• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISA DATA

5.3. Pelayanan yang Mudah

Organisasi pelayanan merupakan fungsi pelayanan, baik dalam bentuk

struktur maupun mekanismenya yang akan berperan dalam mutu dan kelancaran

pelayanan. Yang merupakan pendukung agar mekanisme kerja bisa berjalan

dengan mudah adalah sistem, prosedur dan metode yang berfungsi sebagai tata

cara atau tata kerja agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan

mudah. Sistem dan prosedur yang mudah dipahami dan dijalankan dengan baik

akan membuat proses pekerjaan akan berjalan dengan mudah. Dalam proses

pelayanan sudah seharusnya prosedur dan metode yang dipakai mudah untuk

dipahami, sehingga masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan tidak bingung

atau enggan berhubungan dengan organisasi pemberi layanan. Dengan sistem dan

prosedur yang tepat dan tidak berbelit-belit dapat memberi kemudahan dalam

pekerjaan sehingga proses pelayanan bisa berjalan dengan efektif dan efisien.

Metode merupakan suatu alat atau cara dalam menyelesaikan rangkaian

pekerjaan, dimana metode akan membantu seseorang atau si pekerja supaya

pekerjaan yang dikerjakannya akan lebih mudah, jadi mudah atau sulitnya suatu

pekerjaan akan ditentukan oleh metode yang digunakan si pekerja. Jadi metode

membuat pekerjaan itu bisa lebih mudah namun tak bisa dipungkiri jika metode

85 Metode dan prosedur pada dasarnya adalah sama, yaitu mengatur

perbuatan orang dalam pekerjaan, untuk mencapai suatu tahap atau tingkat

tertentu dari rangkaian pekerjaan itu. Bedanya ada pada; prosedur melibatkan

sedikitnya dua orang pekerja, sedang metode hanya melibatkan satu orang

pekerja. Perbedaan lainnya merupakan ciri khusus dimana prosedur mengatur

langkah pekerja dalam menyelesaikan tahap dari pekerjaan itu secara individual.

Disamping itu ada sistem dimana prosedur dan metode merupakan bagian dari

sistem. Sistem, metode dan prosedur ada saling melengkapi. Sistem merupakan

kerangka mekanisme organisasi, dan prosedur adalah rincian dinamika dari

mekanisme sistem.

Prosedur memiliki kedudukan penting dalam organisasi. ketika petugas

tidak atau menyimpang dari prosedur yang telah dibuat, maka petugas akan

mendapat teguran dari pimpinan dan membuat pekerjaan tidak berjalan efektif dan

efisien dan akan mengganggu proses pekerjaan yang berhubungan. Setiap

oraganisasi pemerintah pasti memiliki sistem dan prosedur kerja yang digunakan

untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Masyarakat sering mengeluhkan bahwa segala sesuatu yang berkaitan

dengan birokrasi berbelit-belit, tidak transparan dan sarat akan kolusi, korupsi dan

nepotisme. Inilah yang menjadi tantangan yang dihadapi oleh birokrasi publik

untuk menunjukkan bahwa organisasi publik sudah berbenah diri dari penilaian

itu.

Menurut Kurniawan (2005:53), organisasi publik mempunyai ciri public accountability, dimana setiap warga negara mempunyai hak untuk mengevaluasi

86 kualitas pelayanan yang mereka terima. Adalah sangat sulit untuk menilai kualitas

suatu pelayanan tanpa mempertimbangkan peran masyarakat sebagai penerima

layanan dan aparat pemberi layanan itu. Evaluasi yang berasal dari pengguna

layanan merupakan elemen pertama dalam analisis kualitas pelayanan publik.

Sedangkan elemen kedua dalam analisis adalah kemudahan suatu pelayanan yang

dikenali baik sebelum proses dan sesudah pelayanan itu diberikan. Dasar untuk

menilai suatu kualitas pelayanan selalu berubah dan berbeda. Apa yang dianggap

sebagai suatu pelayanan yang berkualitas saat ini tidak mustahil akan dianggap

tidak berkualitas pada waktu yang lain. Maka kesepakatan terhadap kualitas

sangat sulit untuk dicapai. Dalam hal ini yang menjadi pertimbangan adalah

kesulitan atau kemudahan konsumen dan produsen didalam menilai kualitas

pelayanan, dimana kemudahan pelayanan menjadi titik beratnya baik saat untuk

mendapatkan pelayanan maupun dalam proses pelayanan.

