BAB IV ANALISIS DATA PENELITIAN
A. PELAKSANAAN PENELITIAN
Penelitian meliputi dua tahap yaitu tahap ujicoba dan tahap penelitian. Tahap yang pertama adalah tahap ujicoba yang dilaksanakan tiga kali yaitu pada tanggal 24 Agustus 2009 sampai 31 Agustus 2009 dan dilaksanakan di kelas XI IPA SMA Kannisius Tirtomoyo. Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan antara lain berlatih mengumpulkan data, melakukan sosialisasi dengan subjek, dan melakukan evaluasi hasil ujicoba. Tahap yang kedua dilaksanakan pada tanggal 29 September 2009 sampai 15 Oktober 2009 selama lima kali pertemuan dan dilaksanakan di kelas XI IPA SMA Kanisius Tirtomoyo. Pada masing-masing pertemuan dilakukan penelitian dan pengamatan.
1. Pertemuan Pertama
Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 29 September 2009. Pembelajaran mengenai peluang dimulai oleh subjek guru dengan menceritakan awal mula ditemukannya ilmu peluang sebagai cara untuk menghitung peluang. Subjek guru menceritakan kasus perjudian yang dialami oleh Chaviale De Maure.
Setelah selesai bercerita subjek guru memberi contoh kepada subjek siswa tentang peluang dalam kehidupan sehari-hari dan mengambil koin yang ia bawa serta memperagakan pelemparan sebuah koin. Subjek guru menanyakan peluang yang mungkin pada pelemparan sebuah koin kepada subjek siswa. Ia menuliskan peluang yang mungkin pada pelemparan sebuah koin di papan tulis serta menerangkannya kepada subjek siswa.
Subjek guru membentuk kelompok untuk melakukan percobaan pelemparan koin dengan jumlah koin tertentu. Subjek siswa melakukan percobaan pelemparan koin sesuai perintah subjek guru.
Setelah selesai subjek guru menanyakan kepada salah satu kelompok tentang hasil yang mereka dapat. Subjek guru kemudian menanyakan kepada kelompok lain yang melakukan percobaan dengan jumlah koin yang sama.
Sesudah mengecek hasil yang didapat oleh tiap kelompok subjek guru mengajak subjek siswa untuk menyimpulkan hasil yang didapat dari percobaan yang sudah mereka lakukan.
2. Pertemuan kedua
Pertemuan kedua dilaksanakan tanggal 6 Oktober 2009. Pertemuan tersebut diawali subjek guru dengan mengecek pengetahuan subjek siswa dengan bertanya tentang pelajaran pada pertemuan pertama. Subjek siswa yang ditunjuk menjawab pertanyaan subjek guru.
Subjek guru membawa subjek siswa pada pembahasan tentang pelemparan dua dadu. Ia menanyakan tentang ruang sampel pada pelemparan dua dadu. Subjek siswa menjawab pertanyaan tentang ruang sampel pelemparan dua dadu. Subjek guru menuliskan ruang sampel yang disebutkan oleh subjek siswa di papan tulis dan menjelaskan cara membacanya.
Kemudian subjek guru menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan permainan kartu bridge. Ia menanyakan jumlah kartu bridge dan jumlah dari masing-masing kartu yang mempunyai bentuk dan warna yang sama.
Setelah itu subjek guru memberikan tugas yang harus dikerjakan secara berkelompok. Subjek siswa secara berkelompok seperti kelompok yang sudah dibentuk pada pertemuan pertama mengerjakan tugas dari subjek guru.
Setelah kesempatan yang diberikan oleh subjek guru habis kemudian ia membahas tugas tersebut dengan cara menanyakan jawaban kepada salah satu kolompok kemudian kelompok yang lain menanggapi jawaban dari kelompok yang menyebutkan jawabannya.
Subjek guru menerangkan kisaran nilai kemungkinan dan memberi tugas tentang kisaran nilai kemungkinan. Tugas tersebut dikerjakan secara berkolompok dan setelah selesai subjek guru membahas tugas tersebut dengan
menanyakan jawaban dari tugas tersebut dan kelompok yang lain menanggapi jawaban subjek siswa tersebut.
