PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM SEDERHANA
A. Mata Air
A.1 Mata air dengan Perlindungan Mata Air (PMA) a. Definisi
2. Pekerjaan konstruksi bangunan penangkap mata air
a. Penggalian tanah
i. Pasang patok (dari bambu atau kayu) sesuai ukuran bangunan PMA yang akan dibangun seperti pada Gambar 3.12.
ii. Gali tanah untuk meratakan dasar lokasi bangunan PMA pondasi seperti pada Gambar 3.13.
Gambar 3.13 Perataan Gambar 3.12 Pematokan
b. Pemasangan pondasi
i. Buat patok dari bambu atau kayu sesuai ukuran badan pondasi dan dipasang pada jarak 30 cm ujung.
ii. Hubungkan patok yang satu dengan yang lain dengan benang/tali hingga mempunyai ketinggian yang sama, seperti pada Gambar 3.14.
Gambar 3.14
Pematokan lokasi badan pondasi
iii. Gali tanah untuk pondasi hingga kedalaman 60 cm pada lereng tebing dan 30 cm pada sisi lain dari bak PMA seperti tampak pada Gambar 3.15
iv. Pasang lantai pasir padat setebal 10 cm seperti pada Gambar 3.16.
Gambar 3.16
Pemberian pasir pada lantai pondasi Gambar 3.15
Penggalian Pondasi
v. Pasang pondasi pasangan batu kali yang terbuat dari bahan batu kali dengan campuran 1 semen : 4 pasir hingga ketinggian yang telah ditetapkan Gambar 3.17
vi. Isi lubang bekas galian pondasi dengan tanah urug, seperti pada Gambar 3.18
Gambar 3.17 Pemasangan pondasi
Gambar 3.18
Pengurugan lubang bekas galian pondasi c. Pemasangan dinding
i. Lakukan pemasangan batu kali dengan adukan 1 semen : 4 pasir, seperti pada Gambar 3.19.
ii. Pasang pipa peluap sekitar 20- 30 cm dari permukaan dinding atas dan pipa keluar yang menembus dinding pada bagian dasar lantai setinggi 20 -30 cm, seperti pada Gambar 3.20.
Gambar 3.19
Pemasangan dinding & pipa keluar d. Pemasangan tutup dan lubang pemeriksa
i. Pasang bekisting untuk pembuatan tutup bangunan PMA Gambar 3.11
ii. Pasang cetakan (terbuat dari bahan triplek) di atas bekisting, seperti pada Gambar 3.11
iii. Susun pembesian ukuran 8 mm – 15 mm yang telah dirakit, sesuai ukuran tutup bangunan PMA yang akan dicor di atas cetakan seperti Gambar 3.12
Gambar 3.20 Pemasangan bekisting dan
cetakan
Gambar 3.21 Susunan pembesian
iv. Pasang pipa udara pada bagian yang telah ditentukan sebelum dicor, seperti pada Gambar 3.21.
v. Ganjal batu setebal 2–3 cm diseluruh bidang di bawah pembesian
vi. Buat sekat ukuran 60 cm X 60 cm dari kayu tipis pada bagian tutup bak kontrol, seperti pada Gambar 3.22.
vii. Lakukan pengecoran dengan memasukkan adukan dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil sedemikian sehingga seluruh bidang terisi dan pembesian tertutup rata, seperti pada Gambar 3.23
Gambar 3.22 Pembesian pada tutup dan
viii. Buat cetakan untuk tutup lubang pemeriksa (man hole) Gambar 3.24
ix. Pasang pembesian untuk tutup lubang pemeriksa dan lengkapi dengan pegangan yang terbuat dari besi ¾ inchi, seperti pada Gambar 3.25
Gambar 3.24
Cetakan dan pembesian pada lubang pemeriksa
x. Cor tutup beton dengan ketebalan kurang lebih 10 cm, biarkan hasil pengecoran 3 sampai 4 hari (sampai kering), seperti pada Gambar 3.25 xi. Plester tutup bak dengan adukan perbandingan 1 pasir : 2 semen, seperti
pada Gambar 3.26
Gambar 3.25
Pengecoran Gambar 3.26 Plesteran
e. Pemasangan turap
Pemasangan turap pada dinding dan saluran air di atas bangunan PMA dilakukan sebagai berikut:
i. Buat turap dari batu kali di bagian dinding sepanjang bangunan PMA dengan perbandingan adukan 1 semen : 2 pasir, seperti pada Gambar 3.27
ii. Buat badan saluran yang terbuat dari batu kali dengan perbandingan adukan 1 semen : 4 pasir, Gambar 3.28.
iii. Plester badan saluran dengan perbandingan adukan 1 semen : 2 pasir, seperti pada Gambar 3.28.
