• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V RENCANA KERJA PROGRAM DAN KEGIATAN PRIORITAS DAERAH

2012 2013 2014 1 Obat dan

2. Pelayanan Rawat Inap a) Kinerja Rawat Inap

Tabel 2.80

Kinerja Rawat Inap Tahun 2011 s.d 2014

No Indikator TAHUN Standar Normal (Barber- Johnson) 2011 2012 2013 2014 1 BOR 65,46 70,43 70,37 71,51 60-85% 2 ALOS 3,99 4,01 3,82 1,34 6-9 Hari 3 TOI 2,12 1,74 1,78 1,56 1-3 Hari 4 GDR 59,54 57,49 60,88 49,42 ≤ 45 /1000 5 NDR 31,55 32,44 35,17 10,71 ≤ 25 /1000 6 BTO 59,57 62,21 60,69 66,56 40-50 kali / tahun Tempat Tidur 373 387 387 373

82

Tabel diatas merupakan Indikator Kinerja Rawat Inap dapat dilihat dari pencapaian BOR, ALOS TOI, GTR, NDR, dan BTO.

Pada tabel diatas dapat diperoleh gambaran bahwa pada tahun 2014 hanya BOR dan BTO yang mengalami peningkatan dan berada pada batas nilai standar, ALOS, TOI dan GDR berada pada nilai standar sedangkan NDR mengalami penurunan dan berada dibawah nilai standar.

Gambar 2.4

Grafik Indikator Kinerja Rawat Inap

0 10 20 30 40 50 60 70 80

BOR ALOS TOI GDR NDR BTO

2011 2012 2013 2014

Sumber: RSUDKabupaten Karawang

b) Dua Puluh Besar Penyakit Penyebab Kematian

Dua Puluh besar Penyakit Penyebab Kematian untuk pasien Rawat Inap di RSUD Kab. Karawang pada tahun 2013 dapat dilihat pada tabel 2.81.

Penyakit penyebab kematian tertinggi tahun 2013 adalah Pendarahan intracranial sebanyak 165 pasien ( 11,53%) , dari total pasien. Tahun 2014 penyebab kematian tertinggi adalah Stroke sebanyak 131 pasien (10,35%) sedangkan penyakit Gagal ginjal menjadi urutan ke 2 yakni 110 pasien (8,69%).

83

Tabel 2.81

Dua Puluh Besar Penyakit Penyebab Kematian Pasien Rawat Inap

Tahun 2013

No Diagnosa Jumlah Persentase (%) 1 Pendarahan Intrakranial 165 11,53

2 Tuberkulosis Paru 88 6,15

3 Stroke Tidak Menyebut

Perdarahan 51 3,56

4 Gagal Jantung 22 1,53

5 Gagal Ginjal Lainnya 18 1,25

6 Septisemia 15 1,04

7 Aspiksia lahir 8 0,55

8 Tetanus 8 0,55

9 Amebiasis 8 0,55

10 Gangguan endokin ,nutrisi &

metabolic lainnya 8 0,55

11 Pnemonia 7 0,48

12 Kejang 6 0,41

13 Anemia 6 0,41

14 Diare dan gastroenteristik 6 0,41

15 Tipoid fifer 4 0,27

16 Sirosis hati 4 0,27

17 Penyakit system cerna lainnya 4 0,27

18 Neoplasma jinak 3 0,20

19 Leukemia 3 0,20

20 Penyakit jantung iskemik 3 0,20 21 Penyakit lainnya 985 68,88

Jumlah 1.430 100

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang Tabel 2.82

Dua Puluh Besar Penyakit Penyebab Kematian Pasien Rawat Inap Tahun 2014

No Diagnosa Jumlah Persentase (%)

1 Stroke 131 10,35

2 Gagal Ginjal 110 8,69

3 Gagal Jantung 92 7,27

4 Septisemia 67 5,29

5 Tuberkulosis (TB) Paru BTA (+) 39 3,08

6 Aspiksia 33 2,61

7 Perdarahan Intrakranial 31 2,45

8 Tetanus lainnya 30 2,37

9 Gagal ginjal lainnya 25 1,97

10 Sirosis hati 24 1,89

11 Anemia lainnya 23 1,82

12 Gagal ginjal acut 21 1,66 13 Diare & gastroenteritis 21 1,66

84

No Diagnosa Jumlah Persentase (%) 14 Hipoksia intra uterus & aspiksia

lahir 18 1,42 15 Perdarahan intracranial 18 1,42 16 SOL 16 1,26 17 Gagal jantung 15 1,18 18 BBLR 15 1,18 19 Pneumonia 15 1,18

20 Gangguan endokrin metabolic

lainnya 15 1,18

21 Penyakit lainnya 507 40,05

Jumlah 1266 100

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

c) Dua Puluh Besar Diagnosa Penyakit Pasien Rawat Inap

Dua puluh besar Diagnosa Penyakit pasien Rawat Inap di RSUD Kabupaten Karawang tahun 2013 dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

