• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

3. Kepala Bidang Penyelenggara

5.5 Paparan Data

Pada proses penelitian dilakukan tahap wawancara dengan jumlah sebanyak 9 (sembilan) informan yaitu yang terdiri dari Camat, Tenaga Pengelola SIAK dan masyarakat di Kecamatan Waru, Taman, Sidoarjo, Jabon dan Kepala Bidang Penyelenggara Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Di dalam penelitian ini juga memakai informan kunci yaitu Kepala Bidang Penyelenggara Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Sidoarjo.Informan kunci bernama ST, berusia 49 tahun.Ada beberapa pertanyaan yang diberikan peneliti saat wawancara yang berlangsung pada hari Rabu, 15 Oktober 2014 pukul 15.00 WIB.Berikut merupakan hasil wawancara dengan informan kunci ini berupa beberapa pertanyaan dan jawaban beserta dengan kesimpulannya di akhir

wawancara.Pertanyaan pertama adalah tentang pandangan ST terhadap kinerja para Tenaga Pengelola SIAK terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil. Informan ST menjawab sebagai berikut:

"Menurut saya, kinerja para Tenaga Pengelola SIAK terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih sangat kurang baik dan jauh dari harapan yang ada."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apakah kewenangan yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kepada Tenaga Pengelola SIAK sudah dijalankan dengan baik dan sesuai dengan tupoksi yang telah ditetapkan? Informan ST menjawab sebagai berikut:

"Sebenarnya menurut saya, semua tugas yang diberikan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terhadap para pengelola SIAK tidak begitu berjalan dengan baik.Contohnya, untuk pembuatan keluarga SOP nya adalah sekitar 3 hari sudah selesai.Namun, para Tenaga Pengelola SIAK baru mengambilnya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan menyerahkan kepada warga lebih dari SOP yang ditentukan."

Pertanyaan ketiga adalah mengenai bagaimana Anda menyikapi tentang tugas yang diberikan dari kecamatan kepada Tenaga Pengelola SIAK. Informan ST menjawab sebagai berikut:

"Mungkin bukan porsinya saya menjawab ini karena Tenaga Pengelola SIAK sendiri diperintah langsung oleh atasan mereka yaitu Camat.Namun, kepentingan dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil itu sendiri seharusnya membuat para Tenaga Pengelola SIAK dapat menyanggupinya dengan baik."

Kemudian, pertanyaan keempat adalah mengenai pendapat Anda apakah Anda merasa keberatan apabila Tenaga Pengelola SIAK mengesampingkan tugas yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Informan ST menjawab sebagai berikut:

"Sangat keberatan.Karena pengurusan administrasi kependudukan berhubungan langsung dengan para Tenaga Pengelola SIAK yang berada di kecamatan. Seharusnya mereka juga menyelesaikan tugas mereka sesuai dengan SOP."

Pertanyaan kelima adalah mengenai pendapat ST tentang apakah Tenaga Pengelola SIAK telah memberikan komitmen yang baik terhadap tugas yang diberikan oleh Anda?Apakah telah terjalin keterlibatan yang baik antara Anda dan Tenaga Pengelola SIAK.Jawaban informan sebagai berikut:

"Kalau keterlibatan secara personal memang sangat baik.Namun jika ditinjau dari komitmen kerja para Tenaga Pengelola SIAK mungkin tidak sangat baik. Contohnya keterlambatan dalam mengambil kartu keluarga yang sudah selesai di proses di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Seharusnya dalam waktu 3 (tiga) hari, KK sudah dapat diambil, namun buktinya selalu ada delay waktu dan itu membuat kepuasan warga di kecamatan tidak bagus."

Selain pertanyaan tersebut ada juga pertanyaan lainnya yang di tanyakan peneliti saat melaukan wawancara dengan informan kunci.Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Tenaga Pengelola SIAK pernah melakukan kesalahan yang telah merugikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Informan menjawab sebagai berikut:

"Kesalahan yang paling merugikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil adalah karena keterlambatan dalam pengambilan Kartu Keluarga yang disebabkan oleh Tenaga Pengelola SIAK itu sendiri. Dan secara tidak langsung nama baik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tidak menjadi baik di masyarakat. Wong

seharusnya dalam waktu satu hari, KK sudah ditandatangani oleh Kepala Dinas."