Gambar 3.27
Pemasangan Turap Gambar 3.28
f. Penyambungan Pipa
i. Sambungkan pipa peluap dengan pipa keluar
ii. Sambungkan pipa keluar sampai ke bak penampung, seperti pada Gambar 3.29
Gambar 3.29 Penyambungan Pipa
h. Operasi dan Pemeliharaan 1. Operasi
Persiapan Pengoperasian
a. Buka katup keluar sesuai dengan kebutuhan air hingga bak penampung terisi b. Bula katup penguras agar kotoran yang terdapat didalam bak penangkap air dan
bak penampung dapat dibersihkan
c. Tutup katup penguras agar bak penampung terisi penuh Pelaksanaan Pengoperasian
a. Lakukan pengecekan pada setiap bagian bak penampung terhadap kebocoran, jika tidak ada maka bak dapat dioperasikan
b. Buka katup untuk daerah pelayanan
c. Gunakan pompa untuk daerah layanan yang elevasinya lebih tinggi dari PMA
2. Pemeliharaan
Pemeliharaan pada mata air agar terus beroperasi adalah sebagai berikut: a. Perawatan rutin
i. bersihkan lantai pengambilan agar tidak berlumut, tidak licin dan tidak ada genangan air
ii. bersihkan saluran buangan dan periksa bila ada kerusakan/retak iii. amati perubahan kualitas air yang terjadi terutama pada musim hujan b. Kebiasaan yang harus ditumbuhkan di masyarakat
i. menjaga lingkungan mata air agar debit mata air tetap dan tidak kering ii. menjaga lingkungan mata air agar tidak terganggu dan tidak tercemar iii. saluran drainase dan pembuang disekitar PMA selalu kering dan basah
iv. masyarakat perlu diberi penjelasan pentingnya memelihara lingkungan mata air yang merupakan daerah tangkapan air.
Pemeliharaan harian atau mingguan
a. Bersihkan bangunan bak penangkap dari kotoran dan sampah-sampah
b. Periksa bangunan bak penangkap air terhadap kerusakan, jika terjadi kerusakan segera perbaiki
c. Bersihkan katup keluar dari tanah atau kotoran dan periksa kerusakan dan kebocoran , jika terjadi kerusakan cepat diganti
d. Bersihkan kotoran sekitar bak penampung, cek bangunan dan perlengkapannya terhadap kerusakan
e. Bersihkan rumah katup dari tanah dan kotoran, cek tehadap kerusakan f. Bersihkan lubang kontrol dari kotoran dan cek terhadap kerusakan Pemeliharaan Bulanan dan Tahunan
a. Periksa dan jaga sekitar radius 100 meter dari bangunan bak penangkap dari pencemaran, kotoran dan kerusakan lingkungan
b. Bersihkan Bangunan bagian dalam penangkap bila terjadi penyumbatan
c. Periksa dan bersihkan pipa peluap dari lumut sehingga tidak terjadi penyumbatan d. Cat rumah katup dan lubang kontrol
e. Buat kelengkapan cara pemeliharaan dan pasang pada bangunan sistem PMA sesuai tabel 3.6 berikut
Tabel 3.6 Kelengkapan Cara Pemeliharaan
PEMELIHARAAN PERLENGKAPAN
SISTEM HARIAN/MINGGUAN BULANAN TAHUNAN KETERANGAN
1. Penangkap air, katup keluar, bak penampung, rumah katup, lubang kontrol
v - Bersihkan dari
kotoran, sampah, daun - periksa keretakan, kebocoran 2. Penangkap air, peluap, katup keluar, bak penampng, lubang kontrol, pagar v v - Pengecatan, perbaikan, penggantian
komponen yang rusak