BAB I
HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DIDIK Pasal 1
Hak – Hak Peserta Didik
Setiap peserta didik di SMA Seminari Santo Paulus memiliki hak-hak sebagai berikut:
1. Mendapat pengajaran pada jam sekolah, (jika perlu juga di luar jam sekolah) sesuai dengan kurikulum dan jadwal pelajaran yang berlaku.
2. Memperoleh kenyamanan dan ketentraman batin dalam belajar, baik di ruang kelas maupun di ruangan belajar yang lain.
3. Mendapat tugas serta memperoleh informasi yang jelas, jika guru berhalangan hadir.
4. Mendapat perlakuan sopan dan adil dari almamater
5. Mendapat forum untuk menyampaikan keluhan dan kesulitan, baik yang berkaitan dengan belajar, maupun hal-hal yang bersifat pribadi.
6. Mendapatkan kesempatan dan fasilitas untuk mengembangkan bakat dan minat.
7. Mendapat fasilitas untuk memperoleh informasi aktual.
8. Mendapat kesempatan dibina, serta membina dan mendewasakan kepribadian dan iman.
9. Mengalami dan memiliki lingkungan sekolah yang bersih, indah, dan nyaman.
10. Mempunyai rasa memiliki terhadap barang-barang sekolah.
11. Mendapat jaminan dari sekolah untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan mengeluarkan pendapat sehubungan dengan peningkatan kualitas kegiatan pembelajaran serta pengembangan kepribadian dan iman.
Pasal 2
Kewajiban Kewajiban Peserta Didik 1. Datang di sekolah 15 menit sebelum pelajaran dimulai.
2. Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan belajar.
3. Mengikuti dengan tertib pelajaran dari setiap mata pelajaran mulai dari jam pertama sampai dengan jam terakhir.
4. Mengerjakan dan menyerahkan tugas-tugas tepat waktu 5. Standar Pakaian Seragam Putra:
(1) Senin s.d. Selasa : Seragam Putih Abu-Abu , Ikat Pinggang Hitam, dan atribut (OSIS, Nama, Lokasi Sekolah), lengkap, baju dimasukkan. Serta sepatu hitam dan kaos kaki putih.
(2) Celana panjang tanpa lipatan di depan, saku tersembunyi di samping kiri dan kanan, satu saku di belakang kanan, panjang celana sampai mata kaki, tidak model celana botol, tapak kuda.
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 29 (3) Rabu s.d. Kamis: Baju Kotak Kotak Merah dan Celana Putih, Sepatu Hitam
dan kaos kaki putih.
(4) Jumat s.d. Sabtu: Seragam Khas SMA Santo Paulus Nyarumkop (ciri khas dan celana coklat, bersepatu dan berkaos kaki)
(5) Menggunakan seragam olah raga khas SMA Santo Paulus Nyarumkop dan sepatu olah raga dan berkaos kaki
6. Standar Pakaian Seragam Putri:
(1) Senin s.d. Selasa : Seragam Putih Abu-Abu , Ikat Pinggang Hitam, dan atribut (OSIS, Nama, Lokasi Sekolah), lengkap, baju dimasukkan. Serta sepatu hitam dan kaos kaki putih.
(2) Rok minimal 5 cm di bawah lutut dan risleting di belakang
(3) Rabu s.d. Kamis: Baju Putih Berdasi dan Rok Kotak Kotak Merah, Sepatu Hitam dan kaos kaki putih.
(4) Jumat s.d. Sabtu: Seragam Khas SMA Santo Paulus Nyarumkop (ciri khas dan rok coklat, bersepatu dan berkaos kaki)
(5) Menggunakan seragam olah raga khas SMA Santo Paulus Nyarumkop dan sepatu olah raga dan berkaos kaki
7. Mengikuti upacara bendera pada hari Senin, Hari Besar Nasional, dan upacara khusus lainnya.
8. Memberitahukan/ijin kepada wali kelas, dengan sepengetahuan orang tua/wali/Pembina asrama, jika berhalangan hadir pada jam sekolah.
9. Meminta surat ijin dari Guru Piket atau Wakasek Bid. Kesiswaan, jika terlambat datang (lebih dari 10 menit) atau pulang sebelum jam sekolah berakhir.