Jika memang, para Tenaga Pengelola SIAK pernah melakukan kesalahan, maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara yang Anda lakukan untuk mengatasi permasalahan yang telah ditimbulkan oleh para Tenaga Pengelola SIAK? Informan menjawab sebagai berikut:

"Yang saya lakukan adalah terus mengejar Tenaga Pengelola SIAK tersebut untuk datang ke kantor dan segera mengambil kartu keluarga yang sudah di proses oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah mengenai tentang loyalitas.Pertanyaannya adalah bagaimana pendapat informan ST, apakah Tenaga Pengelola SIAK telah memberikan loyalitasnya terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Berikut adalah jawaban informan:

"Menurut saya, hingga sampai saat ini loyalitas para Tenaga Pengelola SIAK masih diperuntukkan kepada Camat sebagai atasan langsung mereka.Kalau loyalitas terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih sebatas hubungan kerja biasa."

Loyalitas yang diharapkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil ternyata belum ada. Lalu, pertanyaan selanjutnya yaitu mengenai bagaimana cara yang informan ST lakukan untuk membangun loyalitas yang baik terhadap Tenaga Pengelola SIAK. Informan menjawab sebagai berikut:

"Menurut saya, untuk membangun loyalitas yang baik dengan para Tenaga Pengelola SIAK mungkin bisa dengan membuat Surat Keputusan (SK) untuk memberikan tugas secara langsung kepada para Tenaga Pengelola SIAK.Dengan adanya SK, para Tenaga Pengelola SIAK bisa diberikan honor dalam mengerjakan tugas yang diberikan langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kemudian, di sisi lain bisa juga dengan menempatkan orang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menjadi Tenaga Pengelola SIAK di kecamatan-kecamatan yang ada di Sidoarjo untuk mempermudah tugas keduanya."

Dan pertanyaan terakhir yang di tanyakan pada saat wawancara yaitu jika para Tenaga Pengelola SIAK memberikan inisiatif yang baik dan mampu membangun loyalitas yang tinggi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipilapa yang Anda harapkan untuk kedepannya. Informan menjawab sebagai berikut:

"Jika loyalitas sudah tinggi dan komitmen para Tenaga Pengelola SIAK terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sudah baik, maka yang saya harapkan adalah semua tugas yang diberikan dilaksanakan dengan mematuhi SOP yang ada.Karena itu juga berdampak baik untuk hubungan keduanya dan juga warga atau masyarakat yang secara langsung menerima pelayanan yang mereka berikan dengan puas dan senang."

Selain hasil wawancara dengan informan kunci tersebut di dalam penelitian ini akan di tampilkan juga data yang didapatkan di lapangan saat mewawancarai Tenaga Pengelola SIAK di Kecamatan Waru, Taman, Sidoarjo, dan Jabon yang berjumlah 4 informan. Informan pertama adalah Tenaga Pengelola SIAK di Kecamatan Waru.Tenaga Pengelola SIAK IR ini berusia 32 tahun.Tenaga Pengelola SIAK IR berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di Kota Makasar. Namun, Ia menyelesaikan kuliahnya di salah satu Universitas terkenal di Jakarta. Ia adalah lulusan S1 Informatika. IR ini telah menjadi Tenaga Pengelola SIAK selama tiga tahun terakhir.Ia sudah menikah dan sekarang tinggal bersama suami dan anak pertamanya di daerah Waru. Wawancara ini dilaksanakan pada hari Selasa, 4 November 2014 pukul 16.00 WIB.

Ada beberapa pertanyaan yang di tanyakan peneliti pada saat penelitian berlangsung yaitu apa yang Anda pahami tetang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan atau yang biasa disingkat dengan SIAK? Apa yang membuat Anda tertarik untuk menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Apa komitmen yang Anda miliki? Informan IR menjawab:

"SIAK iku sebuah sistem informasi untuk menata sistem administrasi kependudukan ben luwih tertib.Dengan adanya SIAK, kecamatan dapat menginformasikan secara langsung dan cepat kepada warga atau masyarakat tentang pembuatan dokumen kependudukan.Jadi, masyarakat tidak sulit lagi dalam mengurus administrasi kependudukan seperti KTP dan KK."

Kemudian pertanyaan kedua adalah apakah yang menjadi hambatan-hambatan selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan IR menjawab:

"Emmmm, hambatan selama kerja adalah sulitnya memberikan informasi kepada masyarakat terhadap syarat-syarat untuk pembuatan KTP atau KK. Masyarakat sik ono ae sing nggak

lengkap membawa persyaratan saat ke kantor."

