BAB III METODE PENELITIAN
E. Instrumen Penelitian
1. Pedoman Wawancara
Pedoman wawancara adalah alat yang dugunakan dalam pelaksanaan wawancara. Pedoman ini berisi daftar pertanyaan yang digunakan untuk mencari tahu lebih mendalam data yang ingin diperoleh peneliti. Peneliti menggunakan teknik wawancara terstruktur supaya data yang diperoleh tidak luas atau keluar dari konteks yang diperlukan oleh peneliti. Wawancara dilakukan dan ditujukan kepada narasumber, yaitu masyarakat dan guru wali kelas IV SD Kanisius Sengkan dan SD Negeri Kentungan.
Table 3.1 Kisi-Kisi Pengembangan Instrumen Wawancara Masyarakat
Variabel Indikator Nomor
Item
Kualitas air Keadaan air sumur di rumah 1
Pentingnya kebersihan air 2
Fungsi air dalam lingkungan masnyarakat 3,4,5 Kegiatan yang
dilakukan masyarakat disekitar
Upaya mengatasi permasalahan yang ada 6,7 Pentinya pendidikan yang mengajarkan pelestarian
lingkungan sekitar
8
Berikut ini adalah daftar pertanyaan pengembangan instrumen wawancara masyarakat yang ada di sekitar Kali Gajah Wong, Desa Pringwulung, Jl. Tunjang dapat dilihat di tabel.
Tabel 3.2 Daftar Pertanyaan Wawancara Masyarakat
Variabel Indikator Pertanyaan
Kualitas air Keadaan air sumur di rumah
1. Bagaimana keadaan air sumur yang ada di rumah saudara/i ?
Pentingnya kebersihan air
2. Menurut saudara/i apakah kebersihan air itu penting?
Fungsi air dalam lingkungan masyarakat
3. Apakah saudara/i menggunakan air sumur untuk aktivitas sehari-hari?
4. Aktivitas apa saja yang dilakukan dengan sumur yang ada di rumah?
5. Apakah air yang keruh dan bau tidak digunakan lagi?
Kegiatan yang dilakukan masyarakat
disekitar
Upaya mengatasi permasalahan yang ada
6. Adakah tindakan yang dilakukan untuk memanfaatkan air yang sudah tidak layak digunakan/konsumsi menjadi layak digunakan/konsumsi?
7. Apakah saudara/i menggunakan filter air sebagai sarana pembantu dalam penjernihan air yang sudah keruh dan bau?
Pentinya pendidikan yang mengajarkan pelestarian lingkungan sekitar
8. Untuk anak-anak sekolah dasar, menurut saudara/i perlukan mereka diajarkan mengenai pelestarian lingkungan alam terkhusus dalam pemanfaatan air keruh dan bau yang sudah tidak layak dikonsumsi menjadi layak dikonsumsi kembali?
Setelah menemukan permasalahan di lingkungan masyarakat tentang keadaan dan kualitas air sumur tanah dan sumur bor, peneliti melakukan analisis kebutuhan kepada guru kelas IV tentang pemanfaatan media pembelajaran di kelas terkhusus media berupa prototipe cergam tentang penjernihan air keruh. Berikut adalah kisi-kisi wawancara analisis kebutuhan yang dikembangkan oleh peneliti untuk guru kelas IV Sekolah Dasar.
Tabel 3.3 Kisi-Kisi Pengembangan Instrumen Wawancara Guru kelas IV
Variabel Indikator Nomor
Item Cerita
bergambar (Cergam)
Ketersediaan cergam untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar 1, 2 Penggunaan cergam sebagai media pembelajaran IPA 3 Desain cergam yang dibutuhkan dan sesuai untuk siswa kelas IV. 4 Pembelajaran IPA Materi Pelestarian Lingkungan Sekitar (air)
Kesulitan guru dalam mengajar mater pelestarian lingkungan dan pemanfaatan air yang keruh
5, 6, 7 Keaktifan siswa dalam pembelajaran pelestarian lingkungan
sekitar dan pemanfaatan air keruh
8 Upaya mengatasi kesulitan saat melaksanakan pembelajaran mengenai pelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan air yang keruh
9 Pengalaman pembelajaran Tema 3 “Peduli Terhadap Makhluk Hidup” dengan subtema 3 “Ayo Cintai Lingkungan”
10
Berdasarkan kisi-kisi wawancara guru kelas IV Sekolah dasar, peneliti mengembangkan dalam 10 pertanyaan mengenai media pembelajaran yang
digunakan di kelas terkhusus media berupa prototipe cergam. Berikut ini adalah tabel daftar pertanyaan pengembangan instrumen wawancara guru kelas IV yang dikembangkan oleh peneliti.
