IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1. Gambaran Umum Kota Surabaya
4.5. Pelaksanaan Program Urban Farming di Kecamatan Semampir
Program urban farming merupakan program yang dicetuskan sebagai upaya untuk tetap menjaga kualitas hidup, yaitu dengan tetap dapat mengkonsumsi makanan sehat yang berbahan ikan dan sayur yang berkualitas di tengah kota.
Program ini didesain untuk dikembangkan di perkotaan padat yang tidak mempunyai jumlah lahan kosong yang besar seperti di Kota Surabaya. Program Urban Farming ini lebih tepatnya terletak di komplek Koarmatim, Jalan hang Tuah, Kelurahan Ujung, Kecamatan Seampir Kota Surabaya. Program Urban farming di wilayah ini dibentuk pada bulan april tahun 2012 yang disosialisasikan oleh dinas pertanian Kelurahan Ujung dan bekerja sama dengan dinas pekerjaan umum kota surabaya. Pada awal diberlakukannya program urban farming di kelurahan Ujung ini secara langsung dibentuk kelompok tani untuk menjalankan program – program urban farming. Dari warga komplek koarmatim tersebut terbentuk 12 kelompok tani yang masing – masing beranggotakan lebih dari 30 orang. Kelompok tani ini dibentuk berdasarkan masing – masing flat yang ada di komplek koarmatim. Berikut data kelompok tani beserta jumlah anggotanya yang dapat dilihat pada tabel 21.
Tabel 21. Nama Kelompok Tani dan Jumlah Anggota Kelompok Tani di Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
No Nama Kelompok Tani Jumlah Anggota
1 Harum Abadi (A1) 42 orang
2 Melati (A2) 46 orang
3 Bunga Sepatu (A3) 42 orang
4 Flamboyan (A4) 63 orang
5 Anggrek (A5) 34 orang
6 Cabe Rawit (A6) 34 orang
7 Sawi (A7) 38 orang
8 Bougenvil (A9) 38 orang
9 Tomat (B1) 42 orang
10 Mawar (B2) 40 orang
11 Strawbery (B3) 46 orang
12 Rahayu Subur (B4) 42 orang
Rata-rata 42,25 orang
Kelompok tani tersebut terbagi menjadi 3 tingkat tahapan berdasarkan proses yang terjadi selama 2 tahun belakangan ini yaitu tingkat tahapan pemula, tingkat tahapan berkembang dan tingkat tahapan maju, berikut dapat dilihat pada tabel 22 dibawah ini.
Tabel 22. Tingkat tahapan dalam Kelompok Tani di Kelurahan Ujung
No. Tingkat Tahapan Kelompok Tani
1. Pemula - A1 - A7 - A9 - B2 - B4 2. Berkembang - A2 - A3 - B1 - B3 3. Maju - A4 - A5 Sumber : Ketua Pelaksana Urban Farming kelurahan Ujung (diolah)
Program awal dari Urban Farming di kelurahan Ujung yaitu dengan diadakannya penyuluhan pertanian kepada seluruh kelompok tani yang ada di kelurahan Ujung. Penyuluhan tersebut pada awalnya digunakan untuk mensosialisasikan pengertian program Urban Farming serta manfaat yang diperoleh dari adanya program Uban farming. Penyuluhan ini selanjutnya dilakukan secara rutin dua kali pada setiap bulannya.
