• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Pembelajaran Pertemuan 1

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 34-39)

Proses pelaksanaan pembelajaran menggambar bentuk silindris berdasarkan observasi pada pertemuan I pada hari Rabu tanggal 21 Mei 2013.

a) Kegiatan Awal

Dalam kegiatan pendahuluan guru mengerjakan tugas rutin diantaranya menjawab salam dari siswa, absensi, serta mempersiapkan media yang akan digunakan dan menyampaikan kompetensi menggambar bentuk serta memotivasi siswa untuk siap dan aktif mengikuti pelajaran dilanjutkan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

b) Kegiatan Inti

Memasuki kegiatan inti dalam penyampaian bahan atau materi, tentang konsep menggambar bentuk, bentuk kubistis dan

commit to user

silindris, teknik menggambar bentuk, prinsip-prinsip menggambar bentuk, dan langkah-langkah menggambar bentuk., teknik pembelajaran yang digunakan sudah bervariasi dengan menggunakan teknik ceramah diselingi tanya jawab. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan urutan dan pembagian waktu secara efisien. Dalam penyampaian materi guru menerangkan dengan bahasa yang baik dan benar serta mudah dipahami. Siswa mengikuti pembelajaran dengan tenang.

c) Kegiatan Akhir

Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya sebelum menyimpulkan pelajaran dan dilanjutkan dengan evaluasi tertulis melalui ulangan harian dalam bentuk pilihan ganda sejumlah 10 butir soal. Proses evaluai berjalan tertib dan pada akhir pelajaran guru mengumpulkan pekerjaan siswa.

2) Pelaksanaan Pembelajaran Pertemuan II

Hal-hal yang perlu dibahas pada proses pelaksanaan pembelajaran Seni budaya kompetensi dasar menggambar bentuk benda silindris pada observasi di kelas VII C pada hari Rabu tgl. 28 Mei 2013 Jam ke 5-6. pukul 10.25-11.45 WIB. meliputi:

a) Kegiatan Awal

Dalam kegiatan pendahuluan guru mengerjakan tugas rutin diantaranya menjawab salam dari siswa, memeriksa kehadiran siswa serta menyiapkan media yang akan digunakan dan menyampaikan kompetensi menggambar bentuk serta memotivasi siswa untuk siap dan aktif mengikuti pelajaran dilanjutkan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

b) Kegiatan Inti

Memasuki kegiatan inti dalam penyampaian bahan atau materi guru menggunakan media elektronik dengan LCD Proyektor mengenai contoh karya seni terapan daerah setempat, dan bentuk benda. Teknik pembelajaran yang digunakan menggunakan teknik ceramah diselingi

commit to user

tanya jawab dengan siswa dan demonstrasi melalui video tentang cara menggambar bentuk benda silindris sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai yaitu menggambar bentuk benda silindris. Proses pembelajaran dilaksanakan dengan urutan dan pembagian waktu secara efisien. Dalam penyampaian materi guru menerangkan dengan bahasa yang baik dan benar serta mudah dipahami. Siswa mengikuti pembelajaran dengan tenang. Guru memberikan penugasan kepada siswa untuk menggambar bentuk benda silindris dengan teknik arsir menggunakan model (Gambar 4.8). Alat dan bahan yang digunakan adalah kertas dan pensil. Sebelum dimulai menggambar guru juga memberikan kesempatan bertanya bagi siswa yang masih belum jelas. Guru membagikan kertas gambar dan siswa mulai mengerjakan tugas. Ada siswa yang menanyakan urutan cara menggambar benda silindris. Guru menayangkan ulang cara membuat sket benda dan beberapa gambar bentuk dengan teknik arsir.

c) Kegiatan Akhir

Sebelum akhir pembelajaran guru memeriksa tugas menggambar siswa yang ternyata sebagian besar siswa belum selesai, sehingga tugas tersebut harus diselesaikan dirumah dan dikumpulkan minggu depan atau hari Rabu tgl 5 Juni 2013.

Dalam pelaksanaan pembelajaran seni budaya kompetensi dasar menggambar bentuk melalui pertemuan I dan II pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sudah sesuai dengan RPP serta sesuai prosedur pembelajaran meliputi kegiatan awal, kegiatan inti, kegiatan akhir sampai evaluasi baik melalui evaluasi tertulis pada pertemuan I dan evaluasi praktik menggambar bentuk pada pertemuan II.

