• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN, SARAN, DAN KETERBATASAN PENELITIAN

Lampiran 3. Pedoman Wawancara

PEDOMAN WAWANCARA

Untuk ibu Sri Wahyaningsih selaku pencetus Sanggar Anak Alam

I. Identitas Diri

Nama :

Jenis Kelamin : (Pria/Wanita)

Jabatan :

Agama :

Usia :

Alamat :

Pendidikan terakhir :

II. Identitas Lembaga

1. Lembaga apakah sesungguhnya Sanggar Anak Alam itu?

2. Kapankah Sanggar Anak Alam mulai melakukan aktifitas pembelajaran?

3. Hal-hal apa sajakah yang mendasari terbentuknya Sanggar Anak Alam?

4. Mengapa memilih aktifitas pembelajaran sebagai kegiatan utama Sanggar Anak Alam?

5. Apakah Di Sanggar Anak Alam terdapat jenjang-jenjang kelas? 6. Siapa sajakah yang terlibat dalam aktifitas pembelajaran di

Sanggar Anak Alam? Adakah instansi atau lembaga lain yang terlibat dalam aktifitas Sanggar Anak Alam?

7. Bagaimana posisi Sanggar Anak Alam terhadap aturan-aturan

terkait pendidikan yang dikeluarkan pemerintah selaku

8. Sebagai sebuah lembaga penyedia aktifitas pembelajaran, adakah kendala-kendala yang selama ini menganggu aktifitas Sanggar Anak Alam

III. Tentang Fasilitator

1. Apakah perbedaan antara fasilitator Sanggar Anak Alam dengan Guru sekolah formal?

2. Apa Sajakah Tugas fasilitator di Sanggar Anak Alam?

3. Adakah kualifikasi khusus untuk menjadi fasilitator Sanggar Anak Alam?

IV. Tentang Pebelajar

1. Berapa jumlah pebelajar Sanggar Anak Alam saat ini?

2. Dengan format yang berbeda dari sekolah formal, adakah alasan khusus orang tua pebelajar menitipkan anak nya untuk belajar di Sanggar Anak Alam?

V. Tentang Pembelajaran

1. Bagaimana kah proses pembelajaran yang dilakukan Sanggar Anak Alam secara umum?

2. Sanggar Anak Alam memiliki slogan “mendengar saya lupa, melihat saya ingat, melakukan saya paham, menemukan sendiri saya kuasai”, bagaimana implementasi slogan tersebut dalam proses pembelajaran? Dan apakah seluruh anggota belajar di Sanggar Anak Alam sudah mengimplementasikan dengan baik? 3. Di Sanggar Anak Alam juga memiliki daur belajar sebagai

langkah-langkah dalam pembelajaran, seperti apa implementasi dari daur belajar tersebut?

4. Apakah Sanggar Anak Alam mengikuti kurikulum yang dibuat oleh pemerintah? Jika tidak, pedoman apakah yang dianut Sanggar Anak Alam dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran? 5. Bagaimanakah kedudukan antara fasilitator dengan pebelajar di

dalam proses pembelajaran? Apakah sama dengan hubungan guru dan pebelajar di sekolah formal?

6. Karena pembelajaran Sanggar Anak Alam yang berbeda, apakah terdapat kesulitan yang dialami baik dari fasilitator maupun pebelajar di dalam proses pembelajaran nya?

7. Bagaimana bentuk evaluasi dari pembelajaran Sanggar Anak Alam?

8. Apakah tujuan utama Sanggar Anak Alam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran?

PEDOMAN WAWANCARA

Untuk Kepala Sekolah Sanggar Anak Alam

I. Identitas Diri

Nama :

Jenis Kelamin : (Pria/Wanita)

Jabatan :

Agama :

Usia :

Alamat :

Pendidikan terakhir :

II. Identitas Lembaga

1. Apakah perbedaan Sanggar Anak Alam dengan sekolah-sekolah formal?

2. Apakah terdapat jenjang-jenjang kelas di Sanggar Anak Alam? 3. Siapa sajakah yang terlibat dalam aktifitas pembelajaran di

Sanggar Anak Alam? Adakah instansi atau lembaga lain yang terlibat dalam aktifitas Sanggar Anak Alam?

4. Bagaimana posisi Sanggar Anak Alam terhadap aturan-aturan

terkait pendidikan yang dikeluarkan pemerintah selaku

penyelenggara utama pendidikan?

5. Apakah secara administratif Sanggar Anak Alam diakui oleh pemerintah?

6. Kendala-kendala seperti apa sajakah yang dirasa menghambat

pengelolaan aktivitas Sanggar Anak Alam?

III. Tentang Fasilitator

1. Apakah perbedaan antara fasilitator Sanggar Anak Alam dengan

Guru sekolah formal?

2. Apakah tugas fasilitator Sanggar Anak Alam?

4. Adakah kualifikasi khusus untuk menjadi fasilitator di Sanggar Anak Alam?

5. Apakah ada pelatihan khusus yang diberikan kepada calon

fasilitator?