Dari jawaban diatas ternyata masih saja ada warga yang belum melengkapi identitas diri.Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana Anda menyikapi dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan IR menjawab:

"nekkayak hambatan teknis kadang bisa diperbaiki dewe. Cuma kalau sudah darurat harus segera menghubungi wong-wong dinas."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apakah selama menjadi Tenaga Pengelola SIAK, Anda pernah melakukan kesalahan yang dapat merugikan kecamatan? Kemudian informan menjawab Ia tidak pernah melakukan kesalahan yang dapat menganggu aktivitas yang terjadi di masyarakat. Dalam penilaian komitmen para Tenaga Pengelola SIAK, pertanyaan berikutnya adalah menurut pendapat Anda, apakah Anda telah melakukan tugas dengan baik sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan?Apakah Anda patuh terhadap SOP yang diberikan oleh kecamatan?Informan IR menjawab:

"Untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh kecamatan untuk sampai saat ini selalu ngikuti tupoksi yang dikeluarkan oleh Camat. Mau tidak mau konco – koncokudu mematuhi peraturan sing wis

ditetapkan dari atasan."

Pertanyaan selanjutnya berkaitan dengan tanggung jawab Tenaga Pengelola SIAK dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Pertanyaannya adalah bagaimana komitmen Anda dalam menyikapi tentang

tugas yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai ujung tombak mereka?Apakah Anda keberatan dengan tugas tersebut?Ataukah ada keterlibatan langsung antara Anda dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan IR menjawab:

"Sebenere, tugas dari kecamatan sendiri wes terlalu banyak dan memakan waktu. Kalau dikatakan keberatan memang iyo.Tapi, karena adanya hubungan interpersonal yang baik maka dari itu kami harus professional."

Pertanyaan selanjutnya yaitu lalu, apakah Anda dapat membagi waktu untuk menyelesaikan tugas dari Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan IR menjawab:

"Sebenere ngga isok.Tapi, sering disisipkan waktu untuk mengerjakan tugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Ben ndang selesai."

Pertanyaan berikutnya yaitu menurut Anda, bagaimana solusi untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan tugas dari keduanya (Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil)? Informan IR menjawab:

"Solusine sing isok diajukan iku bagaimana jika salah satu orang Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bekerja di masing-masing kecamatan di Sidoarjo ben proses administrasi kependudukan gampang."

Pertanyaan yang terakhir adalah apa inisiatif Anda dalam menyelesaikan masalah yang muncul dalm tugas-tugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Anda merasa hanya tugas sampingan atau tugas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu? Informan IR menjawab:

"Insiatifku dalam menyelesaikan semua tugas-tugas soko Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipiliku untuk membangun komitmen kerja yang baik sehingga aku ngerti kemampuanku wes sampek ngendi."

Informan kedua adalah Tenaga Pengelola SIAK di Kecamatan Taman.Tenaga Pengelola SIAK AN ini berusia 26 tahun. AN berasal dari Mojokerto, Jawa Timur. AN merupakan salah satu lulusan universitas ternama di Surabaya yaitu Institut Teknologi 10 November Surabaya. Ia adalah lulusan D3 Informatika dan rencananya Ia akan melanjutkan S1 nya di ITS juga. AN belum menikah hingga saat ini. AN sudah bekerja menjadi Tenaga Pengelola SIAK selama 2 tahun terakhir ini. Sekarang domisili AN ada di daerah Taman, Sidoarjo.Wawancara ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 12 November 2014 pukul 16.00 WIB.

Ada beberapa pertanyaan yang di tanyakan peneliti pada saat penelitian berlangsung yaitu apa yang Anda pahami tetang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan atau yang biasa disingkat dengan SIAK? Apa yang membuat Anda tertarik untuk menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Apa komitmen yang Anda miliki? Informan AN menjawab:

"SIAK iku sebuah sistem informasi sing berbasis web dan manfaatnya untuk mengatur dokumen dan data kependudukan. Aku tertarik soale aku pengen mengembangkan sistem administrasi sing akurat dan bertanggungjawab."

Kemudian pertanyaan kedua adalah apakah yang menjadi hambatan-hambatan selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK?Informan AN menjawab:

"Hambatan sing mesti ngganggu iku yo lemotnya server pas

meng-entry data penduduk yang mengajukan pembuatan KK dan KTP.

Soale kadang servere rusak."

