BAB 5 EKSPONEN (AKAR DAN PANGKAT)
D. Pangkat Pecahan
Eksponen (Akar dan Pangkat) 75
Eksponen (Akar dan Pangkat) 76
Eksponen (Akar dan Pangkat) 77
Eksponen (Akar dan Pangkat) 78
Eksponen (Akar dan Pangkat) 79
E. Latihan
1. Hitunglah (6a3)2 : 2a4 = ....
2. Nilai x yang memenuhi persamaan 32x+3=3β27x+5 adalahβ―
3. Sederhanakan bentuk eksponen berikut (π2 (πβ2)5
((2π)3(π2)β2
4. Tentukan nilai x dari 22x + 5 . 32x + 5 = 216
5. Diketahui a = 4, b = 2, dan c = Β½. Nilai =
Eksponen (Akar dan Pangkat) 80
Baris dan Deret 81
A. Pendahuluan
Barisan bilangan adalah urutan bilangan-bilangan yang disusun berdasarkan pola tertentu. Sedangkan deret adalah penjumlahan dari suku-suku suatu barisan. Simbol yang digunakan pada baris dan deret adalah:
β’ a = U1 =Suku pertama
β’ b = Beda/selisih
β’ r = Rasio/pembanding
β’ Un = Suku ke-n
β’ Sn = Jumlah n suku pertama
β’ Ut = Suku Tengah
Suku ke βn dari rumus jumlah suku-suku untuk semua barisan (aritmatika, gerometri, ddl) adalah Un = Sn β S n-1 dengan Sn β jumlah n suku pertama.
B. Barisan dan Deret Aritmatika
Barisan aritmatika adalah barisan yang memiliki selisihbeda B. yang nilainya tetap pada setiap dua suku yang berurutan.
Pola suku-suku barisan aritmatika: a, (a+b),(a+2b),β¦,Un.
β’ Beda β π = ππ β ππ β 1
β’ Suku ke-n β ππ = π + (π β 1)π
β’ Jumlah n suku pertama β ππ =π
2(π + ππ)ππ‘ππ’ ππ =π
2{2π + (π β 1)π}
β’ Suku tengah β 2. ππ‘ = (π + ππ)
6
Baris dan Deret 82
Sn = n. Ut, dengan n π bilangan ganjil Contoh soal dan pembahasan:
1) Dari suatu barisan aritmatika diketahui suku ke 5 aadalah 22 dan suku ke12 adalah 57. Suku ke15 dari barisan tersebut adalahβ¦
a. 62 d. 74 b. 68 e. 76 c. 72
Jawaban: C
β Un = a =+ (n-1) b U5 = 22
U12 = 57
β π + 4π = 22
β π + 11π = 57
β7π = β35 π = 5
Subtitusikan b = 5 ke pers (1) a = 2
Jadi, U15 = a + 14b = 2 +14b = 2 + 14(5) = 72
2) Diketahui barisan aritmatika dengan Un adalah suku ke-n. jika U2+U15+U40, maka U19 =β¦
a. 10 c. 55 b. 19 e. 82,5 c. 28,5
Jawaban: D Un = a + (n - 1) b U2 + U15 + U40 = 165
(a + b) + (a + 14b) + (a + 39b)=165 3a + 54b = 165
Dibagi (3) β a + 18b = 55
Baris dan Deret 83
C. Barisan dan Deret Geometri
Barisan geometri adalah barisan yang memiliki rasio/pembanding (r) yang nilainya tetap pada setiap dua suku berurutan.
Pola suku-suku barisan geometria: a,ar,ar2,β¦,Un.
β’ Rasio β π = ππ Contoh soal dan pembahasan
1. Suku kedua dan kelima suatu barisan geometri berturut-turut adalah 2 dan 54. Suku baris ke 4 barisan geometri terebut adalahβ¦
a. 9 d. 27 barisan itu yang dapat ditentukan nilainya adalah suku keβ¦.
Baris dan Deret 84
Jadi, yang bisa ditentukan adalah nilai suku ke 3.
D. Deret Geometri Tak Hingga a. Deret Konvergen
Deret geometri tak hingga konvergen adalah dert geometri tak hingga yang memiliki limit jumlah.
βͺ Syarata: |r| < 1 sapat ditulis -1< r < 1
βͺ Jumlah sampai tak hingga πβ = π
1βπ
b. Deret Divergen
Deret geometri tak hingga divergen adalah dert geometri tak hingga yang tidak memiliki limit jumlah.
βͺ Syarat: |r| > 1 dapat ditulis r >1 atau r < -1
βͺ Jumlah sampai tak terhingga = πβ = tidak ada Contoh soal dan pembahasan:
1. Jumlah deret geometri tak terhingga 8 β8
Baris dan Deret 85 2. Diketahui deret aritmatika dengan suku ke-3 adalah
24 dan suku ke-6 adalah 36. Jumlah 15 suku pertama deret tersebut adalah β¦
3. Seorang anak menabung di suatu bank dengan selisih kenaikan tabungan antar bulan tetap. Pada bulan pertama sebesar Rp. 50.000,00, bulan keduaRp.55.000,00, bulan ketiga Rp.60.000,00, dan seterusnya. Besar tabungan anak tersebut selama dua tahun adalah
4. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan setiap hari terhadap tinggi sebuah tanaman membentuk barisan geometri. Bila pada pengamatan hari kedua adalah 2 cm dan pada hari keempat adalah 3 cm,
Razan berumur paling muda. Berapa usia Razan?