IV. Tentang Pebelajar

1. Berapa jumlah pebelajar Sanggar Anak Alam saat ini?

2. Apakah ada motivasi khusus baik dari pebelajar maupun orang tua pebelajar untuk terlibat dalam aktivitas pembelajaran di Sanggar Anak Alam?

3. Terdapat anak ABK di Sanggar Anak Alam, bagaimana perlakuan yang didapat? Apakah setara dengan anak normal?

V. Tentang Pembelajaran

1. Bagaimana kah proses pembelajaran yang dilakukan Sanggar Anak Alam secara umum?

2. Sanggar Anak Alam memiliki slogan “mendengar saya lupa, melihat saya ingat, melakukan saya paham, menemukan sendiri saya kuasai”, bagaimana implementasi slogan tersebut dalam proses pembelajaran? Dan apakah seluruh anggota belajar di Sanggar Anak Alam sudah mengimplementasikan dengan baik? 3. Apakah Sanggar Anak Alam mengikuti kurikulum yang dibuat oleh

pemerintah? Jika tidak, pedoman apakah yang dianut Sanggar Anak Alam dalam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran? 4. Bagaimanakah kedudukan antara fasilitator dengan pebelajar di

dalam proses pembelajaran? Apakah sama dengan hubungan guru dan pebelajar di sekolah formal?

5. Pernah saya melihat bahwa Sanggar Anak Alam memiliki daur belajar sebagai langkah-langkah dalam pembelajaran, bagaimana contoh implmentasi daur belajar tersebut?

6. Karena pembelajaran Sanggar Anak Alam yang berbeda, apakah terdapat kesulitan yang dialami baik dari fasilitator maupun pebelajar di dalam proses pembelajaran nya?

7. Apakah ada aturan-aturan khusus yang diberlakukan bagi pebelajar dalam selama proses pembelajaran? Siapa yang membuat aturan tersebut?

8. Apakah tujuan utama Sanggar Anak Alam menyelenggarakan kegiatan pembelajaran?

PEDOMAN WAWANCARA Untuk Fasilitator

I. Identitas Diri

Nama :

Jenis Kelamin : (Pria/Wanita)

Jabatan : Agama : Usia : Alamat : Pendidikan terakhir : II. Pertanyaan

1. Sejak kapan menjadi fasilitator di Sanggar Anak Alam?

2. Apakah motivasi khusus untuk menjadi salah satu fasilitator di Sanggar Anak Alam?

3. Apakah sebelumnya anda mengerti hal-hal yang berkaitan dengan pembelajaran seperti, metode, kurikulum, dsb?

4. Apakah anda mengerti tentang tugas-tugas fasilitator di Sanggar Anak Alam?

5. Apakah selama ini anda merasa sudah menjalani tugas tersebut dengan baik?

6. Menurut anda, apa perbedaan fasilitator dengan guru?

7. Apakah anda memandang pebelajar yang belajar di Sanggar Anak Alam bersama anda adalah objek yang harus diberi materi agar menjadi pintar? (jika tidak), bagaimana anda memandang pebelajar sebagai orang yang belajar?

8. Bagaimana menurut anda pembelajaran yang dilakukan di Sanggar Anak Alam?

9. Selama anda menjadi fasilitator, pembelajaran seperti apa yang telah anda lakukan bersama pebelajar?

10. Di Sanggar Anak Alam terdapat daur belajar sebagai langkah- langkah dalam pembelajaran, bagaimana implementasinya di dalam proses pembelajaran anda dan pebelajar?

11. Kendala-kendala seperti apakah yang selama ini anda alami saat menjadi fasilitator?

PEDOMAN WAWANCARA Untuk Pebelajar Sanggar Anak Alam

I. Identitas Diri

Nama :

Jenis Kelamin : (Pria/Wanita)

Jabatan : Agama : Usia : Alamat : Pendidikan terakhir : II. Pertanyaan

1. Adik tau Sanggar Anak Alam dari siapa?

2. Siapa yang meminta adik untuk belajar di Sanggar Anak Alam? 3. Apakah adik pernah bertanya kepada yang meminta adik masuk

Sanggar Anak Alam, alasan kenapa meminta adik belajar di Sanggar Anak Alam?

4. Setelah adik masuk Sanggar Anak Alam, bagaimana menurut adik belajar di Sanggar Anak Alam?

5. Apakah belajar di Sanggar Anak Alam membuat adik lebih bebas dalam menentukan apa yang akan dipelajari?

6. Di Sanggar Anak Alam kan ada daur belajar yang harus diikuti oleh adik, tahu atau tidak? Kalau tahu, seperti apa sih contoh dari daur belajar menurut adik-adik?

7. Menurut adik, perbedaan belajar di Sanggar Anak Alam dan di sekolah lain nya itu apa?

8. Adik tahu atau tidak tugas-tugas dari kakak fasilitator? Tahu beda nya antara guru dan fasilitator?

9. Adakah aturan-aturan khusus yang harus dipatuhi tapi menurut adik itu mengekang? Siapa yang buat aturan-aturan itu? dibuat bersama atau bagaimana?

Dokumen terkait