3. Pertemuan ketiga
Pertemuan ketiga dilaksanakan tanggal 12 Oktober 2009. Pertemuan tersebut diawali subjek guru dengan menuliskan judul materi yang akan subjek siswa pelajari yaitu frekuensi harapan. Kemudian mengecek pengetahuan subjek siswa tentang pelajaran pada pertemuan sebelumnya yaitu tentang peluang pada pelemparan koin. Dari jawaban subjek siswa subjek guru menerangkan tentang frekuensi harapan dan menuliskan rumus dari frekuensi harapan di papan tulis. Subjek guru memberikan soal latihan tentang frekuensi harapan. Subjek guru memandu subjek siswa untuk menjawab pertanyaan tentang frekuensi harapan. Setelah selesai subjek guru memberikan tugas kelompok kepada subjek siswa tentang materi tersebut. Subjek siswa mengerjakan tugas tersebut secara kelompok.
Setelah selesai subjek guru mengecek hasil yang didapat oleh masing-masing kelompok dengan cara menunjuk salah satu subjek siswa untuk membacakan hasil yang mereka dapat kemudian subjek siswa yang lain menanggapi jawaban dari subjek siswa. Dalam menanggapi jawaban yang dibacakan oleh subjek siswa subjek guru memandu subjek siswa yang lain sampai jawaban yang didapat benar.
Subjek guru meneruskan pada materi selanjutnya yaitu peluang operasi kejadian. Ia menanyakan tentang ruang sampel pada pelemparan sebuah dadu.
Kemudian subjek guru mengajak subjek siswa untuk menemukan rumus dari peluang dari suatu operasi kejadian. Subjek guru menuliskan rumus dari peluang operasi kejadian di papan tulis dan menggambarkan dalam bentuk diagram venn.
Kemudian subjek guru memberikan tugas tentang peluang operasi kejadian. Subjek guru membantu subjek siswa untuk menjawab tugas tentang peluang operasi kejadian.
Subjek guru meneruskan pembahasan selanjutnya yaitu peluang komplemen suatu kejadian. Subjek guru menggunakan contoh tentang ruang sampel pelemparan dadu untuk menjelaskan peluang komplemen suatu kejadian dan menuliskan rumus dari peluang komplemen suatu kejadian di papan tulis. Subjek guru memberikan contoh tentang peluang komplemen suatu kejadian yaitu tentang peluang turun hujan. Kemudian subjek guru memberikan tugas kelompok tentang peluang mengambil satu kartu diamond pada permainan kartu bridge.
4. Pertemuan keempat
Pertemuan keempat dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2009. Pertemuan keempat diawali subjek guru dengan menyuruh subjek siswa mengerjakan tugas yang belum selesai pada pertemuan sebelumnya. Subjek siswa mengerjakan tugas tersebut secara berkelompok. Subjek guru kemudian menyuruh subjek siswa untuk menulis ringkasan materi yang sudah dipelajari subjek siswa dari pertemuan pertama sampai pertemuan keempat. Subjek guru membantu subjek siswa dengan mengingatkan materi-materi yang sudah dipelajari subjek siswa dan menuliskannya dipapan tulis. Dalam membuat ringkasan materi subjek
siswa menggunakan lembar kerja milik kelompoknya dan bekerja sama dengan teman satu kelompoknya.
Setelah selesai membuat ringkasan subjek guru meneruskan pada materi frekuensi relatif. Dalam menerangkan tentang frekuensi relatif subjek guru membuat contoh di papan tulis berupa tabel umur dan menggunakan metode tanya jawab untuk mengisi tabel tersebut sampai salesai.
Kemudian subjek guru melanjutkan pada materi saling bebas. Subjek guru menggunakan metode tanya jawab untuk menjelaskan materi saling bebas dan menuliskan rumus di papan tulis.
Subjek guru memberi tugas kepada subjek siswa tentang pembuktian saling bebas. Subjek siswa mengerjakan tugas tersebut secara berkelompok.
Subjek guru membahas tugas tersebut dengan menanyakan kepada salah satu kelompok. Ia menyebutkan hasilnya adalah saling bebas dan menyuruh kelompok yang jawabannya tidak saling bebas untuk mengecek kembali sampai hasil yang didapat adalah saling bebas.
5. Pertemuan kelima
Pertemuan kelima dilaksanakan pada tanggal 15 oktober 2009 yang diisi dengan evaluasi hasil belajar. Subjek guru mengadakan evaluasi setiap selesai materi berupa tes tertulis yang mencakup semua materi. Berikut adalah soal yang diberikan subjek guru ketika melaksanakan evaluasi belajar.
Kotak 4.1