6. Tempat duduk gedung pertunjukan film diatur mulai dari baris depan ke belakang dengan banyak baris di belakang lebih 4 kursi dari baris di depannya. Bila dalam gedung pertunjukan terdapat 15 baris kursi dan baris terdepan ada 20 kursi, hitung kapasitas gedung pertunjukan?
7. Suatu bola dijatuhkan dari ketinggian 9 meter.
Setiap memantul, bola mencapai ketinggian 2/3
Baris dan Deret 86
dari tinggi sebelumnya. Tentukan panjang lintasan gerak bola sampai berhenti.
8. Seutas tali dipotong-potong menjadi 6 bagian dengan panjang potongan-potongan membentuk barisan geometri. Jika panjang potongan terpendek 10 cm dan terpanjang 320 cm, berapa panjang tali sebelum dipotong?
9. Seorang kakek membagikan permen kepada 6 orang cucunya, menurut aturan deret aritmatika.
Semakin muda usia cucu semakin banyak permen yang diperolehnya. Jika permen yang diperoleh cucu kedua sebanyak 9 buah dan cucu kelima sebanyak 21 buah, jumlah seluruh permen?
10. Suatu virus berkembang biak dua kali lipat setiap 2 jam. Bila jumlah virus pada pukul 07.00 banyaknya 5 spesies, perkembangbiakan virus tersebut pada pukul 15.00?
Persamaan Linier 87
A. Pendahuluan
Persamaan linear adalah persamaan aljabar, yang mana tiap sukunya memiliki konstanta, atau perkalian konstanta dengan variable tunggal.
B. Persamaan pada Garis
Persamaan garis dapat dimulai dari beberapa formula:
7
π = ππππ‘π ππππ πππππ π£πππ‘ππππ
ππππ‘π ππππ πππππ βππππ§πππ‘ππ = βπ₯
βπ¦
Persamaan Linier 88
Menggambar Grafik dari Persamaan Garis
Cara mudah untuk menggambar grafik dari persamaan pada garis adalah dengan mengganti persamaan menjadi bentuk keempat dari penjelasan di atas. Garis digambar dengan menghubungkan dua titik.
Contoh:
dari persamaan di atas adalah titik (3 , 2)
Persamaan Linier 89 dimana dua garis berpotongan pada titik (4 , 3).
C. Model Persamaan Linier
1. Persamaan Linier Satu Variabel
Bentuk Umum : ππ₯ + π = 0, dimana a β 0 dan b = 2. Persamaan Linier Dua Variabel
Bentuk umum: ax + bx = c, dimana a, b, c adalah konstanta
Contoh: (4, β2) adalah jawaban dari 3x + y = 10
5xβ2y = 24
Persamaan Linier 90
Beberapa metode untuk memecahkan permasalahan persaman linier ini antara lain:
1. Metode grafis 2. Subtitusi 3. Eliminasi
4. Subtitusi dan eliminasi 3. Persamaan Linier Tiga Variabel
Bentuk umum: ax + by + cz = d, dimana a, b, c, d adalah konstanta. Penyelesaian persamaan linier tiga variabel (persamaan linier simultan) dilakukan dengan: eliminasi dan subtitusi untuk menyelesaikan soal-soal persamaan linier.
1. Cara Eliminasi
Eliminasi berarti meniadakan atau menghilangkan harga-harga yang tidak diketahui (unknown).
Contoh dua variabel: menggunakan keduanya dalam perhitungan, selanjutnya kita menentukan:
2x β π¦ = 7 x + y = 5 3x =12
x = 4
Persamaan Linier 91
Pada kasus ini, kita mengeliminasi variabel y untuk mendapatkan nilai variabel x. Untuk mendapatkan variabel y, kita juga dapat mengeliminasi variabel x dengan cara berikut:
2x β π¦ = 7 Γ 1 2x β π¦ = 7 x + y = 5 Γ 2 2x + 2y = 10
β3y = β3 y = 1
Prosedur untuk mengeliminasi variabel x atau y adalah:
1. Perhatikan koefisien x (atau y) yang sama. Jika mereka memiliki tanda yang sama, kurangi persamaan (1) dengan persamaan (2), jika mereka memiliki tanda yang berbeda tambahkan.
2. Jika nilai koefisien berbeda, buat menjadi sama dengan mengalikan masing-masing persamaan dangan konstanta yang terbuhung, selanjutnya lakukan penjumlahan atau pengurangan seperti langkah pertama.