PLN sebagai organisasi pemerintah dalam penyediaan jasa yang

berorientasi pada terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan tenaga listrik harus

menjaga agar pelayanan yang tersedia tetap mudah dan lancar. Mudah dan

lancarnya pelayanan yang diterima masyarakat akan memberikan nilai positif,

sehingga citra berbelit-belit terhadap organisasi bersangkutan akan hilang seiring

waktu. Pelayanan yang mudah dalam setiap proses pelayanan adalah dimana

ketika pelanggan membayar rekening tidak mendapatkan kesulitan dari petugas

maupun dari rangkaian pelayanan yang diberikan petugas.

Sistem dan prosedur cenderung dibuat untuk memudahkan proses

87 menjadi lamban, itu berarti bahwa sistem dan prosedur harus diperbaiki atau tidak

tepat lagi. Memang menjadi hal yang sulit untuk mengubahnya kearah yang lebih

baik, namun perbaikan tidak melulu pada perubahan total, peningkatan menjadi

bentuk perubahan yang penting. Disamping itu dimana penyediaan pelayanan

yang berkualitas merupakan komitmen dari organisasi. Jadi peningkatan kualitas

menjadi dinamika yang harus dilakukan demi membangun citra posif dan

menghilangkan kesan negatif yaitu berbelit-belit.

Dari hasil wawancara dengan masyarakat/pelanggan, mereka mengatakan

bahwa dalam setiap pembayaran rekening proses yang dihadapi mudah. Ketika

ada kesalahan ada pada rekening, masyarakat selalu diberikan jawaban yang

mudah dipahami, sehingga tidak terjadi perdebatan. Setiap pertanyaan yang

mereka ajukan akan dijawab dengan kepastian sehingga pelanggan merasa bahwa

masalah mereka sudah terselesaikan. Pelanggan sangat jarang mengalami

kesulitan saat berhadapan dengan proses pelayanan. Hal ini diakui oleh Ibu

Lisdawati Br. Panggabean, Umur: 47 Tahun, Pekerjaan Pedagang;

”Pada waktu membayar rekening listrik saya tidak menemui kesulitan, malah petugas langsung melayani saya tanpa melayani orang lain bersamaan, petugas tidak berbelit-belit saat menjelaskan maupun bertanya kepada pelanggan, semua urusan mudah dan lancar. Petugas langsung melayani pelanggan dengan cepat sesuai dengan gilirannya. ”

Demikian juga dengan petugas PLN, petugas selalu berupaya menjalankan

prosedur pelayanan yanng telah ditetapkan, karena hal itu merupakan keharusan.

Petugas juga selalu tanggap terhadap pelanggan, apabila pelanggan menghadapi

masalah atau kesulitan dengan proses pelayanan, petugas langsung bertanya

88 pelanggan tersebut. Petugas diharuskan untuk mampu menghadapi pelanggan.

Menghadapi keluhan dan menjawab setiap keluhan. Hal ini diakui oleh Bapak P.

Simangunsong, Umur 41 Tahun, sebagai Staf Pelayanan Pembayaran Rekening,

mengatakan ;

”saya bekerja selalu dengan prosedur yang telh ditentukan, prosedur ini bertujuan agar memudahkan pelayanan dan pekerjaan tidak menjadi rumit/tumpang tindih. Begitu juga dengan pelanggan, apabila mereka menghadapi kesulitan atau kebingungan dengan proses pelayanan, saya selau berusaha menjelaskan dengan rinci agar mereka bisa memahaminya.”

Manager juga selalu berupaya untuk mengingatkan pegawainya agar

bekerja sesuai dengan prosedur yang telah dibuat, karena prosedur tersebut dibuat

untuk memudahkan kerja dari petugas sendiri. Jadi prosedur tidak hanya untuk

memudahkan pelanggan tapi juga untuk memudahkan para pegawai dalam

melaksanakan tugas/pekerjaannya.

Jadi pelanggan sudah mendapatkan pelayanan yang mudah saat membayar

rekening, mereka hampir tidak pernah mendapatkan kesulitan atau dipersulit saat

membayar rekening, ketika mereka kesulitan, petugas selalu membantu dan

menjawab pertanyaan mereka.