Setelah penyuluhan mengenai pertanian dan program iurban farming, masing - masing kelompok tani menentukan sendiri tanaman apa yang akan dibudidayakan . Penentuan ini dilakukan secara musyawarah dan menurut kesepakatan dari semua anggota dari kelompok tani. Terdapat satu jenis tanaman yang wajib dibudayakan yaitu tanaman obat keluarga (TOGA). Ada beberapa jenis dan macam – macam tanaman yang dibudidayakan oleh kelompok tani di kelurahan Ujung antara lain :
Tabel 23. Jenis dan Macam Tanaman yang di Budidayakan oleh Kelompok Tani di kelurahan Ujung
No. Jenis Tanaman Macam – macam Tanaman
1. TOGA - Okra
- Katuk - Jeruk Nipis - Kunyit
2. Sayur – sayuran - Bayam Hijau
- Bayam Merah - Sawi - Kangkung - Kembang Kol - Terong - Tomat - Cabe - Gambas
3. Buah – buahan - Strawberry
- Markisa - Mangga - Pisang
4. Tanaman Hias - Anggrek
- Anthurium - Adenium - Aglonema Sumber : Ketua Pelaksana Urban Farming kelurahan Ujung (diolah)
Selain budidaya tanaman – tanaman tersebut, kelompok tani di kelurahan Ujung juga mencoba untuk budidaya ikan lele serta belut. Selain itu terdapat juga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dari hasil pembuangan air bekas mandi serta air bekas cucian.
Program Urban Farming di kelurahan Ujung merupakan binaan dari dinas pertanian kelurahan Ujung yang bekerja sama dengan dinas pekerjaan umum kota Surabaya. Dari dinas pertanian memberikan beberapa bantuan seperti Bibit tanaman, pestisida, pupuk, serta bantuan berupa penyuluhan yang rutin dilakukan dua kali dalam satu bulan. Selain itu dari dinas pekerjaan umum memberi bantuan berupa tanah dari tempat pembuangan sampah yang selanjutnya akan digunakan untuk bercocok tanam.
Perkembangan program Urban Farming saat ini mulai menunjukkan arah yang baik. Beberapa manfaat telah dirasakan sendiri oleh masing – masing anggota kelompok tani, manfaat tersebut antara lain :
a. Membantu perekonomian keluarga.
Keuntungan secara ekonomi memang belum menunjukkan angka yang stabil, tetapi terdapat beberapa budidaya yang sudah dapat dijul dan menghasilkan uang antara lain seperti sayur – sayuran yang telah dapat dijual dan menghasilkan Rp. 80.000 dari masing - masing jenis sayuran satiap kali panen. Selain sayur – sayuran, terdapat pula ikan lele yang menghasilkan Rp. 160.000 setiap kali panen.
b. Meningkatkan ketrampilan dari anggota kelompok tani.
Anggota kelompok tani yang mayoritas adalah wanita saat ini telah memiliki berbagai macam ketrampilan yang nantinya dapat mengarahkan mereka menuju peningkatan perekonomian. Ketrampilan yang dimiliki oleh anggota kelompok tani antara lain seperti ketrampilan dalam mengelola tanaman yang dibudidayakan. Terdapat banyak jenis tanaman yang saat ini sudah dapat dikelola sendiri oleh anggota kelompok tani di kelurahan Ujung.
c. Meningkatkan kreativitas dari anggota kelompok tani.
Kreativitas dari anggota kelompok tani yaitu pada pengolahan hasil dari tanaman yang telah mereka budidayakan. Tanaman yang telah dibudidayakan selain dijual langsung juga terdapat beberapa jenis tanaman yang telah mengalami proses nilai tambah. Tanaman yang telah mengalami proses nilai tambah tersebut yaitu seperti sawi dan TOGA. Sawi yang telah dipanen dijadikan diolah menjadi kripik sawi. Kemudian untuk TOGA diolah menjadi jamu instan siap seduh.
Selain manfaat yang dapat dirasakan oleh masing – masing anggota kelompok tani, terdapat manfaat yang nyata serta dapat dijadikan sebagai pembuktian bahwa Urban Farming di kelurahan Ujung memang berjalan dengan baik. Hal ini dapat ditunjukkan dari berbagai kegiatan yang diikuti oleh kelompok tani dikelurahan Ujung, antara lain :
a. Juara 1 lomba Green and Clean kota Surabaya tingkat pemula pada tahun 2012
b. Juara 1 Lomba Green and Clean kota Surabaya tingkat berkembang pada tahun 2012
c. Juara 1 Lomba Green and Clean kota Surabaya tingkat maju pada tahun 2012
d. Flat A4 dan A5 menjadi kelompok terbaik dalam lomba Urban Farming.
4.6. Hubungan Antara Varabel keberhasilan Program Urban Farming