Persamaan Linier 92
x β 2y β 3z = 1 Γ 3 3x β 6y β 9z = 3β¦β¦β¦..(2) β3x β 5y + z = 0 Γ 1 β3x β 5y + z = 0β¦β¦β¦.(3) β 11y β 8z = 3β¦...β¦. (5) Eliminasi y:
7y + 7z = 0 Γ 11
7 11y + 11z = 0β¦β¦β¦β¦..(4) β 11y β 8z = 3 Γ 1 β 11y β 8z = 3β¦β¦β¦...(5) 3z = 3
z = 1 Menentukan nilai y:
Untuk nilai z =1, maka persamaan (4) adalah:
7y + 7.1 = 0 7y = β7 y = β1
Jika digunakan persamaan (5) untuk z = 1, persamaannya adalah:
β 11y β 8z = 3 β 11y β 8.1 = 3 β 11y = 11 y = β1
Menentukan nilai unknown x:
Nilai x dapat ditentukan dari persamaan (1), atau (2), atau (3), untuk nilai z = 1 dan y = β1 dengan persamaan (1) menghasilkan:
2x + 3y + z = 2 β¦β¦β¦β¦(1) 2x + 3(β1) + 1 = 2
2x β2 = 2 2x = 4 x = 2
Persamaan Linier 93
2. Cara Subtitusi
Subtitusi berarti menggantikan salah satu unknown yang mewakili unknown- unknown lain.
Pada suatu persamaan linier 2 variabel terdapat 2 unknown x dan y, dan pada persamaan 3 variabel terdapat 3 buah unknown, x, y, z.
Contoh persamaan linier dengan 2 variabel:
2x β y = 5 β3x + y = 4 Jawab:
2x β y = 5 β π¦ = 2π₯ β 5β¦β¦β¦ (1) β3x + y = 4 β π¦ = 4 + 3π₯β¦β¦β¦(2) Karena nilai y pada persamaan (1) sama dengan nilai y pada persamaan (2), maka:
2π₯ β 5 = 4 + 3π₯
Sekarang kita hanya memiliki persamaan linier pada 1 variabel dengan nilai x = β 9 Jika nilai x
= β9, lalu disubtitusikan ke persamaan (1) atau (2), sehingga didapatkan:
2x β y = 5 2 (β9) β y =5 y = β23
Sehingga nilai dari persamaan di atas adalah (β9, β23).
Prosedur untuk memecahkan persamaan linier menggunakan cara subtitusi sebagai berikut:
1. Tulis satu persamaan pada y = ax + b atau x = cy +d
2. Subtitusikan y (atau x) yang didapat pada langkah awal ke persamaan yang lain
3. Selesaikan persamaan yang didapat untuk mendapatkan nilai x = x1 atau y = y1
Persamaan Linier 94
4. Subtitusikan nilai x = x1 yang didapatkan untuk mendapatkan nilai y1 atau subtitusikan nilai y = y1
untuk mendapatkan nilai x1.
5. Jawaban ditulis sebagai (x1, y1).
Contoh persamaan linier dengan 3 variabel:
Selesaikan persamaan linier simultan berikut ini dengan cara subtitusi! dalam bentuk term y dan z aebagai berikut:
2x + 3y + z = 2
2x = 2 β 3y β z
x = 1 β 1,5y β 0,5zβ¦β¦β¦ (4) Subtitusikan nilai x tersebut ke dalam persamaan (2) atau (3), dan diperoleh:
(1 β 1,5y β 0,5z) β 2y β 3z = 1 1 β 1,5y β 0,5z β 2y β 3z = 1 β 3,5yβ 3,5z = 0
β 3,5y = 3,5z
y = β zβ¦β¦β¦(5) Persamaan (4) ke persamaan (3):
β3(1 β 1,5y β 0,5z) β 5y + z = 0 β3 + 4,5y + 1,5z β 5y + z = 0
β0,5y + 2,5z = 3β¦β¦β¦(6)
Persamaan Linier 95 persamaan (5) dan diperoleh:
y = βz
y = β1β¦β¦β¦(8)
Subtitusi kembali y pada persamaan (8) dan z pada persamaan (7) ke dalam persamaan (4), dan
Dari subtitusi di atas dapat ditentukan nilai-nilai penyelesaian persamaan linier 3 variabel adalah:
x = 2 y = β1 z = 1 D. Latihan Soal
A. Selesaikan persamaan berikut dengan metode grafis 1. x + y = 5
2x + 2y = 10 2. 2x + y = 4
3x β 2y = β1
Persamaan Linier 96
B. Selesaikan persamaan linier 2 variabel berikut ini dengan metode eliminasi atau subtitusi!
1. 5x + 7y = 6
12. Lebar persegi panjang setengah panjangnya. Jika keliling persegi panjang itu 80 cm, tentukan ukuran panjang dan lebarnya!
13. Jumlah dari dua angka adalah 30. Jika 5 kali angka pertama dikurangi dua kali angka kedua adalah β8.
Tentukan kedua angka tersebut!
Persamaan Linier 97
14. Di sebuah toko buku, Irfan membeli 4 buah buku dan 3 pensil dengan harga Rp.9.750 dan Tia membeli 2 buku dan satu pensil dengan harga Rp.4.250. Jika Rina ingin membeli 5 buku dan 2 pensil, berapa yang harus dibayar Rina?
15. Sebuah perusahaan penerbangan mengoperasikan dua tipe pesawat, yaitu RS101 dan tipe JC111.
RS101 dapat mengangkut sebanyak 40 penumpang dan 30 ton kargo, sementara JC 111 dapat mengangkut 60 penumpang dan 15 ton kargo.
Tentukan kombinasi yang mungkin dari kedua pesawat tersebut untuk mengangkut 480 penumpang dan 180 ton kargo.
