• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

5.1 Pabrik Gula Sei Semayang

Pabrik Gula Sei Semayang (PGSS) merupakan salah satu Pabrik Gula di PT Perkebunan Nusantara II (Persero). Berdirinya PTP Nusantara – II diawali dengan perusahaan bangsa Belanda dengan nama NV Veronigde Deli Maatscnanappij (NV VDM). Pada tanggal 11 Januari 1958 seluruh perusahaan bangsa Belanda yang diambil alih kepemilikannya termasuk Perusahaan Perkebunan Belanda berdasarkan Undang-Undang No. 86 tahun 1958 tentang Normalisasi Perusahaan milik Belanda NV VDM yang terdiri dari 34 perusahaan.

Perusahaan Belanda dirubah menjadi Perkebunan Negara Baru pada tanggal 28 November 1958, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 29/1960. Pada bulan Juni 1960 Perusahaan Perkebunan Negara Baru dirubah menjadi 39 perkebunan dengan luas areal 101.633 Ha. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 143 tahun 1961, maka pada tanggal 1 Juni 1961 Perusahaan Negara Baru dirubah menjadi Perusahaan Sumatera Utara I yang bergerak khusus dalam bidang penegembangan tembakau. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 1968, Lembaran Negara No. 23 tahun 1968 maka Perusahaan Perkebunan Sumatera Utara I dirubah menjadi Perkebunan IX yang terdiri dari 23 Perkebunan dengan luas 58.319,75 Ha.

Setelah melakukan penelitian secara seksama, dan hasilnya dapat memenuhi ketentuan-ketentuan maka Perusahaan Perkebunan dialihkan menjadi Perusahaan Perseroan. Perubahan status ini dilakukan dengan akte No. 6 tanggal 1 April 1974, sehingga nama Perusahaan Perseroan menjadi PT Perkebunan IX (PTP IX), Selanjutnya pada bulan April tahun 1996 PT Perkebunan IX digabung dengan PT Perkebunan II sehingga menjadi PT Perkebunan Nusantara – II.

Pendirian Pabrik Gula Sei Semayang untuk memenuhi kebutuhan akan gula yang masih kurang khususnya di luar pulau jawa, maka dimulai dari proyek

gula PT Perkebunan IX dilatar belakangi oleh percobaan tebu di lahan tembakau oleh PPIG (Proyek Pengembangan Industri Gula) PTP IX yang dimulai tahun 1975 dan dilakukan di tiga tempat yaitu :

1. Perkebunan Tanjung Morawa 2. Perkebunan Batang Kuis 3. Perkebunan Sei Semayang

Pada pelaksanaan Percobaan tersebut Balai penelitian PT Perkebunan IX ikut serta secara aktif melakukan penelitian, karena melihat kemungkinan penanaman tebu di antara lokasi Tembakau Deli adalah sebagai usaha untuk peningakatan produktivitas tanah. Hasil penelitian penanaman tebu dilakukan dengan memiliki harapan besar untuk memulai suatu Proyek Gula, oleh karena output per hektar yang tinggi dengan rendemen yang memadai. Maka studi kelayakan pendirian pabrik pada bulan Pebruari 1978 oleh Philipine Consortion of Sugar Consultan, dan pada bulan Agustus 1978 izin prinsip pembangunan proyek gula PTP IX dikeluarkan oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia dengan surat No. 252/Menteri/III/1978.

Pabrik Gula Sei Semayang (PGSS) adalah suatu perusahaan penghasil gula yang pertama didirikan di luar pulau Jawa yang mempunyai kantor besar di jalan Tembakau Deli No. 4 Medan, dan merupakan Pabrik penghasil gula dari dua unit Pabrik Gula yang dimiliki PT Perkebunan IX (kini PTP Nusantara – II). Sejalan dengan pengelompokan Perusahaan Gula Negara, Pabrik Gula Sei Semayang dikategorikan dalam golongan D. Pengelompokan ini didasarkan SK Menteri Pertanian No. 559/Keputusan/EKK/10/1977 yang menyatakan gilingan per hari sebagai berikut :

1. Golongan A, kapasitas giling 800 – 1200 ton/hari 2. Golongan B, kapasitas giling 1200 – 1800 ton/hari 3. Golongan C, kapasitas giling 1800 – 2700 ton/hari 4. Golongan D kapasitas giling 2700 – 4000 ton/hari

Untuk mendorong pertumbuhan dalam negeri, ditetapkan bahwa peralatan Pabrik harus dibuat di dalam negeri yang dibuat di Perbengkelan Super Andalas Steel dan PT Atmindo. Staf teknik dididik di dalam negeri melalui LPP (Lembaga Pendidikan Perkebunan) dan telah melakukan Job Training selama tiga kali masa giling dan dua kali masa pemeliharaan mesin di berbagai Pabrik Gula di pulau Jawa. Training di luar negeri dilakukan di Thailand dan Philipina, pendidikan khusus listrik dan Instrumen di Pabrik Gula Cot Girek setelah mengikuti kursus di Medan.

