karyawati berpendapat bahwa lokasi kantor Cipaganti dekat dengan tempat-tempat belanja maupun dengan kantor sehingga tagline yang digunakan adalah :

“Setiap kali liburan ke berbagai kota yang menarik, saya menggunakan jasa Cipaganti karena kantornya dekat dengan tempat untuk belanja”.

Mahasiswa

Pendapat dari mahasiswa/i yaitu karyawannya yang ramah sehingga menimbulkan rasa nyaman, yang kemudian diaplikasikan ke dalam tagline berikut ini :

“Karyawannya ramah-ramah jadi saya merasa nyaman kalau pulang dengan menggunakan jasa Cipaganti”.

Pebisnis

Berdasarkan pendapat dari pebisnis yaitu bisa meminimalisir pengeluaran dengan menggunakan jasa Cipaganti, maka dapat diambil tagline sebagai berikut :

“Dengan menggunakan jasa Cipaganti, saya dapat meminimalisir pengeluaran untuk menggaji sopir dan perawatan mobil”.

Pendekatan Visual

Agar pesan iklan tersampaikan dengan baik, maka dibuatlah desain visual sebagai pendekatan visual kepada konsumen. Berikut ini adalah komponen visual yang akan digunakan pada iklan Cipaganti travel :

Ilustrasi

Ilustrasi menggunakan foto dari model yang dapat mencerminkan konsumen Cipaganti.

22

Warna

Warna yang digunakan sebagai background adalah warna abu-abu karena warna abu-abu merupakan warna netral dan nyaman dilihat, sedangkan batas bawah berupa gambar yang berwarna kuning dengan strip merah digunakan untuk background logo Cipaganti agar terlihat kontras dengan logo yang berwarna merah.

Tipografi

Pemilihan huruf berdasarkan pesan yang akan disampaikan sehingga dipilih huruf yang tidak terlalu kaku dan tegas.

Serta pada kata-kata berikut ini lebih tebal dan berwarna merah untuk lebih menegaskan kelebihan dari Cipaganti (identik dengan warna merah), kata-kata tersebut antara lain :

- jasa Cipaganti - ramah-ramah - dekat

- mudah

- meminimalisir

Tujuan Perancangan Komunikasi

Meningkatkan kepercayaan konsumen Cipaganti travel.

Tema/Pesan Utama

Pesan utama dalam perancangan iklan Cipaganti travel adalah menyampaikan kepada masyarakat atau konsumen bahwa Cipaganti travel ada dan terus bisa memberikan pelayanan jasa yang terbaik bagi konsumennya.

Positioning

Untuk dapat menempatkan produk jasa perusahaan di benak/pikiran masyarakat sehingga kepercayaan terhadap Cipaganti travel meningkat dan terus menggunakan jasa Cipaganti travel.

III.1.2Strategi kreatif

Strategi kreatif merupakan langkah yang dilakukan dalam rangka mencapai tujuan periklanan. Tujuan strategi kreatif adalah untuk menciptakan iklan sebagai senjata pemasaran yang efektif.

23

Untuk mencapai tujuan tersebut, strategi kreatif untuk iklan Cipaganti travel

yaitu menampilkan tujuan Cipaganti travel (meningkatkan kepercayaan konsumen) melalui informasi dan visual yang mengacu pada hal tersebut.

III.1.3Strategi media

Media berikut ini dipilih berdasarkan permasalahan yang ada pada Cipaganti travel :

a. Media Utama

Media utama yang digunakan dalam perancangan iklan Cipaganti travel adalah majalah karena untuk meningkatkan kepercayaan dan dapat menjangkau semua kalangan masyarakat.

Media utama terdiri dari 4 karena untuk mewakili konsumen Cipaganti travel, yaitu :

Iklan untuk pedagang akan ditempatkan di Majalah Femina

Majalah Joy memiliki konten yang berguna bagi kehidupan sosial wanita sekarang ini, diantaranya adalah tentang gaya hidup, trend terkini, fashion dan tips kecantikan yang menjadi salah satu tujuan para wanita.

Hal tersebut merupakan alasan dari dipilihnya Majalah Joy menjadi media iklan untuk pedagang karena model yang digunakan adalah ibu-ibu pemilik toko pakaian.

Iklan untuk karyawati akan ditempatkan di Majalah Gadis

Majalah Gadis diperuntukan untuk perempuan muda dan wanita karir sehingga tepat digunakan sebagai media dari iklan yang menggunakan model karyawati yang masih muda.