C. Selesaikan persamaan linier 3 variabel berikut ini dengan metode eliminasi atau subtitusi!
1. 2x + 3y + z = 1
Persamaan Linier 98 ditambahkan pada angka pertama, dan hasilnya sama dengan angka kedua; dan jika 17 dikurangkan dari angka ketiga dan hasilnya sama dengan angka pertama. Berapa ketiga angka tersebut?
12. Rudi, Nina, dan Ilham baru pulang dari toko buku.
Mereka membeli 3 barang yang sama yaitu buku, pena, dan pensil. Rudi membeli 3 buku, 2 pena, dan 4 pensil dan membayar Rp.12.000. Nina membeli 5 buku, 2 pena, dan 1 pensil dan membayar Rp.13.000. Sementara, Ilham membeli 2 buku, 4 pena, dan 3 pensil membayar senilai yang dibayar
Persamaan Linier 99
Nina. Raihan yang baru saja datang, ingin membeli barang yang sama dengan barang yang dibeli ketiga temannya dan menanyakan berapa harga masing-masing barang tersebut. Ketiga anak tersebut tidak tahu berapa harga masing-masing barang karena mereka langsung membayarnya tanpa menanyakan harga dan tidak menerima struk pembayaran. Bantu mereka untuk memecahkan masalah tersebut!
13. Sebuah perusahaan memproduksi tiga jenis produk yang diproses pada tiga departemen yang berbeda.
Tabel berikut menunjukkan, proses produksi masing-masing departemen. Sebagai tambahan, jumla jam kerja masing-masing perusakaan berbeda tergantung jumlah pekerja yang ditemukan pada tabel yang diberikan oleh masing-masing departemen. Tentukan kombinasi waktu yang dialokasikan pada tiap produk oleh masing-masing departemen untuk memproduksi ketiga produk tersebut! 14. Penelitian mikrobiologi dengan menggunakan
sampel bakteri menunjukkan bahwa setiap bakteri memerlukan karbon dioksida (CO2), Pospat (PO4), dan nitrogen (N) pada jumlah tertentu untuk kehidupannya. Tabel berikut menunjukkan keperluan masing-masing substansi per hari. Pada penelitian ini diperlukan 100.000 unit CO2, 135.000
Persamaan Linier 100
unit PO4, dan 230.000 unit N. Evaluasi berapa bakteri pada masing-masing tipe digunakan dalam penelitian ini. tiga jenis makanan. Masing-masing mengandung sejumlah nutrisi yang berbeda. Jumlah nutrisi harus memenuhi jumlah standar minimum harian (MDS) berupa tiga vitamin. Pada tabel menunjukkan MDS masing-masing vitamin per 100 gram setiap penyajian. Tentukan ukuran penyajiannya sehingga makanan tersebut memenuhi persyaratan MDS.
Vitamin MDS
Pertidaksamaan Linear 101
A. Pendahuluan
Pertidaksamaan merupakan suatu bentuk/kalimat matematis yang memuat tanda lebih dari β > β, kurang dari
β < β, lebih dari atau sama dengan β β₯ β, dan kurang dari atau sama dengan β β€ β.cSementara itu, linear dapat diartikan sebagai suatu bentuk aljabar dengan variabel pangkat tertingginya adalah satu. Berikut akan dijelaskan mengenai contoh penerapan pertidaksamaan linear.
B. Pertidaksamaan Liniear Satu Variabel Definisi
Suatu pertidaksamaan yang hanya mempunyai satu variabel dengan pangkat tertinggi variabelnya satu.
Langkah penyelesaian:
β’ Posisikan antara variable dan konstanta pada ruas kanan dan kiri pertidaksamaan
β’ Tentukan penyelesaiannya Contoh 1
1. x < 9 2. 5x + 4 > 29 3. 3x β 2 < x + 24
Pada prinsipnya penyelesaian pertidaksamaan linear mirip dengan persamaan linear. Hal ini dapat dilihat pada tabel perbandingan berikut.
8
Pertidaksamaan Linear 102
2 Prinsip perkalian Kedua ruas dikalikan tidak berubah dari <
menjadi >, dari β€ menjadi β₯ dan sebaliknya.
Contoh 2 :
Tentukan penyelesaian dari 2x-4<6 Penyelesaian:
2x-4<6
2x-4+4<6+4 kedua ruas ditambah 4 2x<10
Pertidaksamaan Linear 103
(1/2) 2x < (1/2) 10 kedua ruas ditambah 1/5 x>5
jadi, himpunan penyelesaiannya { x| x < 5}
Contoh 3:
Tentukan penyelesaian dari 3x-5>x+7 Penyelesaian:
3x-5+5>x+7+5 kedua ruas ditambah 5 3x>x+12
3x-x>x-x+12 kedua ruas ditambah β x 2x>12
(1/2) 2x > (1/2) 12 kedua ruas dikali Β½ x > 6
jadi, himpunan penyelesaian {x|x > 6}
Contoh 4:
Tentukan penyelesaian dari 3x-2(2x-7)>2(3+x)-4 Penyelesaian:
3x-2(2x-7) β₯2(3+x)-4
3x-4x+14β₯6+2x-4 sifat distributif -x+14β₯ 2+2x
-x+14-14 β₯ 2+2x-14 kedua ruass ditambah -14 -xβ₯ 2x -12
Tentukan himpunan penyelesaian dari 3 < x + 7 < 11.
