• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kerja Praktek

2.4 Inspeksi pengelasan

2.4.1 Pekerjaan sebelum pengelasan

Persiapan dan perencanaan las tidak boleh diabaikan. Banyak masalah pengelasan dapat dihindari pada tahap ini, dibading ketika pengelasan sudah berlangsung dan selesai. Pekerjaan ini antara lain adalah :

a. Gambar, kode, dan standar

- Kendali mutu yang dinilai

a. Symbol las dan ukuran las ditetapkandengan jelas pada (Apendiks A : terminology dan simbol.

b. Desain dan dimensi sambungan las (Apendiks A : terminologi dan simbol)

Laporan Kerja Praktek

d. Dimensi diuraikan dan potensi distorsi.

e. Bahan konsumsi las (Apendiks D : Pedoman pilihan logam pengisi yang umum).

f. Cara penanganan bahan konsumsi las yaitu penyimpanan dan penanganan bahan habis.

g. Persyaratan material ( contoh pengujian takik untuk pemakaian pada suhu rendah)

h. Sifat mekani dan syarat pengujian.

i. Keperluan syarat pelindung dan penahan angin. j. Persyaratan dan metode Preheating.

k. Persyaratan dan metode Post Weld Heat Treatment (PWHT). l. Persyaratan batas-batas dan NDE ( non-destructive

Examination)

m. Persyaratan tambahan: kupon las produksi. n. Persyaratan uji tekan, jika ada.

- Potensi tindakan insfektur

a. Mengindentifikasi dan mengklarifikasi detil dan informasi yang hilang.

b. Mengindetifikasi dan mengklarifikasi ukuran, dimensi, pengujian dan persyaratanlas tambahan yang lain hilang. c. Mengindentifikasi dan mengklarifikasi ketidaksesuaian dengan

standar, kode, dan sfesifikasi

d. Menggaris bawahi potensi permasalahan las yang tidak disampaikan dalam desain.

b. Persyaratan hasil las

Mengkaji pekerjaan hasil las dengan orang-orang terlibat dalam pelaksanaan pekerjaan seperti desain engineer, welding engineer, organisasi pengelasan dan organisasi pengelasan.

- Kendali mutu yang harus dinilai

a. Kompetensi organisasi las sesuai dengan standar, kode, dan spesifikasi.

Laporan Kerja Praktek

b. Kompetensi organisasi insfeksi untuk melakukan pekerjaan inspeksi yang telah ditentikan.

c. Peran dan tanggungjawab engineer, organisasi las, dan insfektur las.

d. Keterlibatan organisasi inspeksi dalam organisasi produksi jelas jelas terbukti.

- Potensi tindakan inspektur : menggarris bawahi kekurangan dan masalah dengan organisasi kepada personal yang tepat

c. Prosedur dan rekaman kualifikasi - Kendali mutu yang harus dinilai

a. WPS dikualifikasi dengan benar dan memenuhi kode, standar, dan spesifikasi yang berlaku intuk pekerjaan las.

b. Rekaman kualifikasi prosedur (POR) dilakukan dengan benar dan mendukung WPS.

c. Kualifikasi juru las memenuhi WPS. - Potensi tindakan inspektur

a. Mendapatkan WPS dan PQR yang dapatditerima dengan untuk pekerjaan tersebut

b. Mengkualifikasi WPS jika perlu dan menyaksikan upaya kualifikasi

c. Mengkualifikasi ulang juru las jika perlu dan melihat persentase kualifikasi juru las.

d. Informasi NDE

Menegaskan apakah pemeriksaan NDE, Prosedur NDE dan organisasi insfeksi dapat diterima.

- Kendali Mutu yang dinilai

Pemeriksaan NDE disertifikasi, prosedur NDE terkini dan akurat, kalibrasi perlatan terkini.

- Potensi dan tindakan inspektur

Mengindetifikasi dan memperbaiki kekurangan sertifikasi dan prosedur.

Laporan Kerja Praktek

- Mendapatkan peralatan yang terkalibrasi. e. Peralatan dan instrument las

Menegaskan peralatan dan instrument las terkalibrasi berfungsi. - Kendali mutu

a. Kalibrasi mesin las yang terkini.

b. instrument las seperti ammeter, voltmeter,dll.

c. Tempat penyimpan bahan konsumsi las, penunjuk suhu jelas.