10. Melapor kepada guru mata pelajaran, apabila pada jam pelajaran tersebut terlambat datang atau berhalangan hadir
11. Menggunakan Bahasa Indonesia dalam lingkungan sekolah.
12. Membina Tata Krama dan Sopan Santun pergaulan.
13. Berambut pantas dan rapi.
14. Melaksanakan program 7 K dilingkungan sekolah.
15. Mengikuti kerja bakti yang dikoordinir oleh pengurus OSIS.
16. Meminta Izin dari Kepala Sekolah, jika pulang ke rumah tidak saat libur sekolah.
17. Meninggalkan ruangan kelas pada jam istirahat.
18. Memelihara dan menjaga semua barang milik sekolah.
19. Hormat dan taat kepada Kepala Sekolah, Guru, serta Karyawan.
20. Bertanggungjawab terhadap pengurusan Uang Sekolah dan/atau Asrama, yakni:
(1) Membayar uang sekolah dan asrama setiap awal bulan.
(2) Tidak menunggak uang sekolah dan asrama selama tiga bulan.
BAB II
LARANGAN – LARANGAN BAGI PESERTA DIDIK Pasal 3
Larangan Pada Jam Sekolah Pada Jam Sekolah (Pkl. 06.45 – 12.45), peserta didik dilarang:
1. Membawa alat-alat elektronik ke sekolah sejauh tidak ada kaitan langsung dengan kegiatan pembelajaran (termasuk di dalamnya hand phone atau smartphone).
2. Membawa senjata api, senjata tajam, dan semua alat yang digolongkan senjata ke sekolah.
3. Tidur pada saat jam belajar berlangsung dan pada saat jam istirahat.
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 30 Pasal 4
Larangan Dalam Berpakaian dan Berpenampilan Dalam hal berpakaian dan berpenampilan, peserta didik dilarang:
1. Mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan norma kesusilaan dan kelayakan.
2. Mengenakan asesori dan model potongan rambut yang tidak sesuai dengan aturan sekolah.
3. Bertatto, memakai anting-anting (untuk putra),
4. Mengenakan perhiasan barang berharga yang berlebihan.
Pasal 5
Larangan Merokok dan Mengkonsumsi NAPZA Selama berstatus peserta didik SMA Seminari Santo Paulus, dilarang:
1. Membawa rokok dan/atau merokok.
2. Membawa dan/atau mengkonsumsi miras, serta obat-obatan terlarang (NAPZA).
Pasal 6
Larangan Perjudian dan Tindak Kriminal Selama berstatus peserta didik SMA Seminari Santo Paulus, dilarang:
1. Berjudi dalam bentuk dan kegiatan apapun,
2. Melakukan pencurian, penipuan, manipulasi, dan tindak kriminal lainnya.
Pasal 7
Larangan Berbuat Onar dan Perkelahian Selama berstatus peserta didik SMA Seminari Santo Paulus, dilarang:
1. Membuat keonaran atau keributan baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
2. Menyelesaikan masalah dengan berkelahi/bertengkar dengan siapa pun baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Pasal 8
Larangan Berbuat Asusila dan Menikah
Selama berstatus peserta didik SMA Seminari Santo Paulus, dilarang:
1. Membawa dan/atau membaca bacaan dan gambar porno.
2. Menyimpan dan/atau memutar klip video porno.
3. Melakukan hubungan eksklusif yang tidak sehat di lingkungan sekolah dan/atau asrama.
4. Hamil atau menghamili.
5. Menikah.
BAB III SANKSI – SANKSI
Pasal 9 Bentuk Sanksi
Sanksi yang diberikan kepada siswa disesuaikan dengan pelanggarannya, dalam bentuk:
1. Nasihat/teguran oleh guru, wali kelas, guru BK, Waka.Bid. Kesiswaan, dan/atau Kepala Sekolah
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 31 2. Hukuman yang mendidik, berupa: memungut sampah, menyapu, mengepel lantai, membersihkan WC, menerjemahkan, membuat makalah, meringkas, menyelesaikan tugas akademik.