Pada kegiatan awal guru melakukan kegiatan rutin, seperti memberi atau menjawab salam, absensi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Bahan atau materi yang disampaikan dalam pembelajaran pada pertemuan I tentang konsep menggambar bentuk, bentuk kubistis dan silindris, teknik menggambar bentuk, prinsip-prinsip menggambar bentuk,

commit to user

dan langkah-langkah menggambar bentuk, sebagai pengetahuan dasar kompetensi menggambar bentuk. Sedangkan praktik menggambar bentuk disampaikan pada pertemuan II, dengan materi langkah-langkah menggambar bentuk benda silindris dan teknik arsir.

Dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode pembelajaran bervariasi sesuai dengan kompetensi dasar, materi, kemampuan siswa, situasi dan kondisi, yaitu model pembelajaran CTL dengan menggunakan teknik ceramah pada penyampaian tentang pengertian, prinsip menggambar bentuk, diselingi tanya jawab dengan siswa untuk menggali pengetahuan siswa tentang bentuk-bentuk karya seni rupa terapan 3 dimensi disekitar tempat tinggal siswa dan pengetahuan media menggambar bentuk. Demonstrasi cara menggambar bentuk berupa penayangan video dengan menggunakan LCD proyektor.

Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara urut dan mudah dipahami dari pengertian, prinsip, teknik, media dan langkah menggambar bentuk. Interaksi siswa dengan siswa dan siswa dengan guru cukup terjalin. Guru membuka kesempatan pada siswa untuk bertanya jawab tentang hal-hal yang belum dipahami. Dalam penyampaian materi guru menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar serta dipahami siswa.

Pada Kegiatan akhir guru mengadakan penilaian baik secara teori pada pertemuan I maupun penilaian praktik menggambar bentuk pada pertemuan II dengan menggunakan model (Gbr. 4.8) serta penugasan menggambar bentuk benda silindris dengan model karya seni rupa terapan 3 dimensi daerah setempat dengan bentuk bebas. Evaluasi dan tugas praktik semua dikerjakan secara individual.

Dilihat dari sisi siswa dalam mengikuti pembelajaran baik pada pertemuan I maupun pertemuan II, rata-rata siswa mengikuti pembelajaran dengan tenang. Berdasarkan hasil pengamatan selama pembelajaran interaksi antar siswa cukup terjalin baik, perhatian siswa terhadap keterangan guru baik melalui media elektronik maupun pada materi yang ada dalam buku sumber. Interaksi antara guru dan siswa juga terlihat.

commit to user

Beberapa siswa berani mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum paham. Aktifitas siswa dalam mengerjakan tugas guru tinggi, baik dalam mengerjakan ulangan harian maupun praktik, hanya saja dalam hal kesiapan siswa terutama dalam persiapan media terhitung kurang terutama pada praktik menggambar bentuk pada pertemuan II, ada tujuh orang siswa yang tidak membawa pensil sehingga harus pinjam ke kelas lain.

Dari keseluruhan kegiatan pembelajaran, sebenarnya cukup menarik perhatian terutama dalam penayangan gambar-gambar benda dan demonstrasi cara menggambar benda silindris dalam bentuk video melalui melalui LCD. Dan pemilihan media ini juga menurut hemat peneliti merupakan satu cara yang tepat untuk mengatasi permasalahan guru dalam kesulitan memperagakan praktik menggambar secara langsung, dan berdasarkan aspek-aspek yang kami cermati dalam observai sudah mencapai 85% terpenuhi, namun belum bisa secara maksimal memberikan penjelasan bagaimana cara menggambar bentuk secara urut dari cara menggambar bentuk silindris, komposisi, proporsi, perspektif maupun, teknik gelap terang. Langkah-langkah tersebut sangat dibutuhkan siswa kelas VII (tujuh) sebagai pemula, terutama sekali adalah cara dasar menggambar bentuk benda.

Hal ini dikuatkan dengan hasil angket tentang kesulitan menggambar bentuk. Dari hasil angket tersebut, dari 31 siswa yang hadir 16 siswa atau 51,6% kesulitan pada cara membuat bentuk dasar benda silindris terutama cara membuat elips, 10 siswa atau 32,2%, siswa kesulitan dalam menentukan gelap terang, ada 1 orang atau 3% yang kesulitan tentang teknik arsir dan 16% kesulitan dalam mengatur proporsi dan keseimbangan bentuk.

c. Hasil Pembelajaran Seni Budaya Kompetensi Dasar Menggambar Bentuk Benda Silindris di SMP Negeri 1 Kutasari

Pembahasan mengenai hasil-hasil pembelajaran seni budaya kompetensi dasar menggambar bentuk benda silindris di SMP Negeri 1 Kutasari, dapat kita tinjau dari hasil evaluasi baik praktik maupun tertulis.

commit to user

Dalam dokumen BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN (Halaman 34-39)

Dokumen terkait