Pada tahun 1978 dilakukan feasibility study untuk Pendirian Pabrik Gula, dan pada tahun yang sama diperoleh izin prinsip pendiriannya, maka pada Tahun 1982 PTP IX PT. Perkebunan IX (kini PTP Nusantara – II) mewujudkan Proyek Pengembangan Industri Gula (PPIG) di Indonesia dengan mendirikan Pabrik Gula Sei Semayang ( PGSS ).

Gambar 5.1 Pabrik Gula Sei Semayang PTPN II (Persero). Keterangan :

a. Tampak depan PGSS.

b. Tumpukan tebu dan area penggilingan tebu.

Lokasi Pabrik Gula Sei Semayang (PGSS) terletak antara kota Medan dengan Kota Binjai, tepatnya di Jl. Medan-Binjai km 12,5 km Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Dari jalan besar ini ke PGSS berjarak 2,5 km. PGSS berada ditengah perkebunan tebu. Dengan Perbatasan

1. Sebelah Selatan PGSS terdapat Bengkel Teknik,

2. Sebelah Timur terdapat jalan kebun ke Kebun Bulun Cina

3. Sebelah Utara terdapat daerah penanaman DP (Diversun Penanaman) IV/V Tebu

4. Dan sebelah Barat terdapat Perumahan Karyawan PGSS.

Pabrik ini merupakan satu diantara dua pabrik gula yang ada di PTPN II, yaitu PG. Sei Semayang dan Pabrik Gula Kuala Madu. Kedua pabrik ini akan menghasilkan gula dari lima kebun, yakni Kebun Sei Semayang, Kebun Bulu Cina, Kebun Helvetia, Kebun Klumpang dan Kebun Saentis. Kebun-kebun inilah yang melakukan budidaya tanaman tebu, dan hasil penennya akan dibawa ke kedua pabrik tersebut diatas. Secara administrasi berikut disajikan data identitas tentang Pabrik Gula Sei Semayang di PT Perkebunan Nusantara II (Persero). Identitas Perusahaan

Nama Unit Usaha : Pabrik Gula Sei Semayang (PGSS)

Alamat : Jln. Binjai Km. 12,5

: Desa Muliorejo Kabupaten Deli Serdang 20352 Telepon / Fax. : 8474047 (061)

Bidang Usaha : Pengolahan tebu menjadi Gula Putih Akte Pendirian : No. 35 Tahun 1996

Status Modal : PMDN

SK Amdal : No. 0647/BPDL/DS/2007

Penanggung Jawab : M. AGUS HASAN (Manajer) Izin TPS Limbah B3 : No. 462 Tahun 2012

Lokasi Usaha

Lokasi Pabrik Gula Sei Semayang berbatas wilayah sebagai berikut : - Utara : Deversum Penanaman Kebun Sei Semayang - Timur : Jalan Lintas ke Bulu Cina

- Selatan : Kantor Kebun Sei Semayang

- Barat : Deversum Penanaman Kebun Sei Semayang

Luas Areal

Luas Areal PG. Sei Semayang + terdiri dari : - Areal Pabrik : 90.750 m²

- Areal Pengolahan Limbah: 9.110 m² - Areal River Side : 2.322 m² - Perumahan Karpim : 37.548 m² - Perumahan Karpel : 101.600 m²

Kondisi Pabrik

Pabrik Gula Sei Semayang telah mengolah selama + 30 tahun, kapasitas awal 4000 TCD dan sampai saat ini masih tetap berkapasitas 4000 TCD dan tahun 2012 ini masih mengolah tebu menjadi gula.

Tenaga Kerja

- Karyawan Pimpinan : 17 orang

- Papam : 1 orang

- Kar. Pelaksana PGSS : 363 orang - Kar.Pelaksana Kandir : 23 orang - Kar. PKWT : 50 orang

Bagian /Stasiun

2. Dinas Pengolahan 3. Dinas Teknik 4. Unit Laboratorium

Dokumen terkait