3. Pengurangan skor atas pelanggaran tata tertib.
Pasal 10
Pemanggilan Orang Tua / Wali Siswa Sekolah akan memanggil orang tua peserta didik, jika:
1. saldo skor siswa 75, maka orang tua/wali dipanggil membuat Pernyataan I 2. saldo skor siswa 50, maka orang tua/ wali dipanggil membuat Pernyataan II 3. saldo skor siswa skor 25, maka orang tua/wali dipanggil membuat Pernyataan III 4. saldo siswa skor 0, maka orang tua/wali dipanggil dan siswa diserahkan kepada
orang tua.
5. Siswa melakukan pelanggaran dengan skor -100, maka orang tua/ wali dipanggil dan siswa diserahkan/dikembalikan kepada orang tua.
BAB IV
PEMBERLAKUAN TATA TERTIB Pasal 11
1. Tata Tertib ini berlaku bagi semua siswa selama berstatus sebagai siswa SMA Santo Paulus Nyarumkop.
2. Tata Tertib Siswa SMA Santo Paulus Nyarumkop juga berlaku bagi Penghuni Asrama Seminari dan Asrama Putri
BAB V
SISTEM SKOR PERILAKU SISWA Pasal 12
Maksud dan Tujuan Sistem Skor
1. Pelaksanaan Hak dan Kewajiban siswa mengacu pada sistem skor.
2. Setiap perilaku siswa yang bersifat negatif dikonversi ke dalam skor.
3. Setiap prestasi peserta didik diberikan reward skor sesuai dengan jenjangnya.
4. Tujuan penerapan sistem skor agar penilaian terhadap sikap dan perilaku siswa menjadi lebih adil, terukur, transparan dan berkorelasi yang memotivasi siswa untuk memperbaiki diri.
Pasal 13
Teknis Penerapan Sistem Skor
1. Pada setiap awal semester, siswa diberi skor 100 per semester .
2. Selama menjadi siswa SMA Santo Paulus Nyarumkop, jika berperilaku negatif skor akan dikurangi sesuai dengan jenis pelanggaran seperti yang terlampir.
3. Satu kali melakukan pelanggaran yang berat dengan skor minus 100 tanpa mempertimbangkan perolehan reward siswa akan dikembalikan/dipulangkan kepada orang tua.
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 32 LAMPIRAN I
DAFTAR PERILAKU PENGURANGAN SKOR (PUNISHMENT/HUKUMAN)
No. Daftar Perilaku Skor
A. KERAJINAN
1. Terlambat masuk kelas kurang dari 15 menit -5
2. Terlambat masuk kelas 15 menit atau lebih -5
3. Tidak mengikuti pelajaran dengan baik, misalnya mengerjakan tugas mata pelajaran lain, membaca majalah, komik, mengganggu proses pemelajaran dan sejenisnya.
-5
4. Tidak mengikuti pelajaran tanpa izin -5
5. Tidak masuk sekolah tanpa izin -10
6. Tidak mengikuti kegiatan yang diwajibkan sekolah. Misalnya, upacar bendera,
kerja OSIS dan lain lain. -10
7. Meninggalkan pelajaran sebelum waktunya usai dan tidak kembali kesekolah tanpa izin
-25
8. Menyalahgunakan keuangan sekolah dan asrama -25
9. Tidak mengerjakan dan menyelesaikan tugas –tugas setiap mata pelajaran tepat waktu
-5 B. KERAPIAN
1. Tidak mengenakan topi pada saat upacara bendera -5
2. Tidak memakai atribut yang dijahit rapi, meliputi lokasi, OSIS dan nama yang benar
-10 3. Tidak memakai pakaian yang sesuai dengan model yang ditentukan -5
4. Tidak memakai kaos kaki sesuai dengan ketentuan -5
5. Tidak memakai ikat pinggang yang sesuai dengan yang ditentukan -5 6. Baju yang tidak dimasukan, lengan baju digulung, celana panjang digulung,
rok terlalu tinggi
-5 7. Tidak memakai celana panjang, rok, dan baju sesuai dengan warna yang
ditentukan -5
8. Tidak memakai sepatu hitam sesuai dengan yang ditentukan -5 9. Tidak memakai pakaian olah raga pada pelajaran Penjaskes -5 10. Berambut gondrong, dicat, gundul (putra), rambut panjang terurai, dicat
(putri) dan sejenisnya -10
C. KELAKUAN