Dari jawaban diatas ternyata masih saja ada sistem yang belum memperlihatkan kualitasnya dengan baik.Pertanyaan selanjutnya adalah

bagaimana Anda menyikapi dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan AN menjawab:

"Yo nek hambatane ngunu, aku paling nge-entry data meneh soko

awal.Akhirnya membuat kerjaan tambah wakeh."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apakah selama menjadi Tenaga Pengelola SIAK, Anda pernah melakukan kesalahan yang dapat merugikan kecamatan?Kemudian informan menjawab sampai dengan saat ini belum ada permasalahan yang merugikan kecamatan.Dalam penilaian komitmen para Tenaga Pengelola SIAK, pertanyaan berikutnya adalah menurut pendapat Anda, apakah Anda telah melakukan tugas dengan baik sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan?Apakah Anda patuh terhadap SOP yang diberikan oleh kecamatan?Informan AN menjawab:

"Tenaga Pengelola SIAK kecamatan Taman sampek saiki mesti

selalu melaksakan tugas dengan baik dan mengikuti peraturan dan SOP yang diberikan oleh Camat."

Pertanyaan selanjutnya berkaitan dengan tanggung jawab Tenaga Pengelola SIAK dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Pertanyaannya adalah bagaimana komitmen Anda dalam menyikapi tentang tugas yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai ujung tombak mereka?Apakah Anda keberatan dengan tugas tersebut?Ataukah ada keterlibatan langsung antara Anda dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan AN menjawab:

"Tugas sing diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil diselesaikan mari-ne tugas soko kecamatan,soale itu merupakan prioritas kerja. Sebetulnya sangat keberatan, lha piye

Pertanyaan selanjutnya yaitu lalu, apakah Anda dapat membagi waktu untuk menyelesaikan tugas dari Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan AN menjawab:

"Susah untuk membagi waktu soale tugas dari kecamatan sendiri sudah banyak."

Pertanyaan berikutnya yaitu menurut Anda, bagaimana solusi untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan tugas dari keduanya (Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil)? Informan AN menjawab:

"Mencari solusi iku nggak gampang, tapi, nek pendapatku isok ae

menaruh satu atau dua orang yang berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk meringankan beban para Tenaga Pengelola SIAK sing wes menerima banyak kerjaan dari kecamatan."

Pertanyaan yang terakhir adalah apa inisiatif Anda dalam menyelesaikan semua tugas-tugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terhadap Anda? Anda merasa hanya tugas sampingan atau tugas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu? Informan AN menjawab:

"Inisiatifku adalah untuk mengkaji seberapa besar kualitas aku dalam menyelesaikan tugas yang diberikan baik dari kecamatan atau Dinas Kependidikan dan Pencatatan Sipil."

Informan ketiga adalah Tenaga Pengelola SIAK di Kecamatan Sidoarjo.Tenaga Pengelola SIAK DD ini berusia 28 tahun.DD berasal dari Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kota Semarang.DD adalah lulusan S1 Informatika di salah satu universitas negeri di Surabaya.DD sudah menikah dan belum memiliki anak.Istri DD bekerja di salah satu Bank Swasta di Sidoarjo. DD sudah menjadi Tenaga Pengelola SIAK selama 2,5 tahun. Saat ini, DD bertempat

tinggal di Krian, Sidoarjo bersama dengan istrinya.Wawancara ini dilakukan pada hari Senin, tanggal 17 November 2014 pukul 16.00 WIB.

Ada beberapa pertanyaan yang di tanyakan peneliti pada saat penelitian berlangsung yaitu apa yang Anda pahami tetang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan atau yang biasa disingkat dengan SIAK? Apa yang membuat Anda tertarik untuk menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Apa komitmen yang Anda miliki? Informan DD menjawab:

"Menurutku, SIAK iku yo sistem informasi gawe menyimpan database kependudukan terpusat dan untuk kepentingan banyak hal. Menjadi Tenaga Pengelola SIAK benere soale aku kan sarjana informatika terus karena aku pengen membangun SIAK secara setransparan mungkinben isok mengakomodasi hak-hak penduduk dan memberikan perlindungan terhadap database penduduk."

Kemudian pertanyaan kedua adalah apakah yang menjadi hambatan-hambatan selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan DD menjawab:

"Hambatan sebenarnya banyakbanget.Salah satunya yo iku cuaca. Kayak sekarang sing lagi musim udan deres terus petir. Kadang-kadang bisa buat sistem eror dan jaringan data sampai terputus."