Tabel 2.83

Dua Puluh Besar Diagnosa Penyakit Pasien Rawat Inap Tahun 2013 No Diagnosa Jumlah Persenta se (%) 1 Gagal jantung 676 2,87 2 Aspiksia lahir 649 2,76

3 CRF gagal ginjal lainnya 628 2,67 4 Diare dan gastroenteristik 600 2,55 5 Tuberkulosis Paru 519 2,20 6 Typhoid fifer 434 1,84 7 Hernia inguinal 407 1,73 8 DHF 333 1,41 9 Dispepsia 300 1,27 10 Pnemonia 272 1,15 11 Infrak selebral 269 1,14

12 Katarak dan gangguan lain lensa 250 1,06 13 Diabet militus tidak bergantung

insulin 205 0,87

14 Demam dengue 196 0,83

15 Anemia 167 0,71

16 Sirosis hati 166 0,70

17 Penyakit paru obstruatif kronik

lainnya 155 0,65

85

No Diagnosa Jumlah Persentase (%) 19 Hipertensi esensial 140 0,59 20 Cedera intracranial 123 0,52 21 Penyakit lainnya 16.84 5 71,71 TOTAL 23.48 8 100

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Diagnosa penyakit Rawat Inap terbanyak pada tahun 2013 adalah Gagal Jantung sebanyak 676 kasus (2,87%).

Tabel 2.84

Dua Puluh Besar Diagnosa Penyakit Pasien Rawat Inap Tahun 2014

No Diagnosa Jumlah Persentase (%) 1 Hipoksia Intrauterus &

Asfiksia Lahir 998 3,99

2 Tuberkulosis Paru Lainnnya 824 3,29 3 Eklampsia Berat 757 3,03

4 Gagal Jantung 753 3,01

5 Diare & Gastroenteritis 752 3,01 6 Pertumbuhan Janin Lamban 702 2,81 7 Infeksi Khusus Lainnnya 693 2,77 8 Gagal Ginjal Lainnya 604 2,41 9 Persalinan Tunnggal Spontan 564 2,25 10 Demam Tifoid & Paratifoid 561 2,24 11 Anemia Lainnya 412 1,65 12 Hernia Inguinal 362 1,45

13 Pneumonia 355 1,42

14 Infrak Selebral 344 1,38 15 Demam Berdarah Dengue 342 1,37 16 Ketuban Pecah Dini 310 1,24

17 Dispepsia 308 1,23 18 Perdarahan intracranial 296 1,18 19 Septisemia 245 0,98 20 Cedera intracranial 237 0,95 21 Penyakit lainnya 14599 58,35 TOTAL 25.01 8 100

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Diagnosa penyakit Rawat Inap terbanyak pada tahun 2014 adalah Hipoksia intrauterus & Asfiksia Lahir diurutan pertama sebanyak 998 kasus ( 3,99%).

86 d) Jumlah Hari Rawat

Jumlah hari perawatan dan hari lama dirawat dapat dilihat pada tabel 4.81.

Jumlah dari masing-masing indikator pada tabel dibawah pada tahun 2014 yang mengalami penurunan Jumlah Lama Dirawat dan Jumlah Pasien Masuk yakni sebesar 62,65% dan 7,37%, Jumlah Hari Perawatan dan Jumlah Pasien Keluar mengalami peningkatan sebesar 1,32% dan 6,12% dibanding tahun 2013.

Tabel 2.85

Jumlah Hari lama dirawat dan hari perawatan

No Indikator 2011 2012 2013 2014 Tahun 1 Jumlah hari lama dirawat 88.605 96.579 89.764 33.531 2 Jumlah Hari Perawatan 89.122 99.758 99.395 100.725 3 Jumlah Pasien Masuk 22.242 21.428 27.147 25.145 4 Jumlah Pasien Keluar 26.142 24.075 23.488 25.018 Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

e) Jenis Pasien Rawat Inap

Jenis dan jumlah pasien Rawat Inap yang dibedakan menjadi lima golongan, terlihat pada tabel 2.86 dan tabel 2.87 dibawah ini :

Tabel 2.86

Jenis Pasien Rawat Inap

No Indikator 2011 2012 2013 2014 Tahun 1 Gakin 16.170 14.297 15.240 0

2 Umum 5.572 5.255 3.822 4827

3 Perusahaan 1.557 1.412 1.871 373

4 Askes` 2.493 2.919 2.426 0

5 BPJS(Non PBI & PBI) 0 0 0 18089 6 Jamkesda/Krw.Sehat 0 0 0 1642

7 Lain-lain 350 192 129 87

Jumlah 26.142 24.075 23.488 25.018

87

Tabel 2.87

Persentase jumlah dan Jenis Pasien Rawat Inap No Indikator 2011 2012 2013 2014 Tahun

1 Gakin 61,85 59,38 66,52 0 2 Umum 21,32 21,82 15,51 19,29 3 Perusahaan 5,95 5,86 7,59 1,49

4 Askes 9,53 12,12 9,84 0

5 BPJS(Non PBI &

PBI) 0 0 0 72,30

6 Jamkesda/Krw.

Sehat 0 0 0 6,56

7 Lain-lain 1,33 0,79 0,52 0,35 Jumlah 100 100 100 100 Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Pada tabel diatas, jenis pasien BPJS Non PBI tahun 2014 mengalami peningkatan yang cukup tinggi yaitu 73,75% dibanding tahun 2013, dikarenakan meningkatnya masyarakat menjadi anggota BPJS, dan sebagian perusahaan yang beralih ke BPJS.