Tabel 3.4 Daftar Pertanyaan Wawancara Guru kelas IV
Variabel Indikator Pertanyaan
Cerita bergambar
(Cergam)
Ketersediaan cergam untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar
1. Apakah ada cergam yang berisi tentang materi pembelajaran untuk siswa kelas IV?
2. Berapa jumlah buku cergam untuk siswa kelas IV yang tersedia di sekolah?
Penggunaan cergam sebagai media pembelajaran IPA
3. Apakah buku cerita bergambar dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran IPA?
Desain cergam yang dibutuhkan dan sesuai untuk siswa kelas IV.
4. Menurut Bapak/Ibu apa saka ciri-ciri cergam yang baik digunakan untuk siswa kelas IV Ssekolah Dasar? (gambar, font tulisan, warna, bahasa)
Pembelajaran IPA Materi Pelestarian Lingkungan Sekitar (air)
Kesulitan guru dalam mengajar materi pelestarian lingkungan dan pemanfaatan air yang keruh
5. Apakah Bapak/Ibu pernah menjelaskan materi pelestarian lingkungan maupun pemanfaatan air yang keruh?
6. Menurut Bapak/Ibu apakah materi tentang pelestarian lingkungan dan pemanfaatan air yang keruh perlu diajarkan kepada siswa kelas IV Sekolah Dasar?
7. Kesulitan apa saja yang dihadapi Bapak/Ibu saat membantu siswa belajar tentang materi pelestarian lingkungan dan pemanfaatan air yang keruh?
Keaktifan siswa dalam pembelajaran pelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan air yang keruh
8. Bagaimana keaktifan siswa saat pembelajaran dengan materi pelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan air yang keruh?
Upaya mengatasi kesulitan saat melaksanakan pembelajaran mengenai pelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan air yang keruh
9. Apa saja usaha Bapak/Ibu saat mengalami kesulitan dalam pembelajaran materi pelestarian lingkungan sekitar dan pemanfaatan air yang keruh?
Pengalaman pembelajaran Tema 3 “Peduli Terhadap Makhluk Hidup” dengan subtema 3 “Ayo Cintai Lingkungan”
10. Apakah siswa pernah diajak untuk melakukan kegiatan penjernihan air menggunakan teknik filtrasi?
2. Angket
Pada penelitian ini angket diberikan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Peneliti menggunakan angket yang bersifat tertutup (closed question). Angket siswa digunakan untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai materi yang terdapat pada tema 3: “Peduli Terhadap Makhluk Hidup” subtema 3: “Ayo Cintai Lingkungan”. Angket yang diberikan pada 24 siswa kelas V di SD BOPKRI Demangan III berisi sembilan pernyataan yang berkaitan dengan pengalaman siswa dalam belajar tema 3 di kelas IV . Selain itu, peneliti juga menggunakan angket sebagai acuan untuk merevisi produk menjadi lebih baik. Angket validasi produk ini terdapat pernyataan yang sesuai dengan kebutuhan. Angket penelitian yang dilakukan peneliti berisi pernyataan akan diberikan kepada dua orang ahli.
