BAB IV : HASIL PENELITIAN
A. Gambar Singkat Setting Lokasi Penelitian
1. Paparan Data Pra Penelitian
Sebelum melakukan penelitian, peneliti memilih lokasi penelitian di Tk Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan. Hal ini karena permasalaahn ditemukan di tk tersebut dan sekolah tersebut cukup strategis untuk dijadikan tempat penelitian. Selain itu, sekolah tersebut mempunyai data dan informasi yang dibutuhkan peneliti untuk melakukan penelitian tersebut. Pihak sekolah juga sangat terbuka untuk mengizinkan melaksanakan penelitian di lembaga tersebut. TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo merupakan sekolah yang ada di pedesaan yang memiliki jumlah murid yang cukup banyak, sehingga peneliti tertarik untuk melaksanakan dengan harapan hasil penelitian dapat meningkatkan kemampuan motorik anak melalui kegiatan mozaik
Setelah diadakannya seminar proposal yang dilaksanakan pada tanggal 5 januari 2022, peneliti melakukan konsultasi kepada dosen pembimbing terkait penelitian yang akan dilaksanakan dan mengajukan surat izin penelitian ke kantor Fakultas Tarbiyah dengan persetujuan dosen pembimbing. Pada tanggal 26 februari 2022 peneliti mengantarkan surat izin penelitian, dan menemui Ibu Farida, S.Pd selaku kepala sekolah TK tersebut untuk meminta persetujuan secara lisan. Beliau mengizinkan dan mengantar saya menemui guru kelompok B TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan. Sebelum memasukkan surat izin peneliti sudah koordinasi terlebih dahulu dengan guru kelompok B, terkait izin melakukan penelitian di kelas yang diampu dan menyampaikan materi yang dijadikan penelitian.
Dalam mempersiapan instrumen penelitian, peneliti telah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dosen pembimbing pada hari Selasa tanggal 1 Maret 2022. Konsulasi terkait isi instrumen yang digunakan, indikator yang digunakan sebagai acuan dan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan instrumen penelitian. Pada tanggal 7 Maret 2022 peneliti menemui dosen pembimbing lagi untuk konsultasi terkait isi instrumen yang masih perlu perbaikan, dan tanggal 8 Maret 2022 dosen pembimbing sudah menyatakan bahwasannya instrumen sudah bisa digunakan untuk penelitian.
Sebelum melakukan penelitian tindakan kelas, peneliti melakukan pengamatan awal berupa kegiatan pra tindakan unruk mengetahui keadaan awal kemampuan motorik halus yang di miliki anak grup B1 Taman Kanak-kanak Dharma wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo. Dari hasil yang diperoleh peneliti pada kemampuan motorik halus anak awal sebelum melakukan tindakan, pada akhirnya nanti akan
dipergunakan untuk perbandingan menggunakan hasil kemampuan motorik halus anak setelah dilakukan ttindakan menggunakan teknik mozaik. Perbandingan tadi bertujuan untuk memberikan adanya peningkatan sebelum dan sesudah dilkukan tindakan.
Pengajar kelompok B1 menjadi pelaksanaan pembelajaran melakukan aktivitas pra tindakan pada ketika sebelum dilaksanakannya siklus 1, yaitu pada hari jum’at 11 Maret 2022. Pelaksanaan pra tindakan ini dibantu menggunakan lembar observasi, peneliti akan memberikan nilai pada sikap yg timbul pada anak kelompok B1 Tk Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo. Tabel hasil observasi kemampuan motorik halus anak di kelompok Bpada pra tindakan adalah sebagai beerikut :
Tabel 4.1 Lembar Pra Tindakan
No Informan
Indikator Rata
-rata
Kriteria
1 2 3 4 5 6 7
1 Alifa 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
2 Anin 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
3 Dinar 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
4 Adrian 2 2 1 1 1 1 1 1 Belum
berkembang
5 Alby 2 2 1 1 2 1 1 1 Belum
berkembang
6 Alya 2 3 3 2 3 3 2 3 Berkembang
sesuai harapan
7 Alvin 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
8 Avan 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai berkembang
9 Dava 2 2 1 1 1 1 1 1 Belum
berkembang
10 Faradiba 2 3 2 2 3 2 2 3 Berkembang
sesuai harapan
11 Raditya 2 2 3 3 2 3 3 3 Brkembang
sesuai harapan
12 Labib 2 1 1 1 2 1 1 1 Belum
berkembang
13 Mauza 2 1 1 1 2 1 1 1 Belum
berkembang
14 Husain 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
15 Sakila 2 2 2 2 2 2 2 2 Mulai
berkembang
16 Tavisa 2 2 3 2 3 3 3 2 Mulai
berkembang
17 Wildan 2 1 1 1 1 1 1 1 Belum
berkembang
Keterangan :
