• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN BIMBINGAN PERKAWINAN DI KUA KECAMATAN SOBANG

C. Pelaksanaan Pembekalan Bimbingan Perkawinan (Bimwin)

Bimbingan perkawinan di KUA Sobang dilaksanakan sebanyak satu kali saja dalam setiap tahunnya dengan mengajukan proposal terlebih dahulu kepada Kemenag Kabupaten. Jika proposal tersebut di setujui oleh Kemenag maka bimwin akan dilaksanakan. Pada tahun 2020 bimbingan perkawinan tidak dilaksanakan karena adanya virus covid-19.106

Sebagaimana Interview Pribadi dengan Kepala KUA Sobang: “Pada tahun 2020 bimbingan perkawinan tidak dilaksanakan karena ada Virus Covid-19. Di tahun

104Suheri, Pelayanan Nikah dan Rujuk, Interview Pribadi, Sobang, 12 Oktober 2020.

106Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang, 28 Agustus 2020

2019 bimwin dilaksanakan satu kali saja. Masyarakat sebenarnya harus mengikuti bimbingan perkawinan, karena di dalamnya terdapat banyak sekali materi yang dapat dijadikan sebagai bekal kehidupan rumah tangga selanjutnya setelah menikah, namun dari mereka masih banyak yang menyepelekannya dan tidak mau ambil pusing dan tidak mau menunggu lama. Harusnya bimwin dilaksanakan setiap ada pengantin yang mendaftar nikah, namun karena kurangnya peserta dan anggaran yang minim menyebabkan pelaksanaan Bimwin sulit dilaksanakan, maka bimbingan hanya dilaksanakan sekali saja dalam satu tahun, itupun dilaksanakan dengan cara digabung dengan beberapa KUA lain diantaranya KUA Panimbang, Cigeulis, Angsana dan Sukaresmi. Dan karena sistemnya digabung jadi pertiap KUA mendaftarkan maksimal sebanyak 10 pasangan calon pengantin”. Tapi Nasihat perkawinan tetap diberikan kepada calon pengantin, karena materinya sama saja dengan bimwin yang diambil dari modul bimbingan perkawinan, namun waktunya yang berbeda.107

Tempat pelaksanaan bimwin di Desa Cikadu Kecamatan Panimbang. Peserta yang mengikuti bimwin terdiri dari calon pengantin yang telah mendaftar nikah.108 Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala KUA Sobang:

“Tempat pelaksanaan bimbingan perkawinan waktu itu tempatnya di Balai Desa Cikadu Kecamatan Panimbang. Adapun pemateri yang menyampaikan materi saat bimbingan perkawinan terdiri dari petugas KUA diantaranya, Kepala KUA dan Penyuluh Keluarga Sakinah, Petugas Puskesmas, Kepala Seksi Bimas Islam dan dari Kementrian Agama. Dalam 2 hari ada 6 pemateri yang menyampaikan materi Bimbingan perkawinan dan dibagi menjadi 2 bagian, di hari pertama diisi oleh 3 pemateri yaitu Kemenag, Kepala Seksi Bimas dan Kepala KUA. Dihari kedua diisi oleh 3 pemateri yaitu, Kepala KUA, Puskesmas dan Penyuluh Keluarga Sakinah.109 Mengenai tahapan bimbingan perkawinan di KUA Sobang, ada dua tahapan, yaitu: tahap pra pelaksanaan bimbingan perkawinan dan tahap pelaksanaan bimbingan:110

107Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang, 28 Agustus 2020

108Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang, 28 Agustus 2020

109Yayah Rodi‟ah, Penyuluh Agama Islam, Interview Pribadi, Sobang, 12 Oktober 2020

110Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang, 30 September 2020

1. Tahap Pra Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan

Tahap pra pelaksanaan atau perencanaan yang merupakan bagian yang penting dari langkah suatu pola pengajaran. Setiap usaha apapun, akan dapat berjalan secara efektif dan efesien jika sebelumnya sudah direncanakan secara matang. Karena perencanaan secara matang dalam penyelenggaraan segala kegiatan akan berjalan lebih terarah dan teratur.

Adapun dalam tahap pra pelaksanaan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan di KUA Sobang terdiri dari beberapa tahapan:111

1. Calon pengantin datang ke KUA untuk mendaftarkan diri.

2. Disusun kepanitiaan dan ditentukan narasumber yang akan mengisi materi bimwin.

Petugas yang akan memberikan materi dalam bimwin itu adalah orang yang sudah memiliki pengalaman dan sudah memiliki sertifikat bimbingan perkawinan yang diselenggarakan di Kantor Wilayah Provinsi Banten.