Penyelesaian:
3 < x< +7 <11
Pertidaksamaan Linear 104
Untuk menyelesaila soal ini menggunakan dua langkah Karena menyelesaikannya menggunakan kombinasi pertidaksamaan.
x+7-7<11-7 kedua ruas ditambah -7
x< 4 β¦ (2)
dari (1) dan (2) dikombinasikan maka himpunan penyelesaiannya yaitu {x| - 4<4<x<4}
C. Pertidaksamaan Linear Bentuk Pecahan Satu Variabel
Pertidaksamaan ini adalah pertidaksamaan yang memuat pecahan. Untuk menyelesaikan pertidaksamaan pecahan ini digunakan perkalian variabel.
Contoh 6.
Tentukan himpunan penyelesaian dari π₯
3 > 1 +π₯
4x-3x>12+3x-3x kedua ruas ditambah -3x x>12
jadi, himpunan penyelesaian {x | x > 12}
Pertidaksamaan Linear 105
D. Rangkuman
1.
Prinsip-prinsip untuk menyelesaikan pertidaksamaan a. Prinsip Penjumlahan, kedua ruas ditambah denganbilangan yang sama.
2. Lambang dari pertidaksamaan yaitu <, >, β€, β₯.
E. Latihan
1) Tentukan penyelesaian dari pertidaksamaan berikut:
a. 12
2) Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan berikut:
a. -24x < 8
b. (3x-2) -2(6-x) > 1
c. 3(7-2x) + (x-1) -5(2-x) β€ 2π₯ + 1
3) Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan:
a. βπ₯ β1
4) Himpunan peenyelesaian dari pertidaksamaan dari :
1 2<3
4β 2π₯ < 1 adalah...
Pertidaksamaan Linear 106
Persamaan Kuadrat 107
A. Pendahuluan
Persamaan kuadrat adalah suatu persamaan yang berpangkat tertinggi dari variabelnya adalah 2.
B. Bentuk Umum Akar Persamaan Kuadrat
Bentuk umum persamaan kuadrat adalah ax2 +bx +c=
0 dengan a, b, c dengan a, b, c Ο΅ R dan a β 0.
Nilai x yang memenuhi persamaan ax2 +bx +c= 0 disebut akar-akar persamaan kuadrat.
a. Akar Persamaan Kuadrat
Jika x1 dan x2 akar-akar persamaan kuadrat, maka x1
dan x2 dapat diperoleh dengan cara:
1. Memfaktorkan
β’ x 2 + bx + c = 0 β (x+p)(x+q) = 0 dengan (p+ q)
= b dan (p.q) = c
β’ ax2 + bx + c = 0 β (ππ₯+π)(ππ₯+π)
π = 0 dengan (p+q) = b dan (p.q) = ac
2. Melengkapkan kuadrat sempurna ax 2 + bx + c = 0 β (x +π
2π)2 = π·
4π2 dengan D = b2 - 4ac
3. Rumus abc (Rumus Al-Khawarizmi) ax2 + bx+ c = 0 β x1,2 = β βπΒ±βπ·
2π
Dari rumus abc di atas, diperoleh hubungan:
β’ Penjumlahan akar-akarnya β x1 + x2 = 2 = - π
π
9
Persamaan Kuadrat 108
β’ Perkalian akar-akarnya β x1 . x2 = π
π
β’ Selisih akar-akarnya β x1 - x2 =
βπ· π
b. Pengembangan Hubungan Akar-akar Persamaan Kuadrat
Contoh Soal
1. Jika salah satu akar persamaan ax2 + 5xβ 12 = 0 adalah 2, maka ....
a) a= 1
2 , akar yang lain 12 d) a = 2
3, akar yang lain 10
b) a = 1
4 , akar yang lain 12 e) a = 1
2, akar yang lain -12
c) a = 1
3 akar yang lain β 12
Persamaan Kuadrat 109
βAkar yang lain selain 2 adalah -12
2. Jika 2 adalah satu satunya persamaan kuadrat 1
2 x2 + bx+a=0, maka nilai a+b adalahβ¦
a) 32 d) -2
β Persamaan kuadrat yang akarnya 2 adalah:
(x-2)2 = 0
x2 β 4x + 4 = 0 β¦ (2)
β Persamaan 1 dan 2, diperoleh:
4bx = - 4x β b = -1 4a = 4 β a = 1
β Jadi, a + b = 1-1 = 0
C. Jenis Akar Persamaan Kuadrat
a. Jenis Akar-akar Persamaan Kuadrat
β’
D 20 βY akar-akarnya real/ nyataβͺ
D > 0 β+ akar-akarnya real dan berlainanβ’
D = O βΓ¨ akar-akarnya real dan kembarPersamaan Kuadrat 110
β’
D < 0 βΓ¨ akar-akarnya imajiner/ tidak real/khayal
b. Sifatβsifat Akar Real Persamaan Kuadrat
β’
Kedua akarnya real positif* D Γ (), XI > 0, dan > mempunyai akar kembar,maka nilai p adalah
Syarat mempunyai akar kembar:
p 2 β4pβ18 =O
Nilai p yang memenuhi: 6 dan β2
2. Persamaan kuadrat + (m β 2)x + 9 = O mempunyai akar-akar nyata. Nilai m yang memenuhi adalah
A. -8 β€ m β€ 4 B. -4β€ m β€ 8
C. m < -4 atau m< 10 D. m < 8 atau < 4 E. m >4 atau m > 8