1. Berbicara jorok atau tidak sopan dengan sesama siswa -5
2. Jajan pada saat pelajaran berlangsung -5
3. Memalsukan surat izin -10
4. Duduk-duduk di tempat tidak semestinya, misalnya di meja -5
5. Tidak tertib dalam mengikuti upacara bendera -10
6. Menimbulkan kegaduhan di kelas pada saat pelajaran berlangsung atau saat guru tidak ada di ruangan kelas
-10 7. Mengaktifkan ponsel pada saat pelajaran berlangsung atau saat upacara
bendera -10
8. Membawa rokok/merokok pada saat berada di lingkungan sekolah atau selama
berstatus pelajar SMA Santo Paulus Nyarumkop -50
9. Merusak sarana sekolah/lingkungan sekolah. Misalnya, perlengkapan kelas, mencoret tembok, perabot sekolah, dan taman
-50 10. Berbicara jorok atau tidak sopan terhadap guru dan karyawan -50
11. Mencermarkan nama baik guru dan karyawan -50
12. Berkelahi/terlibat penganiayaan -50
13. Mengancam keselamatan guru dan karyawan -50
14. Membawa/minum minuman keras -50
15. Melakukan penipuan, pemalsuan, pencurian, dan tindak kriminal lainnya -50 16. Membawa/membaca majalah/gambar, mendengarkan/menonton kaset porno -50 17. Pacaran atau berduaan ditempat yang tidak pantas yang bisa menimbulkan
hal-hal yang tidak diinginkan -100
18. Melakukan tindakan yang tidak pantas. Misal: berciuman, berpelukan, dan -100
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 33
No. Daftar Perilaku Skor
indikasi pelecehan seksual lainnya di lingkungan sekolah dan asrama 19. Bercinta atau bermesum selama berstatus pelajar SMA Santo Paulus
Nyarumkop -100
20. Membawa/mengkonsumsi narkoba dan sejenisnya -100
30. Melakukan penganiayaan terhadap guru dan karyawan -100
31. Menikah atau Menghamili/Hamil - 100
32. Menyontek - 25
Hal – hal yang belum tercantum dalam Tata Tertib ini akan diatur secara khusus, dan apabila ada hal-hal yang dipandang perlu akan diatur kemudian.
LAMPIRAN II
DAFTAR PERILAKU PENAMBAHAN SKOR (REWARD/PENGHARGAAN)
No Perilaku Penambahan Skor Skor
A. KELAKUAN
1. Mengharumkan nama sekolah melalui lomba atau kegiatan lainnya :
a. Tingkat Kecamatan + 20
b. Tingkat Kabupaten /Kota + 30
c. Tingkat Provinsi + 40
d. Tingkat Nasional + 50
e. Tingkat Internasional + 100
2. Siswa mampu mempertahankan skor 100 yang diberikan pada awal semester tanpa pernah ada pengurangan skor
+ 50 3. Jujur, berinisiatif, bertanggungjawab, mau bekerja sama, baik hati, suka
menolong, berani dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan dan nama baik sekolah
+ 20
4. Jika pernah bersalah, menunjukkan adanya perubahan positif dalam
kelakuan, kerajinan, dan kerapian + 20
B. KERAJINAN
1. Ikut secara aktif dalam organisasi di dalam dan luar sekolah:
a. Menjadi pengurus kelas + 10
b. Menjadi panitia kegiatan + 5
c. Menjadi pengurus OSIS dan MPK
c.1. Pengurus Inti OSIS dan MPK + 15
c.2. Koordinator Seksi Bidang dan
Anggota MPK + 10
c.3. Anggota + 5
d. Aktif dalam organisasi di luar sekolah atas rekomendasi sekolah. + 5 2. Siswa memiliki kehadiran 100 % dalam satu semester + 50 3. Siswa yang berprestasi sebagai pemegang peringkat tiga besar sekolah:
a. Peringkat I + 35
b. Peringkat II + 30
c. Peringkat III + 25
4. Siswa yang berprestasi sebagai pemegang peringkat tiga besar kelas:
a. Peringkat I + 20
b. Peringkat II + 15
c. Peringkat III + 10
C. KERAPIAN
1. Rapi dan bersih dalam tugas-tugas sekolah + 5
2. Rapi dan bersih dalam penampilan diri + 5
PEDOMAN AKADEMIK SMA SEMINARI ST. PAULUS - 34