D. Dampak Kedatangan Saudara Tua dalam Berbaga
3. Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI)
BPUKPI kemudian dibubarkan setelah tugas-tugasnya selesai. Selanjutnya dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada 7 Agustus 1945. Badan itu beranggotakan 21 orang, yang terdiri dari 12 orang wakil dari Jawa, tiga orang wakil dari Sumatera, dan dua orang dari Sulawesi dan masing-masing satu orang dari Kalimantan, Sunda Kecil, Maluku, dan golongan penduduk Cina, ditambah enam orang tanpa izin dari pihak Jepang. Panitia inilah yang kemudian mengesahkan Piagam Jakarta sebagai pendahuluan dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, 18 Agustus 1945.
SIMPUL SEJARAH
1.
Kedatangan Jepang yang dianggap sebagai Saudara Tua pada mulanya
disambut dengan penuh harapan. Namun, perlakuan yang kejam
terhadap rakyat Indonesia menimbulkan kebencian rakyat Indonesia
pada Jepang.
2.
Dampak pendudukan Jepang di Indonesia menjadikan rakyat
semakin sengasara, serta kehidupan yang semakin sulit. Semua
gerak dikontrol oleh pemerintah Jepang. Selama itu pula, Jepang
menerapkan kebijakan ekonomi berdasarkan azas ekonomi perang,
yaitu menerapkan berbagai peraturan, pembatasan, dan penguasaan
produksi oleh negara untuk kemenangan perang.
3.
Mobilisasi massa menimbulkan kesengsaraan dan penderitaan, bahkan
korban jiwa, yaitu romusa yang kemudian oleh pemerintah Jepang
disebut sebagai prajurit pekerja.
4.
Pada masa pendudukan Jepang, pembentukan organisasi massa
dilakukan atas mobilisasi pemerintah militer Jepang. Meskipun
demikian pergerakan terus dilakukan oleh kaum nasionalis baik secara
terang-terangan maupun di bawah tanah.
5.
Program militer pertama Jepang adalah Heiho, yaitu perekrutan
serdadu pembantu lapangan, yang melibatkan pemuda-pemuda
Indonesia dalam kegiatan militer. Keikutsertaan dalam pendidikan
militer itu yang kemudian menjadi bekal pemuda-pemuda Indonesia
dalam perang revolusi kemerdekaan.
6.
Dasar negara dibentuk melalui Badan Penyidik Usaha-Usaha
Kemerdekaan Indonesia dan disahkan oleh Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia.
LATIH UJI KOMPTENSI
1. Coba kamu uraikan dengan singkat, mengapa pergerakan nasional pada tahun 1930-an menjadi lebih moderat! Buatlah dalam lembar kertas folio dan diskusikanlah dengan temanmu!
2. Buatlah inventarisasi tentang pergerakan nasional pada masa pendudukan Jepang,kemudian bandingkan dengan masa penjajahan Belanda!
3. Bagaimanakah peran BPUPKI dan PPKI dalam mempersiapkan kemerdekaan? Coba diskusikan dengan teman-temanmu,kemudian buatlah laporan singkat tentang pembentukan dasar negara dan perumusan Pancasila sebagai dasar negara dalam lima lembar kertas folio!
4. Bagaimana menurut pendapatmu kondisi Indonesia selama dalam pendudukan Jepang?
5. Apakah Indonesia diuntungkan atau dirugikan dengan adanya pendudukan Jepang?
LATIHAN UJIAN SEMESTER
Jawablah beberapa pertanyaan dan tugas berikut!
1. Mengapa Jepang tampak begitu mudah memasuki Kepulauan Indonesia secara merata?
2. Mengapa dibentuk pemerintahan militer di Sumatera, Jawa, dan juga Indonesia bagian Timur?
3. Apa maksud program “Pan Asia” dan apa hubungannya dengan ajaran Hakko ichiu?
4. Mengapa dibentuk Putera dan apa tujuannya? 5. Mengapa dibentuk Barisan Pelopor, apa tujuannya? 6. Jelaskan yang dimaksud dengan Ekokomi Perang?
7. Pada zaman Jepang,keadaan pendidikan dan aktivitas di bidang perkebunan mengalami kemerosotan. Mengapa hal itu bisa terjadi? Coba lakukan telaah kritis!
8. Jelaskan dampak dari berbagai kebijakan Jepang itu terhadap kehidupan masyarakat!
9. Jelaskan tentang perlawanan Rakyat Papua terhadap kekejaman Jepang!
10. Nilai-nilai apa yang dapat kamu peroleh setelah belajar tentang sejarah pendudukan di Jepang di Indonesia?
BAB 5
Indonesia Merdeka
Kami yang kini terbaring antara Kerawang-Bekasi
tidak bisa berteriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
Terbayang kami maju dan berdegap hati?
...
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
...
(Charil Anwar dalam Sajak Kerawang-Bekasi)
S
etiap tanggal 17 Agustus kita selalu memperingati Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan setiap tahun di sekitar bulan Agustus, dalam rangka menyemarakkan hari kemerdekaan Indonesia. Kegiatan apa saja yang sering kamu ikuti dalam rangkaian peringatan hari kemerdekaan tersebut? Mengapa kita harus memperingati hari kemerdekaan? Mengapa bangsa Indonesia harus merdeka? Siapa yang membuat bangsa Indonesia merdeka? Bagaimana makna hari kemerdekaan bagi bangsa Indonesia? Apa yang harus kita lakukan di masa kemerdekaan ini? Pertanyaan-pertanyaan tersebut pantas kita ajukan untuk menemukan jawaban yang lebih jelas. Sejarah mencatat bahwa kemerdekaan adalah keinginan seluruh bangsa di dunia. Kemerdekaan menjadi modal dasar pembangunan di berbagai bangsa, termasuk Indonesia. Dengan kemerdekaan, bangsa Indonesia bebas menentukan nasib sendiri. Hidup merdeka tentu akan membuat kita lebih leluasa menentukan arah dan jalan pembangunan bangsa Indonesia. Kemerdekaan juga memberikan keberpihakan pembangunan kepada bangsa sendiri. Kamu tentu masihingat bahwa penjajah hanya mementingkan kesejahteraan mereka sendiri. Penjajahan di manapun akan selalu menguras sumber daya negeri yang terjajah dan menambah kejayaan negeri penjajah. Karena itu, kewajiban kita mensyukuri kemerdekaan dengan mengisinya melalui pembangunan nasional. Kemerdekaan juga bukan merupakan hadiah penjajah. Bangsa Indonesia berjuang melalui berbagai cara dan berbagai pengorbanan untuk mencapai kemerdekaan. Ribuan pejuang gugur sebagai kusuma bangsa, tidak terhitung kerugian harta benda untuk meraih kemerdekaan Indonesia. Masihkah ada ancaman terhadap kemerdekaan Indonesia sekarang? Tentu saja ada, karena itu mari kita telaah lebih lanjut hakikat kemerdekaan bangsa Indonesia dan bagaimana seharusnya kita menjaganya!
Melacak sejarah proses kemerdekaan bangsa Indonesia sangat penting untuk
Sumber: Kemdikbud, 2013.
INDONESIA MERDEKA Menganalisis Peristiwa Rengasdengklok sampai dengan Pegangsaan Timur (Proklamasi) Merekonstruksi Terbentuknya NKRI Meneladani Perjuangan Para Tokoh Proklamasi
Proyek Kekalahan Jepang Kekosongan kekuasaan Penguatan Proklamasi • Sambutanrakyatdi berbagai daerah • Gerakanperlucutan senjata