Persamaan Kuadrat 111
Jawaban: E
Syarat mempunyai akar-akar nyata:
(m + m β 2)2 β 4(1)(9) β₯ 0 m 2 - 4m - 32 > 0 (mβ8)(m+4) > 0
Nilai m yang memenuhi adalah m >4 atau m > 8 3. Persamaan kuadrat yang akar-akarnya 5 dan -2 adalah
A. 10 = 0
B. x2 -7X+ 10 = 0 C. x2 β 3x β 10 = 0 D. x2 + 3x- 10 = 0 E. x2 + 3x + 10 = 0 Jawaban: E
Misal: y 1 = 5 dan y 2 = β2 (Yl+Y2) = 3 dan
yΕ.Y2) = -10
Persamaan baru yang akarβakarnya y I dan y 2 adalah:
(yΕβ’Y2) = 0 x2- 3x- 10 = 0
D. Latihan
1. Agar akar-akar XI dan x2 dari persamaan kuadrat 2x2 + 8x + m = 0 memenuhi 7x1 β 20 haruslah m =
A. 11 B. -12 C. 12 D. 18 E. 20
Persamaan Kuadrat 112
4. Jika XI dan x 2 merupakan akar-akar persamaan 4x2 + bX+ 4 = 0, 0, maka Xi -l + = 166<1 3 + b, dan c memenuhi hubungan
A. b = 4a 2c B. b = 16ac C. b 2 = 8ac D. 4b2 = 9 ac
a
= ....
Persamaan Kuadrat 113
E. 4b2 = 25ac
6. Dua buah mobil menempuh jarak 450 km.
Kecepatan mobil kedua setiap jamnya 15 km lebih daripada kecepatan mobil kedua 1 jam lebih pendek dari waktu perjalanan mobil pertama, maka selisih kecepatan kedua mobil tersebut adalah
A. 10 km/jam D. 25 km/jam
B. 15 km/jam C. 20 km/jam
E. 30 km/jam
Persamaan Kuadrat 114
Pertidaksamaan Kuadrat 115
A. Pendahuluan
Pertidaksamaan ini melibatkan ketidaksamaan <, >. β€ , β₯ , yang mana pertidaksamaan ini memiliki bilangan variable maksimum yang berpangkat dua.
B. Bentuk Umum Pertidaksamaan Kuadrat axΒ² + bx + c > 0
axΒ² + bx + c β₯ 0 axΒ² + bx + c < 0 axΒ² + bx + c β€ 0
a, b, c bilangan real dan a β 0.
C. Langkah-Langkah Penyelesaian
Himpunan Penyelesaian pertidaksamaan kuadrat bisa ditentukan dengan langkah-langkah sebagai berikut yang dijelaska dibawah ini :
β’ Jadikan nol pada ruas kanan pertidaksamaan
β’ Tentukam pembuat nol fungsi dengan cara memfaktorkan dalam factor-faktor linear
β’ Buat garis bilangan untuk menentukan penyelesaian.
Catatan:
1. Jika bentuk ax2 + bc sulit difaktorkan, maka analisa nilai a dan D = b2 β 4ac.
10
Pertidaksamaan Kuadrat 116
Tentukanlah pembuat nol dengan cara merubah tanda pertidaksamaan hingga menjadi
βsama denganβ. Akar-akar persamaan kuadrat yang didapat yaitu pembuat nol.
x2 + x β 6 = 0 , difaktorkan menjadi (x +3)(x-2) = 0
Pembuat nol dari persamaan tersebut bisa dicari dengan memakai cara ini.
Pertama gunakan : x + 3 = 0
x = -3
Kedua kita gunakan : x β 2 = 0
x = 2
Maka, pembuat nolnya sudah didapat yaitu -3 dan 2.
b. Langkah 2
Gambarlah pembuat nol pada garis bilangan, Lalu tentukan tanda masing-masing interval dengan cara mensubstitusi sembarang bilangan yang ada pada tiap interval ke persamaan pada ruas kiri. Tulis (+) adai hasil substitusi adalah bernilai positif dan tulis (β) jika hasil substitusi adalah bernilai negatif.
Pertidaksamaan Kuadrat 117
Catatan :
Tanda untuk tiap interval yaitu slalu berselang-seling (+)(β)(+) atau (β)(+)(β), kecuali jika akar-akar yang didapat sama (kembar)
Tips :
Jika akar-akar yang didapat berbeda, cukup cari tanda pada satu interval saja, sisanya tinggal ditulis berselang-seling mengikuti pola diatas. Dahulukan interval yang memuat angka nol agar perhitungan lebih mudah (jika nol bukan merupakan pembuat nol).
c. Langkah 3
Tentukanlah daerah penyelesaian atau arsiran.
Untuk pertidaksamaan β>β atau ββ₯β, daerah penyelesaian yang berada pada interval bertanda positif (+).
Untuk pertidaksamaan β<β atau ββ€β, daerah pernyelesaian yang berada pada interval bertanda negatif (β).
d. Langkah 4
Tulis sebuah himpunan penyelesaian, yaitu interval yang memuat daerah penyelesaian.
