• Tidak ada hasil yang ditemukan

SARANA KESEHATAN

4.2. AKSES DAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN

4.2.1 Pelayanan Kesehatan Dasar di Puskesmas

Puskesmas memberikan pelayanan sesuai standar Permenkes no.43 tahun 2019. Ujung tombak pelayanan kesehatan dasar yang menyentuh masyarakat yaitu Puskesmas. Puskesmas sebagai FKTP (fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama) dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya dalam rangka mendukung terwujudnya Kecamatan Sehat, dengan fungsi penyelenggara upaya pelayanan masyarakat tingkat pertama dan upaya pelayanan perorangan tingkat pertama. Untuk mengetahui pemanfaatan sarana pelayanan kesehatan dasar oleh masyarakat, dapat dilihat dari cakupan masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas.

Trend kunjungan/cakupan pelayanan rawat jalan dan rawat inap selama tahun 2012 – 2019 cenderung berfluktuatif. Cakupan rawat jalan sudah mencapai target (15%), sedangkan kunjungan rawat inap belum mencapai target (1,5%).

Cakupan kunjungan rawat jalan di puskesmas tahun 2019 sebesar 53,24% dan rawat inap sebesar 0,54%, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.9. Trend Persentase Cakupan Rawat Jalan dan Rawat Inap Puskesmas Terhadap Penduduk Provinsi Lampung Tahun 2012 – 2019

0

Cak. RJ 63,58 57,45 39,97 38,58 50,37 49,86 37,24 53,24

Cak. RI 1,2 0,26 0,31 0,62 0,29 0,62 0,25 0,54

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 48 Bila dilihat berdasarkan kunjungan baik kunjungan rawat jalan dan rawat inap per 100.000 penduduk selama tahun 2012 - 2019, terlihat cenderung meningkat. Capaian kunjungan rawat jalan dan rawat inap per 100.000 penduduk tahun 2019 sebesar 53.776 per 100.000 penduduk berkunjungan ke sarana pelayanan dasar.

Grafik 4.10. Trend Kunjungan Puskesmas Per 100.000 Penduduk Di Provinsi Lampung tahun 2012-2019

0 10,000 20,000 30,000 40,000 50,000 60,000 70,000

Kjn. PKM/100.000 pddk 49,318 57,708 40,282 38,852 50,994 50,474 37,490 53,776

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota

Persentase puskesmas dengan kemampuan laboratorium sederhana di Provinsi Lampung cenderung berfluktuasi.

Grafik 4.11. Trend Persentase Puskesmas Dengan Kemampuan Laboratorium Sederhana Di Provinsi Lampung Tahun 2012 - 2019

0 50

% 100

Labkes Sdrhn 70.76 100 100 100 100 100 100 100

Target 100 100 100 100 100 100 100 100

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kab/Kota dan Laporan Evaluasi Bidang Yankes Dinkes Prov. Lampung

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 49 4.2.2 PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN DAN PENUNJANG

Rumah sakit adalah sarana pelayanan kesehatan rujukan masyarakat.

Provinsi Lampung memiliki RS Pemerintah (20 RS) dan swasta ( 58 RS) 78 RS yang terdiri dari 15 RSUD Kab/Kota, 2 RS Provinsi, 1 RS Jiwa, 1 RS DKT, 1 RS Bhayangkara POLRI. Selain RS Pemerintah 20 unit didukung juga oleh swasta sebanyak 58 RS swasta. Rumah Sakit Umum : 59 RS dan RS Khusus: 19 RS.

Indikator pelayanan kesehatan di rumah sakit terdiri dari persentase cakupan rawat jalan, rawat inap, kemampuan gawat darurat, pelayanan laboratorium sesuai standar, pelayanan gangguan jiwa dan 4 spesialis pelayanan kesehatan dasar.

Cakupan RSUD dengan kemampuan Laboratorium kesehatan sederhana sampai tahun 2019 telah mencapai 100% artinya semua RS pemerintah dan swasta telah memiliki laboratorium kesehatan. Laboratorium merupakan sarana sangat penting karena merupakan penunjang diagnosa.

Persentase RSU memiliki 4 spesialis dasar (bedah, internal, anak dan kandungan/obgyne) cenderung meningkat dalam tiga tahun terakhir tetapi belum mencapai target. Pada tahun 2019 RSUD Pemerintah yang memiliki empat pelayanan spesialis dasar mencapai 100 %.