Iklan untuk mahasiswa akan ditempatkan di Majalah Hai

Iklan ini menggunakan model seorang mahasiswa yang berumur 21 tahun oleh karena itu digunakan majalah Hai sebagai media iklan karena mempunyai target pasar pemuda maupun pemudi.

24

Iklan untuk pebisnis akan ditempatkan di Majalah SWA

Majalah SWA merupakan majalah yang biasa dibaca oleh pebisnis sehingga cocok dengan iklan untuk pebisnis, yang menggunakan model seorang manager berumur paruh baya.

b. Media Pendukung

Media pendukung merupakan suatu media tambahan atau media promosi yang dibuat oleh perusahaan untuk mempromosikan produknya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, berikut ini adalah media pendukung yang dipilih untuk Cipaganti travel :

Koran

Media ini sering dipakai oleh perusahaan dalam hal mempromosikan produk yang ditawarkan, sehingga sangat efektif dalam menyampaikan suatu informasi terhadap target konsumen yang dituju yaitu pebisnis yang mayoritas rutin membaca koran.

Tabloid

Tabloid digunakan untuk target konsumen yang sering membaca tabloid, seperti ibu-ibu dan karyawan.

Poster

Poster dipergunakan karena cocok untuk penyampaian informasi di tempat-tempat umum.

Hanging Banner

Media biasa ditempatkan di tempat umum seperti mall sehingga konsumen dapat melihat pada saat sedang berjalan-jalan.

Billboard

Billboard merupakan media informasi umum yang terdapat di jalan-jalan raya sehingga mudah dilihat oleh konsumen.

III.1.4Strategi distribusi

Strategi distribusi berkenaan dengan penentuan dan manajemen saluran distribusi yang dipergunakan oleh produsen untuk memasarkan barang dan jasanya, sehingga produk tersebut dapat sampai ketangan konsumen secara

25 efektif dalam jumlah dan jenis yang dibutuhkan, pada waktu diperlukan, dan ditempat yang tepat.

Berikut ini adalah jadwal strategi distribusi yang akan dilakukan :

Bulan

Media Agustus September Oktober November

Majalah Koran Tabloid Poster Hanging Banner Billboard

Tabel III.1 Strategi Distribusi

Keterangan :

Agar selaras iklan diluncurkan setiap bulan secara bergatian menurut jenisnya, seperti :

1. Iklan dengan target pedagang diluncurkan dibulan Agustus secara serempak (semua media) karena pada bulan merupakan bulan Idul Fitri sehingga banyak pedagang yang berbelanja.

2. Iklan dengan target karyawan diluncurkan dibulan September secara serempak (semua media) karena karyawan setelah Idul Fitri mempunyai kebiasaan untuk berekreasi.

3. Iklan dengan target mahasiswa diluncurkan dibulan Oktober secara serempak (semua media), hal tersebut dilakukan karena melihat adanya kegiatan mahasiswa yang dari luar daerah kembali ke rutinitas perkuliahan kembali.

4. Iklan dengan target pebisnis diluncurkan dibulan November secara serempak (semua media).

Iklan untuk pedagang Iklan untuk karyawan

Iklan untuk mahasiswa Iklan untuk pebisnis

26

III.2 Konsep Visual

Konsep visual adalah ide untuk mengklasifikasi objek-objek yang biasanya dinyatakan dalam suatu istilah kemudian dituangkan ke dalam contoh. Konsep visual pada perancangan iklan Cipaganti travel adalah :

III.2.1Format desain

Desain yang akan dibuat menggunakan format desain potrait, simetris dan komposisi yang teratur dengan maksud agar mudah dibaca dan jelas sehingga pesan dapat disampaikan dan diterima dengan baik oleh konsumen. Elemen yang terdapat dalam media berupa ilustrasi, logo perusahaan, tipografi yang terdiri dari tagline, informasi alamat kantor dan website.

III.2.2Tata letak (layout)

Layout atau tata letak adalah merangkai unsur-unsur tertentu (gambar, tulisan, warna dan lainnya) menjadi susunan yang menarik sehingga mencapai tujuan. Penerapan elemen-elemen serta prinsip-prinsip dalam proses desain dengan maksud agar dapat menghasilkan suatu karya grafis yang menarik, enak dipandang dan memiliki kesan tersendiri namun penyusunan unsur-unsur tersebut tetap serasi dan seimbang dalam suatu susunan komposisi yang utuh agar enak dipandang.