BB : Belum Berkembaang MB : Mulai Berkembang
BSH : Berkembang Sesuai Harapan BSB : Berkembang Sangat Baik
1 : Mengambil potongan 2 : Mengkombinasikan Warna
3 : menempel potongan kertas sesuai pola 4 : menempel potongan kertas dengan rapi
5 : menggunting dengan mengikuti garis lurus
6 : menggunting kertas origami menjadi beberapa bagian
7 : memberi lem sesuai pola
Berdasarkan paparan data pada tabel 4.1, dari hasil observasi pra tindakan sebagai berikut :
Hasil tabel tersebut diketahui bahwasannya perkembangan motorik halus anak usia dini di TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo rata-rata berada pada kriteria mulai berkembang yaitu ada 8 anak , anak yang berada pada kriteria belum berkembang ada 6. Dan untuk anak yang berada pada kriteria berkembang sesuai harapan hanya ada 3. Hasil persentase untuk perkembangan motorik halus anak dapat di lihat pada grafik berikut :
Grafik 4.1
Grafik Nilai Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
di TK Dharma Wanita II Lembah ngijo Babadan Ponorogo
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok B1 berada pada tahap mulai berkembang. Hal ini dapat dilihat dari tabel, anak yang berada pada kriteria belum bberkembang berjumlah 6 anak dengan presentase 35%, anak
0 10 20 30 40 50
BB MB BSH
Nilai Kemampuan Anak Usia 5-6 Tahun di TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan
Ponorogo
Belum Berkembang Mulai Berkembang Berkembang Sesuai Harapan
yang berada pada kriteria mulai berkembang berjumlah 8 anak dengan presentase 47%, anak yang berada kriteria berkembang sesuai harapan berjumlah 3 anak dengan presentase 18%.
Pada hasil table pra tindakan dapat diketahui juga bahwasanya penerapan kegiatan mozaik dalam meningkatkan kemampuan motorik halus di TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo masih sangat kurang, hal ini dilihat dari hasil observasi yang dilakukan peneliti serta dari hasil pencapaian pada kriteria perkembangan anak, anak yang berada pada kriteria berkembang sesuai harapan hanya ada 3 anak. Masih sangat sedikitnya jumlah anak yang berada pada kriteria berkembang sesuai harapan ini lah yang menyebabkan peneliti ingin melakukan sebuah tindakan guna untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usai dini di TK Dharma Wanita II Lembah Ngijo Babadan Ponorogo. Dari hasil analisis yang dilakukan peneliti pada observasi pra tindakan didapatkan penyebab guru kurang memperhatikan variasi dalam kegiatan yaitu, guru terlalu fokus terhadapat cara menulis angka dan huruf. Hal tersebut dilator belakangi oleh anak yang harus sudah bisa menulis angka dan huruf ketika memasuki sekolah dasar.
Sehingga hal tersebut menyebabkan perkembangan anak dalam berkreasi menggunakan jari tangan masih sangat rendah atau kurang. Dari 17 anak hanya ada 2 anak yang baik dalam menggerakan jari tangannya dalam berkreasi. Dalam perkembangan motorik halus anak, sangat penting guru lebih fokus dalam menstimulus otot-otot kecil anak pada berbagai kegiatan seperti kegiatan mozaik, karena dengan anak mampu menggunakan otot-otot kecilnya dalam beraktivitas, hal tersebut akan mempengaruhi cara menulis anak.
Berdasarkan hasil analisis dan rumusan masalah pada bab sebelumnya, penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sebelum pelaksanaan tindakan dilakukan.
Pada perencanaan ini peneliti menyusun kegiatan yang akan digunakan pada saat penelitian nanti, serta berdiskusi dengan guru kelompok mengenai waktu yang bisa digunakan peneliti untuk melangsungkan penelitian. Selanjutnya peneliti menanyakan tema yang akan sesuai dengan program sekolah, lalu peneliti menentukan sub tema yang sesuai dengan tema tersebut. tema pembelajaran yang akan digunakan yaitu alat komunikasi dengan sub tema alat komunikasi modern.
Lalu setelah menentukan tema dan sub tema, peneliti menentukan indikator serta rumusannya dalam rencana kegiatan harian (RPPH). Model pembelajaran yang digunakan pada siklus I ini adalah model pembelajaran kelompok. Sebelum pembelajaran dimulai anak-anak di bagi terlebih dahulu menajdi beberapa kelompok yang setiap kelompok terdiri dari 4 sampai 5anak.
Rencana kegiatan setiap hari inilah yang dimanfaatkan oleh peneliti sebagai acuan dalam pembelajaran pada hari itu. Pada pengamatan ini salah satu kegiatan pembelajaran yaitu mengenai teknik mozaik. Kegiatan yang dilaksanakan