Gambar 2.5

Grafik Komposisi Jumlah Pasien Rawat Inap Menurut Jenisnya

19.29 1.49 72.30 6.56 0.35

TAHUN 2014

Umum  Perusahaan BPJS(Non PBI & PBI) Jamkesda/Krw. Sehat Lain‐lain

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

f) Kelengkapan Pengisian Catatan Medik

Kelengkapan pengisian catatan medik dari tahun ke tahun mengalami kenaikan seperti terlihat pada tabel dibawah ini :

88

Tabel 2.88

Kelengkapan Pengisian Catatan Medik

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Kelengkapan pengisian catatan medis tahun 2014 mengalami sedikit penurunan sebesar 0,01 % dibanding tahun 2013.

Gambar 2.6

Grafik Komposisi Jumlah Catatan Medis Tahun 2012-2014 5,000  10,000  15,000  20,000  25,000  2011 2012 2013 2014 Lengkap Tidak Lengkap Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

g) Rawat Inap Berdasarkan Wilayah :

RSUD Kabupaten Karawang tidak hanya melayani pasien penduduk yang berada diwilayah Kabupaten karawang, tetapi juga melayani pasien yang berasal dari luar kabupaten sebagaimana yang terlihat pada tabel dibawah ini : Tabel 2.89

Jenis Pasien Berdasarkan Wilayah

No Kabupaten 2011 (%) 2012 (%) Tahun 2013 (%) 2014 (%) 1 Karawang 92,34 92,13 91,42 87,97 2 Bekasi 6,10 6,43 6,89 9,56 3 Subang 1,03 0,66 0,81 0,96 4 Purwakarta 0,4 0,24 0,46 0,30 5 Bogor 0,10 0,10 0,07 0,09 6 Kabupaten lainya - 0,40 0,35 1,13

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

No Indikator 2011 2012 2013 2014 Tahun

Jml % Jml % Jml % Jml % 1 Lengkap 21.258 96 23.904 99 22.333 99,91 24.094 99,90 2 Tidak Lengkap 792 4 171 1 21 0,09 24 0,10 Jumlah 22.050 22.050 22.050 100 22.354 100 24.118 100

89 h) Pelayanan Bedah

Kegiatan Operasi dilakukan di Instalasi Bedah sentral yang mempunyai 8 Kamar Operasi, tetapi baru 5 kamar yang dapat dioperasionalkan secara lengkap. Jumlah Kegiatan Operasi dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 2.90

Kegiatan Operasi Tahun 2011 s.d 2014

T i T

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Tindakan bedah tahun 2014 mengalami peningkatan dari 6.244 menjadi 5.892 atau mengalami penurunan sebesar 5,64 %. Jenis tindakan bedah yang mengalami penurunan tinggi adalah bedah mata di Tahun 2013 sebanyak 779 tindakan dan pada tahun 2014 sebanyak 517 tindakan atau mengalami penurunan sebesar 33,63%.

i) Pelayanan Gawat Darurat 1) Jumlah Kunjungan

Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah merupakan pintu gerbang rumah sakit, sebagai Instalasi yang menangani pasien gawat darurat. Jumlah Kunjungan di IGD dapat dilihat pada tabel dibawah ini ;

No Indikator Kelas Operasi 2011 Tahun

2012 2013 2014 1 BEDAH OBGYN 2.185 2.617 2.551 2.398 2 BEDAH UMUM 1.642 1.870 1.917 1904 3 BEDAH ORTHOPEDI 396 464 421 482 4 BEDAH UROLOGI 410 226 279 303 5 BEDAH MATA 561 572 779 517 6 BEDAH THT 33 36 23 17 7 BEDAH GIMUL 12 9 10 6 8 BEDAH SYARAF 193 201 264 265 Jumlah Total 5.432 5.995 6.244 5.892

90

Tabel 2.91

Jumlah Kunjungan IGD dari tahun 2011 s.d 2014

No Indikator Tahun 2011 2012 2013 2014 1 KLL (Kecelakaan Lalulintas) 1.456 1.463 2588 1789 2 KIN (Kecelakaan Industri) 4 4 58 106 3 KRT (Kecelakaan Rumah Tangga) 17 29 248 354 4 INMK 79 109 4 10 5 Lain-Lain 16.665 19.130 19.933 18664 Jumlah Kunjungan 18.221 20.735 22831 20923 Rata-Rata/ Hari 50 57 63 57

Sumber: RSUD Kabupaten Karawang

Jumlah kunjungan IGD tahun 2014 mengalami penurunan 8,36 % dibanding tahun 2013,. Jumlah kunjungan terbanyak pada tahun 2014 didominasi oleh pasien lain-lain, yakni pasien umum non kecelakaan.

Dokumen terkait