Himpunan penyelesaian ada pada ujung-ujung interval.
Pertidaksamaan Kuadrat 118
Untuk interval β4 < x < 1, ambil x = 0
βxΒ² β 3x + 4 = β(0)Β² β 3(0) + 4 = 4 (+)
Karena pertidaksamaan bertanda β>β , Jadi, daerah penyelesaian ada pada interval yang bertanda (+).
β΄ HP = {β4 < x < 1}
Contoh Soal 2
Tentukanlah HP dari xΒ² β 2x β 3 β₯ 0 Jawab
Pembuat nol xΒ² β 2x β 3 = 0 (x+1) (xβ3) = 0 x = β1 atau x = 3
Untuk interval β1 < x < 3, ambil x = 0 xΒ² β 2x β 3 = (0)Β² β 2(0) β 3 = β3 (β)
Karena pertidaksamaan bertanda ββ₯β , Jadi, daerah penyelesaian ada pada interval yang bertanda (+).
β΄ HP = {x β€ β1 atau x β₯ 3}
+ +
-1 3
-
Pertidaksamaan Kuadrat 119
Contoh Soal 3
x(3x + 1) < (x + 1)Β² β 1 Jawab
Terlebih dulu ubah dalam bentuk umum pertidaksamaan kuadrat yaitu:
x(3x + 1) < (x + 1)Β² β 1
β 3xΒ² + x < xΒ² + 2x + 1 β 1
β 2xΒ² β x < 0 Pembuat nol : 2xΒ² β x = 0 x ( 2x β 1 ) = 0 x = 0 atau x = 1/2
Untuk interval x > 1/2 maka ambil x = 1 2xΒ² β x = 2(1)Β² β 1 = 1 (+)
Sebab pertidaksamaan bertanda β<β , Jadi, daerah penyelesaian ada pada interval yang bertanda (β).
β΄ HP = {0 < x < 1/2}
D. Latihan
1. Himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan x2 β x β 12 β€ 0 adalah:
a. {x β€ -3}
b. {x β€ 4}
c. {x β€ -3 atau x β₯ 4}
d. {3 β€ x β€ β 4) e. {-3 β€ x β€ 4)
Pertidaksamaan Kuadrat 120
2. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan kuadrat 9(x β 2)2 β€ (x + 2)2 adalah: [adsense1]
3. Himpunanan penyelesaian dari pertidaksamaan x2 β 5x β 14 β€ 0, x ΙR adalah:
4. Tentukan himpunan penyelesaian dari pertidaksamaan kuadrat 3 + 8x β 3Γ2 > 0.
5. Tentukan nilai x yang memenuhi pertidaksamaan berikut:
a. 48 + 2x β x2 > 0 b. 4(x + 3)2 β€ (x + 1)2
6. Himpunan penyelesaian pertidaksamaan 3Γ2 β 2x β 8 > 0, untuk x Ι R adalah:
7. Keliling sebuah persegi panjang sama dengan 20 cm.
Jika luas persegi panjang itu tidak kurang dari 21 cm2, maka tentukanlah batas-batas nilai panjang dari persegi panjang tersebut.
8. Hasil produksi suatu barang dinyatakan dengan persamaan P(x) = βx2 +28x β 60 unit barang untuk bahan baku yang diperlukan. Apabila hasil produksi (P) mencapai lebih dari 100 unit, maka banyaknya bahan baku x yang diperlukan adalahβ¦
9. Sebuah peluru ditembakkan ke atas. ketinggian peluru yang dicapai (dalam meter) dinyatakan
Pertidaksamaan Kuadrat 121
sebagai h(t) = 30t β t2. Berapa lamakah peluru itu berada pada ketinggian tidak kurang dari 221 meter?
10. Suatu kolam renang berbentuk persegi panjang akan dibuat dengan keliling 30 m. Jika luas kolam renang paling sedikit 50 m2, maka tentukanlah interval panjang kolam renang (dalam meter) yang memenuhi syarat tersebut.
Pertidaksamaan Kuadrat 122
Matriks 123
A. Pendahuluan
Matriks adalah susunan elemen-elemen yang berbentuk persegi panjang yg diatur didalam baris dan kolom dengan posisi tertentu sesuai dengan posisi tertentu sesuai dengan nomor baris dan kolomnya.
Bentuk umum matriks: A (m x n) =
(
π11 π12 β¦ β¦ π1π π21 π21 β¦ β¦ π2π
β¦ β¦ β¦ β¦ β¦
β¦ β¦ β¦ β¦ β¦ ππ1 ππ2 β¦ β¦ πππ)
Matriks A memiliki banyaknya baris m dan banyaknya kolom n artinya matriks A berordo (mxn) ditulis A(mxn).
B. Kesamaan Matriks
Dua buah matriks dikatakan sama jika memiliki ordo sama dan elemen- elemen yang seletak sama nilainya.
Contoh : matriks A = (πππ 30Β° β π ππ30Β°
π ππ30Β° πππ 30Β° )
dan B = (
1
2β3 β12
1
2 1
2β3) β π = π
11
Matriks 124
C. Transpose Matriks
Transpose matriks adalah matriks baru yang diperoleh dari matriks lain dengan menukar elemen baris dan
a. Penjumlahan dan Pengurangan Matriks
β’ Syarat matriks A dan matriks B bisa dijumlahkan atau dikurangkan apabila kedua matriks tersebut memiliki ordo yang sama.