Tabel 3.5 Kisi-Kisi Pengembangan Angket Siswa
No Matriks Pengembangan Angket Siswa No Item
1. Ketersediaan media pembelajaran berupa buku cerita bergambar 1,2 2. Ketertarikan siswa pada buku cerita bergambar 3 3. Penggunaan buku cerita bergambar saat pembelajaran 4,5 4. Penggunaan buku cerita bergambar dalam sarana literasi 6 5. Pengalaman siswa dalam pembelajaran materi pelestarian lingkungan
sekitar
7 6. Pengalaman siswa dalam manfaat belajar menggunakan media berupa
buku cerita bergambar
8 7. Pengalaman belajar tentang penjernihan air 9
Berdasarkan kisi-kisi angket yang akan diberikan pada siswa, peneliti menjabarkan kisi-kisi tersebut dalam 9 pernyataan mengenai media pembelajaran yang pernah digunakan saat pembelajaran di kelas dan ketersediaan prototipe cergam sebagai sarana literasi dan media pembelajaran di kelas.
Tabel 3.6 Daftar Pernyataan Angket Siswa
No Pertanyaan SS S R TS STS
1 Saya pernah menggunakan buku cerita bergambar dalam pembelajaran di kelas
2 Di sekolah terdapat buku cerita bergambar untuk siswa kelas IV
3 Saya merasa bosan dan tidak tertarik untuk membaca buku pelajaran yang tidak disertai gambar menarik
4 Ada buku cerita bergambar tentang pelestarian lingkungan yang pernah saya baca di sekolah 5 Di kelas guru menggunakan buku cerita bergambar
sebagai sarana penjelasan materi pembelajaran 6 Sebelum memulai pembelajaran saya diminta
untuk membaca buku cerita bergambar sebagai sarana literasi
7 Saya belajar materi pelestarian lingkungan sekitar di kelas IV
8 Dengan buku cerita bergambar saya dapat dengan mudah memahami materi pembelajaran
9 Saya belajar penjernihan air dengan filter air sederhana atau modern
Setelah mengembangkan angket untuk analisis kebutuhan pada siswa sekolah dasar, peneliti mengembangkan angket yang digunakan untuk menilai kelayakan dan kualitas produk berupa prototipe cergam yang dikembangkan. Berikut adalah kisi-kisi angket yang digunakan untuk menilai kelayakan dan kualitas prototipe cergam yang akan diberikan pada dua orang ahli.
Tabel 3.7 Pengembangan Kisi-Kisi Validasi Produk
Variabel Indikator No Item
Buku Prototipe Cerita Bergambar
Desain Produk 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 Isi Buku 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15
Berdasarkan kisi-kisi tersebut, peneliti mengembangkannya dalam 15 pernyataan. Pernyataan yang dikembangkan dari kisi-kisi angket dalam instrumen validasi produk dapat dilihat pada table berikut.
Tabel 3.8 Daftar Pernyataan Validasi Produk
Variabel Indikator Pernyataan
Buku Prototipe Cerita Bergambar Desain produk
Memuat Judul yang mendeskripsikan isi cerita Memuat nama penulis prototype
Bahasa sesuai dengan EBI
Bahasa mudah dipahami oleh siswa SD kelas IV
Komponen dalam buku cerita bergambar lengkap (sampul, kata pengantar, isi cergam, kepustakaan, biodata penulis)
Tampilan fisik (warna, huruf, gambar atau foto) dalam buku cerita bergambar menarik
Tampilan fisik (warna, huruf, gambar atau foto) dalam buku cerita bergambar sesuai dengan perkembangan anak sekolah dasar
Isi buku
Cergam berisi narasi dan gambar yang saling berkaitan
Cergam berisi cerita yang mendukung judul utama tentang “Penjernihan Air dengan Nicofilter”
Cergam berisi informasi tentang penjelasan bakteri dan kandungan ion logam yang ada di air
Cergam memuat bagian-bagian Nicofilter sebagai alat penjernih air keruh.
Cergam berisi informasi tentang bagian dan cara kerja
Nicofilter.
Cergam berisi tentang media-media yang ada dalam filter air sederhana.
Cergam berisi alur cerita tentang pejernihan air keruh dengan filter air yang mudah dipahami siswa
Cergam berisi penjelasan agar siswa memahami cara penjernihan air keruh dengan teknik filtrasi