Dari jawaban diatas ternyata masih saja ada sistem yang belum memperlihatkan kualitasnya dengan baik.Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana Anda menyikapi dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan DD menjawab:

"nek wes ngomong soal cuaca, ya susah sebenarnya karena kondisi alam sedang berubah-ubah. Biasane harus nunggu dari pusat untuk memperbaiki jaringan."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apakah selama menjadi Tenaga Pengelola SIAK, Anda pernah melakukan kesalahan yang dapat merugikan kecamatan?Kemudian informan menjawab pernah namun menurut informan hal

itu tidak sampai merugikan kecamatan.Dalam penilaian komitmen para Tenaga Pengelola SIAK, pertanyaan berikutnya adalah menurut pendapat Anda, apakah Anda telah melakukan tugas dengan baik sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan?Apakah Anda patuh terhadap SOP yang diberikan oleh kecamatan? Informan DD menjawab:

"Semua tugas selalu dikerjakan sesuai porsinya dan selalu mematuhi SOP sing diberikan oleh kecamatan."

Pertanyaan selanjutnya berkaitan dengan tanggung jawab Tenaga Pengelola SIAK dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Pertanyaannya adalah bagaimana komitmen Anda dalam menyikapi tentang tugas yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebagai ujung tombak mereka?Apakah Anda keberatan dengan tugas tersebut?Ataukah ada keterlibatan langsung antara Anda dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan DD menjawab:

"Keterlibatan langsung memang iya soale pengelolaan administrasi kependudukan contohnya kartu keluarga memang terlibat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.Tapi, tugas yang diberikan menambah tugas untuk pengelola SIAK makane kadang-kadang temen-temen sendiri kewalahan untuk mengambil kartu keluarga yang sudah jadi di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil."

Pertanyaan selanjutnya yaitu lalu, apakah Anda dapat membagi waktu untuk menyelesaikan tugas dari Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil? Informan DD menjawab:

"Sebetulnya sulit tetapi pekerjaan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dikerjakan setelah tugas dari kecamatan selesai."

Pertanyaan berikutnya yaitu menurut Anda, bagaimana solusi untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan tugas dari keduanya (Kecamatan dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil)? Informan DD menjawab:

"Menurutku yo, menempatkan pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk mengurus masalah administrasi kependudukan di kecamatan, karena iku isok membantu tugas para Tenaga Pengelola SIAK."

Pertanyaan yang terakhir adalah apa inisiatif Anda dalam menyelesaikan semua tugas-tugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terhadap Anda? Anda merasa hanya tugas sampingan atau tugas utama yang harus diselesaikan terlebih dahulu? Informan DD menjawab:

"Menurutku, tugas dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil hanya tugas sampingan, karena prioritas kembali ke tugas dari kecamatan. Inisiatifku sih gede banget, sampek-sampek kadang aku menabrak SOP sing onok."

Informan keempat adalah Tenaga Pengelola SIAK di Kecamatan Jabon.Tenaga Pengelola SIAK MK ini berusia 30 tahun.MK merupakan orang asli Sidoarjo.Dari kecil hingga saat ini MK selalu domisili di Sidoarjo.MK merupakan lulusan sarjana S1 Informatika dari salah satu Universitas negeri di Surabaya.MK sudah menikah dan mempunya seorang putra.MK sudah menjadi Tenaga Pengelola SIAK selama 3 tahun, MK saat ini bertempat tinggal di Sidoarjo.Wawancara dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 21 November 2014 pukul 16.00 WIB.

Ada beberapa pertanyaan yang di tanyakan peneliti pada saat penelitian berlangsung yaitu apa yang Anda pahami tetang Sistem Informasi Administrasi Kependudukan atau yang biasa disingkat dengan SIAK? Apa yang membuat Anda

tertarik untuk menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Apa komitmen yang Anda miliki? Informan MK menjawab:

"nek menurutku SIAK itu adalah Sistem Informasi Administrasi Kependudukan yang memiliki manfaat yang dapat mempermudah kemudahan dalam pembuatan KTP, KK, dan surat lainnya. Saya ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan kebetulan saya sarjana informatika, maka dari itu saya tertarik untuk menjadi salah satu Tenaga Pengelola SIAK.Komitmen saya adalah bekerja dengan sebaik mungkin."

Kemudian pertanyaan kedua adalah apakah yang menjadi hambatan-hambatan selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK?Informan MK menjawab:

"Selama ini yooo paling hambatan teknis sama hambatan aplikatif. Jika terjadi sesuatu dengan cuaca yang membuat jaringan bisa terputus dan tidak bisa entry data."

Dari jawaban diatas ternyata masih saja ada sistem yang belum memperlihatkan kualitasnya dengan baik.Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana Anda menyikapi dan menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi selama Anda menjadi Tenaga Pengelola SIAK? Informan MK menjawab:

"Kalau jaringan sudah terputus biasanya menunggu dari pusat untuk menyambungkan kembali karena hal-hal seperti itu tidak bisa ditangani sendiri."

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apakah selama menjadi Tenaga

Dokumen terkait