3. Calon Pengantin mengisi formulir pendaftaran yang telah tersedia di BP4 (Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan) di KUA Kecamatan Sobang.

4. Cek berkas: dalam pendaftaran bimbingan perkawinan sama seperti pendaftaran nikah. Yang terdiri dari pemeriksaan KK (Kartu Keluarga), pemeriksaan KTP (Kartu Tanda Penduduk), pengecekan nama, tanggal lahir yang disesuaikan dengan Akta Kelahiran supaya tidak terjadi kesalahan data saat pembuatan buku nikah.

Jika terdapat kesalahan, misalnya akta kelahiran berbeda dengan KTP (Kartu Tanda Penduduk) maka yang diikuti adalah akta kelahiran, hal tersebut sering terjadi saat pengecekan berkas. Ada juga pengalaman dimana calon pengantin itu belum memiliki persyaratan apa-apa, tapi mereka tetap dipersilahkan mengikuti bimwin karena justru yang demikian itu yang harus dibina, mereka masih awam terhadap ilmu pengetahuan dan sangat memerlukan bimbingan.112

5. Setelah pengecekan berkas selesai petugas BP4 mengirimkan undangan melalui P3N (Petugas Pembantu Pencatat Nikah) dan calon pengantin menunggu undangan dari KUA untuk kemudian datang ke KUA dan mengisi daftar hadir

6. Selanjutnya yaitu membuat jadwal bimbingan, yang mana di dalamnya akan di atur mengenai waktu pelaksanaan dari awal sampai akhir agar bimbingan

111Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang, 30 September 2020

112 Suheri, Pelayanan Nikah dan Rujuk, Interview Pribadi, Sobang, 19 Oktober 2020.

perkawinan dapat berjalan dengan baik. Diatur Siapa saja penyuluh yang akan memberikan materi terkait bimbingan perkawinan.

2. Tahap Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan

Berdasarkan hasil wawancara dengan Kepala KUA bahwa:

“Pelaksanaan bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Sobang yaitu dilaksanakan dengan cara digabung dengan beberapa kecamatan. Dan dilaksanakan di luar kantor KUA yaitu dibalai desa Cikadu Kecamatan Panimbang . Tahap pelaksanaannya diantaranya”:113

1. Membuat susunan kepanitiaan dan daftar hadir peserta calon pengantin

2. Peserta calon pengantin memasuki ruang penataran untuk diberikan materi Bimbingan Perkawinan.

3. Pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Alqur‟an, laporan ketua bimwin tingkat kecamatan (KUA). Kemudian Sambutan oleh Kemenag namun jika berhalangan maka digantikan oleh Kasubag (Kepala Sub Bagian) atau kasi (Kepala Seksi).

4. Pemateri: Orang yang akan memberikan materi bimbingan adalah orang yang sudah melaksanakan penataran dalam bimbingan tingkat provinsi dan sudah memiliki sertifikat pemateri. Diantaranya : Kepala KUA, Penyuluh Keluarga Sakinah, Puskesmas (bidan, dokter) Dan ada juga Penyuluh Agama Islam atau Ustadz yang akan memberikan materi tentang bagaimana cara mempersiapkan generasi yang berkualitas.

5. Waktu pelaksanaan: Bimwin dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut.

Dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 16.00. WIB, hari pertama pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 dan akan dilanjut keesokan harinya dari jam 08.00 sampai dengan jam 16.00. Sebelum dimulai petugas menunggu peserta hadir terlebih dahulu, jika peserta belum memenuhi kapasitas artinya sedikit yang hadir maka bimbingan akan tetap dimulai pada pukul 08.30. WIB.

6. Jadwal Bimbingan Perkawinan KUA Sobang:

Tabel 2

113Sarnata, Kepala KUA Sobang, Interview Pribadi, Sobang 20 Oktober 2020.

HARI JAM MATERI PENGAMPU

Sumber Data: Wawancara di KUA Kecamatan Sobang

7. Penyerahan Piagam. Calon pengantin diberikan Piagam atau sertifikat oleh Kepala KUA untuk dilampirkan saat proses pendaftaran nikah. Sertifikat tersebut digunakan oleh pihak KUA untuk memastikan bahwa calon pengantin tersebut sudah mengikuti bimbingan perkawinan.

Dokumen terkait