Berikut ini adalah tata letak yang digunakan dalam iklan Cipaganti travel :

Iklan Majalah Joy (pedagang)

Gambar III.1 Layout Iklan Majalah Joy

Background

Garis merah

Background

kuning

27

Iklan Majalah Gadis (karyawati)

Gambar III.2 Layout Iklan Majalah Gadis

Iklan Majalah Hai (mahasiswa)

Gambar III.3 Layout Iklan Majalah Hai

Iklan Majalah SWA (pebisnis)

Gambar III.4 Layout Iklan Majalah SWA

Background Garis merah Background kuning Background Garis merah Background kuning Universitas Background Garis merah Background kuning

28

III.2.3Tipografi

1. Times Sans Serif

ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ Abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

1234567890!@#$%^&*()

Jenis huruf ini adalah sans serif yang digunakan untuk tagline karena huruf ini tidak terlalu tegas, mudah dan nyaman pada saat dibaca sehingga sesuai dengan testimoni dari konsumen Cipaganti dan dapat menyampaikan pesan dari iklan yaitu meningkatkan kepercayaan konsumen.

2. Arno Pro

ABCDEFGH IJKLM NOPQRST UVWXYZ Abcdefghijklmnopqrstuvwxyz

1234567890!@#$%^& *( )

Digunakan untuk alamat Cipaganti travel karena jenis huruf ini adalah serif sehingga mudah dibaca.

III.2.4Ilustrasi

Ilustrasi yang digunakan pada perancangan desain ini yaitu menggunakan foto dari model yang disesuaikan dengan target konsumen serta di tambahkan visualisasi pendukung, berikut ini adalah visualisasi yang digunakan dalam iklan Cipaganti :

Iklan Majalah Joy

Menggunakan model wanita paruh baya yang mempunyai profesi pedagang pakaian, mengenakan pakaian dan kerudung warna merah (mencerminkan Cipaganti) serta membawa tas. Visualisasi pendukungnya menggunakan latar belakang dari kondisi pasar dimana terpajang banyak pakaian.

Iklan Majalah Gadis

Pada majalah ini menggunakan model seorang wanita karir, berprofesi karyawati bank yang mengenakan seragam kerja (blazer warna krem yang

29 merupakan warna netral dan kemeja warna merah yang mencerminkan Cipaganti). Visualisasi pendukung adalah gedung yang biasa digunakan sebagai tempat kerja.

Iklan Majalah Hai

Menggunakan model seorang mahasiswa berumur 21 tahun, mengenakan kaos warna merah (mencerminkan Cipaganti) dengan menggunakan tas dan membawa buku. Visualisasi pendukung yang digunakan yaitu gedung universitas.

Iklan Majalah SWA

Model yang digunakan dalam iklan majalah ini yaitu seorang laki-laki yang berprofesi sebagai manager sebuah perusahaan yang mengenakan kemeja warna merah (mencerminkan Cipaganti) dengan jas warna hitam (warna netral)

III.2.5Warna

Warna yang dipilih adalah warna-warna yang dapat mewakili Cipaganti seperti merah dan kuning sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen. Warna merah digunakan untuk pakaian model, karena Cipaganti identik dengan warna merah dan juga merah mempunyai makna lain seperti berani yang dipadupadankan dengan warna lain seperti hitam dan krem.

Background iklan menggunakan warna abu-abu dan gradasi dari abu-abu ke putih agar mata tidak mudah lelah sehingga enak dipandang dan disesuaikan juga dengan target iklan. Sedangkan untuk mewakili Cipaganti dibuat gambar pembatas dibawah iklan dengan warna kuning sebagai latar belakang dan terdapat garis merah sebagai pembatas antara background iklan dengan background untuk logo.

Warna CMYK digunakan untuk mencetak sedangkan RGB sebagai tampilan di komputer.

30 C = 0 M = 99 Y = 100 K = 0 R = 237 G = 31 B = 36 C = 6 M = 0 Y = 97 K = 0 R = 246 G = 236 B = 19 C = 7 M = 5 Y = 5 K = 0 R = 235 G = 235 B = 235 C = 11 M = 15 Y = 15 K = 0 R = 224 G = 212 B = 205 C = 75 M = 68 Y = 67 K = 90 R = 0 G = 0 B = 0

31

BAB IV

MEDIA DAN TEKNIS PRODUKSI

IV.1 Media Utama

Dokumen terkait