- Potensi tindakan inspektur.

a. Mengkalibrasi ulang peralatan dan instrument. b. Mengganti jika ada instrument yang rusak. f. Perlakuan panas dan uji tekan

Memastikan bahwa prosedur dan peralatan terkait perlakuan panas dan uji tekan yang dapatditerima.

- Kendali mutu yang dinilai

a. Prosedur perlakuan panas ada dan sesuai ( API 577 lihat 10.6)

b. Prosedur uji tekan ada dan berisi penjelasan lengkap mencapai persyaratan uji (API 510, 570, API RP 574 dan ASME B31.3

c. Kalibrasi peralatan PWHT yang terkini,

d. Peralatan dan alat ukur uji tekan terkalibrasi dan memenuhi syarat yang sesuai.

- Potensi tindakan inspektur

Mengindentifikasi dan memperbaiki kekuranagn prosedur serta mengkalibrasi.

g. Material

Memastika semua logam pengisi, material dasar dan material backingring ditandai dan diindentifikasi dengan benar.

- Kendali mutu yang dinilai

a. Sertifikasi uji material ada dan ditandai dengan benar (termaksud backing ring jika perlu).

Laporan Kerja Praktek

b. Tanda elektrodalebel kawat polos, indentifikasi pada gulungan kawat, dll sesuai dengan yang ditetapkan. c. Tanda pada logam pengisi dapat ditelusuri hingga ke

sertifikasi bahan pengisi.

d. Tanda pada logam dasar dapat ditelusuri hingga ke sertifikasi bahan.

e. Dilakukan perekaman informasi kemamputelusuran bahan pengisi dan logam dasar.

f. Cap pada logam dasar bertekanan rendah dan tidak merusak komponen.

g. Strip cat kode warna sudah benar untuk bahan konstruksi tersebut..

- Potensi tindakan inspektur

a. Menolak bahan yang tidak dapat ditelusuri atau ditandai dengan benar.

b. Menolak bahan yang tidak sesuai. h. Persiapan las

- Kendali mutu

a. Permukaan lasan harus bebas dari kotoran dan cacat pada logam dasar seperti laminasi dan retakan.

b. Pre pemanasan jika perlu, dilakukan untuk pemotongan termal

c. Perlakuan pemanasan untuk meghilangkan hydrogen. d. sambungan las bebas dari kerak oksida, sulfida, residu

hidrokarbo, dan bentukan las yang berlebihan.

e. Jenis sambungan las, sudut sorong, muka akar dan renganggan yang benar.

f. Kelurusan dan ketidak sesuaian dapat diterima.

g. Dimensi material dasar, logam pengisi, sambungan las yang benar.

h. Lasan soket pipa memiliki keterangan yang benar. - Potensi tindakan inspektur

Laporan Kerja Praktek

Menolak bahan atau memperbaiki kekurangan. i. Pre-pemanasan.

Memastikan peralatan dan suhu pre-pemanasan. - Kendali mutu yang harus dinilai

a. Peralatan dan teknik pre pemanasan dapat diterima. b. Cakupan dan suhu pre-pemanasan dapat diterima. c. Pemanasan ulang, jika perlu dipakai pada operasi

pemotongan termal.

d. Pra-pemanasan dipakai jika perlu dipakai untuk menghilangkan lembab.

- Potensi dan tindakan inspektur

Mengidentifikasi dan memperbaiki kekurangan dalam pra-pemanasan.

j. Bahan konsumsi las.

Memastikan elektroda, kawat pengisi, fluks dan gas sesuai spesifikasi dan dapat diterima.

- Kendali mutu yang harus dinilai

a. Jenis dan ukuran logan pengisi benar sesuai prosedur. b. Logam pengisiditangani dan disimpan denganbenar. c. Logam pengisi bebas dari kotoran

d. Elektroda bersalut tidak rusak dan basah.

e. Komposisi gas sudah benar dan memenuhi syarat kemurnian.

f. ,saluran buang gas pelindung dan pembersi secara teratur dilepas gasnya untuk mencegah masuknya udara. - Potensi dan tindakan inspektur

a. Menolak bahan yang tidak sesuai.

b. Mengidentifikasi dan memperbaiki yang tidak sesuai.

Dokumen terkait