Grafik 4.12 Trend Persentase RSU Pemerintah dan Swasta Memiliki 4 Pelayanan Spesialis Dasar Provinsi Lampung 2012 - 2019

0 50

% 100

4 Sp. Dsr 72.09 79.49 100 100 100 100 100 100

Target 100 100 100 100 100 100 100 100

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 50 4.2.3 Indikator Mutu Pelayanan Rumah Sakit (Pemerintah dan Swasta) 4.2.3.1 Pemanfaatan Fasilitas Rumah Sakit

Cakupan jalan dan rawat inap selama tahun 2012-2019 di sarana pelayanan kesehatan rujukan (RS) terlihat berfluktuatif bahkan cenderung menurun. Capaian kunjungan rawat jalan di RS (pemerintah dan swasta) tahun 2019 sebesar 12,35% dan rawat inap sebesar 3,67%, penurunan ini disebabkan beberapa RS swasta tidak menyampaikan laporannya, seperti terlihat pada grafik.

Grafik 4.13 Trend Persentase Cakupan RJ dan RI Rumah Sakit di Provinsi Lampung Tahun 2012 - 2019

0 5 10 15

% 20

Cak. RJ 4,14 11,8 12,84 19,6 11,38 12,98 12,98 12,35

Cak. RI 1,02 5,84 5,46 5,56 2,6 5,14 5,14 3,67

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Bila dilihat berdasarkan kunjungan (rawat inap dan rawat jalan) di RS (Pemerintah dan swasta) terhadap 100.000 penduduk selama tahun 2012 – 2019 cenderung meningkat sampai tahun 2013 namun kemudian menigkat pada tahun 2014-2015 menjadi 25.168 kunjungan kemudian menurun lagi menjadi 13.968 di tahun 2016, pada tahun 2017 dan 2018 mengalami kenaikan menjadi 18.129 dan kembali turun kembali menjadi 18.023 di tahun 2019, hal ini disebabkan beberapa RS swasta tidak menyampaikan laporannya, seperti terlihat pada tabel dibawah ini:

Grafik 4.14 Trend Kunjungan RS (Pemerintah & Swasta) Per 100.000 Penduduk Di Provinsi Lampung 2012-2019

0 10.000 20.000 30.000 40.000

Per 100.000 Pddk

Kunj. RS/100.000 pddk 37.198 17.641 18.304 25.168 13.988 18.129 18.129 16.023

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 51 Kunjungan gangguan jiwa sarana pelayanan kesehatan rujukan selama tahun 2012 – 2019 berfluktuasi dimana salah satu penyebabnya adalah tidak semua RS menyampaikan data pelayanan kesehatan jiwa di RS. Capaian ini belum mencapai target yang diharapkan, dimana capaian pelayanan gangguan jiwa di RS tahun 2019 sebesar 2,64% dari total kunjungan (rawat inap dan rawat jalan) ke RS (swasta dan pemerintah).

Grafik 4.15 Trend Persentase kunjungan Gangguan Jiwa Di RS Jiwa Provinsi Lampung Tahun 2012 - 2019

0.00 2.00 4.00 6.00

%

kunjungan jiwa 3.27 1.72 0.31 0.38 3.8 3.15 3.15 2.64

target 5 5 5 5 5 5 5 5

2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

4.2.3.2 Angka Kematian Neto / Net Death Rate (NDR)

NDR sebagai angka kematian lebih dari 48 jam pasien rawat inap per 1.000 pasien keluar (hidup dan mati), indikator ini merupakan penilaian terhadap mutu pelayanan Rumah Sakit. Angka NDR maksimal adalah 25/1.000 pasien keluar. Angka NDR pada RSU (pemerintah dan swasta) tahun 2019 sebesar 13,6 per 1.000 pasien keluar.

Grafik 4.16 Trend Net Death Rate (NDR) di RS swasta dan Pemerintah Di Provinsi Lampung Tahun 2011 - 2019

0 20 40

per 1000

NDR 13,03 15,09 10,87 12,49 12,66 6,77 6,95 14,5 13,6

target pasien keluar 25 25 25 25 25 25 25 25 25

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 52 4.2.3.3 Angka Kematian Umum/Gross Death Rate (GDR)

GDR adalah angka kematian total pasien rawat inap yang keluar rumah sakit per 1.000 penderita keluar hidup dan mati atau jumlah pasien keluar mati seluruhnya per jumlah pasien keluar hidup dan mati dikali seribu. Seperti halnya NDR, indikator ini tidak sepenuhnya memberikan penilaian mutu pelayanan RS secara umum, meskipun GDR dipengaruhi oleh angka kematian <48 jam yang pada umumnya adalah kasus-kasus gawat darurat/akut. Semakin rendah GDR, berarti mutu pelayanan RS semakin baik, namun angka ini bisa untuk menilai mutu pelayanan, jika angka kematian <48 jam tinggi. Angka GDR di Provinsi Lampung tahun 2019 sebesar 20,84 per 1000 pasien keluar, dimana angka ini telah berada dibawah target yaitu < 45 pasien meninggal < 48 jam per 1000 pasien keluar.