β’ Caranya adalah menjumlahkan atau mengurangkan elemen matriks A dengan elemen matriks B yang b. Perkalian Matriks
Perkalian skalar dengan matriks:
β’ Jika skalar k dikalikan dengan matriks A, maka matriks hasilnya kA diperoleh dengan mengalikan k dengan setiap elemen matriks A.
Proses: A = (π π banyaknya baris matriks B.
A(mxn).B(nxp) = C(mxp)
Matriks 125
β Dari persamaan diatas diperoleh :
β’ π¦ β 4 = 1 β π¦ = 5
β’ x + y β 2 = 7
Matriks 126 Dari persamaan diatas diperoleh :
β’ log(2a-2) = 1
Matriks 127
Matriks 128
E. Determinan, Invers, dan Aplikasi Matriks a . Determinan Matriks
β’ Matriks A mempunyai determinan (det) jika matriks A adalah matriks bujur sangkar.
Proses : a. π΄ = (π π
Matriks 129
ο Sifat Invers matriks : - (A.B)-1 =B-1.A-1 - A.I = I.A =A c. Aplikasi Matriks
ο Menyelesaikan persamaan matriks : πππ + πππ = ππ
ο Cara determinan matriks : π1π₯ + π1π¦ = π1 Matriks (A β kI) adalah matriks singular untuk nilai k =
β¦.
Matriks 130 matriks AB adalah 3, maka nilai c-b adalah β¦.
A. -2 D. 1
Matriks 131
Matriks 132 determinan matriks B adalahβ¦.
A. β2
Matriks 133
Matriks 134
β A-1.B = C (β5 3
2 β1) (2 4
3 5) = ( β1 β5 2π β 7 3 ) (β1 β5
1 3 )=( β1 β5
2π β 7 3 )
β Dari persamaan diatas diperoleh : 2m β 7 = 1β m = 4
15. Jika matriks A memenuhi A (3 2
1 4) = (7 8
4 6), maka det A =β¦.
A. -3 D. 1 B. -2 E. 2 C. -1
Jawaban : D
Matriks 135
16. Jika M adalah matriks sehingga M x (π π π π) = (π + π π + π
βπ βπ ), maka determinan matriks M adalah
β¦.
A. -2 D. 1 B. -1 E. 2 C. 0
Jawaban : B
17. Transpose matriks A = (π π
π π) adalah AT = (π π π π).
Jika AT = A-1 Maka ad-bc =β¦.
A. -1 atau ββ2 D. -1 atau 1 B. 1 atau β2 E. 1 atau -β2 C. -β2 atau β2
Jawaban : D
Matriks 136
Matriks 137
Matriks 138 dinyatakan dalam x dan y adalahβ¦.
A. (x β y)2 D. 2(x2-y2) B. 2(x - y)2 E. 2(x2+y2) C. 2(x+y)2
Matriks 139 memiliki determinan yang sama.
Nilai p yang memenuhi adalah β¦.
A. -7 D. 4 B. -5 E. 5 C. 3
Matriks 140
15. Jika A = (3π₯ 2π₯
5 π₯), B = ( 3 π₯
2π₯ 5), dan det A = det B, maka nilai x yang memenuhi adalah β¦.
A. 2 atau 3 D. -1 atau 3 B. -2 atau 3 E. 3 atau 5 C. -3 atau 1
Peluang (Kombinasi & Permutasi) 141
A. Kombinasi 1. Definisi
Kombinasi adalah pengelompokan atau pemilihan dari semua atau sebagian elemen dari suatu himpunan tanpa memperhatikan susunan pemilihannya.
Bentuk kombinasi dinyatakan dalam :
Jika kombinasi dua elemen dari tiga huruf (C(3,2)) a,b,c adalah ab, ac dan bc.
Catatan : ab dan ba adalah suatu kombinasi tetapi 2 permutasi dari huruf a dan b.
Permutasi tiga huruf diambil dua dua
Kombinasi dari tiga huruf diambil dua-dua AB
BA
BC
CB Ada 6 permutasi
CA
AC
Urutan diperhatikan
AB = BA
BC = CB ada 3 kombinasi
CA = AC
Urutan tidak diperhatikan
12
C(n,r) nCr
Peluang (Kombinasi & Permutasi) 142
Rumus:
Contoh :
Banyaknya jabatan tangan yang bergantian dalam sebuah pesta yang terdiri dari 12 mahasiswa apabila setiap mahasiswa berjabat tangan sekali dengan mahasiswa lainnya adalah :
12C2 = 12!
2!(12β2)! = 12!
2!10! = 12.11
1.2 = 66 Berapa tim Basket yang dapat dibentuk dari 12 orang?
Jawab:
Urutan pemain tidak diperhatikan (abc = bac) Jadi, banyak tim:
C (12,5) = 12!
5!7! = 729 2. Latihan Kombinasi
1) Berapa banyaknya himpunan yang berbeda 4 siswa dapat dipilih dari 17 siswa pandai untuk mewakili sekolahnya dalam perlombaan matematika?
2) Dalam berapa carakah 5 mode dipilih dari 8 mode?
2) Dalam berapa carakah 5 mode dipilih dari 8 mode?