Grafik 4.17 Trend Gross Death Rate (GDR) di RS Swasta dan Pemerintah Di Provinsi Lampung Tahun 2011 - 2019

0 20 40 60

per 1000

NDR 37,30 31,60 36,07 30,86 27,9 19,76 28,96 29,3 20,84 target pasien keluar mati 45 45 45 45 45 45 45 45 45

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/Kota

4.2.3.4 Angka Penggunaan Tempat Tidur / Bed Occupancy Rate (BOR) Persentase penggunaan Tempat Tidur merupakan indikator yang memberikan gambaran tinggi rendahnya tingkat pemanfaatan tempat tidur RS.

Secara Umum Angka penggunaan tempat tidur (BOR) di Provinsi Lampung masih berada dibawah BOR ideal (60-80%). Pada tahun 2019 BOR untuk RS (pemerintah dan swasta) sebesar 43,9% dimana BOR untuk RS Pemerintah sebesar 54,8% dan RS swasta sebesar 36,7%.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 53 4.2.3.5 Angka Rata-Rata Lama Perawatan / Length Of Stay (LOS)

Angka rata-rata lama hari perawatan merupakan indikator yang memberikan gambaran tentang hasil pengukuran tingkat efisiensi dan mutu pelayanan suatu rumah sakit. LOS ideal berkisar antara 6-9 hari. LOS RSU masih berada dibawah 6 hari. LOS untuk RS (pemerintah dan swasta) pada tahun 2019 sebesar 3 hari dimana angka ini masih dibawah target yaitu 6 – 9 hari sedangkan untuk RS Jiwa memiliki LOS paling lama karena perawatan pasiennya bisa berbulan-bulan, seperti terlihat pada grafik dibawah ini :

Grafik 4.18. Trend Length Of Stay (LOS) di RS swasta dan Pemerintah Di Provinsi Lampung Tahun 2011 – 2019

0 5

hari

LOS 3.39 4.74 2.82 2.03 3.17 3.2 2.82 2.62 2.55

standar 3 3 3 3 3 3 3 3 3

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes

4.2.3.6 Angka Selang Waktu antara Penggunaan Tempat Tidur (TOI / Turn Over Interval).

Satu ukuran lainnya dalam melihat efisiensi penggunaan tempat tidur tidak ditempati dari saat terisi ke saat terisi berikutnya. Idealnya tempat tidur kosong hanya dalam waktu 8 hari. TOI (RS Pemerintah dan swasta) di Provinsi Lampung pada tahun 2019 sebesar 3,1 hari yang artinya tempat tidur kosong di RS Provinsi Lampung rata-rata 3 hari dan angka ini telah berada dalam rentang TOI yang ideal yaitu 1-8 hari.

Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2019 54 Grafik 4.19. Trend Turn Over Interval (TOI) di RS swasta dan Pemerintah

Di Provinsi Lampung Tahun 2011 – 2019

0 5 10

hari

LOS 5.56 3.48 3.47 2.03 5.77 5.36 3 3.4 3.1

standar 8 8 8 8 8 8 8 8 8

2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Sumber : Seksi PKDR bidang Yankes

4.2.3.7 Pelayanan Kefarmasian

Persentase ketersediaan obat dan vaksin di Puskesmas tahun 2019 sebesar 95,02% (target 90%). Pencapaian ketersediaan obat dan vaksin tahun 2019 sudah diatas target persentase ketersediaan obat dan vaksin di Puskesmas di Provinsi Lampung dan target Renstra Nasional namun jika dipantau per bulan ternyata ketersediaan tersebut terpenuhi pada triwulan terakhir .Hal ini bisa disebabkan obat pada awal sampai pertengahan masih sisa tahun sebelumnya sedangkan untuk pengadaan tahun berjalan akan dikirim pada triwulan akhir.

4.3 UPAYA KESEHATAN BERSUMBER DAYA MASYARAKAT

Dokumen terkait